Hendra Kurniawan

26.5K posts

Hendra Kurniawan banner
Hendra Kurniawan

Hendra Kurniawan

@ndrandri

bisa tidur di mana saja

参加日 Ocak 2010
831 フォロー中739 フォロワー
fahmiiiiiiiiiiii
fahmiiiiiiiiiiii@fahmiiiiii7034·
@kumparan Bentar gak paham. Ini latian tembak dimananya bumi marinir?? Smp 33 kan di pojokan bukit bambe, di sisi laine dari surabaya, di sebelae kbd malah, kalo dari bumi marinir ya adoh ta, ko bisa nyampe sana proyektilnya?
Indonesia
3
0
0
2.8K
kumparan
kumparan@kumparan·
Dua siswa SMP 33 Gresik, Jawa Timur, terkena peluru nyasar yang diduga berasal dari latihan tembak TNI AL Korps Marinir di Lapangan Tembak Bumi Marinir Karangpilang, Surabaya. Insiden ini terjadi saat siswa tersebut sedang sekolah pada 17 Desember 2025 lalu. Salah satu korban merasa ada sesuatu yang mengenai tangan kirinya saat membaca brosur. Korban merasa tangannya seperti kena pukulan dan seketika merasa kebas panas meski belum ada darah yang keluar dari tangannya. Sementara, korban lain yang sedang main pesawat-pesawatan merasa punggung kanan bawahnya ada yang memukul. Kedua korban sempat dibawa ke puskesmas terdekat, lalu ke RS. Menurut hasil rontgen, ditemukan proyektil di punggung tangan kiri korban pertama, dan di punggung kanan bawah korban lainnya. Perwira Hukum Resimen Bantuan Tempur 2 Marinir Mayor Ahmad Fauzi, menyampaikan pihaknya telah berkoordinasi dan pendalaman serta mengunjungi sekolah memastikan kedua korban mendapatkan tindakan medis. Juga memberikan biaya perawatan dan operasi pengangkatan proyektil di RS Siti Khodijah. Meski, Fauzi menyampaikan keberatan atas adanya tuntutan ganti rugi dalam jumlah besar. "Proses mediasi tidak berjalan sesuai yang diharapkan dikarenakan pihak korban mengajukan tuntutan materiel dan imateriel berupa permintaan sejumlah uang yang menurut kami tidak patut dan tidak berkeadilan, di mana di somasi pertama ini kami jawab di tanggal 28 Januari, tuntutan ganti rugi materiel dan imateriel sebesar Rp 3.375.000.000 untuk kedua korban," katanya. Selain itu, ada pengakuan dari keluarga atas dugaan intimidasi terkait kejadian yang menimpa korban. Namun Fauzi bantah, ia mengatakan kedatangan perwakilan TNI AL di rumah sakit untuk mendalami proyektil dan komunikasi terbuka. 📷: Dok. Istimewa. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: newsupdate | update | news | videonews | R120 | E050 | R335 | V114 #bicarafaktalewatberita #kumparan
Indonesia
77
1.1K
2.5K
136.8K
Hendra Kurniawan がリツイート
Potret Lawas
Potret Lawas@potretlawas·
Surabaya, 1960-an. Becak-becak, sepeda-sepeda [baik yang berpedal maupun bermotor], mobil-mobil bersesakan di jalanan kota yang terlihat renta dan lelah. Oh, nampak masih ada trem juga!
Potret Lawas tweet mediaPotret Lawas tweet mediaPotret Lawas tweet mediaPotret Lawas tweet media
Indonesia
9
347
1.2K
75.9K
Seno GP
Seno GP@senogp·
Buat yg belum tau kasus @rumahliterasii, akan saya ceritakan sedikit kasus ini. Si pemilik bernama Ripan, ia membuka lapak baca dengan narasi kesedihan pengunjung lapak bacanya, yg sama secara berulang agar mendapatkan simpati netizen. Di akhirnya ia membuka donasi untuk rumah bacanya. Dan ternyata donasi tersebut ia gunakan untuk membeli buku-buku bagus yg menurut dia layak koleksi. Ia tidak menerima buku yg menurut dia jelek. Saat dimintai pertanggungjawaban soal donasi, Ripan membuat laporan ala kadarnya. Donasi yg mencapai puluhan juta dan puluhan buku bagus.
Seno GP@senogp

Izin 🙏

Indonesia
50
632
2.9K
670.8K
Hendra Kurniawan がリツイート
Bayu Aji Bandoro
Bayu Aji Bandoro@bayuajibandoro·
Izin saya menambahkan konteks biar diskusinya lebih tajam. Kasus ini bukan cuma soal "jasa editing dihargai Rp 0." Itu memang bagian paling mencolok dan bikin emosi, tapi masalah strukturalnya lebih dalam. Amsal Christy Sitepu itu videografer yang bikin video profil untuk 20 desa di Kabupaten Karo, masing-masing Rp 30 juta. Videonya jadi, sudah tayang di YouTube, dan 20 kepala desa yang jadi saksi di persidangan bilang tidak ada masalah dengan pekerjaannya. Satu pun tidak ada yang komplain. Yang bikin masalah adalah, auditor Inspektorat Karo menetapkan harga wajar cuma Rp 24,1 juta per video. Selisih Rp 5,9 juta dikali 20 desa, jadilah "kerugian negara" Rp 202 juta. Dan di dalam perhitungan RAB versi auditor itu, lima komponen pekerjaan kreatif, yaitu penciptaan ide/konsep, cutting, editing, dubbing, dan penggunaan mic/clip-on, semuanya dipatok Rp 0. Nol. Alasannya? Tidak ada kwitansi fisik pembelian dari pihak ketiga. Karena proses editing itu terjadi di kepala dan di depan layar komputer, bukan beli semen yang ada notanya. Nah, ini yang perlu kita lihat lebih jernih. Logika auditor itu memang cacat, tapi cacatnya bukan karena orangnya bodoh. Cacatnya karena Standar Harga Satuan di hampir semua pemda di Indonesia memang tidak punya acuan untuk menghargai kerja kognitif. Pemda fasih menghitung harga semen per sak, aspal per ton, konsumsi rapat per orang. Tapi tarif per jam kerja editor video? Biaya amortisasi lisensi software editing? Tidak ada pedomannya. Jadi ketika auditor dihadapkan pada komponen yang tidak bisa dibuktikan dengan nota belanja fisik, mereka ambil jalan paling "aman" secara birokrasi, yaitu menolkannya, daripada dianggap subjektif oleh BPK di atasnya nanti. Tapi bukan berarti itu bisa dibenarkan Yah. Menolkan nilai editing sama saja bilang bahwa raw video bisa langsung jadi video koheren tanpa campur tangan manusia. Menolkan ide kreatif sama saja bilang storyboard, konsep visual, dan narasi itu muncul dari udara kosong. Ini penyangkalan total terhadap kekayaan intelektual. Dan ada masalah hukum yang mungkin luput dari perhatian publik. Amsal didakwa pakai Pasal 3 UU Tipikor, yang intinya soal "menyalahgunakan kewenangan karena jabatan." Masalahnya, Amsal itu vendor swasta. Dia tidak pegang jabatan di pemerintahan, tidak punya akses untuk mencairkan dana APBDes, tidak punya wewenang administratif apa pun. Yang punya wewenang otorisasi pencairan dana itu justru kepala desa. Tapi 20 kepala desa itu cuma dijadikan saksi, bukan tersangka. Yang ditahan justru penyedia jasanya. Agak aneh kalau dipikir, ya. Saya nggak bilang Amsal pasti benar seratus persen. Bisa saja ada selisih harga yang perlu dipertanyakan. Tapi kalau memang ada kelebihan bayar, mekanisme koreksinya seharusnya lewat jalur administrasi atau perdata, bukan langsung dilompati jadi pidana korupsi. Apalagi dengan nominal yang kalau dipecah per desa cuma selisih kurang dari Rp 6 juta. Besok, 30 Maret, Komisi III DPR akan gelar RDPU soal kasus ini. Dan vonis dijadwalkan 1 April. Semoga majelis hakim punya keberanian untuk melihat bahwa ada yang salah dengan cara kita menghargai kerja kreatif di negara ini. Karena kalau preseden ini dibiarkan, siapa yang berani ambil proyek pemerintah lagi? Ini perspektif saya yah, bisa jadi ada sudut yang belum saya lihat.
Indonesia
182
3.9K
7.5K
304.7K
Hendra Kurniawan
Hendra Kurniawan@ndrandri·
@MasMasBiassaa Hal yang tak perlu ditakutkan jika semua pengendara tertib tidak nyalip lewat bahu jalan. Bahu jalan hanya untuk keadaan darurat.
Indonesia
1
1
11
2K
Tukang Mobil Mobilan
Tukang Mobil Mobilan@MasMasBiassaa·
Secara default, meski kondisi mesin mati mobil masih bisa dinyalakan lampu hazardnya, cuman kalo casenya udah kena alternatornya kegini yaa waalaikumsalam semua kelistrikan Maka dari itu sebisa mungkin prepare alat² darurat didalam mobil seperti Cone Lipat, segitiga pengaman & lampu emergency hazard untuk berjaga jaga kejadian tak terduga seperti dibawah Berikut saya kasih beberapa link alat² yang bisa paman checkout demi kenyamanan dalam berkendara credit : tertera
Indonesia
35
85
593
97.6K
Hendra Kurniawan
Hendra Kurniawan@ndrandri·
@ini_ayye “Normalisasi laki-laki berambut gondrong” artinya mau rambutnya botak licin, cepak ABRI, gondrong, semuanya itu normal. Bukan “normaliasasi lak-laki berambut gondrong” berarti yang nggak gondrong jadi nggak normal.
Indonesia
0
1
8
277
ayeyy mpreghhhh
ayeyy mpreghhhh@ini_ayye·
normalisasi (destigmatize) opsi alternatif itu BUKAN berarti nge-abnormalkan tradisi yg udah ada. 'Normalize cowok nangis' ga bikin cowok ketawa jd hal yg abnormal. menormalisasi B itu buat naruh dia sejajar sm A biar sama-sama diterima, BUKAN buat menghapus A.
Fauzan Al-Rasyid@fauzanalrasyid

Jadi ketika seseorang berkata: “Normalisasi lebaran enggak masak banyak” … maka praanggapan pragmatisnya adalah bahwa lebaran masak-masak itu selama ini adalah hal yang tidak normal/tidak lazim. Faktanya? Masak besar-besaran saat Lebaran adalah tradisi yang sangat umum dan sudah berlangsung lintas generasi di hampir seluruh keluarga muslim di mana-mana (bukan cuma di Indonesia).

Indonesia
15
359
1.6K
34.3K
Hendra Kurniawan がリツイート
The Internet Fish
The Internet Fish@TheInternetFish·
it will make sense 3 seasons later
English
67
735
12K
417.9K
Jean-Pierre Clotaine
Jean-Pierre Clotaine@jpclotaine·
Jujur ya, dulu & sekarang pun ga pernah sekalipun kepikiran di otakku dulu bahwa "izin" itu ada kaitan militernya; Di otakku itu "minta izin" ya kayak... Meminta ke pihak yang berhak atas sesuatu buat memperbolehkan kita menggunakan barang tersebut. Aku minta izin ke orang yang punya WC untuk numpang pakai, dsb., bukan karena "pangkat" orang tersebut lebih tinggi, tapi ya karena itu WC miliknya, minta izin pinjam komputer teman bukan karena "jabatan" mereka lebi tinggi, tapi karena dia yang berhak atas komputer itu
🐈 ☭ 🔻@Puspen_PKI

jangan biasakan budaya militer di kehidupan kita sebagai masyarakat sipil!

Indonesia
18
8
206
25.3K
Hendra Kurniawan がリツイート
Hendri F. Isnaeni
Hendri F. Isnaeni@hendrifisnaeni·
Wiji Thukul, ketua Jakker (Jaringan Kerja Kesenian Rakyat) onderbouw PRD, kehilangan penglihatannya sebelah kanan karena dipukul popor senjata oleh tentara ketika dia ikut demonstrasi buruh Sritex pada 11 Desember 1995. Dalam puisi-puisi yang ditulisnya selama buron, Wiji Thukul mengisahkan soal bola matanya, setidaknya dalam tiga puisi. Salah satunya dalam puisi “Derita Sudah Naik Seleher”: Cahaya sudah kau rampas/ dari biji mataku. 📷Mata kanan Wiji Thukul diperban. (Dok. Wahyu Susilo).
Hendri F. Isnaeni tweet media
Indonesia
11
881
3K
72.1K
Aldhitama Ramadhan
Aldhitama Ramadhan@AldhitamaR·
Ujungnya apa sodara sodara? Yes, Jualan Propolis. Tipikal pedagang Propolis emang.
Aldhitama Ramadhan tweet media
Indonesia
152
623
2.8K
159.4K
Hendra Kurniawan
Hendra Kurniawan@ndrandri·
@sec_acc_j @lantip Padahal ada cara lebih mudah biar gak ada pemotor lawan arah: polisinya melaksanakan tugasnya (menjaga dan mengatur lalu lintas)
Indonesia
1
2
31
1.6K
secondaccountnya
secondaccountnya@sec_acc_j·
@lantip ini lokasi di depan gading serpong. dari water barrier seadanya krn menngharapkan pemotor punya otak untuk galawan arah. eh kok ya ngelunjak, akhirnya ditutup "agak rapat", eh tetep aja digeser, yasudah water barrier nya disemen aja biar pemotor ini "ketipu" dan gabisa geser2
Indonesia
5
2
78
23.2K
lantip
lantip@lantip·
water barrier (ballast-filled longitudinal barriers) diisi semen, dan diumumkan dengan bangga gusti, sampai titik mana kebodohan polisi kita ini :| fungsi dasarnya apa, tujuannya gimana, titik keselamatannya seperti apa, nggak paham blas. udah resign saja pak, ga guna :|
lantip tweet media
Indonesia
171
1.2K
4.4K
232.2K
Hendra Kurniawan がリツイート
KontraS
KontraS@KontraS·
*Media Statement* *Usut Tuntas Pelaku Penyiraman Air Keras kepada Andrie Yunus!* Jakarta, 13 Maret 2026
KontraS tweet mediaKontraS tweet mediaKontraS tweet mediaKontraS tweet media
Indonesia
126
21.1K
26.6K
1.7M
Hendra Kurniawan がリツイート
Taman Buku Bebasari
Taman Buku Bebasari@tb_bebasari·
Andri Yunus dari @KontraS diserang dg siraman air keras tadi malam. Ia mengalami luka bakar sekitar 24 persen meliputi bagian mata, tangan dan dada.
Indonesia
383
15.1K
26K
1.5M
Hendra Kurniawan がリツイート
......
......@scorpionesblack·
#PolisiPembunuh Depan Mabes Polri, Jumat 27 Februari 2026
...... tweet media
Indonesia
427
10.3K
36.4K
1.3M
folkative
folkative@insidefolkative·
10 nama paling populer yang ada di Indonesia (Bayi Perempuan): 1. Allea Shanum Almahyra (1.293 anak) 2. Alifazea Amanda (990 anak) 3. Adiva Arsyila Savina (912 anak) 4. Aleeya Dzakira (842 anak) 5. Khalisa Yumna Alzena (753 anak) 6. Arumi Nasha Razeta (726 anak) 7. Fatimah Azzahra (655 anak) 8. Inara Rizqiana Alesha (527 anak) 9. Fatimah Az Zahra (523 anak) 10. Maisya Salsabila (501 anak)
folkative@insidefolkative

10 nama paling populer yang ada di Indonesia (Laki-Laki): 1. Sutrisno (144.497 orang) 2. Slamet (115.354 orang) 3. Mulyadi (111.685 orang) 4. Herman (101.990) 5. Supardi (93.202 orang) 6. Ismail (89.732 orang) 7. Supriyanto (87.929 orang) 8. Wahyudi (85.502 orang) 9. Junaidi (85.375 orang) 10. Suparman (84.749 orang)

Indonesia
164
186
2.9K
774.3K
Hendra Kurniawan
Hendra Kurniawan@ndrandri·
@indepenSumatera Kalau memang mobil jenderal/kapolda, nggak mungkin isi pertalite. Itu driver jelas mau nilep uang bensin, dia bawa QR code mobil lain.
Indonesia
0
0
1
398
Sumatera Adil & Federal
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera·
APARAT LAGI APARAT LAGI DIKUMPULIN OKNUM NYA BISA SEMABES NIH Tiga karyawan SPBU Cipinang, Jakarta Timur, jadi korban penganiayaan pelanggan yang mengaku sebagai aparat, Minggu (23/2/2026). Insiden ini dipicu perdebatan soal barcode Pertalite yang tidak sesuai dengan data kendaraan pelaku. "Dari pihak customer-nya itu menyebut 'Ini mobil jenderal'. Terus di video juga dia menyebut bilangnya 'kapolda' gitu. Ada narasi, ada kata-kata 'kapolda' ketika dia ngebentak-bentak gitu tadi," ujar staf SPBU, Mukhlisin, Senin (23/2/2026).
Indonesia
75
732
1.2K
28.3K