hidayat syah

22.1K posts

hidayat syah banner
hidayat syah

hidayat syah

@perduto_boy

ride with pride

Bergabung Haziran 2010
520 Mengikuti294 Pengikut
Tweet Disematkan
hidayat syah
hidayat syah@perduto_boy·
Bikin list jajanan ah.. 😁
Indonesia
25
0
2
0
hidayat syah me-retweet
Pham Quang Vinh
Pham Quang Vinh@vinhlhq2015·
US seeks blanket overflight access via Indonesia: Classified US document. Indonesian Defense Minister is to visit US on 15 April, where he is expected to sign the deal, formalising the mechanism, as was endorsed during Pres Prabowo’s US visit Feb. 2026. sundayguardianlive.com/world/us-seeks…
English
102
427
701
147.7K
hidayat syah me-retweet
Piotr Jakubowski
Piotr Jakubowski@piotrj·
Yes bener, jaringannya lebih kecil. Setelah 6 tahun membangun jaringan sensor kualitas udara Nafas, kami harus mengambil keputusan yang sangat berat. Kami harus mengecilkan jaringan kami. Bukan karena datanya tidak penting. Tapi karena pendanaan untuk jaringan ini tidak cukup. Kami sudah berusaha keras. Cari funding, cari sponsor, cari cara supaya jaringan ini bisa terus jalan. Tapi kenyataannya, membangun infrastruktur publik seperti ini butuh dukungan yang jauh lebih besar dari yang bisa kami tanggung sendiri. Karena itu, kami mengubah jaringan sensor Nafas menjadi sebuah Yayasan - @yayasannafas . Artinya jaringan ini sekarang milik publik. Dan kalian bisa ikut menjaganya. Ada 3 cara kalian bisa bantu: 1. Donasi langsung lewat Kitabisa (link di tweet berikutnya) 2. Sponsori satu sensor. Bisa patungan bareng komunitas kalian. 3. Ajak perusahaan kalian untuk sponsori kampanye kualitas udara. Kalau kalian tertarik sponsori sensor atau kampanye, DM saya langsung - bisa disetup untuk sensor2 tertentu. Kami sudah kasih yang terbaik selama 6 tahun ini. Sekarang kami butuh bantuan keluarga digital kami. Kalau kalian nggak bisa donasi, bantu share ke orang yang mungkin bisa. Itu sudah sangat berarti. 🙏
Eros 🍰@_erosuke

Kok banyak yg ilang? Itu Cilandak sampe tembus 300, trus siangnya ga ilang titiknya cc: @piotrj

Indonesia
96
6.1K
13.4K
845.7K
hidayat syah me-retweet
Project Multatuli
Project Multatuli@projectm_org·
Fandi, seorang ABK muda, lulusan pelayaran, anak sulung dari keluarga nelayan. Nirwana tidak percaya anaknya dituntut hukuman mati, tanpa pertimbangan meringankan sedikit pun. Hatinya hancur. projectmultatuli.org/hukum-indonesi… 🎥: Hallopostcom
Project Multatuli@projectm_org

“Hukum tumpul! Hukum Indonesia tak adil,” kata Fandi sebelum dibawa kembali ke tahanan. Tangis Nirwana pecah di ruang sidang ketika jaksa menuntut anaknya, Fandi Ramadhan (26), dengan pidana mati dalam kasus penyelundupan hampir 2 ton sabu. #ABK #Batam projectmultatuli.org/hukum-indonesi…

Indonesia
9
443
756
51K
hidayat syah me-retweet
Yuddy Chrisnandi
Yuddy Chrisnandi@yuddychrisnandi·
Saya belum membaca atau mendengar Pemerintah RI - Kemenlu secara resmi menyampaikan pernyataan Duka cita atas tewasnya pemimpin Iran Ali Khamenei oleh serangan Amerika Serikat. Sebagai rakyat, kami menyampaikan duka cita dan kesedihan kepada Bangsa dan Rakyat Iran.🙏🙏🙏
Indonesia
208
3.7K
12.2K
123.8K
saleh husein
saleh husein@aleantipony·
Jam-jam segini biasanya mulai muncul konten masak dan jual makanan nih, tiati pesen makanan laper mata ye genk..selamat puasa!🤭
Indonesia
3
0
3
564
hidayat syah me-retweet
Reza Sudrajat
Reza Sudrajat@penduduk_lokal_·
@kompascom Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, saya akan melanjutkan gugatan perkara ini apapun hasilnya Mohon dukungan & doa dari semuanya, demi Pendidikan kita. Panjang umur Pekerja Pendidikan 🙏
Indonesia
1.5K
21K
49.1K
1.6M
hidayat syah
hidayat syah@perduto_boy·
Fakin yu-es-e
English
0
0
0
143
hidayat syah me-retweet
hidayat syah me-retweet
ꦩꦸꦂꦠꦝ
ꦩꦸꦂꦠꦝ@MurtadhaOne1·
Seorang jurnalis Kompas TV, Davi Abdullah, mengaku mengalami intimidasi dan pemaksaan penghapusan karya jurnalistik oleh sejumlah anggota TNI saat meliput di Posko Terpadu Penanganan Bencana Alam Aceh di Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM), kamis (11/12/25). Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.05 WIB ketika Davi tiba di posko bersama reporter Kompas TV, Mutia. Saat itu, ia sedang menyiapkan kebutuhan siaran langsung dan mengambil gambar untuk keperluan insert live. Menurut penuturan Davi, ia melihat sekelompok warga negara asing (WNA) turun dari sebuah mobil Innova dengan membawa koper. Mereka mengenakan pakaian berlogo Malaysia dan tampak berasal dari etnis Tionghoa dan India. Davi kemudian mendekat untuk merekam aktivitas tersebut. Tak lama berselang, sejumlah anggota TNI dan seseorang yang mengaku intelijen menghampiri para WNA, meminta menunjukkan dokumen perjalanan. Dalam rombongan itu, terdapat tiga orang yang mengaku sebagai staf khusus Gubernur Aceh. Mereka menjelaskan bahwa WNA tersebut hendak menuju Aceh Tamiang bersama rombongan gubernur untuk menyalurkan bantuan. Namun perdebatan terjadi, hingga kemudian seorang anggota TNI lain bernama Fransisco, yang menurut Davi dikenal sebagai Aster Kodam Iskandar Muda, memerintahkan agar para WNA dan staf khusus meninggalkan area posko. Seluruh proses itu direkam oleh Davi menggunakan telepon genggam. Setelah mengetahui bahwa Davi merekam peristiwa tersebut, seorang anggota TNI AU mendatanginya dan meminta seluruh rekaman dihapus. Davi menolak dan mencoba menjelaskan tugasnya sebagai jurnalis. Beberapa anggota TNI lainnya kemudian ikut mendekat. Salah satunya memotret Davi serta ID Card persnya, sementara yang lain membentaknya. Davi tetap menolak menghapus rekaman dan menegaskan bahwa materi itu tidak akan ditayangkan dan hanya dijadikan dokumentasi pribadi bila suatu saat diperlukan. Ketika sedang berkoordinasi dengan rekan-rekan Kompas TV lainnya, Nova dan Riska, mengenai rencana siaran langsung, Fransisco kembali mendatangi Davi. Sekitar pukul 10.29 WIB, Fransisco disebut mengancam akan memecahkan telepon genggam milik Davi apabila rekaman tidak dihapus. Dalam tekanan tersebut, ponsel Davi kemudian diambil dan diserahkan kepada seorang anggota TNI AU untuk menghapus dua file rekaman berdurasi sekitar empat menit. “Setelah memastikan dua file itu terhapus, ponsel saya ditunjukkan kepada Fransisco. Ia kembali mengecek lalu menyerahkannya kepada saya sambil mengeluarkan ancaman,” kata Davi. Peristiwa tersebut disaksikan oleh tiga jurnalis lain dari Kompas TV yang berada di lokasi. Raja Umar, Jurnalis lain TV lainnya yang bertugas di Aceh, mengingatkan rekan-rekan jurnalis agar lebih berhati-hati saat meliput di wilayah bencana. Ia menilai insiden ini menunjukkan masih adanya potensi pembungkaman terhadap kerja-kerja jurnalistik di lapangan. “Jurnalis rawan dibungkam saat meliput penanganan bencana banjir. Ada sesuatu yang tidak beres dalam penanganan isu bencana banjir bandang dan longsor di Aceh,” ujarnya. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak TNI mengenai peristiwa dugaan intimidasi tersebut. Media ini membuka lebar hak jawab atau klarifikasi bagi siapapun atau pihak manapun, untuk keberimbangan informasi publik ditengah penanganan bencana banjir bandang dan longsor yang berdampak melumpuhkan ekonomi warga, dan masih banyak daerah terisolasi di sejumlah daerah di Aceh.
Indonesia
22
130
312
20.1K
hidayat syah
hidayat syah@perduto_boy·
Ada jg nih buku.. 👍
hidayat syah tweet media
Indonesia
0
0
0
80
hidayat syah
hidayat syah@perduto_boy·
ujannya ngamuk abis ditahan kmrn ama blekping
Indonesia
0
0
0
109
hidayat syah
hidayat syah@perduto_boy·
Geregetan bener ini Abadi nan Jaya.. 🤣🤣🤣🤣
Indonesia
0
0
0
169
hidayat syah
hidayat syah@perduto_boy·
Tron 2 cukup ok lah buat ditonton.. walau gak sebagus yg pertama..
Indonesia
0
0
0
154
hidayat syah
hidayat syah@perduto_boy·
Mengikis kenangan 😣
Indonesia
0
0
0
225
hidayat syah
hidayat syah@perduto_boy·
Nikmat bgt ya allah bs makan..
hidayat syah tweet media
Indonesia
0
0
0
191
hidayat syah
hidayat syah@perduto_boy·
Mau pertamax atau pertamax turbo busi aing ttp tutung.. Pake shell atau BP aman2 aja.. #bahlul bgt emang dah...
Indonesia
0
0
0
121
hidayat syah me-retweet
Project Multatuli
Project Multatuli@projectm_org·
Pada 15 September 2025, alat berat milik PT Murni Nusantara menyerobot masuk membongkar wilayah adat Suku Yei, di Merauke, Papua. Masyarakat adat Suku Yei selama ini selalu menolak kehadiran perusahaan tebu, PT Murni Nusantara Mandiri. Menegaskan bahwa wilayah ini milik Suku Yei, dan bukan tanah kosong. 🎥: Pusaka Bentala Rakyat #SolidaritasMerauke #TolakPSNMerauke #PapuaBukanTanahKosong #SaveWilayahAdatYei
Indonesia
22
955
1.1K
146.5K
hidayat syah
hidayat syah@perduto_boy·
Bahlullll banget..
Indonesia
0
0
0
42