͏͏ ͏ ͏

971 posts

͏͏ ͏ ͏ banner
͏͏ ͏ ͏

͏͏ ͏ ͏

@rubyl

digital diary 🩵

शामिल हुए Mart 2026
122 फ़ॉलोइंग121 फ़ॉलोवर्स
͏͏ ͏ ͏
͏͏ ͏ ͏@rubyl·
Girl go focus on urself because there is nothing more beautiful than a woman that knows her worth works towards her goals and dreams big
English
0
0
0
6
Mbak kun
Mbak kun@empty__core·
gimana menurut kalian?
Mbak kun tweet media
Indonesia
1.3K
350
2.5K
224.4K
Hidup sebagai +62
Hidup sebagai +62@Hidupsebagai62·
KEMENAG SEWA 10 LAPTOP SETAHUN: RP349,8 JUTA. PADAHAL BELI BISA DAPET 12 UNIT LAPTOP MACBOOK PRO M4 LOGIKANYA GIMANA? Dokumen pengadaan pemerintah memang jarang viral. Tapi ketika yang viral adalah sewa 10 laptop selama 10 bulan seharga Rp349.800.000 dari APBN 2026, wajar kalau orang-orang mulai menghitung-hitung. APA YANG TERCATAT DI SIRUP OJK? Berdasarkan dokumen yang beredar dari sistem SIRUP (Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan): Kode RUP: 63727235 Nama Paket: Sewa Laptop Satuan Kerja: UPT Unit Percetakan Al-Quran, Kementerian Agama Lokasi: Jl. Raya Puncak Km.65, Ciawi, Bogor, Jawa Barat Spesifikasi: Sewa Laptop, 10 unit x 10 bulan Sumber Dana: APBN Rupiah Murni 2026 Total Pagu: Rp349.800.000 Artinya: satu unit laptop disewa selama 10 bulan dengan biaya total Rp34.980.000 per unit. Atau Rp3.498.000 per unit per bulan. KOK BISA SEMAHAL ITU? Harga sewa laptop di pasaran untuk kebutuhan korporat dan perusahaan berkisar antara Rp275.000 hingga Rp1.500.000 per unit per bulan, tergantung spesifikasi. Untuk laptop bisnis kelas menengah seperti Lenovo ThinkPad atau Dell Latitude, harga sewa normal di platform seperti Asani, Arental, atau Bhinneka DaaS ada di kisaran Rp400.000 hingga Rp800.000 per bulan per unit. Dengan harga Rp3.498.000 per unit per bulan yang tercatat di dokumen Kemenag, angka ini 4 sampai 8 kali lipat di atas harga sewa pasar normal untuk laptop bisnis standar. Beberapa kemungkinan yang bisa menjelaskan selisih ini: Pertama, mungkin spesifikasi laptop yang disewa memang premium sekali, misalnya MacBook Pro M3 atau workstation kelas berat. Tapi tidak ada keterangan merek atau spesifikasi laptop di dokumen yang tersebar. Kedua, dalam pengadaan pemerintah, biaya sewa sering sudah mencakup layanan teknis, garansi penggantian unit, asuransi, IT support on-call, dan administrasi kontrak yang menambah harga jauh di atas harga sewa ritel biasa. Ketiga, dan ini yang sering terjadi: markup dalam proses pengadaan. Ini bukan tuduhan, tapi sudah menjadi catatan BPK berulang kali dalam berbagai audit pengadaan IT pemerintah. Yang jelas, tanpa rincian spesifikasi dan klausul layanan dalam kontrak, angka Rp3,4 juta per laptop per bulan sulit untuk dipertanggungjawabkan kepada publik. KALAU LANGSUNG DIBELI, DAPAT APA? Total anggaran: Rp349.800.000 Jumlah unit yang dibutuhkan: 10 laptop Artinya per unit tersedia: Rp34.980.000 BISA BELI LAPTOP APA AJA? Pilihan 1: MacBook Pro M4 14 inci Spesifikasi: Chip Apple M4 Pro, layar Liquid Retina XDR 14,2 inci, RAM 24GB, SSD 512GB, baterai 18 jam Harga: sekitar Rp28.000.000 hingga Rp30.000.000 per unit Pilihan 2: Lenovo ThinkPad X1 Carbon Gen 12 Spesifikasi: Intel Core Ultra 7, RAM 32GB, layar 2,8K OLED 14 inci, carbon fiber, standar militer MIL-STD-810H, bobot 1,12 kg Harga: sekitar Rp24.000.000 hingga Rp28.000.000 per unit Pilihan 3: Dell XPS 15 (Intel Core Ultra 9 + RTX 40-series) Spesifikasi: Intel Core Ultra 9, GPU NVIDIA RTX 4060, layar OLED 3,5K 15,6 inci, RAM 32GB, SSD 1TB Harga: sekitar Rp28.000.000 hingga Rp33.000.000 per unit PERBANDINGAN SEWA VS BELI Dengan sewa 10 laptop selama 10 bulan seharga Rp349,8 juta, negara tidak mendapatkan aset apapun setelah kontrak berakhir. Setelah 10 bulan, laptop dikembalikan. Kemenag kembali dari nol. Dengan membeli 10 unit ThinkPad X1 Carbon seharga total maksimal Rp280 juta, negara mendapatkan 10 laptop premium kelas dunia yang menjadi aset negara, bisa digunakan 5 tahun ke depan, bisa diaudit fisiknya, dan masih sisa Rp69 juta untuk pemeliharaan dan aksesori. Ini bukan soal benar atau salah secara hukum. Sewa perangkat IT untuk instansi pemerintah memang dimungkinkan dalam regulasi pengadaan. Tapi secara efisiensi anggaran dan logika keuangan publik, angka ini layak dipertanyakan.
Hidup sebagai +62 tweet mediaHidup sebagai +62 tweet media
Indonesia
52
151
254
27.7K
HRD BACOT
HRD BACOT@hrdbacot·
Makan hokben tp ditaroh piring kek makan nasi langgi
HRD BACOT tweet media
Indonesia
241
806
10.1K
392K
keritingrambut
keritingrambut@bgkiting·
Lu siapa ngatur ngatur.
keritingrambut tweet media
Indonesia
23
2
29
1.6K
Ssefnum
Ssefnum@munvess·
-rl dideketin cemas dikejar was-was dikenalin orang gak antusias dijodohkan malas cari sendiri kandas menggatal tak fantasss
Ssefnum tweet media
Indonesia
143
1.1K
3.9K
57.2K
͏͏ ͏ ͏
͏͏ ͏ ͏@rubyl·
@Hnirankara mbg sekarang jadi ladang cari cuan, tujuannya udah berubah
Indonesia
1
0
0
446
͏͏ ͏ ͏ रीट्वीट किया
Mas Hara
Mas Hara@Hnirankara·
Lu mau tau gak gobloknya narasi lu di mana? Ada murid yang suka dan merasa terbantu dengan MBG, tapi difarming bahwa MBG itu berhasil. Padahal, kalo lu pinteran dikit, postingan lu ini bisa dijadikan kunci buat evaluasi ulang program MBG. Sini, biar gue bantu jelasin: 1. Murid yang merasa terbantu dengan adanya MBG didata, mereka berasal dari keluarga miskin/menengah/kaya; 2. Dengan data yang didapat di poin 1, kelompokan data per kelas ekonomi-tingkat kepuasan; 3. Jika rata2 yang merasa terbantu adalah kelas miskin, maka program wajib tersegmentasi bagi murid tidak/kurang mampu; 4. Kenapa MBG harus dievaluasi ulang dan segmentasi penerimanya hanya kelas kurang/tidak mampu? Karena itulah problema yang harus diselesaikan oleh pemerintah; 5. Apa yang akan terjadi jika penerima MBG hanya dari kalangan kurang/tidak mampu? Porsi anggaran berkurang, negara bisa hemat hingga ratusan triliun per tahun, APBN kembi sehat, penerima manfaat jadi tepat sasaran, hingga meminimalisir potensi korupsi oleh pemilik dapur; 6. Jika penerima manfaat sudah "targeted" ke murid dari kelas kurang/tidak mampu, apa langkah selanjutnya yang harus diambil oleh pemerintah?; 7. Perluas lagi sasarannya ke HANYA penderita stunting/gizi buruk, sedangkan ibu hamil diberikan paketan MBG yang berbeda (produk khusus selama masa kehamilan untuk membantu pertumbuhan/kesehatan janin; bukan makanan berat yang berpotensi terdapat kandungan racun); 8. Jika pemerintah mampu melakukan poin 1-7, gue yakin Prabowo bakal dapat banyak pujian bahkan dari orang2 yang sebelumnya ngasih kritikan keras ke program MBG. Tapi yang jadi pertanyaan, apakah Prabowo mampu dan berani untuk evaluasi ulang (total) programnya, termasuk pengurangan jumlah insentif per hari bagi pemilik dapur?
Partai Gerindra@Gerindra

Di tengah berbagai pendapat tentang MBG, ada banyak cerita dari anak-anak yang menerima langsung manfaatnya. #mbg

Indonesia
110
2.5K
7.3K
260.2K
💬
💬@translatingTXT·
😚😚😚
💬 tweet media💬 tweet media
QME
53
2.5K
11.8K
133.8K
Tanyarlfes
Tanyarlfes@tanyarlfes·
Aku ga paham kenapa banyak makhluk yang disebut cwo yang becanda kaya gini?? Sebenarnya cara jalan pikiran kalian itu gimana? Kadang juga ada becanda "jangan lupa pake baju" like wtf is wrong with you guys?? 💚
Tanyarlfes tweet media
Indonesia
446
39
1.9K
262.9K
TXT DARI JAKARTA
TXT DARI JAKARTA@txtdrjkt·
normal day in Jakut
Indonesia
14
46
273
10.9K
͏͏ ͏ ͏
͏͏ ͏ ͏@rubyl·
@dypvy kak???!!! gong banget 😭
Indonesia
0
0
0
846
F 🐆✨🍸
F 🐆✨🍸@dypvy·
@renefosterr @saphelune_ Dari smartwatch, detak jantungnya tiap malem tinggi bgt ternyata lg ngewe sama selingkuhannya🤣🤣🤣🤣
Indonesia
18
4
200
156.1K
ʕᵔﻌᵔʔ
ʕᵔﻌᵔʔ@saphelune_·
“selingkuh di aplikasi mobile JKN” udah gila, dunia isinya cuma selingkuh doang, amit amit😭😭
ʕᵔﻌᵔʔ tweet media
Indonesia
1.6K
3.4K
21.7K
1.3M
͏͏ ͏ ͏ रीट्वीट किया
Eve
Eve@claaudyf·
“jangan oversharing soal rencana hidup ke orang orang, nanti pasti ga bakal kejadian” SEPAKAT 😀🤝🏻
Indonesia
127
3K
15K
151.8K
͏͏ ͏ ͏
͏͏ ͏ ͏@rubyl·
@ayaelectro aku kalau ke famima ngelihat kasirnya kasihan
Indonesia
0
0
0
89