Aidul Fitriciada A

43.3K posts

Aidul Fitriciada A banner
Aidul Fitriciada A

Aidul Fitriciada A

@AidulFa

A father and a husband. Professor of constitutional law; UMS International Relation Studies Program; Dean of UMKT Law Faculty-Samarinda

Solo-Samarinda INDONESIA Bergabung Ekim 2012
497 Mengikuti5.8K Pengikut
tempo.co
tempo.co@tempodotco·
Prabowo Kembali Sindir Indonesia Gelap: Mau Kabur ke Yaman, Silakan
tempo.co tweet media
Indonesia
1.5K
767
4.9K
874.1K
Aidul Fitriciada A
Aidul Fitriciada A@AidulFa·
@KompasTV Bela bangsa tidak sama dg sama dg bela Pemerintah. Sebagai produk demokrasi via pemilu, Pemerintah harus akuntabel kpd publik yg ditunjukkan dg keterbukaan thd kritik.
Indonesia
1
16
173
3.1K
Indonesian Pop Base
Indonesian Pop Base@iPopBase·
Prabowo says “smart” people are free to leave if they believe the nation is moving toward a “dark age”: “Matanya buram, Indonesia gelap. Indonesia terang. Ada yang mau kabur, kabur saja. Kau kabur saja ke sana. Mungkin ada yang mau kabur ke Yaman. Silakan. Mau kabur ke mana. Hei orang-orang pintar, bukalah berita, lihatlah kita ditempatkan sebagai tempat yang paling aman di dunia sekarang. Kabur saja deh. Iya, kabur saja, biar kita enggak gaduh.” (nasional.kompas.com/read/2026/04/2…)
Indonesian Pop Base tweet media
Indonesia
2K
3.3K
17.1K
1.4M
Aidul Fitriciada A me-retweet
Gaza Notifications
Gaza Notifications@gazanotice·
🚨HORRIFIC: Footage documents a Palestinian child killed by Israeli forces. When his father rushed to retrieve his son’s body, he was shot and killed by direct sniper fire as well.
English
192
4.3K
5.9K
125.1K
Aidul Fitriciada A me-retweet
MickΞy M
MickΞy M@mickeymrdt·
Wah main dari B ini doraemonya Ciakakakak😂😂🙏
Indonesia
11
141
325
9.1K
Aidul Fitriciada A me-retweet
Iran Embassy in Zimbabwe
Iran Embassy in Zimbabwe@IRANinZIMBABWE·
"All for one and one for all"
English
126
1.3K
7K
175.9K
Aidul Fitriciada A me-retweet
Bernie Sanders
Bernie Sanders@BernieSanders·
Super PACs like AIPAC, AI and crypto are buying elections with billionaire money. We'll never address the major crises facing our country as long as that continues. We must overturn Citizens United and kick billionaire-funded super PACs OUT of Democratic primaries NOW.
English
1K
2.6K
7.8K
207K
Aidul Fitriciada A me-retweet
TRND | KSA
TRND | KSA@TRND__SA·
طفلة في قرية إندونيسيةٍ عائدة من المدرسة ومعها أخوها الصغير، وكان والدها في استقبالها. قالت له: "لديّ مفاجأة لك"، ثم فتحت حقيبتها وأخرجت ثعبانًا ضخمًا، وهي في غاية السعادة؛ إذ يعتبرون هذه الأنواع من الأفاعي غير السامة من الحيوانات الأليفة، كالقطط وغيرها! 😬 ما رأيكم بهذه المفاجأة؟😳
العربية
299
1.1K
6.6K
845.6K
Aidul Fitriciada A me-retweet
whoami
whoami@jengkolholic·
Subuh 1945, ia justru mengirim telegram saat semua raja lain masih menunggu arah. Di meja istananya, keputusan itu langsung memotong masa depan keluarganya sendiri. Namanya Sultan Syarif Kasim II. Raja terakhir Siak Sri Indrapura. Isi pesannya singkat. Tidak ada syarat. Tidak ada negosiasi. Kesultanan Siak berdiri penuh di belakang Republik Indonesia. Beberapa hari kemudian, ia tidak berhenti di kata-kata. Ia membuka kas kerajaan. 13 juta gulden keluar. Jumlah yang, jika dihitung hari ini, setara lebih dari Rp1 triliun. Belum selesai. Mahkota emas dilepas. Pedang bertatahkan berlian ikut diserahkan. Perhiasan kerajaan menyusul. Saat itu, Republik bahkan belum punya kas negara yang jelas. Di titik ini, pilihannya sebenarnya masih terbuka. Ia bisa seperti Yogyakarta. Tetap berkuasa... Mendapat status istimewa ! Ia tidak memilih itu Siak dilebur penuh ke dalam NKRI. Tanpa syarat ! Tanpa kursi ! Tanpa jaminan masa depan politik ! Bersamaan dengan itu, wilayahnya ikut masuk. Termasuk kawasan yang kelak dikenal sebagai Blok Minas. Salah satu ladang minyak terbesar Indonesia. Negara tumbuh... Devisa mengalir... Hidupnya justru mengecil 😢 Ia meninggalkan istana. Pindah-pindah antara Jakarta, Aceh, lalu kembali ke Siak. Tidak ada jabatan... Tidak ada protokol... Catatan tentang masa tuanya selalu sama : sederhana ! 23 April 1968, ia wafat di RS Caltex, Rumbai. Bukan di istana.. Bukan sebagai raja.. Tiga puluh tahun kemudian, negara baru memberi gelar. Pahlawan Nasional, 1998. Dan satu hal yang jarang disebut di awal cerita : Ia tidak kehilangan tahta karena direbut. Ia yang menyerahkannya sendiri !
whoami tweet media
Indonesia
120
1.1K
3.6K
161.4K
tempo.co
tempo.co@tempodotco·
Prabowo Bakal Melawat ke Prancis Lagi dalam Waktu Dekat
tempo.co tweet mediatempo.co tweet media
Indonesia
1.1K
524
2.9K
637.5K
𝐋𝐈𝐑𝐀 ⁽ᴼᶠᶠⁱᶜⁱᵃˡ⁾
Beberapa Profesor (mantan tukang poles Mulyono) sudah ada yang buka suara soal nilai tarif PKWTnya hingga diakhir rezim ini, rata-rata kisarannya cuma Rp.20 Milyar. Ada yg bisa tebak siapa saja…?🤔
Indonesia
34
73
316
46K
Aidul Fitriciada A
Aidul Fitriciada A@AidulFa·
@geminijahat Tapi, kuliahnya hebat². Rerata dari universitas terbaik di Indonesia. Wajar juga dipromosikan ortunya
Indonesia
0
0
1
462
ngomong apa sih?
ngomong apa sih?@geminijahat·
Berikut almamater kepala daerah termuda se-Indonesia. Nomor 16 bikin kamu tercengang 😮
ngomong apa sih? tweet media
Indonesia
150
197
1.4K
353.8K
Aidul Fitriciada A me-retweet
liaa
liaa@liaasister·
Ini video lama yg menjelaskan bahwa Pak Prabowo & keluarga berpihak ke Amerika . Ternyata memang sudah dari dulu . Dlm Video ini jelaskan secara gamblang oleh adek nya , Pak Hashim Sujono Djojohadikusumo. **Parah nya … selain pro Amrik tapi juga nurut banget ya ..? Kayak gak ada kedaulatan saja negara kita sekarang ini 🤦
Indonesia
15
272
368
7.5K
Aidul Fitriciada A me-retweet
Dan Bilzerian
Dan Bilzerian@DanBilzerian·
We are on the cusp of WW3 because jews want to steal land. They refuse to stop attacking their neighbors or honor cease fire agreements because the goal is the Greater Israel project.
English
2K
14.9K
87.5K
1.1M
Aidul Fitriciada A me-retweet
Endless Story
Endless Story@xendless_s·
Semua orang dimarahin 🤣
Indonesia
46
840
8.2K
224.1K
Aidul Fitriciada A
Aidul Fitriciada A@AidulFa·
@Fahrihamzah Seskab itu dapur administrasi eksekutif. Tidak banyak muncul ke publik, tapi tidak ikut kemana² juga.
Indonesia
0
0
1
267
#AyoMoveOn2024
#AyoMoveOn2024@Fahrihamzah·
POSISI STRATEGIS SEKRETARIS KABINET Di balik setiap keputusan Presiden, selalu ada satu posisi yang bekerja dalam senyap namun menentukan arah: Sekretaris Kabinet. Posisi ini jarang tampil ke depan, tidak selalu terlihat hasil kerjanya secara langsung, tetapi berada di titik yang sangat krusial—menghubungkan kehendak Presiden dengan mesin negara yang besar dan kompleks. Dalam konteks pemerintahan Prabowo Subianto, peran ini menjadi semakin penting, karena arah kebijakan yang diambil bersifat strategis, lintas sektor, dan berdampak jangka panjang. Di sinilah letak tantangan utamanya. Sekretaris Kabinet bukan sekadar administrator rapat atau pencatat keputusan. Ia adalah penjaga konsistensi arah Presiden, penghubung antar-kementerian, sekaligus penerjemah visi besar menjadi langkah-langkah yang dapat dijalankan. Ia harus memahami cara berpikir Presiden—sering kali sebelum hal itu sepenuhnya terucap—dan memastikan bahwa arah tersebut tidak terpecah dalam pelaksanaannya. Karena itu, kedekatan dengan Presiden bukanlah pilihan, melainkan kebutuhan. Dalam banyak sistem pemerintahan modern, posisi seperti ini memang menuntut tingkat kepercayaan yang sangat tinggi. Tanpa kepercayaan, koordinasi akan melambat. Tanpa kedekatan, pesan akan terdistorsi. Dan tanpa keduanya, arah kebijakan bisa kehilangan kohesinya. Namun justru di titik inilah sering muncul salah paham di ruang publik. Apa yang secara fungsional merupakan kebutuhan kerja, kerap terbaca sebagai kedekatan personal yang berlebihan. Apa yang seharusnya dipahami sebagai mekanisme institusional, sering kali dilihat sebagai relasi individual. Padahal, yang sedang bekerja bukan sekadar seorang individu, melainkan sebuah posisi yang secara inheren memang berada sangat dekat dengan pusat pengambilan keputusan. Hal ini juga dialami oleh Teddy Indra Wijaya dalam menjalankan tugasnya. Sebagai figur yang relatif muda dan berada di posisi yang sangat strategis, ia menghadapi dua tekanan sekaligus: menjaga kepercayaan Presiden, sekaligus menghadapi persepsi publik yang tidak selalu memahami kompleksitas perannya. Di satu sisi, ia harus mampu menangkap arah besar kebijakan Presiden dan memastikan seluruh jajaran pemerintahan bergerak dalam satu garis. Di sisi lain, ia berada dalam ruang publik yang cepat menilai, sering kali tanpa melihat keseluruhan konteks. Ini adalah posisi yang secara alamiah sulit. Lebih sulit lagi karena sebagian besar pekerjaannya terjadi di balik layar. Ketika koordinasi berjalan baik, ia tidak terlihat. Ketika arah kebijakan konsisten, ia tidak disebut. Namun ketika muncul persepsi yang keliru, posisi ini justru menjadi sorotan. Di era komunikasi yang serba cepat dan fragmentatif, tantangan ini semakin besar. Publik cenderung melihat potongan-potongan peristiwa, bukan keseluruhan desain kebijakan. Dalam kondisi seperti ini, siapa pun yang berada di titik persimpangan antara Presiden dan sistem negara akan rentan disalahpahami. Karena itu, penting bagi kita untuk melihat posisi Sekretaris Kabinet secara lebih utuh. Ini bukan semata soal individu. Ini adalah soal bagaimana sebuah pemerintahan bekerja. Bagaimana visi Presiden dijaga agar tetap konsisten. Bagaimana keputusan tidak terfragmentasi. Dan bagaimana negara memastikan bahwa arah besar tidak hilang di tengah kompleksitas pelaksanaan. Dalam perspektif ini, kedekatan dengan Presiden bukanlah keistimewaan, melainkan tanggung jawab. Bahkan bisa dikatakan, semakin dekat posisi tersebut dengan pusat kekuasaan, semakin besar pula beban yang harus ditanggung. Di sinilah letak sesungguhnya dari posisi strategis itu. Dan mungkin, juga letak dari kesulitannya. Bagaimana menurut sedulur?
Indonesia
533
48
243
141.9K
Aidul Fitriciada A me-retweet
Bₒₙbₒₙ♡
Bₒₙbₒₙ♡@Pray__93·
President Mentality siapa yg paling cadas nih
Indonesia
30
265
1.3K
21.1K