@Chynthia_K Semoga sidang pengadilannya bisa disiarkan secara live disemua stasiun TV Nasional ( seperti kasus "SAMBO" )....Sehingga Rakyat Indonesia 🇮🇩 bisa tahu semua kebenaran dari Kasus Dugaan Ijasah Palsu Seorang Presiden RI 🇮🇩 dan Siapa-Siapa semua yg terlibat
BIG BREAKING NEWS 🔥🔥🔥
Kejagung menjemput eks Kepala BGN Dadan Hindayana serta dua mantan wakilnya, Lodewyk Pusung dan Sonny Sonjaya, pada Rabu pagi pukul 04.00 WIB.
Penjemputan ketiganya akan diumumkan secara resmi oleh Kejaksaan Agung pada sore hari, bersamaan dengan penggeledahan kantor BGN di Kebon Sirih, Jakarta Pusat.
@AnakLolina2 Memang binatang ini DPR, gaji kalian dan fasilitas kalian itu di cabut anjing. Gaji kalian cukup UMR aja, nggk ada lagi tunjangan lainnya. Toh kalian juga nggk ada gunanya. Bangsad, sampah
Di protes agar hentikan 2 proyek politik yang nyedot anggara fantastis, kalian tidak mau.
Giliran negara diambang kehancuran, rakyat yang di tekan untuk nutupi lubang yg kalian buat, memang kalian ini bgsttt...
💚 Adekku dpt nilai TKA tinggi dan skrg minta motor. Dia ngancem gamau lanjut SMA kalau ortu ga beliin. Katanya udah usaha tp ga pernah diapresiasi, pdhl ortuku beberapa kali beli HP buat dia krn dirusakin pas ngegame. Sakit hati bgt ortu ku harus nanggung beban kyk dia
Sekarang makin jelas bahwa dia sedang membangun citra bahwa dirinya adalah negara. Siapapun yang melawan dirinya sama dengan melawan negara. Dia ingin menjadi Kim Jong-un.
Kritik Dino Patti ke Prabowo jelas tidak etis sbg mantan Wamenlu seolah dia paling mengerti soal politik luar negeri & minim substansi karena hanya fokus pada sisi beban APBN tanpa mendalami dampak positif jangka panjang dari kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo..
1. Kunjungan Presiden ke luar negeri merupakan cara paling efektif dan relatif murah untuk memperkenalkan Indonesia di kancah internasional. Setiap kunjungan kepala negara selalu mendapat liputan luas dari media lokal maupun internasional, sehingga citra dan peluang Indonesia tersebar lebih cepat dibandingkan kunjungan biasa
2. Indonesia sebagai negara kaya komoditas harus proaktif menawarkan sumber daya alamnya. Meskipun banyak negara membutuhkan komoditas kita, tanpa hubungan bilateral yang kuat dan kepercayaan yang terbangun, produk Indonesia akan sulit menembus pasar mereka.
3. Kunjungan Presiden telah melahirkan banyak kerja sama strategis di bidang energi, pangan, investasi, dan teknologi. Contoh nyata adalah kunjungan terakhir ke Prancis yang berhasil mendatangkan komitmen investasi senilai **Rp61,25 triliun**.
4. Pertemuan langsung antar kepala negara memiliki bobot dan hasil yang jauh berbeda dibandingkan pertemuan antar diplomat atau pejabat tingkat menengah. Banyak kesepakatan penting hanya bisa dicapai pada level ini.
Kunjungan kenegaraan bukan sekadar belanja negara, melainkan investasi diplomasi yang strategis dengan multiplier effect yang sangat besar bagi perekonomian dan posisi Indonesia di dunia.!!
Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Gerindra, Habiburokhman mengkritik balik terhadap mantan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Dino Patti Djalal yang mengkritisi soal perjalanan Presiden Prabowo Subianto ke luar Negeri. Menurutnya, sebagai orang yang pernah duduk sebagai pejabat pemerintah, Dino Patti Djalal seharusnya mengedepankan etika.
"Beliau itu kan walaupun cuma 3 bulan jadi Wamenlu, tetap kan mantan pejabat Kemenlu. Menurut saya, ada etika di kalangan orang yang pernah menjabat," kata Habiburokman di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2026).
"Artinya memberikan kesempatan kepada orang yang saat ini menjabat untuk bekerja, menghormati ya, orang yang saat ini menjabat untuk menjalankan tugasnya dengan baik, tanpa ya membuat apa namanya, komen atau kritik yang tidak pas," ujarnya.
#DinoPattiDjalal#Gerindra#Habiburokhman#PresidenPrabowo#Sindonews
Peran Teddy Indra Wijaya Tidak Sebanding dengan Dino Patti Djalal dalam soal Diplomasi Internasional. Teddy hanyalah ‘tentara lompatan’ yang memanfaatkan klientelisme dan patronase. Dan baru dikenal karena menggendong perempuan yang pingsan saat kampanye Prabowo di GBK.
Pak @dinopattidjalal tidak dikenal karena viral soal yang remeh-temeh seperti itu. Dia dikenal karena rekam jejak dan kemampuan intelektual. Saya sendiri mengetahui beliau dari Buku.
Saat saya mahasiswa, buku "SBY Harus Bisa!: Seni Memimpin Ala SBY" menjadi buku bacaan dalam kelompok diskusi kami. Dari buku itu pula saya mengetahui latar belakang pak Dino.
Dino Patti Jalal adalah keturunan Minang. Dan Saya kagum pada orang Minang, karena tokoh-tokoh besar dan sebagian besar pikiran Republik itu lahir dari ide orang-orang minang.
Ayahnya Hasjim Djalal adalah seorang diplomat dan Ahli hukum laut internasional. Dan Pak Dino mengikuti jejak ayahnya menjadi diplomat Indonesia.
Dan tidak hanya menjadi diplomat, dia juga menjadi Dubes RI untuk AS, Wakil Menteri Luar Negeri (yang ‘diejek’ Teddy hanya 3 bulan), dan menjadi Juru Bicara Presiden SBY.
Dan dia memiliki rekam jejak pendidikan yang mengagumkan. Memperoleh gelar di Universitas Carleton (BA) dan Universitas Simon Fraser (MA) Canada. Dan melanjutkan gelar PhD di London School of Economics and Political Science
Untuk bicara kelas dengan Teddy Indra Wijaya sungguh sangat jauh dalam urusan pergaulan internasional.
Teddy keliling Indonesia hanya ‘mendampingi Prabowo’ tidak punya peran diplomasi apa-apa. Dia hanya mengatur urusan yang bersifat pribadi.
Pak Dino mengerti tentang diplomasi, dan berpengalaman dalam meja perundingan. Teddy sekali lagi ada disamping Prabowo, tidak punya peran diplomasi selain duduk seperti ‘ibu negara’.
Dia diuntungkan oleh kedekatan, dengan lompatan karir yang prematur. Sesuatu yang sangat merusak sistem organisasi ketentaraan.
Apakah perusak sistem seperti itu layak memberi penilaian terhadap orang lain?
Teddy vs Dino gw anggap kayak liat komen maia vs dani komen di idol vs icon😂
Jaka kembung semua....Gak nyambung
Dino komen sambil bawa2 soal sahabat yg akan bilang kejujuran bukan menyetujui semua yg dilakukan (tapi kok pake video org lain sih parahnya lagi video tsb digunakan sebagai legitimasi menempatkan diri sebagai "sahabat" Presiden @prabowo hanya karena sudah diberi bintang Mahaputra)
Pd sekali dino mengkritik kebijakan kunjungan LN presiden seolah sedang ngajar seminar apa2 yang harus dilakukan presiden yg ujung2nya utk menekan biaya perjalanan luar negeri dgn hal2 yg masih bisa diperdebatkan.
Ambil contoh aja dino mengusulkan pake teknologi komunikasi ketimbang datang ke negara, memanfaatkan forum internasional pertemuan antar kepala negara sampe ngundang kepala negara ke Indonesia.
Sebagai pendukung presiden Prabowo, gw cuma mau komen dia kritik atau mau show off ke presiden utk attetion seeker 😂
Lupa kah dia (terkait dgn usulan dia ke pak prabowo) waktu dia menjabat jadi wamenlu yg kata si teddy hanya 3 bukan ya. Skandal tentang presiden SBY yg konon disadap komunikasinya oleh intelegen Australia. Harusnya dr sini tau kan kenapa presiden lebih pilih kunjungan LN pertemuan G to G
Balik lagi ke teddy, sebagai pendukung presiden mungkin sudah waktunya kasih kritik agar setiap tau posisi tupoksi jabatannya. Dino ini kritik presiden dan yg seharusnya punya wewenang utk menjawab ya BAKOM. Kemana fungsi badan ini kenapa diam aja seolah magabut ngang nging setiap ada yg hal yg membutuhkan komunikasi ke masyarakat agar tidak menjadi polemik.
Harusnya BAKOM yg menjelaskan fungsi dan manfaat kunjungan LN presiden.... Gak ada yg dilakukan BAKOM kemana pejabatnya.... 🤔
Ini seolah diam aja biar masyarakat apriori pada pemimpinnya (jd julid kan BAKOM ini diisi siapa😄)
Blunder teddy yg menjawab kritik dino ke presiden prabowo yg melebar seolah "menyerang" Prestasi juga gak banget deh justru yg dilakukan teddy ini akan membuat para perawat ddk semakin gencar menyerang presiden. Udhlah hrsnya dia kerja sesuai tupoksi nya sebagai setiap gak usah personal branding sendiri dgn mengambil alih fungsi BAKOM.
Ngapain juga bandingin anggaran presiden prabowo dgn presiden sebelum2nya sampe jumlah rombongan. Yg diliat masyarakat itu sejauh mana hasil capaian kerja. Bukan waktunya bandingin kinerja dgn presiden sebelumnya....
Ckckck gokil amat, Dino Patti Djalal sudah memakai bahasa yang santun, tapi respon piaraan @prabowo sungguh membagongkan.
Ada yang mengejek "Cuma menjabat 3 bulan" juga ada yang bilang tidak beretika.
Cuma segini kwalitas seorang anggota dewan yang bernama @habiburokhman
@Gerindra Apa yg dimaksud dgn kerjasama itu malah kita yg impor susu dan sapi? Lantas Investasinya mana? Jangan bilang investor pada ngantri yaa.. nanti kenyataannya zonk lagi.. ga usah membodohi rakyat skrng sdh pada pinter.. ga bakal milih parpol model begini lagi
Anggota DPR yang punya ijazah
SMA — 63 orang
D3 — 3 orang
S1 — 115 orang
S2 — 119 orang
S3 — 29 orang
NO IJAZAH — 211 orang
kenapa yang nggak ada ijazahnya bisa duduk di DPR, ikut bikin undang undang lagi
cc data: BPS/KPU 2024
@msaid_didu Seskab jalur karir kerekan mana ngerti soal anggaran dan lain-lainnya. Gayanya doank petentang petenteng kayak centeng agar bosnya ngga disentuh orang lain. Tapi soal keilmuan apalagi pengalaman sangat jauh dan bahkan sangat tidak layak
Tanpa MBG, siswa tetap bisa makan (di rumah ada emak, di sekolah ada kantin)
Tanpa KDMP, warga tetap bisa belanja (ada warung-warung)
Tapi tanpa MBG & KDMP, penguasa tidak bisa punya modal untuk diolah dalam PILPRES 2029
cc:threadlutfisarif
Breaking News
Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Djarot Saiful Hidayat ikut angkat bicara dan menyarankan penyelesaian perkara ini dengan menunjukkan ijazah asli Jokowi kepada publik atau masyarakat.
Djarot menilai, kasus tudingan ijazah palsu mantan Presiden Jokowi ini tak perlu diakhiri penuh drama di pengadilan.
Jokowi yang mau keliling Indonesia, PDIP yang sibuk klarifikasi sana-sini yang modelnya juga gitu-gitu aja. Kebencian berlebihan membuat langkah kita terlalu mudah ditebak dan menjauhkan kita dari belajar.