Langganan Suspend

2.1K posts

Langganan Suspend banner
Langganan Suspend

Langganan Suspend

@suspendsub

AI Enthusiast | Always Learning | Man Utd | DM for Collab | ⛔LGBT ⛔Porn ⛔Zionist ⛔Buzzer Laknat

Indonesia 参加日 Mayıs 2025
1.9K フォロー中1.8K フォロワー
Aiiiii
Aiiiii@bvtrass·
Alhamdulillah gaji twitter ku masuk ( frelance ) ada yang mau dpt juga frelance kaya gini?? Cuma ngerjain design seminggu dpt nya segini??? Ketik "coba" dan syaratnya retwet aku akan kasi modul + link daftar free ( tidak buka kelas )
Aiiiii tweet media
Indonesia
162
86
179
7.6K
Langganan Suspend
Langganan Suspend@suspendsub·
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un... Turut berduka cita yg sedalam-dalamnya atas wafatnya Letjen Soeharto. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa beliau, menerima amal ibadahnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Beliau telah melalui perjalanan panjang perjuangan, termasuk masa-masa sulit seperti peristiwa tahun 1998 yg menjadi bagian penting dalam sejarah Indonesia. Semoga segala pengabdian dan usaha beliau menjadi amal kebaikan di sisi Allah SWT. Semoga keluarga yg ditinggalkan diberikan kesabaran, ketabahan, dan keikhlasan. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
Indonesia
0
0
0
85
Muhammad Said Didu
Muhammad Said Didu@msaid_didu·
INNALILLAHI WA INNA ILAIHI ROJIUN TELAH MENINGGAL DUNIA LETJEN TNI (PURN) SUHARTO, SABTU 18 APRIL 2026 Pukul 11.10 di RPSAD GATOT SUBROTO*. Turut berduka cita sedalam-dalamnya. Almarhum sangat dikenal saat tampil bersama rakyat saat demo tahun 1998. Beliau berjuang untuk perbaikan bangsa sampai akhir hayatnya. Selamat jalan Jendral Suharto. Perjuangan Bapak kami akan lanjutkan. Alfatihah buat Almarhum.
Indonesia
208
176
1.1K
119.7K
Langganan Suspend
Langganan Suspend@suspendsub·
@ibamarief @kayuumuda “Kalau pemimpin sudah seperti singa, menteri seperti serigala, maka akan muncul penegak hukum yang mentalnya seperti anjing.” (KH. Zainuddin MZ)
Indonesia
0
0
2
444
Ibrahim Arief
Ibrahim Arief@ibamarief·
Mengapa Negara Menzalimi Suami Saya, yang Tulus Berkorban Banyak Untuk Negara? Sebagai istri, sakit hati rasanya. Enam belas tahun aku kenal Ibam, dia ngga money oriented. Niatnya tulus. Kalau sudah mau bantu, dia akan benar-benar bantu. Ibam dituntut penjara 15 tahun dan harus bayar Rp16,9 miliar, kalau tidak maka pidananya ditambah 7,5 tahun. Berarti, Ibam dituntut 22,5 tahun penjara. Ibam, yang pernah menolak tawaran puluhan miliar karena merasa misi bantu negara lewat bangun teknologi masih belum selesai. Sekarang ironisnya dituduh korupsi. Padahal sampai 57 saksi diperiksa, tidak ada satu pun bukti Ibam memperkaya diri. Tidak ada konflik kepentingan untuk memperkaya orang lain. Dia hanya konsultan teknis, rela tolak tawaran asing, turun gaji demi negara, ngga punya jabatan dan kewenangan, selalu profesional dan netral dalam kasih masukan, tapi terjebak dalam pusaran para elite birokrasi. Masukan teknis Ibam yang sudah terdokumentasi baik, transparan akan kelebihan dan kekurangan, diceritakan sepotong-sepotong saja oleh pejabat pengadaan. Sehingga seakan-akan Ibam memaksa hanya Chromebook. Untungnya, Ibam punya banyak dokumentasi yang sudah jadi bukti di persidangan. Sudah terungkap di sidang bahwa: 1. Ibam bukan pejabat, tapi konsultan yayasan. Gaji Ibam sama sekali bukan dari APBN. 2. Ibam baru kenal Nadiem setelah dia jadi menteri. Ngga ada persekongkolan, dan ngga pernah ketemu personal. 3. Di banyak bukti chat & notulen rapat: Ibam tidak mengarahkan pengadaan, tidak buat kajian, bahkan Ibam minta kementerian untuk uji Chromebook dulu. 4. Pejabat Eselon I akhirnya mengakui: dia yang menolak masukan pengujian Ibam, dia yang memutuskan Chromebook lewat SK yang dia keluarkan. 5. Ahli IT telah menyatakan masukan Ibam sudah netral dan profesional, sesuai best practice keahlian, serta benar dalam menyerahkan keputusan ke kementerian. Puncaknya, nama Ibam dicatut ke dalam SK pengadaan yang tidak pernah dia ketahui sebelumnya. Dalam pengesahan kajian Chromebook yang ditugaskan SK, tidak ada tanda tangan Ibam. Terungkap juga di sidang, belasan pejabat, termasuk yang berupaya ‘menyalahkan’ Ibam, mengakui telah menerima ratusan juta rupiah suap dari vendor. Namun mereka semua bebas, tidak ada yang jadi tersangka. Disaat mereka bebas, Ibam ditahan dan dituntut penjara. Bagiku perkara ini jelas. Suamiku bukan pelaku, tapi korban permainan elite birokrasi yang seenaknya melempar semua keputusan mereka pada Ibam. Sekarang, kami hampir sampai di ujung jalan. Ibam dituntut 22,5 tahun penjara. Dua terdakwa lain, pejabat Eselon II di Kemendikbud, yang mengatur pengadaan dan sudah mengakui ada aliran dana sampai miliaran rupiah, dituntut 6 tahun saja. Semakin kontras ketika surat tuntutan sendiri mengakui: tidak ada aliran dana ke Ibam. Tuntutan bilang di laporan SPT 2021, kekayaan Ibam naik Rp16,9 miliar. Ibam sudah tunjukkan bukti di persidangan kalau itu dari saham Bukalapak yang didapat jauh sebelum Ibam menjadi konsultan Kemendikbud, tidak ada kaitannya sama sekali dengan Chromebook atau Gojek. Bukti itu ditolak JPU dalam tuntutannya. Mereka bilang karena Ibam sudah resign, sahamnya hangus. Mereka tidak paham kata-kata dalam surat pemberian saham, bahwa yang hangus hanya “saham yang belum diberikan”. Padahal, sebelum resign juga ada sebagian saham yang sudah diberikan. JPU menyatakan, karena mereka tolak bukti itu, Rp16,9 miliar Ibam diduga hasil korupsi, jadi mereka tuntut 15 tahun ditambah 7,5 tahun. Bagi kami, ini puncak dari kezaliman. Ibam yang tidak pernah, sekali lagi, TIDAK PERNAH ADA ALIRAN DANA SAMA SEKALI, dikriminalisasi atas prestasinya bantu negara, yang tidak ada hubungannya dengan perkara. Dua minggu lagi putusan Ibam akan dibacakan oleh Majelis Hakim, kami tetap berharap keadilan putusan bisa sesuai dengan fakta persidangan. Karena, ini bukan sekedar perkara hukum, ini menyangkut nasib seseorang, masa depan keluarga kami, anak-anak kami, serta kemerdekaan kami sekeluarga. Setahun terakhir ini adalah masa yang sangat berat bagi kami. Keluarga kami kehilangan penghasilan, kesehatan jantung Ibam kian memburuk, bahkan tabungan hidup kami terkuras habis untuk biaya medis dan biaya hukum. Namun, aku bersaksi bahwa Ibam adalah seorang perintis. Hidupnya penuh perjuangan dari kecil, insya Allah kami siap bangun dari nol lagi. Hanya saja, jika pengabdian untuk Indonesia harus dibayar semahal ini. Jika bukti persidangan sudah seterang ini, dan jika upaya mengkambinghitamkan Ibam sudah sekentara ini, dia tetap dipenjara puluhan tahun... Ini adalah ketidakadilan yang teramat pahit. Bukan hanya bagi Ibam, tapi bagi siapa pun yang pernah atau akan bantu bangsa ini dengan niat tulus. Apa memang berbakti bagi merah putih seberbahaya ini? Apa memang tidak ada keadilan bagi orang jujur yang sudah berkorban banyak bagi negara? Tolong bantu kami mencari keadilan untuk Ibam selagi masih ada waktu. Mohon bantu bagikan tulisan ini, pada rekan atau kerabat, konsultan atau pejabat, siapapun yang bisa bantu menyuarakan keadilan dan memberi perhatian. Agar tidak ada lagi profesional seperti Ibam yang jadi korban kriminalisasi. Jakarta, 16 April 2026 Ririe - Istri dari Ibrahim Arief (Ibam)
Ibrahim Arief tweet mediaIbrahim Arief tweet mediaIbrahim Arief tweet mediaIbrahim Arief tweet media
Indonesia
832
14.1K
20.4K
2.9M
Langganan Suspend
Langganan Suspend@suspendsub·
Inilah negeri yg digambarkan KH. Zainuddin MZ: “Kalau pemimpin sudah seperti singa, menteri seperti serigala, maka akan muncul penegak hukum yang mentalnya seperti anjing.”
Ibrahim Arief@ibamarief

Mengapa Negara Menzalimi Suami Saya, yang Tulus Berkorban Banyak Untuk Negara? Sebagai istri, sakit hati rasanya. Enam belas tahun aku kenal Ibam, dia ngga money oriented. Niatnya tulus. Kalau sudah mau bantu, dia akan benar-benar bantu. Ibam dituntut penjara 15 tahun dan harus bayar Rp16,9 miliar, kalau tidak maka pidananya ditambah 7,5 tahun. Berarti, Ibam dituntut 22,5 tahun penjara. Ibam, yang pernah menolak tawaran puluhan miliar karena merasa misi bantu negara lewat bangun teknologi masih belum selesai. Sekarang ironisnya dituduh korupsi. Padahal sampai 57 saksi diperiksa, tidak ada satu pun bukti Ibam memperkaya diri. Tidak ada konflik kepentingan untuk memperkaya orang lain. Dia hanya konsultan teknis, rela tolak tawaran asing, turun gaji demi negara, ngga punya jabatan dan kewenangan, selalu profesional dan netral dalam kasih masukan, tapi terjebak dalam pusaran para elite birokrasi. Masukan teknis Ibam yang sudah terdokumentasi baik, transparan akan kelebihan dan kekurangan, diceritakan sepotong-sepotong saja oleh pejabat pengadaan. Sehingga seakan-akan Ibam memaksa hanya Chromebook. Untungnya, Ibam punya banyak dokumentasi yang sudah jadi bukti di persidangan. Sudah terungkap di sidang bahwa: 1. Ibam bukan pejabat, tapi konsultan yayasan. Gaji Ibam sama sekali bukan dari APBN. 2. Ibam baru kenal Nadiem setelah dia jadi menteri. Ngga ada persekongkolan, dan ngga pernah ketemu personal. 3. Di banyak bukti chat & notulen rapat: Ibam tidak mengarahkan pengadaan, tidak buat kajian, bahkan Ibam minta kementerian untuk uji Chromebook dulu. 4. Pejabat Eselon I akhirnya mengakui: dia yang menolak masukan pengujian Ibam, dia yang memutuskan Chromebook lewat SK yang dia keluarkan. 5. Ahli IT telah menyatakan masukan Ibam sudah netral dan profesional, sesuai best practice keahlian, serta benar dalam menyerahkan keputusan ke kementerian. Puncaknya, nama Ibam dicatut ke dalam SK pengadaan yang tidak pernah dia ketahui sebelumnya. Dalam pengesahan kajian Chromebook yang ditugaskan SK, tidak ada tanda tangan Ibam. Terungkap juga di sidang, belasan pejabat, termasuk yang berupaya ‘menyalahkan’ Ibam, mengakui telah menerima ratusan juta rupiah suap dari vendor. Namun mereka semua bebas, tidak ada yang jadi tersangka. Disaat mereka bebas, Ibam ditahan dan dituntut penjara. Bagiku perkara ini jelas. Suamiku bukan pelaku, tapi korban permainan elite birokrasi yang seenaknya melempar semua keputusan mereka pada Ibam. Sekarang, kami hampir sampai di ujung jalan. Ibam dituntut 22,5 tahun penjara. Dua terdakwa lain, pejabat Eselon II di Kemendikbud, yang mengatur pengadaan dan sudah mengakui ada aliran dana sampai miliaran rupiah, dituntut 6 tahun saja. Semakin kontras ketika surat tuntutan sendiri mengakui: tidak ada aliran dana ke Ibam. Tuntutan bilang di laporan SPT 2021, kekayaan Ibam naik Rp16,9 miliar. Ibam sudah tunjukkan bukti di persidangan kalau itu dari saham Bukalapak yang didapat jauh sebelum Ibam menjadi konsultan Kemendikbud, tidak ada kaitannya sama sekali dengan Chromebook atau Gojek. Bukti itu ditolak JPU dalam tuntutannya. Mereka bilang karena Ibam sudah resign, sahamnya hangus. Mereka tidak paham kata-kata dalam surat pemberian saham, bahwa yang hangus hanya “saham yang belum diberikan”. Padahal, sebelum resign juga ada sebagian saham yang sudah diberikan. JPU menyatakan, karena mereka tolak bukti itu, Rp16,9 miliar Ibam diduga hasil korupsi, jadi mereka tuntut 15 tahun ditambah 7,5 tahun. Bagi kami, ini puncak dari kezaliman. Ibam yang tidak pernah, sekali lagi, TIDAK PERNAH ADA ALIRAN DANA SAMA SEKALI, dikriminalisasi atas prestasinya bantu negara, yang tidak ada hubungannya dengan perkara. Dua minggu lagi putusan Ibam akan dibacakan oleh Majelis Hakim, kami tetap berharap keadilan putusan bisa sesuai dengan fakta persidangan. Karena, ini bukan sekedar perkara hukum, ini menyangkut nasib seseorang, masa depan keluarga kami, anak-anak kami, serta kemerdekaan kami sekeluarga. Setahun terakhir ini adalah masa yang sangat berat bagi kami. Keluarga kami kehilangan penghasilan, kesehatan jantung Ibam kian memburuk, bahkan tabungan hidup kami terkuras habis untuk biaya medis dan biaya hukum. Namun, aku bersaksi bahwa Ibam adalah seorang perintis. Hidupnya penuh perjuangan dari kecil, insya Allah kami siap bangun dari nol lagi. Hanya saja, jika pengabdian untuk Indonesia harus dibayar semahal ini. Jika bukti persidangan sudah seterang ini, dan jika upaya mengkambinghitamkan Ibam sudah sekentara ini, dia tetap dipenjara puluhan tahun... Ini adalah ketidakadilan yang teramat pahit. Bukan hanya bagi Ibam, tapi bagi siapa pun yang pernah atau akan bantu bangsa ini dengan niat tulus. Apa memang berbakti bagi merah putih seberbahaya ini? Apa memang tidak ada keadilan bagi orang jujur yang sudah berkorban banyak bagi negara? Tolong bantu kami mencari keadilan untuk Ibam selagi masih ada waktu. Mohon bantu bagikan tulisan ini, pada rekan atau kerabat, konsultan atau pejabat, siapapun yang bisa bantu menyuarakan keadilan dan memberi perhatian. Agar tidak ada lagi profesional seperti Ibam yang jadi korban kriminalisasi. Jakarta, 16 April 2026 Ririe - Istri dari Ibrahim Arief (Ibam)

Indonesia
0
0
0
109
Gea
Gea@Ceysa_ku·
Adab dan mental adik ini joss ketika disuruh beli beras murah, dikasih uang, ditanya orang tua lempeng-lempeng saja jawabnya, Tapi ketika dagangannya mau diborong dia gak kuasa menahan air matanya bukti kuat menahan beban liku" perjuangan selama ini Semoga sehat-sehat selalu dan kelak adik ini jadi pengusaha sukses 🤲🤲
Indonesia
99
373
1.7K
57.2K
Miss Tweet |
Miss Tweet |@Heraloebss·
Tidak Perlu Tag-mention FB dong! , tidak perlu!! Cukup tingggal kan Jejak, tanpa minta pun aku auto fb
Indonesia
441
49
395
20.4K
Langganan Suspend
Langganan Suspend@suspendsub·
@LambeSahamjja Negeri Para Penyamun.. pemimpinnya plg kenceng teriak antek2 asing pdhl dia sendiri antek asing.. Mencium bendera palestina sambil ngirim peluru dan bom ke sana..
Indonesia
0
0
0
120
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, Mahfud MD baru ngomong sesuatu yang bikin gua tidak bisa langsung lanjut scrolling begitu saja. Di podcast terbarunya dia bahas anggaran MBG yang sudah lama jadi bahan omongan tapi baru benar-benar diekspos dengan data yang konkret. Dan yang bikin gua berhenti adalah satu detail kecil yang justru paling menggambarkan betapa bermasalahnya tata kelola program ini. Kaos kaki. Rp100.000 per pasang. Untuk 17.000 pasang. Total 6,9 miliar rupiah. Mahfud sampai angkat kaos kakinya sendiri di depan kamera dan bilang kaos kaki yang dia pakai itu Rp100.000 dapat tiga pasang dibeli online. Dan untuk anggaran MBG satu pasang kaos kaki dihargai Rp100.000. Untuk program makan siang anak-anak. Kaos kaki. Tapi ini bukan hanya soal kaos kaki yang overpriced. Ini adalah simptom dari sistem yang jauh lebih bermasalah. Mahfud ceritakan data dari survei Policy Research Center yang melibatkan 1.168 responden semuanya penerima langsung MBG. Hasilnya sangat mengejutkan. 88 persen mengatakan program ini lebih banyak dinikmati oleh politisi dan pengelola dapur daripada anak-anak penerimanya. 87 persen mengatakan MBG rawan korupsi. 79 persen mengatakan kualitas makanan sengaja diturunkan untuk mengambil keuntungan. Dan yang paling menohok dari semua pihak yang diuntungkan, anak-anak dan keluarga yang seharusnya jadi penerima manfaat utama hanya dapat 6,5 persen. Sementara elit dan pejabat publik dapat 44,5 persen dan pengelola dapur SPPG dapat 44 persen. Program yang katanya untuk anak-anak hanya 6,5 persen manfaatnya yang benar-benar sampai ke anak-anak. Mahfud juga cerita pengalamannya sendiri keliling daerah. Di NTB dia ketemu orang yang sudah punya dapur MBG dan penghasilannya per bulan sudah ratusan juta. Sudah jadi bahan candaan di kalangan tertentu eh kamu udah punya dapur belum? Dan yang punya dapur itu bukan orang sembarangan. Itu aktivis, orang-orang yang punya koneksi politik, yang punya akses ke jaringan yang tepat. Tapi yang menurut gua paling penting dari semua yang Mahfud katakan adalah satu pertanyaan yang dia lempar dengan sangat jelas. Prabowo sudah keras-keras ancam koruptor. Programnya bagus. Niatnya bagus. Tapi yang di bawah tidak menjalankan dengan benar, laporannya tidak akurat, dan tidak ada satupun aparat hukum yang memeriksa kebocoran ini secara serius. KPK diam. Kejaksaan diam. Kepolisian diam. Padahal kasusnya ada di mana-mana. Mahfud bilang sesuatu yang sangat tepat kalau pemerintahan berganti suatu saat nanti besar kemungkinan semua masalah hukum dari program ini akan terbongkar sekaligus. Karena sejarahnya selalu begitu. Yang sekarang aman-aman saja rezim berganti semuanya dibuka. Lebih baik dari sekarang ditata dengan benar. Lebih baik dari sekarang ada yang berani periksa. Karena semakin lama dibiarkan semakin dalam masalahnya. MBG itu programnya benar dan rakyat yang benar-benar kekurangan memang senang mendapatkannya. Tidak ada yang menyangkal itu. Tapi antara niat baik di atas dan eksekusi di lapangan ada jurang yang sangat lebar yang diisi oleh kepentingan politik, jaringan rente, dan kebocoran yang sistematis. Dan selama tidak ada yang mau memeriksa dengan serius uang pajak kita terus mengalir ke kaos kaki seharga Rp100.000 per pasang dan dapur-dapur yang pemiliknya sudah bisa mentraktir orang makan malam mewah setiap bulannya.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
113
822
1.5K
78.9K
Extra Time Indonesia
Extra Time Indonesia@idextratime·
🚨 BREAKING: seorang penggemar Arsenal asal Uganda bernama Eric Kyama, MENUNTUT SECARA HUKUM Arsenal setelah merasa STRESS akibat performa klub akhir-akhir ini, terutama setelah kekalahan dari Bournemouth semalam. 😭😭😭
Extra Time Indonesia tweet media
Indonesia
247
593
5K
279.5K
Yogi Natasukma™
Yogi Natasukma™@SoundOfYogi·
Mari galakkan kembali #FollowFriday Yang mau folbek, reply aja sini - Gak perlu cenblu - Gak perlu punya follower gede - Tapi TL lo ga boleh bego Let's go
Indonesia
278
37
204
17K
Fariha
Fariha@0xFariha·
Do you need a follow? Say “Yes” We'll follow you.
Fariha tweet media
English
6
1
2
99
Tanyarlfes
Tanyarlfes@tanyarlfes·
💚 BROOOO di otak gua rasanya masih ada duit 150k di rekening, ga ekspek klo semuanya duit endapan alias GA BISA DITARIK😭 rasanya mau nonjokin semua orang yang lewat sumpahhh😭 ini gimana biar ni duit ga mengendap? Ditransfer ke e-wallet gtu ga bisa kahh?😭
Tanyarlfes tweet media
Indonesia
510
135
7.2K
846.3K
Langganan Suspend
Langganan Suspend@suspendsub·
Selamat malam ODGJ (Orang-orang Dengan Gaji Janggal).. msh blm nyerah nyamar jadi cenblue? Sini mutualan
Indonesia
0
0
0
97
Langganan Suspend
Langganan Suspend@suspendsub·
@boyoknangis Dr Gia buat yang manja, Dr Tirta buat yang bandel. Gue butuh duanya, kadang manja kadang bandel 😂
Indonesia
0
0
0
22
risa-!
risa-!@biduanssa·
dari 2 dokter ini, pilih berobat ke siapa? dr. Gia: mohon diminum obatnya😄🥰 dr. Tirta: BESOK BELI NISAN!!😠😤 Kasih sayang VS Kasih Paham
risa-! tweet media
Indonesia
362
4.3K
39.1K
2.5M
Langganan Suspend
Langganan Suspend@suspendsub·
@punkzlol menu harian hinaan 😭😭 itu mah menu favorit netizen, sold out terus 😂
Indonesia
0
0
1
17
Smoldinho
Smoldinho@punkzlol·
@suspendsub SPPG cabang north london menu makanan sehari-harinya hinaan pak.
Indonesia
1
0
1
15
Langganan Suspend
Langganan Suspend@suspendsub·
Udah.. Arsenal daftar dapur MBG aja pasti dapet penghargaan
Indonesia
1
0
4
93
Langganan Suspend
Langganan Suspend@suspendsub·
@ssejabin kurang tabah aja masalahnya.. coba konsisten sebulan, tweet 2-3x sehari, reply min 150x per hari, follow akun cenblu 30 per hari..lihat sebulan kemudian
Indonesia
0
0
1
18
Jeanne
Jeanne@yongyuanmj·
apa aku nyerah aja? percuma juga jbjb trus gapernah di jbjbin balik, impression stuck di situ aja. padahal kalo mutualan selalu gercep folbek dan jbjb :) how this world seems unfair to me
Jeanne tweet media
Indonesia
284
46
239
10.3K
Langganan Suspend
Langganan Suspend@suspendsub·
@jacksonhinkle So the US can walk away from any treaty it signs, slap on maximum-pressure sanctions, and still demand the other side obey a dead agreement? That’s not diplomacy, that’s gangster logic. No wonder Iran wants real guarantees now. Your word means nothing after this clown show..
English
0
0
0
11
Jackson Hinkle 🇺🇸
Jackson Hinkle 🇺🇸@jacksonhinkle·
🚨🇷🇺🇮🇷🇺🇸 PUTIN ON IRAN: “Iran fulfilled all of its obligations under the well-known nuclear deal. All of them. Then U.S. President Trump unilaterally decided to withdraw from the agreement, while the Europeans were saying, ‘Yes, it’s bad that the Americans have withdrawn, but you Iranians must comply with everything’ I apologize if this sounds a bit rude, but what the hell are the Iranians supposed to comply with?”
English
595
15.9K
55.2K
2.7M