Qodd' ๐๐๐ฉต
96.3K posts

Qodd' ๐๐๐ฉต
@times_error
ใ๐ธใ| 99z ๏ผ Blank space โข #BigLove ๐คโข Fanboy | ใพใ ใ่ฒใ ๅๅผทใใฆใใใ
Heal The World Se uniรณ Nisan 2012
733 Siguiendo419 Seguidores
Tweet fijado

@esdeathxz Kayanya doi nggak paham definisi fakir & miskin tuh apa ya.
Miskin aja tuh, orang yang memiliki pekerjaan & penghasilan, tapi tidak mampu untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Ilmu, pengetahuan, secara gak langsung termasuk kebutuhan sehari-hari, gak cuma sandang pangan aja.
Indonesia

saya tau kita sama-sama cari engagement disini, nyari impression, nyari populer biar bisa payout setiap 2 minggu. tapi gk seperti ini caranya.
opini โorang miskin tuh egois, cuma mau bantuan terus, dan sengaja ngelahirin anak biar miskin selamanyaโ itu terlalu simplistik, victim blaming, dan nggak sesuai realita data di Indonesia.
saya kasih datanya ya biar melek @toxipc
1. Bukan egois, tapi struktural banget.
Kemiskinan di Indonesia mayoritas karena faktor sistemik. akses pendidikan & kesehatan yg jelek di daerah miskin, lapangan kerja informal (90%+ pekerja miskin di sektor ini), ketimpangan gaji vs inflasi, dan korupsi yg bikin anggaran bantuan nggak nyampe optimal. Bukan karena mereka mau bantuan doang. Kalau cuma salah orang miskin sendiri, kenapa tiap tahun ada jutaan orang yang naik kelas meski lahir dari keluarga miskin? (Data SMERU & World Bank nunjukin mobility antar-generasi lumayan tinggi, meski risiko anak miskin kronis emang lebih gede ยฑ33-35 poin persen).
2. Fertilitas tinggi di kalangan miskin = kurang akses, bukan sengaja bikin miskin.
Program KB (Keluarga Berencana) memang ada sejak Orba, tapi di kalangan bawah aksesnya masih terbatas:
- Edukasi seksual & kontrasepsi masih tabu/belum merata.
- Banyak yang tinggal di desa terpencil atau daerah konflik.
- Anak sering dilihat sebagai investasi hari tua karena nggak ada jaminan pensiun atau BPJS yang kuat.
Fertility rate nasional Indonesia udah turun drastis jadi sekitar 2,0โ2,1 (BPS 2020-an). Artinya trennya menurun, bukan karena orang miskin egois tapi karena pendidikan & pendapatan naik pelan2. Kalau mereka beneran cuma mau bantuan, fertilitasnya malah naik terus dong?
3. Cuma mikir bantuan itu generalisasi kejam.
Banyak orang miskin kerja sangat keras (ojol, buruh pabrik, petani, pedagang kecil) tapi stuck di pekerjaan low productivity dengan upah minimum yg nggak cukup buat hidup layak.
Program bantuan seperti PKH, BPNT, dll justru conditional. Harus sekolahin anak, vaksin, dll malah dirancang buat memutus rantai kemiskinan, bukan dikasih gratis selamanya. Kalau semua bantuan dihentiin, yg mati duluan ya anak-anak mereka, bukan elit.
4. Miskin 7 turunan itu mitos yg dipake buat justify hate.
Generational poverty ada, tapi bukan karena warisan egoisme. Penelitian menunjukkan yg paling kuat nahan orang miskin adalah:
- Sekolah putus di SD/SMP
- Stunting & gizi buruk
- Akses modal & kredit yang susah
Bukan karena mereka ga mau berhenti berkembang biak. Malah, studi di banyak negara nunjukin kalau kasih akses pendidikan gratis + kesehatan reproduksi, angka kelahiran turun otomatis tanpa perlu hina-hina.
Ada orang miskin yg memang kurang disiplin atau salah ambil keputusan, itu bener. Tapi nyebut semua orang miskin egois dan sengaja bikin anak buat nerusin kemiskinan itu ragebait yg murahan & nggak empati. Lebih gampang nyalahin yg bawah daripada ngaku ketimpangan sistem yg bikin mereka susah naik.
Solusi yg bener bukan hina orang miskin, tapi awasi jalannya pemerintah, speak up ketika ada ketimpangan, dorong kebijakan yg bener2 buka akses (pendidikan berkualitas, lapangan kerja layak, KB yang masif & tanpa stigma).
Satu lagi, kalau ada yg ngingetin jangan denial dibalik kata becanda di circle. circle kalian itu jelek, bicara tanpa data, juga menyesatkan.


Indonesia

@BNICustomerCare @Gank_Of_Petojo @BNI Idih idih, gak punya duit ya buat gantiinya?? Miskin banget rupanya ya bank satu ini.
Indonesia

Hai Kak @Gank_Of_Petojo, terima kasih atas perhatian yang diberikan ๐. Kami mohon maaf atas kekhawatiran yang timbul terkait dugaan investasi fiktif di Aek Nabara, Sumatera Utara
Terkait informasi yang beredar, BNI menegaskan bahwa proses penyelesaian kasus Paroki Aek Nabara dilakukan secara bertanggung jawab dan berbasis data yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.
Saat ini, BNI masih menunggu kelengkapan dokumen dari pihak terkait sebagai dasar verifikasi untuk memastikan jumlah kerugian yang valid. Tanpa data yang lengkap dan sah, proses validasi belum dapat dilakukan.
Perlu diketahui juga, peristiwa ini merupakan tindakan oknum di luar sistem perbankan resmi BNI dan tidak mencerminkan operasional BNI. Dalam hal ini, BNI juga merupakan pihak yang terdampak.
BNI telah melaporkan kasus ini kepada Aparat Penegak Hukum dan proses hukum saat ini masih berjalan. Kami menghormati serta mendukung penuh proses tersebut.
Kami mengimbau agar tetap bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, serta memastikan sumber informasi yang digunakan valid dan dapat dipertanggungjawabkan
Semoga informasi yang mimin sampaikan dapat membantu ya Kak dan sehat selalu. Mimin senang melayani sepenuh hati๐. Tks. -CX Raisha-
Indonesia

Pada saat penipuan, suster Natalia tidak tau oknum, taunya @BNI yang menyimpan uangnya.
Setelah ketahuan uangnya tidak bisa diakses, @BNI sebut karyawannya oknum agar bisa lepas dari tanggung jawab.
Urusan nasabah adalah tanggung jawab bank, jangan jadi pengecut dan penjahat wahai @BNI
Gitu ya kira2.
Catholic ๐ฃ@myshawti
Kenapa kasus seperti ini sulit naik di media? Padahal ini kasus tidak kalah pentingnya juga Nih awak test, pasti sulit naiknya
Indonesia


@LambeSahamjja Bumn lagi bumn lagi.
Mana nih kemarin yang bilang katanya rakyatnya sejahtera? Yang bilang, rakyat tinggal bayar pajak aja?
Muatane picek.
Indonesia

Guys, ini gilaa sihh
Suster Natalia.
Perempuan yang tidak menikah.
Tidak punya harta pribadi.
Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara.
Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri
tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya.
bahkan dia bilang
ke teman dia yang suster juga
dia akan masuk penjara.
dia cerita
Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu,
saya selalu katakan:
mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung.
Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya.
Kronologi yang perlu semua orang pahami:
Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah.
Umat menabung perak demi perak.
Untuk sekolah anak.
Untuk biaya sakit.
Untuk masa depan.
Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota.
Di 2019 Andi Hakim Febriansyah
Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara
mendatangi pengurus CU.
Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment
dengan bunga 8% per tahun.
Lebih tinggi dari deposito biasa.
Pengurus percaya.
Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015?
Tujuh tahun berjalan.
Bunga masuk rutin setiap bulan.
Tidak ada masalah.
Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh:
CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota.
Bertahap minta Rp2 miliar dulu.
Januari 2026 tidak cair.
Februari 2026 tidak cair.
5 Februari Suster Natalia panggil Andi.
Andi bilang besok.
Besok tidak cair.
Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya.
Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti.
Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang.
Tapi kepala kas baru.
Dengan kalimat yang mengubah segalanya:
Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi.
Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI.
Suster Natalia pingsan lima menit.
Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu:
Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti.
Tapi Andi salah hitung.
Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan.
Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata.
Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand.
Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster."
Masih janjikan pencairan.
Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu.
Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya.
Uangnya?
Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU.
Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan:
BNI melakukan verifikasi internal sendiri.
Tanpa transparansi.
Tanpa melibatkan korban dalam proses.
Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar.
Dari Rp28 miliar lebih.
Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak.
Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai.
Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras.
Karena:
Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya.
Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun.
Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban.
POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya.
Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal.
Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban:
Enam kali mediasi.
Satu kali aksi damai.
Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban.
Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung.
Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri.
Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI.
Bukan di tangan korban.
Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin.
Satu hal yang tidak bisa diabaikan:
Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang.
Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses.
Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya.
"Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak."
BNI adalah bank BUMN.
Bank milik negara.
Diawasi oleh OJK.
Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia.
Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka.
BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya.
Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim.
Korban menyimpan uang kepada BNI.
Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian.
Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa.
Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.

Indonesia

Nitip link ya warga ๐๐ป
id.shp.ee/d17xanq4?smtt=โฆ
Jombang, Indonesia ๐ฎ๐ฉ English

@dly_volleyball Vietnam, Kazakhstan, Iran, Hongkong, Lebanon. Mantap jiwa
Indonesia

Ma boy Alpha deserves it ๐
urfavuke@kamenridertwink
pretty jpop boy visuals save me.. save me..
Jombang, Indonesia ๐ฎ๐ฉ English

Minnn, sekilas info nih roster tim alumni VNL @volleyballidn
์กฐ์โนโท@J0AHWI
๋๋ค์!!! ๊ตญ๋ ๋ช ๋จ ๋ธ
Jombang, Indonesia ๐ฎ๐ฉ Indonesia

Paket hemat banget njirrrr
์กฐ์โนโท@J0AHWI
๋๋ค์!!! ๊ตญ๋ ๋ช ๋จ ๋ธ
Jombang, Indonesia ๐ฎ๐ฉ Indonesia

@volleyballidn Biar AVC AVC tuh buka mata dah.
Rugi bandar coy sekali berangkat terus berpeluang main sekali doang, abis itu langsung balik pulang.
Mending gak berangkat sekalian, in this economy ๐
Indonesia
Qodd' ๐๐๐ฉต retuiteado



