dddenta

460 posts

dddenta banner
dddenta

dddenta

@KuningBujang

warga kabupaten hobi gambar

Indonesia Bergabung Nisan 2020
109 Mengikuti46 Pengikut
mashen
mashen@cursskkied·
man to man spill jam tangan lo, buat rekomen
Indonesia
504
76
1.1K
125.9K
Menteri Pekerja RI
Menteri Pekerja RI@MenteriPekerja·
pick one, sepatu yg paling approved dipake nongkrong abis pulang kerja : 1. Vans 2. Adidas 3. Nike 4. Oncloud
Menteri Pekerja RI tweet mediaMenteri Pekerja RI tweet mediaMenteri Pekerja RI tweet mediaMenteri Pekerja RI tweet media
Indonesia
72
9
120
12.8K
dddenta me-retweet
Ibrahim Arief
Ibrahim Arief@ibamarief·
Ini Ibam, bicara sendiri agar Ririe terlindungi. Betul, ketika belum jadi tersangka, saya dapat ancaman: buat pernyataan "mengarah ke atas" kalau tidak kasusnya "akan diperluas". Saya tolak, ngga mau bohong & zalim. Tiga minggu kemudian, saya jadi tersangka. Saya tolak bukan untuk lindungi Nadiem, tapi karena memang ngga pernah ada arahan dari Nadiem ke saya agar pengadaannya jadi Chromebook semua. Seperti yang terungkap dari 22x sidang, tidak ada sama sekali arahan dari atas seperti itu. Saya hanya diminta memberi masukan netral dan objektif sebagai konsultan. Artinya, ketika menerima ancaman tersebut saya dihadapkan ke dua pilihan: Berbohong mengarang cerita menuduh orang lain untuk menyelamatkan diri sendiri. Atau, berpegang kepada integritas, kejujuran, dan kebenaran yang saya yakini, dan menolak untuk berbohong. Dengan shalat istikharah dan kesadaran penuh akan risikonya, saya memilih jalan yang kedua: kejujuran. Insya Allah selalu berpegang pada kejujuran akan berujung pada kebaikan untuk saya, Ririe, dan keluarga kecil kami. Kalau tidak di dunia, maka di akhirat kelak. Lalu jawabannya apa ketika saya menolak untuk berbohong? "Oke, kami perluas.” Saya tidak berdaya. Ya Allah, apa lagi yang bisa kami lakukan ketika dihadapkan pada pilihan seperti itu? Pegangan kami hanya prinsip integritas dan kejujuran. Ketika konsekuensinya beberapa minggu kemudian saya dinyatakan tersangka, kami hanya bisa memperbanyak istighfar dan ikhtiar. Kami jalani dan hormati proses hukum yang ada dengan tabah, kami berniat jelaskan di persidangan fakta-fakta yang membuat terang, kami masih percaya dengan hukum Indonesia. Mungkin ngga banyak yang tahu, tapi Ririe istri saya adalah seorang sarjana dan magister hukum. Di Belanda dulu kami banting tulang nabung dan berhemat banyak, supaya bisa bayar uang kuliah S2 Ririe. Dari Ririe, saya belajar banyak tentang hukum Indonesia, apa saja yang mungkin terjadi, dan bagaimana hukum kita tetap memungkinkan pembelaan yang efektif. Baik, mari berjuang di persidangan, luruskan seluruh tuduhan. Satu persatu fakta di persidangan muncul dengan terang benderang, satu persatu tuduhan bisa kami bantah. Sampai akhir rangkaian sidang, 57 orang saksi dihadirkan, tidak ada bukti saya menerima keuntungan dari perkara ini, tidak ada bukti masukan saya karena konflik kepentingan, tidak ada bukti saya mengarahkan. Yang terungkap malah saya sebagai konsultan sudah menyarankan Chromebook diuji dulu, pejabat menolak pengujian dan memutus Chromebook, nama saya dicatut di SK, masukan saya dipelintir. Kami merasa pembelaan hukum kami sudah maksimal, kebenaran sudah terungkap, tinggal menumpu harapan pada keadilan dan kebijaksanaan dari majelis hakim yang mulia, yang kami merasa sudah sangat objektif dan penuh kearifan sepanjang persidangan. Namun, ketika JPU menyebutkan tuntutan 15 tahun penjara, denda Rp1 miliar, uang pengganti Rp16,9 miliar subsider 7,5 tahun penjara tambahan... Ini titik kezaliman yang sangat terang benderang, tekanan kepentingan yang sangat kentara, saya memutuskan pembelaan saya tidak lagi bisa hanya di persidangan. Besok saya akan sidang pembelaan (pleidoi) dan kami bersurat kepada Presiden @prabowo Subianto serta @KomisiIII DPR, untuk memohon perlindungan hukum dari kriminalisasi, ketidakadilan, intimidasi, serta pengkambinghitaman yang sudah sekentara ini. Kami takut untuk bicara? Takut ada intimidasi lain? Itu risiko yang jelas, tapi kami tidak gentar. Tuntutan 22,5 tahun dan belasan miliar yang tidak mampu kami bayar mungkin dianggap akan membuat kami terdiam, tapi kami malah semakin berani untuk melawan kriminalisasi ini. Mohon bantuan, dukungan, dan perlindungannya dari masyarakat Indonesia, dari pekerja kreatif dan pekerja pengetahuan, serta dari semua yang ingin bantu negara atau takut dizalimi negara. Kami berjuang bukan untuk kami sendiri, tapi agar tidak ada lagi kriminalisasi dan ketakutan bagi mereka yang tulus mau bantu Indonesia. Kami masih percaya Indonesia bisa menjaga dan menghadirkan keadilan dalam kasus kami.
Ibrahim Arief tweet media
Tom Wright@TomWrightAsia

UPDATE: Ibrahim Arief (Ibam) — the tech consultant facing 15 years — just told a press conference he was coerced to turn on Nadiem but refused to do so. In 30 years, the playbook hasn’t changed. A deeply corrupt legal system used to intimidate and coerce ordinary Indonesians.

Indonesia
314
7.1K
10K
508K
dddenta
dddenta@KuningBujang·
efek gak ada warteg pekerja bule masak sendiri dijam istirahat
Indonesia
0
0
0
14
dddenta
dddenta@KuningBujang·
@cursskkied jam tempur udah dari awal kuliah sekitar 2019 sampai sekarang masih dipakai wkwk
dddenta tweet media
Indonesia
3
0
15
7.1K
dddenta
dddenta@KuningBujang·
@hanifproduktif brarti konten video bakal lebih oke pas fitur barunya udah roll our ke semua user ya?
Indonesia
0
0
0
145
Hanif | AI For Productivity
Hanif | AI For Productivity@hanifproduktif·
Buat yang ngonten video di X mending kalian cross post di IG deh karena lebih evergreen 2 bulan setelah posting masih terus dapet views (dari reels) Kalo ngonten di X baru 2 hari udah mati konten kita wkwk. Bener2 mati tenggelam di dasar lautan algo
Hanif | AI For Productivity tweet media
Indonesia
11
3
49
52.7K
dddenta
dddenta@KuningBujang·
@tuanpoetrih coba sering sering diisi pas malem kak
Indonesia
0
0
0
8
raa
raa@tuanpoetrih·
harus ngapain lagi ya biar saldo gemuk
Indonesia
170
51
303
8.7K
Hanif | AI For Productivity
Hanif | AI For Productivity@hanifproduktif·
Alright what's I should create next for Indonesian TV show adaptation?
English
4
0
1
1.2K
Eat Simple
Eat Simple@eatsimple_x·
Spill jajan masa SD mu guys 😝
Eat Simple tweet mediaEat Simple tweet media
Indonesia
74
23
218
12.9K
dddenta
dddenta@KuningBujang·
@xAvellesch sarapannya roti sama susu tapi ga dihabisin
Indonesia
0
0
0
14
xA
xA@xAvellesch·
ciri-ciri old money: rumahnya punya dua dapur: dapur kotor dan dapur bersih. apalagi ya?
Indonesia
264
36
1.2K
1.2M
dddenta
dddenta@KuningBujang·
@cursskkied emang ada yg pake jam di tangan kanan?
Indonesia
0
0
0
98
mashen
mashen@cursskkied·
kalian kalau pake jam tangan itu di kiri atau kanan
Indonesia
645
6
304
54.3K
dddenta
dddenta@KuningBujang·
@bardanslm sama teh panas tawar mantep nih
Indonesia
0
0
0
13
dddenta
dddenta@KuningBujang·
@adskals jujur nyebrang bgt ini 😂
Indonesia
1
0
1
12
ΛDI ✴️
ΛDI ✴️@adskals·
Menu makan siang hari ini fusion antara makanan Italy dan Indonesia 🇮🇹🇮🇩 Kamu makan siang pakai apa hari ini?
ΛDI ✴️ tweet media
Indonesia
67
3
68
1.5K
chatGPP
chatGPP@kayaknya_kenal·
kelakuan nakal kalian pas bocil yang paling kalian inget apa?
chatGPP tweet media
Indonesia
29
2
19
4.5K
dddenta
dddenta@KuningBujang·
@rfkzul ada yang inget ini?!
dddenta tweet media
Indonesia
0
0
0
15
Unknown
Unknown@rfkzul·
Film favorite kalian waktu kecil apa aja nih! Credit: Pinterest
Unknown tweet mediaUnknown tweet mediaUnknown tweet mediaUnknown tweet media
Indonesia
42
9
48
3.5K