bekaaaaaaaa.

7K posts

bekaaaaaaaa. banner
bekaaaaaaaa.

bekaaaaaaaa.

@biqmec

memento mori.

Bali Bergabung Eylül 2021
132 Mengikuti85 Pengikut
Si Paling Gen Z
Si Paling Gen Z@txtdarigenz97·
Fakta Menyedihkan Orang Dewasa 🧒 Budi - Kerja 9-5 (8 jam) - 2 jam perjalanan - Total waktu habis 10 jam - Gaji UMR = 5,7 juta (Jakarta) 🧔🏻 Bagas - Dikasih 1 Miliar dari orangtua - Disimpan di deposito return 6% - Bagas dapat uang 6 juta/bulan - Bahkan tanpa perlu kerja 8-10 jam Kadang yang bikin capek bukan kerjanya, tapi sadar kalau garis start tiap orang memang beda
Si Paling Gen Z tweet media
Indonesia
216
1.7K
9.4K
730.5K
bekaaaaaaaa.
bekaaaaaaaa.@biqmec·
Umur makin serius. Sepertinya aku sudah harus mulai mencoba mencintai kemeja dan polo shirt🙃
Indonesia
0
0
0
8
bekaaaaaaaa.
bekaaaaaaaa.@biqmec·
@andihiyat PC. Nguras gaji kerjaan 7 bulan yang ujung”nya cuma kepake buat entertainment sm bikin thesis (bisa di laptop)🙂‍↔️
Indonesia
0
0
0
12
andi
andi@andihiyat·
Apa barang paling mahal yang pernah lu beli pake duit sendiri?
Indonesia
1.1K
33
864
212.6K
Ssefnum
Ssefnum@munvess·
-rl kicau mania tuh arti lagu nya jorok ga sih liriknya?
Indonesia
617
49
2.8K
1.7M
SEMANGAT YA BUY
SEMANGAT YA BUY@semangatyabuy·
@idextratime kebayang gak sih, kalo strikernya duet cr7 dan haaland 😱😱😱
Indonesia
3
0
47
10.7K
Extra Time Indonesia
Extra Time Indonesia@idextratime·
🥉 Cesc Fàbregas - 18 Assist 🥈 Mesut Özil - 19 Assist 🥇 Thierry Henry - 20 Assist 🥇 Kevin De Bruyne - 20 Assist 👑 BRUNO FERNANDES - 21 ASSIST 🆕
Extra Time Indonesia tweet media
Română
130
750
4.7K
92.4K
Mbak kun
Mbak kun@empty__core·
Mbak kun tweet media
ZXX
598
265
1.5K
175.5K
bekaaaaaaaa. me-retweet
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, DPR baru saja mengusulkan sesuatu yang menurut gue paling sempurna menggambarkan betapa jauhnya jarak antara para wakil rakyat dengan kenyataan rakyat yang mereka wakili. Di tengah rupiah Rp17.700. Di tengah badai PHK yang mengintai. Di tengah guru honorer yang digaji Rp1,5 juta per bulan. Di tengah anggaran pendidikan yang dipotong 44% untuk MBG. Anggota DPR dari Fraksi Gerindra mengusulkan: Alokasi APBN 2027 untuk membangun 1.000 layar bioskop di desa. Gue perlu berhenti sejenak dan baca ulang itu: Seribu Layar Bioskop Di desa. Dari APBN. Dari uang pajak rakyat. Di 2027. Dan ini yang paling menggelikan: Alasannya mulia. Untuk mendukung rumah produksi kecil di daerah. Untuk menampilkan potensi dan budaya lokal. Untuk memberi akses sinema kepada rakyat desa. Tapi ada satu pertanyaan yang tidak pernah dijawab dalam rapat itu: Rakyat desa yang gajinya di bawah UMR dengan harga bahan pokok yang terus naik mau beli tiket bioskop pakai uang apa? Dan ini datanya yang harus dihadapkan langsung: 88% kepala rumah tangga Indonesia tidak punya pendidikan S1. IQ rata-rata Indonesia 78,9 hampir juru kunci dunia. Skor PISA Indonesia peringkat 69 dari 81 negara. 50% pegawai Indonesia pernah mengalami stunting waktu kecil yang artinya perkembangan otak mereka terganggu sejak masa paling kritis. Guru honorer yang seharusnya menjadi satu-satunya harapan untuk memutus rantai kebodohan struktural ini — digaji Rp1,5-2,8 juta per bulan. Di bawah UMP. Di bawah standar hidup layak. Dan anggaran pendidikan yang seharusnya mengurus semua ini dipotong 44% untuk program makan siang. Tapi DPR punya solusi: Bukan 1.000 sekolah baru di daerah terpencil yang belum punya akses pendidikan layak. Bukan rekrut 100.000 guru berkualitas dengan gaji Rp40 juta per bulan yang total biayanya hanya Rp50 triliun atau 7% dari anggaran pendidikan yang ada. Bukan perpustakaan desa. Bukan laboratorium sains. Bukan akses internet untuk sekolah-sekolah yang masih mengajar dengan papan tulis kapur. Tapi bioskop. Dan ini logika yang paling sederhana: Dr. Tirta sudah bilang: rakyat yang pintar adalah ancaman bagi penguasa yang tidak kompeten. Karena rakyat yang pintar akan mempertanyakan kebijakan yang tidak ada gunanya. Ahok sudah bilang: kebodohan struktural bukan kebetulan. Ini by design. Tidak ada pemerintah otoriter yang ingin punya warga yang benar-benar cerdas. Mahfud MD sudah bilang: demokrasi tidak akan berhasil sebelum pendapatan per kapita mencapai 5.500 dolar. Rakyat yang masih miskin dan tidak berpendidikan pasti menjual suaranya. Dan sekarang alih-alih memperbaiki pendidikan yang bisa mengubah semua itu DPR mengusulkan membangun bioskop. Rakyat yang tidak pintar tapi punya bioskop jauh lebih mudah dihibur. Jauh lebih mudah dialihkan perhatiannya. Jauh lebih mudah diberi sesuatu yang kelihatan seperti pemberian tanpa benar-benar mengubah kondisinya. Dan ini yang paling menohok: Orang desa yang gajinya Rp2-3 juta per bulan yang harga kedelai dan telurnya sudah naik karena rupiah melemah yang anaknya sekolah dengan guru yang mau resign karena gajinya tidak cukup untuk makan Tidak butuh bioskop. Mereka butuh guru yang digaji layak supaya anaknya tidak tumbuh dengan IQ 78. Mereka butuh sekolah yang layak supaya anaknya bisa bersaing. Mereka butuh sistem pendidikan yang mengajarkan berpikir kritis bukan menghafal untuk ujian. Karena bioskop tidak mengubah nasib. Bioskop hanya menghibur orang yang nasibnya tidak berubah. Dan angkanya bicara sendiri: 1.000 layar bioskop dengan asumsi biaya pembangunan, peralatan, dan operasional bisa menghabiskan ratusan miliar bahkan triliunan rupiah dari APBN. Uang yang sama bisa dipakai untuk: menggaji 25.000 guru berkualitas selama satu tahun penuh. Atau membangun ratusan perpustakaan desa dengan koleksi buku yang memadai. Atau memberikan beasiswa bagi ribuan anak desa yang putus sekolah karena tidak mampu. Tapi yang diusulkan adalah bioskop. DPR bukan Dewan Perwakilan Rakyat. DPR adalah Dewan Penghibur Rakyat. Rakyat tidak dirancang untuk pintar karena rakyat yang pintar tidak bisa dihibur dengan bioskop. Rakyat yang pintar akan tanya: kenapa anggaran pendidikan dipotong tapi ada uang untuk bioskop desa? Kenapa guru digaji Rp1,5 juta tapi ada dana untuk layar sinema? Kenapa stunting masih 21% tapi kita bahas distribusi film nasional? Dan pertanyaan-pertanyaan itu jauh lebih berbahaya bagi mereka yang duduk di kursi DPR daripada rakyat yang diam di depan layar bioskop desa sambil lupa bahwa hidupnya tidak berubah.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
879
7.7K
14.8K
647.7K
bekaaaaaaaa. me-retweet
Sumatera Adil & Federal
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera·
Apakah Kalimantan akan kembali disiram pertumpahan darah? 💔 Kalian yang mengaku peduli pada Indonesia, harus juga peduli pada rakyat Kalimantan. Ini bukan lagi masalah sepele. Ini sudah berada di titik tragis. Jika 9 sertifikat tanah tersebut tidak dikembalikan, bukan tidak mungkin Kalimantan akan kembali berlumuran darah, seperti ancaman yang di ucapkan petrus Sabang Merah ini.
Indonesia
134
809
2.3K
129K
bekaaaaaaaa. me-retweet
United Focus Indonesia
United Focus Indonesia@utdfocusid·
Arsenal juara, ternyata timeline tidak semeledak itu 🤣🤣
Indonesia
674
403
5.4K
326K
folkative
folkative@insidefolkative·
Pak Purbaya yakin 6 bulan lagi orang susah akan semakin berkurang.
folkative tweet media
Indonesia
1.7K
243
3.1K
1.4M
Putra
Putra@Putra_Natic·
@giaalandra ronaldo, karena hasil dari kerja keras dan konsistensi..tapi kalo parameternya piala , yah pasti banyakan messi..karena lingkungannya kan beda..objektif aja..
Indonesia
10
0
1
205
bekaaaaaaaa. me-retweet
RisangP
RisangP@rsngprad·
Ingat 98? Rupiah melemah Arsenal juara EPL Lalu apa yang terjadi di 99? KING EMYU TREBLE Kalian tau apa yang akan terjadi tahun depan 🔥
Indonesia
278
1.6K
6.9K
200.3K
MANTO
MANTO@KangManto123·
WKWKWK, IYA DEH BANGG...
MANTO tweet media
Indonesia
1.2K
523
3K
1.7M
tempo.co
tempo.co@tempodotco·
Prabowo Mau Indonesia Produksi Mobil Hingga Ponsel Sendiri
tempo.co tweet mediatempo.co tweet media
Indonesia
2.8K
788
11K
2.1M