Tweet épinglé
nonanoni
56 posts

nonanoni retweeté
nonanoni retweeté

Kak...? Ini MUHAMMADIYAH 🙏😭 menurutku sangat wajar mereka menentang hal ini loh?????? 🙏😭 Universitas berbasis agama islam, di dalam islam kan menentang... jd sangat wajar. 🥲🙏 ga semua hal yg kamu inginkan bisa diterima kak apalagi kalau udh agama.
Kusnaidi ✨Terima Kos Putri@Puding600k
Lmao Muhammadiyah 😂😂😂
Indonesia
nonanoni retweeté

Menurut gue, attachment style itu spektrum, luas, dan jarang banget ada orang yang 100% secure (at least yang pernah gue temui yah). Kebanyakan dari kita adalah mix of these styles.
Makanya agak gak adil kalau ada narasi yang bilang "avoidant gak pantes dicintai". Mereka gak "sengaja" milih buat jadi kayak gitu; itu mekanisme pertahanan diri dari masa lalu.
Good news-nya: Semuanya bisa diubah dan berubah, asaskan orangnya mau berproses dan sadar penuh.
Jadiii pentingnya untuk kenali diri sendiri dan pasanganmu attatchment stylenya seperti apa.

pamungkäs@gigggit
AVOIDANT ITU GAPANTES DICINTAI. dia aja gbs handle dirinya sendiri, apalagi ditambah punya pacar bangga sih bs lepas, karena ya mo sampe kapan dibuat ovt dll, itu ngedampak banget ke kerjaan, pola tidur, pola makan rusak semua akhir agustus gaada kabar. 13 sep aku ulang taun, aku putusin.
Indonesia
nonanoni retweeté

Guys.. no.. ☹️
Sebagai org yg pernah sampe bolak balik psikolog & psikiater minum obat gara2 seorang avoidant.. I now feel pity for them..
Mereka tuh sebenernya juga butuh dan mau mencintai.. but it scares them so much (bisa krn banyak faktor) and most of the time they already hates themselves.. it’s actually pretty sad..
Instead of blaming them (the avoidants) aku skrg lebih berusaha memahami kalo mereka cm berusaha melindungi diri mereka sendiri due to their traumas..
The best way to face avoidants is.. just let them be. Gaperlu coba untuk “memperbaiki” mereka dgn cara kasih cinta yg lebih banyak, it only scares them. Instead, set your own boundaries, self respect and expectations. Pahami bahwa bukan salah dan tanggung jawab kita bahwa mereka blm mampu buat meregulasi emosi dan komunikasi mereka scr baik. And find peace with the situation.
I hope both avoidants and their “victims” are healed and can develop secure attachment. May we find love that is gentle and soft. Sending hugs for everyone 🫂
pamungkäs@gigggit
AVOIDANT ITU GAPANTES DICINTAI. dia aja gbs handle dirinya sendiri, apalagi ditambah punya pacar bangga sih bs lepas, karena ya mo sampe kapan dibuat ovt dll, itu ngedampak banget ke kerjaan, pola tidur, pola makan rusak semua akhir agustus gaada kabar. 13 sep aku ulang taun, aku putusin.
Indonesia
nonanoni retweeté

nonanoni retweeté









