

masyaAllah segini lumayan banget untuk aku yang lagi merintis jadi affiliate ๐ญ
kemon
3K posts

@sltrkn
Exploring life beyond the noise


masyaAllah segini lumayan banget untuk aku yang lagi merintis jadi affiliate ๐ญ






Gua jadi mau melatih kekuatan genggaman tangan setelah baca jurnal ini! Seberapa kuat genggaman tangan lo ternyata bisa memprediksi risiko kematian dan prediksinya lebih akurat daripada tekanan darah. Kedengarannya lebay. Tapi ini dari studi PURE yang terbit di Lancet yang melibatkan 139.691 orang dari 17 negara. Hasilnya adalah setiap penurunan 5 kg kekuatan genggaman, maka risiko kematian naik sekitar ๐ญ๐ฒ%. Risiko kematian akibat penyakit jantung juga ikut naik. Ternyata juga ๐ด๐ฟ๐ถ๐ฝ ๐๐๐ฟ๐ฒ๐ป๐ด๐๐ต ๐๐ฒ๐ฟ๐ป๐๐ฎ๐๐ฎ ๐ฝ๐ฟ๐ฒ๐ฑ๐ถ๐ธ๐๐ผ๐ฟ ๐๐ฎ๐ป๐ด ๐น๐ฒ๐ฏ๐ถ๐ต ๐ธ๐๐ฎ๐ ๐ฑ๐ฎ๐ฟ๐ถ๐ฝ๐ฎ๐ฑ๐ฎ ๐๐ฒ๐ธ๐ฎ๐ป๐ฎ๐ป ๐ฑ๐ฎ๐ฟ๐ฎ๐ต. Studi lain dari UK Biobank makin nguatin. Penelitiannya sangat besar melibatkan 502.293 orang. Hasilnya sama yaitu makin lemah genggaman, makin tinggi juga risiko kematian, penyakit jantung, sampai penyakit paru. Kok bisa kekuatan genggaman tangan mencerminkan kesehatan kita? Jawabannya adalah kekuatan genggaman itu semacam ๐ฐ๐ฒ๐ฟ๐บ๐ถ๐ป dari kondisi otot seluruh tubuh dan penuaan biologis lo. Otot yang kuat berasosiasi dengan metabolisme yang lebih sehat, inflamasi yang lebih rendah, dan cadangan fisiologis yang lebih besar buat ngadepin penyakit. Jadi genggaman yang lemah adalah alarm halus bahwa ada sesuatu yang lagi menurun di dalam tubuh. Jadi kalau selama ini lo cuma fokus kardio, lari, sepeda, atau renang, coba deh pertimbangkan nambah ๐น๐ฎ๐๐ถ๐ต๐ฎ๐ป ๐ธ๐ฒ๐ธ๐๐ฎ๐๐ฎ๐ป 2x seminggu. Bukan buat gede-gedean otot, atau estetik, tapi buat investasi ke cadangan tubuh lo di masa depan. Genggaman yang kuat di usia 40-an sering jadi bekal buat kehidupan yang lebih baik di usia 70-an. Semoga bermanfaat! Sumber Ilmiah: -Leong DP, et al. (2015). Prognostic value of grip strength. Lancet. -Celis-Morales CA, et al. (2018). Grip strength & all-cause mortality. BMJ.