
Viggs
15.1K posts



Senin, 15 juni di Auditorium Joglo GIK - UGM diskusi bertemakan Pancasila Pemersatu Bangsa indonesia, di sela - sela diskusi teman - teman dari ugm masuk meneriakan "revolusi" di atas panggung, salah seorang pejabat kepala BP taskin inisial BS meninggalkan Auditorium.

Yah, justru itu bukti pemerintah berhasil stabilin rupiah di tengah gejolak global. Dari 18.200-an waktu demo-demo heboh “pemerintah batu” turun ke 17.700-an tanpa drama berisik. Itu artinya kebijakan ekonomi kita mulai efektif, investor mulai percaya lagi. Kalo menurut lu “cuma 500 perak” berarti nggak berarti, ya standar oposisi emang rendah banget.👎🏼 Tidak ada yg merasa paling berjasa koq, stabilnya rupiah ini hasil kerja tim, bukan hasil demo atau nyinyir di X.

Today, I spoke with President Mahmoud Abbas of the State of Palestine regarding the latest developments in the Middle East. President Abbas expressed his appreciation for Indonesia’s longstanding support for the Palestinian people. I reaffirmed Indonesia’s unwavering commitment and emphasized that the Two-State Solution remains the only path toward lasting peace in the region.

gue masih kesel bgt.. kenapa bisa jurusan antropologi punya prospek kerja yang kecil bgt di indonesia padahal kalau digunakan dengan baik.. menurut gue jurusan ini keren banget gila

Living abroad benar-benar mengubah perspektif & cara berpikir gue. Ternyata, kita bisa mulai APAPUN dari nol tanpa melihat usia. Standard sosial di Indonesia jadi terlihat toxic. Tentang, usia sekian harus lulus S1, usia sekian harus kerja, menikah, punya anak, yadda-yadda.

In Indonesia, we need to graduate at 22, or be a failure to the society!

gw 25, beberapa kali interview suka kena judge "jadi kamu dari lulus gak ada pengalaman kerja di kantor/perusahaan? trus bisanya ngapain? ini kamu cuma belajar macam² aja tapi gak kerja². freelance pun gak relevan". setemplate itu sampe gw mau muntah 🤏🏻

@txtdrimedia Udahlah kesejahtraan ga diperhatiin, nambah beban kerja pula krn harus ngurusin MBG di kelas




'Dr. STONE' artist Boichi: "Pirated manga readers are not our opponents. They are our future audience. They are proof that demand already exists." Boichi says many manga fans around the world still lack access to legal manga because some countries have no publishing infrastructure, translation systems, or distribution networks "Telling manga fans in those countries, 'You should buy manga,' is meaningless if there is no actual way for them to buy it." He argues that affordable digital manga services are key to expanding the industry globally and creating opportunities for future creators

Dulu Si Tyo bilang buat kuliah aja susah Sekarang gaya naik FORTUNER terus duit dari mana nih bocah Ngaku pula di sadap Emang doi orang penting apa di republik ini 😂😂😂🤭

bro tidak tau kalo ada aktivis yang disiram air keras



“Giliran dollar ke 18.000 dan ihsg ke 5400 rame banget koar-koar, sekarang dollar ke 17.871 dan ihsg ke 6000 pada diemmmm” yap!







