ik

4.3K posts

ik banner
ik

ik

@devidetimperal

eng stud

ab शामिल हुए Aralık 2023
190 फ़ॉलोइंग158 फ़ॉलोवर्स
पिन किया गया ट्वीट
ik
ik@devidetimperal·
whatever things i wrote here stays here
English
0
0
0
2.1K
ik रीट्वीट किया
Riz
Riz@rizkidwika·
Kalo jualan world class university, mbok ya fasilitas kelas dan gedung juga world class. Okelah pada berlomba bikin gedung baru. Gedung-gedung lama apa kabarnya?
Kr@karirfess

unpopular opinion about this??👇🫣

Indonesia
8
122
1K
24.5K
ik
ik@devidetimperal·
ik tweet media
ZXX
0
0
2
28
ik रीट्वीट किया
sya
sya@arsenatasyas·
ini anabel & asumsi aja ya. tapi biasanya, semakin privileged orang tsb, semakin gampang buat mereka untuk ngutarain pendapatnya karena adanya psychological safety. mereka juga cenderung lebih berani take risks (termasuk risiko sosial kayak vocal di publik) karena stakes-nya lebih rendah. ya kalo gagal atau salah karena kevokalannya, masih ada safety net. santai aja. beda sama yang ekonominya biasa aja atau kurang mampu, mostly ya mereka di survival mode. energinya udah abis duluan mau vokal, ya kerjain aja apa yang bisa dikerjain aja. makanya lebih mikir kalo mau nanya/engaged ke hal-hal yang ganggu stabilitas mereka. nah kalo diliat demografi & keadaan ekonomi mahasiswa ui, itb, dan ugm kayaknya emang beda ga sih secara garis besar keadaan ekonominya? (ini asumsi bgt ya, idk datanya gmn)
Dhokowaski@irdaflaohdir

Dari ngobrol sama sesama Kagama aku ngerasa bahwa : UI, ITB > UGM (dalam urusan vocal even mungkin salah, sedangkan UGM nunggu di tanya pendapat baru jawab) Ditaraf nasional, pembicara kegiatan lebih banyak UI, ITB dari UGM padahal UGM secara knowledge setara

Indonesia
28
334
2.2K
69.6K
ik रीट्वीट किया
🧋
🧋@avtdivine·
Ambil jurusan STEM worth it klo km org yg datang dr keluarga middle class tp klo dr keluarga ekonomi sgt bawah, soshum lebih worth it. Kuliah di soshum lebih murah drpd kuliah di stem. Jam kuliah di soshum juga lebih fleksibel. Jd klo kesusahan buat bayar ukt bisa sekalian kerja
TxtdariUGM@Txtdariiugm

Buat yg mau naikin taraf ekonomi keluarga, saya juga rekomendasiin ambil jurusan stem. Banyak jalur karir dengan ceiling tinggi, skill lebih transferable dan terukur, somehow bisa loncat ‘kelas’ tanpa koneksi. Udah jadi rahasia umum gaji anak stem rata-rata lebih tinggi dgn industri yg variatif dr oil&gas, tech, manufaktur, keuangan. Belajarlah stem agar anak kamu punya privilege bebas milih jurusan kuliahnya 🙂☝🏻

Indonesia
34
132
2.3K
388.4K
ik
ik@devidetimperal·
@hagaavv km wen diaraknya
Indonesia
1
0
0
21
hagav
hagav@hagaavv·
arak arakan wisudawan seru bgt dah
hagav tweet media
Indonesia
1
0
5
155
ik
ik@devidetimperal·
💔💔
ik tweet media
QME
3
0
2
225
ik
ik@devidetimperal·
@taraxacamethyst mgl only stands for magelang, periodt
English
1
0
0
52
bryan
bryan@taraxacamethyst·
sudah tidak perjaka soalnya sudah dietnot mgl
Indonesia
2
0
0
117
ik
ik@devidetimperal·
@gottaletgowr mending pulang mgl
Filipino
1
0
0
77
ai
ai@gottaletgowr·
ai tweet media
ZXX
3
0
0
148
ik रीट्वीट किया
han. | enhypen is 7
han. | enhypen is 7@urbaehoon·
@haraanamin kelompok di kuliah tuh lebih anjing drpd kelompok pas sekolah
Indonesia
116
2.8K
20.8K
356.9K
ik रीट्वीट किया
Firza
Firza@firzadwp·
p p apa pantek besok senen
Indonesia
156
11.1K
27K
349.4K
ik रीट्वीट किया
dapᶻ 𝗓 𐰁 .ᐟ
dapᶻ 𝗓 𐰁 .ᐟ@moonlightfoxs·
gue cuma takut gajadi apa apa
Indonesia
322
35K
82.4K
905.6K
ik रीट्वीट किया
gie
gie@eeriegupiter·
in this economy, penting makan dirumah dulu yg kenyang sebelum ke coffee shop yg sangat overprice itu😇
Indonesia
227
4.6K
25.9K
338.1K
ik रीट्वीट किया
Pvsindhu
Pvsindhu@Pvsindhu1·
Some rivals become part of your journey forever. Carolina was one of them. We first played each other when we were 15 or 16 year old girls in the Maldives, and from then on we went on to share so many battles. To be honest, you were also a complete pain on court. The constant shouting, the intensity, the little tricks, they would get to anyone. But your skill, speed and fighting spirit were second to none. People remember the big matches and even the ugly spat we had in that third set over picking the shuttle. I’ll admit I was completely infuriated that day. But a few months later we sat across from each other over coffee in Madrid, talking and laughing, and in that moment there was nothing but respect. That’s the Carolina I’ll always remember. I’ll also always be grateful for the incredible camaraderie our generation built. Our batch of girls made women’s singles such a special place to compete in, and I honestly don’t know if badminton has seen something like it before or will again. Thank you for every battle, every lesson and most of all the friendship. I wish you the happiest retirement, Carolina 🤗 Badminton will miss you. And so will I ❤️ @CarolinaMarin
Pvsindhu tweet mediaPvsindhu tweet mediaPvsindhu tweet mediaPvsindhu tweet media
English
185
1.6K
18.7K
663K
ik रीट्वीट किया
Sel
Sel@selendiipity·
Kangen ngehype badminton tapi bingung skrng yang jago siapa
Indonesia
342
2.2K
7.3K
305.5K
ik
ik@devidetimperal·
adalah gue
Indonesia
0
0
1
68
ik
ik@devidetimperal·
seumur hidup baru kali ini speechless dikira dugem
Indonesia
0
0
0
46
ik रीट्वीट किया
xdozul
xdozul@xdozul·
baru sadar gen z anaknya kucing semua 😹
Indonesia
520
3.8K
13.9K
748.1K