Rum Rantaka Kinarian

337 posts

Rum Rantaka Kinarian banner
Rum Rantaka Kinarian

Rum Rantaka Kinarian

@RumRanKin

Inscrit le Eylül 2024
52 Abonnements4 Abonnés
Rum Rantaka Kinarian
Rum Rantaka Kinarian@RumRanKin·
@afrkml bahkan konon sekedar pura pura pus..puss manggilin kucing padahal ga ada makanannya aja org ga mau ambil hadist dari dia.
Indonesia
0
0
0
305
Яizal do
Яizal do@afrkml·
Gila ya, penyusunan hadits KETAT BANGET. Identitas & biografi perawi (yg ngabarin hadits) dievaluasi seketat itu: karakter, integritas, hafalan, rantai sanad, pernah boong/gak, hafalannya berubah gk saat tua, dll. Ketat banget bahkan ada perawi yg dicoret krn ngisengin unta 😭
Indonesia
95
561
4.7K
151.7K
Hyang Jagad Pratingkah
Hyang Jagad Pratingkah@HyangJagadPr·
@kamarlintang Kalo soal anonim..kok aku malah jadi kangen El diabloo ya.. yg suka bongkar2 kasus viral nasional..wkwkkwkw kemana ya dia
Indonesia
2
0
5
15.9K
Kamar Lintang
Kamar Lintang@kamarlintang·
Pengguna X lama ada yg masih inget gak sama akun Poconggg yg terbongkar punya Arief Muhammad, Di siaran Marapthon season 3, Arif cerita sempet nangis berhari2 karna ketahuan sbg pemilik akun Poconggg, Arif bilang, "Hari pertama kebongkar tuh, gua telpon Radit tuh langsung, 'Dit ada yg ngebongkar pocong segala2 macem'." Respons Radit saat itu bilang kalau Arif udah gak bisa lagi jadi anonim & mengelak sbg pemilik akun itu. Arif bilang, "Wah itu gue sempet seminggu tuh ngilang segala macem, tuh tiap hari nangis, kayak yg udah nih kelar nih, padahal gua tadinya pengen anonim aja."
Kamar Lintang tweet mediaKamar Lintang tweet media
Indonesia
317
1.3K
27.9K
3.5M
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Dalam sebuah kunjungan kenegaraan ke Singapura, Soeharto menjumpai sang pemimpin Singapura, Lee Kuan Yew. Soeharto pun mendadak bertanya, kenapa Singapura bisa jauh lebih maju dari Indonesia, padahal luas wilayahnya sangat kecil. Maka Lee Kuan Yew pun memanggil perdana menterinya, Goh Chok Tong, lalu ia bertanya: "Tuan Goh, siapa itu anaknya bapakmu, anaknya ibumu, tapi bukan saudaramu?" Goh lalu tersenyum, dan menjawab: "Tentu saja saya sendiri.". Setelah puas mendapat jawaban dari Goh Chok Tong, Lee pun kemudian berpaling pada Soeharto dan menjawab pertanyaan yang tadi diajukan olehnya: "Kami bisa maju karena kami memilih orang-orang pintar jadi pengelola negara." Soeharto pun pulang ke Jakarta. Ia teringat pada percakapannya dengan Lee Kuan Yew, dan menjadi penasaran: apakah ia telah memilih orang pintar jadi pengelola negara. Maka Soeharto pun memanggil menteri setia-nya, Harmoko. "Pak Harmoko! ada yang ingin saya tanyaken pada anda.". "Monggo pak Presiden!" tukas Harmoko. "Siapakah anak daripada bapakmu, anak daripada ibumu, tapi ia bukan saudara daripada kamu." Harmoko cepat menjawab, "Mohon petunjuk untuk tindak lanjutnya, Pak" Soeharto agak kesal, tapi ia masih menyimpan harapan. "Coba Pak Harmoko mencari jawabannya ke menteri-menteri lain." Maka Harmoko pun undur diri. Setelah tak memperoleh jawaban dari Soedharmono, Akbar Tanjung, dll; akhirnya Harmoko menemui Habibie. Habibie tertawa saja. "Pak Harmoko, jawabannya adalah saya sendiri!" Harmoko langsung cerah. Tak lama ia mohon menghadap Presiden Soeharto.Soeharto menyambut dengan senyum permanennya. "Sudah ada jawaban, Pak Harmoko?" Harmoko tak sabar menjawab dengan ceria, "Sesudah saya gali informasi dari berbagai pihak, ternyata jawabannya adalah: Pak Habibie!" Soeharto mengernyitkan kening. Tapi ia tak ingin mengecewakan bawahannya yang setia itu. "Bagus!. Itu merupaken upaya yang baik. Jawabannya juga sebenarnya mendekati benar. Tapi sayang memang belum 100% benar. Harmoko agak kecewa. "Jadi jawabannya apa, Bapak Presiden?" "Adapun jawabannya," pungkas Soeharto, "Adalah Goh Chok Tong" sumber: thread eddiesut
Lambe Saham tweet media
Indonesia
156
434
1.7K
152.8K
Sarah
Sarah@saraahar·
@RumRanKin Mana ada muhammadinil fatihi…..
Indonesia
1
0
0
11
Sarah
Sarah@saraahar·
Tadi pas pulang ngantor, didepanku ada mobil yang di kaca belakangnya tuh ada tulisan arab “sholawat fatih”. Yaudah siii gw baca baca aja, sambil baca sambil nelaah nahwu shorofnya. (Betul, serandom itu gw waktu nyetir motor). Gw telaah tuh harokat harokatnya,
Indonesia
1
0
0
59
Rum Rantaka Kinarian
Rum Rantaka Kinarian@RumRanKin·
@saraahar wait tolong jelaskan, saya liat ada beberapa yg beda soalnya ada yg muhammadinil fatihi plis dong jelaskan
Indonesia
1
0
0
9
Sarah
Sarah@saraahar·
Sejak kapan, sholawat buat nabi muhammad, muhammadnya jadi muhammadilfatih, dan kenapa kok shirootikal mustaqiim. Bukan shiroothal mustaqiim????. Then i realized it was probably pujian pujian dari kultus sesat yang ngedewain muhammad al fatih 😭🫵🏻
Indonesia
2
0
0
40
Mbak kun
Mbak kun@empty__core·
Mbak kun tweet media
ZXX
970
144
752
43.2K
MANTO
MANTO@KangManto123·
WKWKWKWK....
MANTO tweet media
Indonesia
1.3K
4.8K
18.6K
524.9K
P
P@PikamonID·
P tweet media
ZXX
671
224
1.1K
70.7K
Rum Rantaka Kinarian retweeté
MickΞy M
MickΞy M@mickeymrdt·
Agar bisa lahir, lo membutuhkan: 2 orang tua 4 kakek-nenek 8 buyut 16 kakek-nenek buyut kedua 32 kakek-nenek buyut ketiga 64 kakek-nenek buyut keempat 128 kakek-nenek buyut kelima 256 kakek-nenek buyut keenam 512 kakek-nenek buyut ketujuh 1.024 kakek-nenek buyut kedelapan 2.048 kakek-nenek buyut kesembilan Agar lo bisa lahir hari ini dari 12 generasi sebelumnya, lo harus membutuhkan total 4.094 leluhur selama 400 tahun terakhir. Coba Pikirin sejenak: Berapa banyak perjuangan? Berapa banyak pertempuran? Berapa banyak kesulitan? Berapa banyak kesedihan? Berapa banyak kebahagiaan? Berapa banyak kisah cinta? Berapa banyak ungkapan harapan untuk masa depan? Yang harus dilalui leluhur lo agar lo bisa ada di saat ini...
Indonesia
67
532
3.4K
157.8K
Rum Rantaka Kinarian
Rum Rantaka Kinarian@RumRanKin·
@txtdrbekasi emang harus ada sih golongan yg membasmi mereka. kasihan turunan anak cucu bakal ada yg kyak gini lg
Indonesia
0
0
2
2.7K
TxtdariBekasy 🇵🇸
TxtdariBekasy 🇵🇸@txtdrbekasi·
DILAPORKAN: Setelah tadi malam dijaga Dishub dan dipasang palang pintu manual. Terlihat pada tadi sore, Perlintasan Kereta Ampera kembali dijaga orang tidak berseragam alias Dari kejadian kemaren, kita tidak belajar apa apa.
TxtdariBekasy 🇵🇸 tweet media
Indonesia
646
7.8K
29.2K
812.1K
Catastrope
Catastrope@SyfaL7319·
@AnakChickenn @gunasatwam Sapiosexual klo kakaknya, suka sama org pinter... But klo ngobrol sama dosen, profesor gitu apakah....horn sepanjang ngobrol sama Professor?
Indonesia
1
0
1
511
Adarusa Rasa
Adarusa Rasa@jindanjuns·
@KapudS640 Ada yg inget kasus pelecehan anak di Jakarta Internasional School? Itu jg kasus yg sus banget. Orang tua murid bilang anaknya disod*mi sama office boy. Sampe ada tersangka yg mati di sel karna disiksa suruh ngaku.
Indonesia
8
14
192
36.2K
txt keresahan WNI
txt keresahan WNI@KapudS640·
Apa kasus kriminal paling unik di Indonesia? ada 2 kasus yang menurut saya unik,karena unik disini adalah pelaku nya masih misterius,menggemparkan dan banyak kejanggalan. 1.Pembunuhan Akseyna, Anak Kolonel yang Ditenggelamkan di Danau UI Kembali di tahun 2015, Kamis, 26 Maret kampus Universitas Indonesia (UI) digegerkan dengan berita meninggalnya salah satu siswa teladan, Akseyna Ahad Dori (ACE). Akseyna ditemukan mengambang di sisi danau UI dengan lima buah batu konblok dalam tas yang terikat di punggung. Pada awalnya, Kepolisian Sektor (Polsek) Beji menyatakan motif dimalik kematian Akseyna merupakan bunuh diri. Akan tetapi, Ayah dari Akseyna, Kolonel (sus) Mardoto dengan tegas menyanggah keterangan polisi. Menurut sang ayah, Akseyna adalah anak yang sangat ceria, pantang menyerah, dan penuh dengan kehidupan. Ia percaya bahwa anaknya sudah dibunuh. Menanggapi pendapat Mardoto, Kepolisian Sektor Beji kembali membuka kasus Akseyna dan mengeluarkan pernyataan baru setelah dua bulan lamanya. Mereka menyatakan Akseyna telah dibunuh atas dasar bukti tulisan yang ia tinggalkan sebagai perpisahan terakhir di kos-kosannya tidak terlihat seperti tulisan tangan Akseyna sama sekali. Selain itu, polisi juga mencurigai batu yang ada di dalam tas Akseyna dimasukan oleh pembunuh setelah ia menyeret badan Akseyna sejauh kurang lebih 300 meter. 2.Pembunuhan Munir, Aktivis HAM Indonesia Indonesia mengenal Munir sebagai salah satu aktivis paling kritis di tahun 90 dan 2000-an. Pria kelahiran Malang, Jawa timur ini bahkan pernah membantu memecahkan kasus pembunuhan Marsinah, walaupun pada akhirnya menemui jalan buntu. Munir meninggal di dalam pesawat pada 7 September 2004. Salah satu pramugari pesawat Garuda-975 bersaksi Munir mengeluk kesakitan. Ia kemudian dipindahkan untuk duduk bersebelahan dengan seseorang yang berprofesi dokter di dalam pesawat. Bebapa jam setelah mendarat di Amsterdam, Munir ditemukan sudah tidak bernyawa. Sebulan setelahnya, polisi mengeluarkan hasil visum Munir, yang memperlihatkan jejak senyawa arsenik di dalam tubuhnya. Dalang pembunuhan Munir sampai sekarang belum diketahui. cc: Threads
txt keresahan WNI tweet media
Indonesia
69
2.4K
14.5K
711.5K
Rum Rantaka Kinarian
Rum Rantaka Kinarian@RumRanKin·
@LambeSahamjja para tikus ketakutan kalo yg komplain jadi makin bnyk, sebelum itu terjadi ya intimidasi biar org lain ga coba coba kritik. harapannya kita kritik terus kalo memang perlu di kritik, udh waktunya tikus tikus perbaiki diri
Indonesia
0
0
1
1.3K
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada kasus yang menurut gue perlu lo dengar karena ini bukan cuma soal satu anak di satu sekolah di Pemalang. Ini adalah cerminan dari sesuatu yang jauh lebih besar. Seorang orang tua di Randudongkal, Kabupaten Pemalang sebut saja Bapak ini memposting sesuatu di media sosialnya. Isinya dua hal: kritik terhadap implementasi MBG dan pengingat bahwa sekolah negeri dilarang memungut biaya LKS dan infak berdasarkan aturan pemerintah yang sudah berlaku. Dia tidak menyebut nama sekolah anaknya. Tidak menyebut nama kepala sekolah. Tidak menyebut nama guru siapapun. Tapi anaknya Mas Azhim, siswa SD N 01 Banjarayar dikeluarkan dari sekolah. Yang terjadi secara kronologis: Bapak ini memposting kritik soal MBG dan pungutan liar di sekolah negeri di akun media sosialnya. Kepala sekolah memanggil dia. Dan setelah pertemuan itu anaknya diberhentikan secara sepihak. Tidak ada surat resmi pemberhentian yang prosedural. Tidak ada proses klarifikasi yang fair. Tidak ada mekanisme banding. Satu pertemuan dan anak itu tidak boleh masuk sekolah lagi. Dua bulan lebih Mas Azhim tidak mengikuti pelajaran. Dua bulan lebih seorang anak SD kehilangan haknya atas pendidikan bukan karena dia berbuat salah, tapi karena bapaknya berani bicara. Dan di atas itu semua Mas Azhim juga mengalami bullying. Bukti percakapan yang beredar dan ini yang paling mengejutkan: Ada screenshot percakapan WhatsApp yang beredar. Pihak sekolah melalui salah satu guru membalas pesan si Bapak dengan kalimat yang menurut gue sangat mengungkapkan segalanya: Meskipun njenengan tidak menyebutkan identitas sekolah, tapi kan masyarakat tahu kalau Mas Azhim sekolah di SD N 01 Banjarayar, jadi menggiring opini publik ke SD kami. Berhenti sebentar di sini. Pihak sekolah sendiri yang mengakui bahwa yang jadi masalah bukan tindakan si Bapak secara hukum tapi dampak reputasi ke sekolah. Bukan soal anak yang melanggar aturan. Bukan soal proses belajar yang terganggu. Tapi soal opini publik yang mengarah ke SD mereka. Artinya anak ini dikeluarkan bukan karena dia salah. Tapi karena bapaknya membuat sekolah tidak nyaman di mata publik. Apa yang dilakukan si Bapak itu sebenarnya? Dia mengingatkan bahwa sekolah negeri tidak boleh memungut biaya LKS dan infak. Ini bukan opini. Ini fakta hukum. Permendikbud dan berbagai regulasi turunannya sudah jelas melarang pungutan di sekolah negeri yang sudah mendapat BOS Bantuan Operasional Sekolah. Sekolah negeri mendapat dana BOS dari APBN untuk membiayai operasional sekolah. Dana itu sudah termasuk untuk pengadaan buku, alat tulis, dan kebutuhan belajar siswa. Memungut LKS tambahan di atas BOS adalah pelanggaran regulasi. Si Bapak tidak mengarang. Dia mengingatkan aturan yang memang ada. Dan untuk itu anaknya dikeluarkan. Soal kritik MBG yang dia sampaikan dan ini relevan dengan konteks yang lebih besar: Kita sudah bahas panjang lebar soal MBG dari Rp340 miliar yang menurut Mahfud MD hanya sampai ke makanan dari total triliunan yang dianggarkan, sampai 33.000 kasus keracunan, sampai 1.720 SPPG yang tutup tapi tetap dibayar Rp6 juta per hari. Orang tua yang kritis terhadap MBG bukan musuh program. Mereka adalah orang-orang yang paling langsung terdampak ketika program itu tidak berjalan dengan baik. Anak-anak merekalah yang makan makanan dari program itu. Anak-anak merekalah yang keracunan ketika standar sanitasinya tidak terpenuhi. Mengkritisi MBG bukan kejahatan. Mengkritisi sekolah yang memungut biaya ilegal bukan kejahatan. Tapi di Banjarayar Pemalang melakukan dua hal itu ternyata cukup untuk membuat anakmu kehilangan akses pendidikan. Ini bukan hanya masalah satu sekolah ini adalah masalah sistemik: Yang terjadi di sini adalah penggunaan kekuasaan institusional untuk membungkam kritik warga. Dan yang dikorbankan bukan si orang tua tapi anaknya yang tidak berdaya. Ini adalah bentuk intimidasi yang sangat kejam justru karena targetnya bukan si pengkritik secara langsung. Targetnya adalah orang yang paling dicintai oleh pengkritik itu anaknya sendiri. Kalau lo mau membungkam seseorang tanpa kelihatan melanggar hukum secara terang-terangan sakiti anaknya. Itu yang terjadi di sini. Dan kalimat dari guru itu tadi "menggiring opini publik ke SD kami" menunjukkan bahwa ini adalah keputusan yang diambil secara sadar untuk melindungi reputasi institusi, bukan untuk kepentingan terbaik anak didik mereka. Apa yang seharusnya terjadi secara hukum: Pertama — sekolah tidak punya kewenangan hukum untuk mengeluarkan siswa secara sepihak hanya karena orang tuanya mengkritik di media sosial. Ini melanggar hak anak atas pendidikan yang dijamin Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan UUD 1945 Pasal 31. Kedua — pungutan LKS dan infak di sekolah negeri yang sudah menerima BOS adalah pelanggaran regulasi yang seharusnya dilaporkan dan diinvestigasi oleh Dinas Pendidikan dan inspektorat daerah. Ketiga — bullying terhadap anak karena tindakan orang tuanya adalah pelanggaran serius yang masuk dalam kategori kekerasan berbasis relasi kuasa. Kasus ini sudah masuk ke Polres Pemalang. Dan si Bapak memohon agar Kapolres mengawal proses penyidikan ini agar berjalan sesuai hukum bukan sesuai keinginan pihak tertentu. Yang paling menyentuh dari seluruh cerita ini: Si Bapak menulis: "Saya tidak mampu membayar pengacara untuk mencari keadilan." Dan di sisi lain dia bilang: "Tidak apa-apa, saya bisa mendidik anak-anak walaupun tanpa ada ijazah." Ini adalah seorang ayah yang sudah pasrah dengan sistem tapi belum menyerah pada kebenaran. Yang tahu dia mungkin tidak punya kekuatan finansial untuk melawan. Tapi tetap berjalan karena dia yakin masih ada orang-orang baik yang bisa membantu. Dan si Bapak menutup pernyataannya dengan kalimat yang menurut gue harus diingat oleh setiap pejabat dan kepala sekolah di Indonesia: "Jangan semena-mena dengan jabatan yang kau sandang karena itu semua hanya titipan." Kalau kita bisa marah pada triliunan rupiah MBG yang tidak sampai ke makanan anak-anak kita juga harus bisa marah ketika satu anak SD kehilangan haknya atas pendidikan hanya karena bapaknya berani mengingatkan aturan. Keduanya adalah wajah dari sistem yang sama sistem di mana institusi lebih sibuk melindungi dirinya sendiri daripada melayani mereka yang seharusnya dilayani. Mas Azhim berhak atas pendidikannya. Dan bapaknya berhak atas keadilannya.
Lambe Saham tweet mediaLambe Saham tweet media
Indonesia
363
5.3K
9.2K
488.6K
gara
gara@anggarasamvdr·
notice ga? menurut kalian apa?
gara tweet media
Indonesia
425
851
8.2K
532.9K
Mbak kun
Mbak kun@empty__core·
Mbak kun tweet media
ZXX
362
118
355
14.4K
Wakil Kepala Program Maling Berkedok Gizi
Seorang pedofil berseragam layaknya parcok diajak olahraga jantung oleh orang tua & warga disekitaran komplek Chandra Lama, Kota Bekasi. Pelaku kerap melakukan pelecehan kpd anak kecil perempuan dibawah umur di pos polisi sekitar komplek dgn modus memberi uang jajan. Bakar!
Indonesia
418
2.6K
12.6K
773.8K
sumiaty
sumiaty@rosemaryngarlic·
gimana cara kamu tau lawan biacaramu wawasannya luas pas lagi ngobrol?
Indonesia
285
255
5.8K
2M