M. Chatib Basri

17.6K posts

M. Chatib Basri

M. Chatib Basri

@ChatibBasri

Former Minister of Finance Indonesia. Senior Lecturer, Department of Economics University of Indonesia. Visiting Scholar Harvard CID

Jakarta Katılım Mayıs 2011
468 Takip Edilen124.1K Takipçiler
M. Chatib Basri retweetledi
World Bank Publications
JUST LAUNCHED! Industrial policy has never been more consequential for the world's developing economies. Our new report reviews 183 national plans & evidence from 60+ countries, showing why targeted inputs outperform blunt tools: wrld.bg/CcCc50YvjeV
World Bank Publications tweet media
English
4
207
507
64.5K
M. Chatib Basri retweetledi
Harian Kompas
Harian Kompas@hariankompas·
Keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk menahan skenario pelebaran defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara di atas 3 persen dinilai tepat dan bisa menjadi momentum untuk melakukan efisiensi dan realokasi anggaran. Efisiensi dan realokasi anggaran perlu dilakukan terhadap semua pos, terutama belanja kementerian/lembaga. Anggaran sejumlah program prioritas, misalnya Makan Bergizi Gratis atau MBG dan Koperasi Desa Merah Putih, juga perlu ditinjau ulang. Baca di Kompas.id ➡️ kompas.id/artikel/presid… #Ekonomi #Defisit #AdadiKompas
Harian Kompas tweet mediaHarian Kompas tweet media
Indonesia
3
13
24
2.8K
M. Chatib Basri retweetledi
Kompas.com
Kompas.com@kompascom·
"Ini contoh saja. Dalam beberapa hari ke depan, saya kira kita bisa mengkaji masalah ini. Kita harus mengupayakan penghematan konsumsi agar dalam dua-tiga tahun ke depan kita menjadi sangat kuat. Dengan demikian, kita berharap dapat menjaga agar defisit tidak bertambah, bahkan cita-cita kita adalah tidak memiliki defisit sama sekali," ujar Prabowo. Baca di sini: kompas.com/tren/read/2026… ~TR #Prabowo #APBN
Kompas.com tweet media
Indonesia
34
12
46
8.4K
M. Chatib Basri retweetledi
saiful mujani
saiful mujani@saiful_mujani·
RIP philisopher Jurgen Habermas💐 1929-2026
saiful mujani tweet media
Deutsch
10
119
308
14.1K
M. Chatib Basri
M. Chatib Basri@ChatibBasri·
Looking forward to meeting students at the University of Arkansas. Join my guest lecture: “Why Development Becomes Harder: The Political Economy of the Possible.”
M. Chatib Basri tweet media
English
0
7
37
3K
M. Chatib Basri retweetledi
Council on Foreign Relations
250 years after Adam Smith wrote The Wealth of Nations, @scmallaby and Rebecca Patterson revisit the book that laid the foundations of modern economics and explore what it tells us about today's tensions between free markets and industrial policy. Listen to the Spillover podcast: on.cfr.org/47vfbd5
English
0
11
25
3.4K
M. Chatib Basri retweetledi
IMF
IMF@IMFNews·
When Treasury markets break down, central bank intervention may be unavoidable, but it must be targeted and clearly separated from monetary policy, @ChicagoBooth's Anil Kashyap and @Harvard's Jeremy Stein write in F&D magazine. imf.org/en/publication…
IMF tweet media
English
8
44
174
16.4K
Wahyudi Adhiutomo
Wahyudi Adhiutomo@wadhiutomo·
@ChatibBasri sahur tidak lewat, kan? sapa loper koran lagi ini. tidak lupa dia berpesan, ada opini pak chatib, pak. loper yang selalu tahu kalau saya senang baca tulisan pak chatib :D
Indonesia
1
0
0
35
M. Chatib Basri
M. Chatib Basri@ChatibBasri·
Saya mendapat screenshot ini. Loper koran nya mungkin seorang ekonom 😄
M. Chatib Basri tweet media
Indonesia
11
51
537
31.3K
M. Chatib Basri retweetledi
Harian Kompas
Harian Kompas@hariankompas·
Baca #Opini edisi Rabu, 11 Maret 2026 berjudul "Dari Hormuz ke APBN, Harga Perang bagi Indonesia" yang ditulis oleh Muhamad Chatib Basri (@ChatibBasri), Visiting Scholar Harvard Center for International Development di sini komp.as/4sY7Vir. #AdadiKompas
Harian Kompas tweet mediaHarian Kompas tweet mediaHarian Kompas tweet mediaHarian Kompas tweet media
Indonesia
3
5
7
1.1K
M. Chatib Basri retweetledi
Harian Kompas
Harian Kompas@hariankompas·
Albert Camus tahu, manusia punya kecenderungan menyangkal dengan cara yang paling halus, yaitu dengan menghibur diri. Dalam novel The Plague, ia menulis, “Ketika perang pecah, orang menghibur diri dengan berkata: ini terlalu bodoh untuk berlangsung lama. Tetapi kebodohan, seperti juga wabah, sering punya umur yang lebih panjang dari perkiraan manusia.” Kalimat Camus itu terasa dekat hari-hari ini. Timur Tengah kembali bergejolak. Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran. Iran membalas. Perang sudah berlangsung lebih dari sepekan. Pertanyaan penting yang muncul, apa dampaknya bagi ekonomi dunia dan Indonesia? Dan lebih penting lagi, apa yang bisa dilakukan pemerintah Indonesia? "Dari Hormuz ke APBN, Harga Perang bagi Indonesia" Baca di sini komp.as/4sY7Vir Opini 11 Maret 2026 Ditulis oleh Muhamad Chatib Basri (@ChatibBasri) Visiting Scholar Harvard Center for International Development #Opini #AdadiKompas
Harian Kompas tweet media
Indonesia
1
14
21
2.2K