MaxProUtd
5.2K posts


@oraclemannn2 @idextratime tapi mending punya donnaruma bang daripada onana wkwk 😭
Indonesia

@MaxProUtd @idextratime yah itu mah emang udah habbit dia bang. gue fans psg, donna baru jago cuma 1 musim doang waktu juara ucl itu, sisanya banyakan blunder modelan kaya gini. pernah debat sama fans citu, tapi dia batu wkwk
Indonesia

@gilabola_ina ps 1 & ps 2 dulu sering main jaman sd, ps 3 & ps 4 pernah nyoba beberapa kali doang, ps 5 cuma pernah liat di game center di mall aja wkwk
Indonesia

@BLIndonesia32 @MaxProUtd @idextratime Mana bisa mikir tuh kiper Tua dia selain shoot stopper nya yg bagus gak Ada lagi kelebihannya lebih proper Trafford
Indonesia

@MaxProUtd @idextratime Padahal rileks aja, kalo Ederson udah di gocek tuh
Indonesia

@PorosHalangID padahal mending enzo maresca stay, sekarang malah makin ga jelas arah nya mau kemana wkwk
Indonesia

- Gol kemenangan Aston Villa: 90+3
- Gol kemenangan Liv*rpool: 90+10
Chelsea yang makin jauh dari zona #UCL:

Indonesia
MaxProUtd がリツイート
MaxProUtd がリツイート
MaxProUtd がリツイート
MaxProUtd がリツイート

1. Warkop Semesta (2010-2019)
Sebelum budaya ngopi mainstream di kalangan anak muda dan ngopi serius masih diidentikkan dengan pengusaha kaya nongkrong di excelso, warkop Semesta sudah dipenuhi warga Jogja 24 jam, mulai dari mahasiswa sampai ke bapak2.
Entah kenapa mayoritas yang datang ke warkop ini laki2, yang unik dari Semesta, saking seringnya pelanggan berkunjung, mereka sampai kenal satu sama lain, kabarnya penyebab Semesta tutup karena pemiliknya meninggal dunia.
2. Kalimilk (2010-2019)
Tempat nongkrong yang sempat jadi andalan mahasiswa Jogja kala itu, kisah sukses pemiliknya sering jadi studi kasus mahasiswa jurusan marketing. Karena pemiliknya masih muda, dia memanfaatkan media sosial buat jualan, sesuatu yang belum lazim di tahun 2010an.
Di tahun 2012 kalimilk udah punya follower twitter 10.800, mengalahkan Nestle yang cuma 9.000 dan Cimori yang cuma 3.000. Puncak kejayaan kalimilk pas dia buka cabang di jalan Kaliurang, alasan tutupnya Kalimilk sampai sekarang masih simpang siur, bekas gedungnya sekarang jadi parkiran Tempo Gelato.
3. Djendelo Koffie (2005-2019)
Bertempat di lantai 2 toko buku Togamas Gejayan, coffeshop ini jadi pusat nongkrongnya komunitas kreatif di Jogja, salah satunya Sand Up Indo Jogja yang bikin acara open mic tiap Selasa dengan judul Seloso Selo. Dejendelo Koffie tutup tahun 2019 sebelum Covid.
4. Jiwangga Resto (2016-2018)
Dengan desain tempat ala kerjaan majapahit, Jiwangga sukses menjadi daya tarik warga jogja maupun wisatawan, biaya pembangunannya sekitar 15 miliar dan sayangnya cuma sempat buka sekitar 3 tahun.
Jiwangga terpaksa tutup karena masalah perizinan pemanfaatan lahan mengingat lokasinya berada di area hijau dan dekat dengan aliran sungai.
5. Kedai 24 jam (2010-2021)
Viral karena nama-nama menunya unik dan saru, misalnya G*g*lo (Gerombolan Nasi Goreng Sesuka Lo), atau M*strurb*si (Mie Nasi Telur Bersatu dalam Satu Porsi).
Kedai ini tutup bertahap karena pandemi Covid di tahun 2020-2021.
6. Dixie (2005-2021)
Tempat makan fancy mahasiswa Jogja, kalau ingat Dixie mimin jadi ingat mahasiswa kelas internasional yang kerja kelompok sambil bawa laptop, menu andalannya western food dan beberapa jenis minumannya free refill. Penyebab Dixie tutup kemungkinan karena efek pandemi Covid dan munculnya resto2 baru di Jogja yang lebih modern.
Apa resto andalan di kotamu yang udah tutup? sini mimin buatin listnya

Indonesia
MaxProUtd がリツイート

@caterissparibus lebih gurih dan juicy olive walaupun kadang ukuran nya gede rocket
Indonesia














