Randy Ardhani

59.1K posts

Randy Ardhani banner
Randy Ardhani

Randy Ardhani

@randyardhani

(don't) trust me, i am (not) engineer

Bergabung Haziran 2009
139 Mengikuti312 Pengikut
Randy Ardhani me-retweet
ajiarchive.psd
ajiarchive.psd@sukaberbicara·
pertamax naik, pake sepatu roda aja. #artwork
ajiarchive.psd tweet media
Indonesia
129
6.9K
14.5K
198.8K
Randy Ardhani me-retweet
Kukuh Adi D.
Kukuh Adi D.@kukuhya·
Akhirnya naiik jugaa. Dari kemarin kita semua udah ngeluh terus kalo ini bensin terlalu murah dengan UMR kita yang gede banget ini. Tiap bulan selalu bingung ngabisin gaji itu gimana caranya. Eh langsung dijawab. Terima kasih selalu memberikan solusi buat kita semua 😻😻😻😇
Kompas.com@kompascom

PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga BBM non subsidi untuk Pertamax dan Pertamax Green per Rabu (10/6/2026). Jika sebelumnya harga Pertamax (RON 92) Rp 12.300, kini naik menjadi Rp 16.250 per liter. Sementara itu, Pertamax Green (RON 95) naik menjadi Rp 17.000 per liter, dari sebelumnya Rp 12.900 per liter. Baca di: money.kompas.com/read/2026/06/1…

Indonesia
103
238
655
29.6K
Randy Ardhani me-retweet
Dosen Pembimbing
Dosen Pembimbing@Dospemz·
Kalau menelusuri postingan Prabowo, sinyalnya sebenarnya sudah jelas: subsidi energi, mulai dari BBM, listrik PLN sampai LPG, memang mau dicabut atau dialihkan. Jadi kenaikan hari ini bukan kejutan, tapi tanda awal bahwa subsidi energi mulai dilepas pelan-pelan. Makanya, lain kali kalau milih pemimpin jangan nilai dari jogetnya, tapi baca arah kebijakannya, paham?
Prabowo Subianto@prabowo

Bung @Edgar1107, sudah waktunya kita cabut subsidi energi. Kita gunakan Rp. 300 triliun untuk infrastruktur dan wujudkan kemandirian energi.

Indonesia
27
209
471
23K
Randy Ardhani me-retweet
Kementerian Kegelapan
Kementerian Kegelapan@kemgelapan·
Brief dari kakak pembina sudah siap loh ya 😹
Kementerian Kegelapan tweet media
Indonesia
71
968
3.7K
48.9K
Randy Ardhani me-retweet
Extra Time Indonesia
Extra Time Indonesia@idextratime·
🇲🇾 Rata-rata gaji di Malaysia: Rp12-14 Juta Harga Bensin RON 95: - Subsidi: Rp8.790/liter - Retail: Rp17.315/liter 🇮🇩 Rata-rata gaji di Indonesia: Rp4-6 Juta Harga Bensin RON 92: Rp16.250/liter
Indonesia
393
2K
7.3K
147.7K
Randy Ardhani me-retweet
Kementerian Meme
Kementerian Meme@kementerianmeme·
Nah, buat kaum mendang mending gini gambaran perbandingan harga ketika isi BBM kendaraan : Sebelumnya > Pertalite Rp 10000 > Pertamax Rp 12300 Buat ngisi full motor matic kecil 4L > Pertalite Rp 40000 > Pertamax Rp 49200 > bedanya cuma 9ribu Buat ngisi full mobil biasa 45 L > Pertalite Rp 450000 > Pertamax Rp 553500 > bedanya 103ribu Sekarang dengan harga baru Pertamax 16500 > ngisi full motor matic bedanya bisa 25ribu > ngisi full mobil bedanya bisa 290ribu??? Buset, ini buat kendaraan-kendaraan kecil lho. Bayangin kendaraan lebih gede?
Hanif | AI For Productivity@hanifproduktif

Gue heran deh kok masih aja ada orang yang bilang “Pertamax naik ga masalah, kan yang pake juga orang2 mampu” Entah mereka buzzer atau emang tolol alami. Yang jadi masalah itu EFEK DOMINO-nya, bukan cuma perkara harga naik 3ribu. Ini efek domino yang akan terjadi dari kenaikan per hari ini: 1. Migrasi massal ke BBM lebih murah.
Harga Pertamax naik → orang yang biasa pakai yang “premium” (kelas menengah atas) langsung switch ke Pertalite yang lebih murah. Hasilnya: permintaan Pertalite meledak. Padahal Pertalite kan kuotanya terbatas (subsidi), jadi stok di SPBU cepet habis. 2. Pertalite langka + antrean panjang. Antre Pertalite di SPBU jadi tambah rame. Yang gak mau antri berjam-jam atau gak kebagian akhirnya terpaksa isi Pertamax (yang lebih mahal). 3. Biaya logistik & transportasi naik
Truk, angkot, ojek online, pengiriman barang semua naik ongkosnya (meski mereka pakai solar/ Pertalite, tapi efek rantai supply-nya ikut naik karena driver dan perusahaan logistik juga kena imbas). Akhirnya harga barang di pasar naik semua. 4. Inflasi & harga sembako naik
Efek dari nomor 3: dari meja makan sampai warung kecil. Harga beras, sayur, mie instan, bahkan jasa ojek naik. UMKM yang paling kena getahnya. Modal produksi naik, daya beli masyarakat turun, penjualan melambat. 5. Black market & penyelundupan
Pertalite yang langka sering muncul di pedagang eceran dengan harga lebih mahal (kadang sama mahalnya Pertamax). Subsidi yang seharusnya buat rakyat kecil malah bocor. 6. Beban subsidi pemerintah membengkak. Demand Pertalite naik drastis → pemerintah/Pertamina harus nambah pasokan subsidi. Kalau gak diatur, APBN makin tekor, bisa-bisa akhirnya Pertalite juga naik atau dibatasi lebih ketat (misalnya pakai MyPertamina, plat nomor ganjil-genap, dll). 7. Efek jangka panjang ke ekonomi & masyarakat - Driver ojol & angkot kurangi shift → pendapatan turun. - Petani & nelayan (yang pakai solar/Pertalite) ongkos produksi naik → harga pangan naik lagi. - Inflasi umum naik → Bank Indonesia mungkin naikin suku bunga → pinjaman mahal → investasi melambat. Intinya, yang tadinya “cuma naik buat orang berduit” malah bikin semua orang kena getahnya lewat rantai yang panjang.

Indonesia
39
240
973
116.9K
Randy Ardhani me-retweet
TXT DARI JAKARTA
TXT DARI JAKARTA@txtdrjkt·
dear warga:
TXT DARI JAKARTA tweet media
English
268
2.9K
7.4K
122.7K
Randy Ardhani me-retweet
The Reds Indonesia
The Reds Indonesia@The_RedsIndo·
Makan noh MBG MBG bolu ketan, di TikTok bahkan percaya orang ini bisa kerja bener cuma karena jadi lebih asyik, cuma karena berdamai dan bisa diledek dengan lagu MBG. Makan itu semua voters 02 bajingan kalian.
The Reds Indonesia tweet media
Indonesia
226
2.5K
6.1K
106K
Randy Ardhani me-retweet
Abul Muzaffar
Abul Muzaffar@abulmuzaffar10·
Gini yaa GA MASALAH HARGA BBM 20 RIBU Asalkan: - UMR di Indo minimal 10 juta - Penghasilan rata-rata rakyat Indo 20 juta - Transportasi publik ada di semua kota besar, banyak, terintegrasi dan murah. - Daerah hunian dekat ke pusat bisnis dan perkantoran Lah sekarang - UMR kota paling kaya aja 5-6 juta - Rata rata penghasilan rakyat Indo 2-3 juta - Transportasi publik yang lengkap di Jakarta, kota-kota lain bapuk - Jarak rumah ke kantor 30-40 km di Jakarta Malah ada yang kantor di Sudirman, rumah di Cisarua. Mantap ga tuh Bakal habis berapa bensinnya per hari? Source Gambar: Republika
Abul Muzaffar tweet media
Abul Muzaffar@abulmuzaffar10

Wah bangke..Pertamax harganya dinaiki diam2 pas malam2.. Dari 12.300 jadi 16.250! Mana naiknya signifikan lagi! 30% cuy! Pantes gw berapa hari ini nyari bensin di BP kosong mulu.. Ini sebenarnya dinaikkan karena harga minyak sudah tinggi dari sononya. Cuman kalau pertamax sudah semahal ini. Khawatirnya orang2 bakal beralih ke Pertalite. Terutama kelas menengah tanggung. Antrian buat beli pertalite bakal membludak ini guys.. Dan lagi lagi..subsidi APBN ke pertalite bakal membengkak. Ada yang baru kebangun terus baca berita ini?

Indonesia
109
2.4K
6K
203K
Randy Ardhani me-retweet
Bambang
Bambang@sibambaang·
Kenapa Pertalite ditahan mati-matian harganya padahal BBM yang lain naik gila-gilaan? Karena kalau Pertalite naik, chaos 98 pasti akan terjadi. Yang akan meletuskan bubble kemuakan masyarakat hanyalah Pertalite. Karena harga Pertalite lah yang akan dirasakan secara langsung dan merata oleh semua kalangan. Bahkan pendukung 02 sekalipun. Masyarakat belum terlalu ngeh dengan kenaikan suku bunga. Orang kaya senang karena SBN mereka cuan. Warga menengah mengeluh karena KPR mereka makin berat. Warga bawah gak merasakannya langsung. IHSG dan Rupiah juga begitu. Belum merata dan efeknya belum langsung. Tapi kalau Pertalite berubah, tamatlah sudah alkisah wowo dan bolu ketan.
Extra Time Indonesia@idextratime

✅ RESMI : Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga jual BBM non subsidi untuk produk Pertamax dan Pertamax Green per 10 Juni. • Pertamax (RON 92) Rp.12.300/liter ➡️ Rp.16.250/liter Pertamax Green 95 (RON 95) Rp. 12.900/liter ➡️ Rp.17.000/liter Pertamax Turbo (RON 98): Rp.20.750/liter (tetap) Dexlite (CN 51) Rp.23.000/liter (tetap) Pertamina Dex (CN 53) Rp24.800/liter (tetap)

Indonesia
172
1.7K
5.8K
363.9K
Randy Ardhani me-retweet
Randy Ardhani me-retweet
ndaa 𐙚
ndaa 𐙚@bbarbieie·
kayaknya gue paham kenapa RUU polri disah kan duluan daripada penyampaian harga pertamax naik, karena pemerintah tau kalo dollar naik masyarakat masih bisa diem. tapi kalo nyampe bensin yg naik, seluruh warga indo ga mungkin diam. demo besar besaran? bisa jadi iya tujuan RUU di sah kan untuk perluasan wewenang salah satunya di lingkup siber. perluasan wewenang tanpa kontrol ketat sangat membahayakan demokrasi. ujung ujungnya apa, bisa aja kalo besok lu koar koar di medsos menyampaikan aspirasi dan aksi, besoknya ada yg ngechat karna lu di anggap menyebarkan kebencian. RIP KEADILAN
Kompas.com@kompascom

PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga BBM non subsidi untuk Pertamax dan Pertamax Green per Rabu (10/6/2026). Jika sebelumnya harga Pertamax (RON 92) Rp 12.300, kini naik menjadi Rp 16.250 per liter. Sementara itu, Pertamax Green (RON 95) naik menjadi Rp 17.000 per liter, dari sebelumnya Rp 12.900 per liter. Baca di: money.kompas.com/read/2026/06/1…

Indonesia
69
5.4K
12.9K
298.6K
Randy Ardhani me-retweet
manggitgaris | Your Technical Analyst
Makanya kalo minyak dunia naik itu langsung tanggap bikin perubahan harga. Bukannya main sok jadi pahlawan ngerasa negara paling kuat yang ga kena dampaknya. Jadinya kan sekarang kek negara bego, orang trend minyak dunia udah mulai turun malah harga bbmnya baru naik. Mereka menertawakanmu Bahlil, bukan tertawa bersamamu!!
Lambe Resing@LambeResing

RESMI: PERTAMAX NAIK JADI Rp16.250 PER LITER! Per 10 Juni 2026, Pertamina melakukan penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green: - Pertamax: Rp12.300 ➡️ Rp16.250 (naik Rp3.950 per liter) - Pertamax Green: Rp12.900 ➡️ Rp17.000 (naik Rp4.100 per liter) Adapun harga Pertamax Turbo, Pertamina Dex, DexLite, dan Pertalite tidak mengalami perubahan. WOW WOW WOW JUST WOW 😱

Indonesia
27
1.5K
4.5K
193.7K
Randy Ardhani me-retweet
Juventini Indonesia
Juventini Indonesia@JCIndonesia·
Efek domino MBG. Dulu ada yang bilang ini program sepele karena cuma ngasih makan. Biayanya terlalu gede, programnya tidak tepat sasaran, banyak masalahnya dari hulu ke hilir. Sekarang efeknya, pagi ini dapat kabar BPJS tekor Rp 2 Triliun Tiap Bulan, BPJS Kesehatan Terancam Gagal Bayar Tahun Depan. Hari ini pula, dihantam realita BBM naik. Pertamax 92 naik, Pertalite 90 tidak naik, tapi pejabat mana yang dapat menjamin harga kebutuhan pokok gak ikutan naik setelah ini? Kita cuma bisa mengeluh seraya berkata, "BAJINGAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAN"
Juventini Indonesia tweet media
Indonesia
12
13
28
3.1K
Randy Ardhani me-retweet
Dosen Pembimbing
Dosen Pembimbing@Dospemz·
Tahu kah kamu? Dengan cukup memangkas MBG Rp36-40 triliun saja, pemerintah sebenarnya tidak perlu menaikkan BBM. Tapi pemerintah lebih memilih menaikkan Pertamax Rp3.950 dan Pertamax Green Rp4.100 per liter, yang efek dominonya jauh lebih luas ke seluruh masyarakat. Padahal keduanya sama-sama bisa hemat Rp36,3 triliun di APBN. Naik BBM = menekan daya beli kelas menengah, memicu kenaikan harga barang, memicu inflasi. Pangkas MBG = memengaruhi kelompok rente, mengurangi dana bancakan. Ada cara yang jauh lebih ringan buat hemat, tapi kenapa malah pilih yang membebani rakyat? Why?
Kompas.com@kompascom

PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga BBM non subsidi untuk Pertamax dan Pertamax Green per Rabu (10/6/2026). Jika sebelumnya harga Pertamax (RON 92) Rp 12.300, kini naik menjadi Rp 16.250 per liter. Sementara itu, Pertamax Green (RON 95) naik menjadi Rp 17.000 per liter, dari sebelumnya Rp 12.900 per liter. Baca di: money.kompas.com/read/2026/06/1…

Indonesia
126
2K
3K
133.2K
Randy Ardhani me-retweet
Kr
Kr@karirfess·
"Pertamax naik ga ngaruh juga kali.. kehidupan kita, orang itu BBM nya orang kaya" Teruntuk kamu yg punya opini seperti ini, silakan baca sampai habis ya. ✅ Efek Kenaikan Harga Pertamax Jadi Rp16.250 per Liter ke Seluruh Lapisan Masyarakat Harga Pertamax (RON 92) naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter mulai 10 Juni 2026 (kenaikan ±Rp3.950 atau sekitar 32%). Ini BBM non-subsidi yang biasa dipakai kendaraan menengah ke atas (mobil keluarga, motor injeksi modern, dll). Berikut simulasi dampaknya secara bertahap dan mendalam. 1. Dampak Langsung (Hari 1–7) - Pemilik Kendaraan Pribadi (Mobil & Motor yang Pakai Pertamax): Biaya operasional naik signifikan. Contoh: Mobil yang habis 10 liter/hari (commuter Jakarta) → tambahan ±Rp39.500/hari atau Rp1,1 juta/bulan. Motor yang pakai Pertamax (beberapa matic premium) juga terasa. Kalangan menengah atas (golongan ini paling banyak pakai) langsung merasakan “dompet lebih tipis”. - Ojek Online & Transportasi Online: Banyak driver yang pakai Pertamax untuk kendaraan lebih irit dan bersih. Mereka harus naikkan order minimum atau kurangi jam operasional. Penumpang akhirnya bayar lebih mahal (jika tarif disesuaikan). 2. Dampak ke Transportasi & Logistik (Minggu 1–4) - Tarif angkutan umum, travel, truk logistik, dan ojol cenderung naik bertahap (meski Pertalite & Solar subsidi belum naik). - Biaya distribusi barang naik → harga sembako, makanan, dan barang konsumsi di pasar tradisional/modern mulai merayap naik. - Contoh: Sayur-mayur dari pasar induk ke retail → ongkos angkut naik → harga eceran naik 5-15% dalam 1-2 bulan. 3. Dampak ke Lapisan Masyarakat Lapisan Bawah (Miskin & Rentan)✅ Meski tidak langsung pakai Pertamax, efek rantai pasok membuat harga kebutuhan pokok naik. Daya beli turun, pengeluaran untuk makan & transportasi harian membengkak. Banyak yang beralih ke Pertalite (bisa picu antrean & kelangkaan jika permintaan melonjak). Risiko inflasi menekan kelompok ini paling keras. Lapisan Menengah Bawah (Pekerja Harian, UMKM, Karyawan Swasta)✅ - UMKM & pedagang kecil: Biaya kirim barang & operasional naik → margin keuntungan tipis atau naikkan harga jual. - Karyawan yang commuting pakai mobil/motor: Harus potong pengeluaran lain (hiburan, tabungan, pendidikan anak). - Banyak yang pindah ke transportasi umum atau kerja dari rumah (jika memungkinkan). Lapisan Menengah Atas & Profesional✅ - Paling terdampak langsung karena konsumsi Pertamax tinggi (mobil pribadi, keluarga). - Bisa mengurangi perjalanan non-esensial, liburan, atau belanja impulsif. - Tapi mereka lebih resilient (bisa pakai kartu kredit, tabungan, atau investasi untuk buffer). Lapisan Atas / Bisnis Besar✅ - Perusahaan logistik & manufaktur yang pakai campuran BBM: Biaya produksi naik. - Bisa menaikkan harga produk atau efisiensi (PHK ringan atau kurangi shift). - Investor asing & pasar saham mungkin bereaksi negatif jangka pendek (IHSG fluktuatif).
Kr tweet media
Indonesia
69
2.3K
3K
96.4K