Gaji PNS tahun 1990:
Rp 240.000
Setara: 10,9 gram emas
(harga emas waktu itu Rp 22.000 per gram)
Gaji PNS tahun 2026:
Rp 2.785.700
Setara: 1 gram emas
(harga emas sekarang Rp 2.795.000 per gram)
Dalam 36 tahun, gaji PNS nominal naik 11,6x lipat.
Tapi nilai sebenarnya (dalam emas)? Turun 10x lipat.
Ini bukan kebetulan. Ini design.
Oh ini toh alasannya orang2 kepengen jadi dosen muda.
Sebulan aja ternyata bisa dapet uang hampir 30 juta.
Benefit lainnya ya prestise di masyarakat ikut naik, orang jadi segan sama kamu.
MALANG – Wajah Pasar Kebalen berubah drastis usai penertiban yang dilakukan petugas gabungan, Rabu (6/5/2026) pagi. Memasuki pukul 12.00 WIB, kawasan yang biasanya dipadati pedagang dan pembeli itu tampak lengang.
Dari pantauan di lapangan, seluruh bedak pedagang di sepanjang Jalan Zaenal Zakse telah bersih. Ruas jalan yang sebelumnya dipenuhi aktivitas jual beli kini kembali terbuka lebar, membuat arus lalu lintas lebih lancar.
Penertiban ini melibatkan petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub), Diskopindag, hingga Satpol PP. Langkah tersebut merupakan upaya Pemkot Malang mengembalikan fungsi jalan yang selama ini kerap digunakan untuk berdagang, termasuk praktik drive thru yang memicu kemacetan.
Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menegaskan bahwa penataan ini menjadi langkah awal penertiban lebih masif ke depan. Ia mengingatkan bahwa aktivitas jual beli di Pasar Kebalen telah dibatasi hanya pada pukul 00.00 hingga 06.00 WIB.
“Kalau sudah lewat pukul 6 pagi, tidak ada lagi aktivitas jual beli di jalan,” tegasnya.
Sejumlah banner larangan juga terpasang di lokasi sebagai pengingat bagi pedagang dan pembeli. Pemerintah berharap, dengan kepatuhan terhadap aturan tersebut, fungsi jalan bisa kembali optimal dan kemacetan akibat aktivitas pasar dapat ditekan.
Kini, Pasar Kebalen yang biasanya riuh di siang hari justru tampak sunyi, menjadi tanda awal perubahan pola aktivitas setelah penertiban diberlakukan.
Laporan: Kontributor Malang Raya Media I Rabu, 6 Mei 2026
Ini hasil kerjaan lo? @kemkomdigi INI HASIL KERJAAN LO?
DI TELPON NON STOP BAHKAN DALAM RENTANG 1 MENIT???? SEHARI BISA LEBIH DR 10? MANA PERLINDUNGAN DATA PELANGGAN DAN PRIVASINYA
cc @BPKN_RI
Terima tantangan jukir, beberapa driver ojol geruduk parkiran Ruko Centra Niaga Ijen Nirwana Kota Malang Sabtu siang (7/3/26).
.
.
🎥 sylvivln dan kiriman warga
PKL pasar takjil Veteran bayar ke preman 150.000.
Preman e ditangkep, tapi mek disuruh tanda tangan surat tidak mengulangi perbuatan 😆😆😆
radarmalang.jawapos.com/berita-terbaru…
Viral di media sosial, seorang perempuan dilaporkan melompat dari kendaraan yang sedang melaju setelah diduga mengalami konflik pribadi dengan pasangannya. Informasi yang beredar menyebutkan korban sempat ditinggalkan di tengah jalan usai putus hubungan.
Warga sekitar yang berada di lokasi segera memberikan pertolongan. Korban dilaporkan selamat, namun mengalami luka serius, termasuk patah pada bagian kaki serta luka di kepala akibat benturan keras. Hingga saat ini, kejadian tersebut masih menjadi sorotan warganet dan menunggu klarifikasi resmi dari pihak berwenang.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting akan dampak konflik emosional yang tidak terkendali serta pentingnya keselamatan diri dalam situasi apa pun.
📍 Lokasi: Belum disebutkan secara resmi
Dr pantauan CCTV saja harusnya dr dinas terkait bisa lakukan penindakan tanpa harus ada pengaduan dulu dr masyarakat Pak @hajirendra_ms 🙏
Pelanggaran parkir di zebra cross yg tiada habisnya sejak dulu di lokasi ini 🙏
MALANG – Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menemukan tenant takjil ilegal yang berjualan di atas trotoar kawasan Soekarno-Hatta (Suhat), Kota Malang, saat melakukan inspeksi mendadak bersama Kapolresta Malang Kota dan Dandim 0833/Kota Malang, Kamis (19/2/2026).
Dalam sidak tersebut, Wahyu mendapati pedagang mengaku membayar Rp1 juta untuk bisa berjualan di lokasi itu. Namun, mereka tidak dapat menjelaskan kepada siapa uang tersebut disetorkan. Praktik pungutan ini menjadi perhatian serius karena selain melanggar aturan, juga berpotensi merugikan pedagang.
Wahyu menegaskan, sesuai Surat Edaran (SE) Nomor 5 Tahun 2026, trotoar dilarang digunakan untuk berjualan selama Ramadan karena mengganggu hak pejalan kaki serta memicu kemacetan akibat parkir liar pembeli.
Ia meminta pedagang segera membongkar lapak dan tidak lagi berjualan di lokasi tersebut. Pemkot Malang akan memberikan teguran hingga tiga kali sebelum melakukan pembongkaran paksa jika imbauan tidak diindahkan.
Sebagai solusi, Pemkot telah memusatkan pedagang takjil di kawasan Taman Krida Budaya Jawa Timur yang dinilai lebih tertata dan mudah diawasi, termasuk dari sisi kesehatan makanan.
Wahyu menegaskan, pengawasan kualitas takjil akan lebih optimal jika pedagang berada di lokasi resmi. Sementara itu, pedagang yang tetap berjualan di trotoar tanpa izin akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku.
Laporan: Kontributor Malang Raya Media I Kamis, 19 Februari 2026
5,25M untuk revitalisasi Alun2 Kota Malang
Semoga nantinya perawatannya jg rutin untuk semua sarprasnya.
Terlihat banyak anak2 yg asik menikmati di area air mancur dan area bermain.
PKL tidak ada di dalam area Alun2 tapi di trotoar/bahu jalan di sisi selatan dan barat. Bahkan haltepun jadi tempat berjualan.
Kendaraan satpol pp ada parkir di pojokan tapi tak terlihat petugasnya ada di mana saja 🙏
MALANG – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Malang untuk mengembalikan penghijauan di kawasan Jalan Soekarno-Hatta (Suhat) usai proyek drainase yang dikerjakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur rampung. Ia membantah adanya tudingan ingkar janji terkait penanaman kembali pohon yang ditebang selama pembangunan.
Wahyu menyatakan Pemkot Malang terus berkoordinasi dengan Pemprov Jatim dan akan melakukan pengecekan lapangan untuk menentukan solusi terbaik. Penataan sempadan jalan menjadi salah satu opsi, dengan memanfaatkan area dari as jalan hingga pagar bangunan untuk penanaman pohon atau taman, mengingat area tersebut tidak diperbolehkan untuk bangunan permanen.
Selain itu, Pemkot Malang juga membuka kemungkinan pemanfaatan sebagian lahan warga dengan kesepakatan bersama demi mendukung ruang hijau. Meski konstruksi proyek berada di bawah kewenangan provinsi, Wahyu menegaskan sejak awal Pemkot telah menyampaikan komitmen agar pohon tetap dikembalikan setelah pekerjaan fisik selesai.
Sebelumnya, DLH Kota Malang mengakui keterbatasan ruang tanam akibat dominasi beton di sepanjang saluran drainase menjadi kendala utama. Saat ini, lokasi yang memungkinkan penanaman pohon hanya di sekitar kawasan Polinema, sementara kompensasi 2.000 bibit sebagian disalurkan ke kelurahan. DPRD Kota Malang pun mendesak agar janji pengembalian pohon di Suhat benar-benar direalisasikan.
Laporan: Kontributor Malang Raya Media I Senin, 23 Januari 2026