txt keresahan WNI@KapudS640
Gara-gara cuma sendok sayur, aku jadi lihat sifat asli mertuaku.
👵 = Mertua
🧔 = Suami
🧕 = Aku
👵: "Nduk, kalau ambil kuah soto jangan pakai sendok yang itu. Itu khusus buat bakso. Pamali, nanti rezeki suamimu seret."
🧕: "Lho Ma, kan sama-sama sendok stainless. Lagian makanannya juga udah matang."
👵: "Kamu kok malah ngebantah orang tua? Mau bikin anak saya susah? Dulu mantannya Bram yang pintar itu selalu nurut sama saya."
Aku langsung diem, tapi kesel. Masa cuma gara-gara sendok malah bawa-bawa mantan?
Pas banget suamiku pulang.
🧔: "Lho, ada apa kok ribut?"
👵: "Nih istrimu nggak sopan. Mama cuma ngingetin baik-baik, malah ngebantah."
🧕: "Mas, aku nggak ngebantah. Mama yang tiba-tiba bawa nama mantan kamu cuma karena masalah sendok."
🧔: "Udahlah, itu ibuku. Kamu ngalah aja. Nggak usah dibales."
🧕: "Jadi kamu lebih percaya omongan orang lain daripada denger penjelasanku?"
🧔: "Pokoknya hormati ibu. Kalau nggak bisa, pulang aja ke rumah orang tuamu."
Aku cuma senyum.
🧕: "Oke, aku bisa pergi. Tapi kamu lupa satu hal."
🧔: "Apa lagi?"
🧕: "Rumah yang kita tempatin ini atas namaku. Belinya pakai uang warisan ayahku, dan sertifikatnya ada sama aku."
Langsung hening.
🧔: "Sayang... jangan bercanda."
🧕: "Aku nggak bercanda. Kalau menurut kalian aku yang salah, ya silakan kalian berdua cari tempat tinggal lain."
👵 cuma melongo. Nggak ada lagi yang ngomong soal pamali... apalagi soal sendok. 😶