lk

81 posts

lk banner
lk

lk

@t0matosoupp

enjoy simple things in life xoxo

Jakarta Capital Region 参加日 Mayıs 2019
84 フォロー中11 フォロワー
lk
lk@t0matosoupp·
@Kelazzzmenn @adarwis @plumbinq Ho oh tinggal tunggu aja apakah rakyat yang teriak gara2 subsidi dikurangin, ato market yg teriak (APBN defisit - asing kabur - investor ritel panik) terus saham turun (lagi), suku bunga naik. Mo belok kiri kanan rakyat kena, bedanya siapa yang kena duluan dan seberapa besar
Indonesia
0
0
0
57
Elfathan Arsenio
Elfathan Arsenio@Kelazzzmenn·
@t0matosoupp @adarwis @plumbinq Kalo gini mah, kayak bom waktu aja. Apalagi utang negara udah dilevel was was. Siltap emang ada?? Kayaknya kemaren udah defisit malahan 😂😂😂
Indonesia
1
0
0
50
lk
lk@t0matosoupp·
@Kelazzzmenn @adarwis @plumbinq Bener, tp sebelum ngambil 'tabungan' BI mereka pny opsi 'ngutang' pk SBN, ato ngerogoh receh (Saldo Anggaran Lebih dr taun sblmny) ya kyk kita kalo mau makan gaada duit udh nyari di kantong mau beli beras ya kl ga kasbon beli berasnya dikurangin (reprioritasi APBN)
Indonesia
1
0
0
84
Elfathan Arsenio
Elfathan Arsenio@Kelazzzmenn·
@t0matosoupp @adarwis @plumbinq Pake bahasa bayi aja, misal gini. Dalam 3 bulan pemasukan 20T, terus pengeluaran untuk MBG, belanja pegawai dll sampe 25T. Cadangan devisa BI anggap aja tabungan. Berarti harus tarik tabungan dulu biar survive. Gitu gak sih? Awam soalnya
Indonesia
1
0
0
73
lk
lk@t0matosoupp·
@adarwis @plumbinq Sequencenya: 1. Rupiah Melemah 2. Efek ke APBN 3. Potensi Capital Outflow, Inflasi import, trs Intervensi BI pakai CaDev Nah disini kita baru etis kritik pake background foto menkeu: Selametin APBN (potong subsidi) atau selamatin daya beli masyarakat (APBN tekor)?
Indonesia
1
0
0
193
lk
lk@t0matosoupp·
@adarwis @plumbinq Mas kita duit ada masuk terus dari kran (pajak/ekspor) dan keluar buat belanja. Embernya nggak bakal kosong dalam 3 bulan karena krannya kan nggak dimatiin. Emang dolar lagi naik, tapi BI punya 'cadangan devisa ratusan miliar buat jagain biar nggak terjun bebas ke angka segitu.
Indonesia
2
0
8
3.1K
lk
lk@t0matosoupp·
@LambeSahamjja fenomena launch first, budget later... fiskal keteken + unstable global effect, akhirnya nnt triliunan diambil dari dana desa, korbannya proyek kecil di desa yang potensi manfaatnya bisa lebih ngena... siapa si yg bikin ni projek ckck kebiasaan sih yang penting visible > viable
Indonesia
0
7
51
5.6K
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada berita hari ini yang menurut gua adalah salah satu hal paling mengejutkan yang bisa terjadi dalam tata kelola keuangan negara. Pemerintah sudah membuka 35.476 lowongan kerja untuk manajer Koperasi Desa Merah Putih. Pendaftaran sudah dibuka sejak 15 April dan ditutup 24 April 2026 besok. Tapi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa orang yang bertanggung jawab atas kas negara mengaku tidak tahu dari mana uang untuk menggaji puluhan ribu pegawai itu akan datang. Kata-katanya sangat eksplisit. Koperasi saya enggak tahu. Yang lain saya enggak paham. Berhenti sebentar dan pahami itu. 35.000 orang lebih akan direkrut sebagai pegawai BUMN. Gajinya belum ditentukan secara detail Zulhas hanya bilang menyesuaikan tingkat kelulusan. Sumber anggarannya tidak jelas Menkeu hanya tahu cicilan Rp40 triliun per tahun untuk koperasi tapi tidak tahu apakah itu sudah termasuk gaji pegawai atau belum. Dan proses rekrutmen sudah berjalan penuh tanpa ada kejelasan fiskal yang konkret. Ini bukan pertama kali pola seperti ini terjadi. MBG diluncurkan 6 Januari 2025 sementara anggarannya masih diblokir dan belum bisa dicairkan. Mitra direkrut, dapur dibangun, makanan dikirim semua pakai uang sendiri dulu sambil menunggu reimbers yang entah kapan. Baru belakangan sistem dibenahi. Motor listrik Rp1,2 triliun untuk BGN muncul di anggaran tanpa penjelasan yang memadai tentang relevansinya dengan program makan bergizi. Proyek IT Rp1,2 triliun yang klarifikasinya hanya narasi tanpa data yang bisa diverifikasi publik. Dan sekarang 35.000 pegawai BUMN direkrut dengan sumber gaji yang bahkan Menkeu sendiri tidak tahu. Polanya sangat konsisten dan sangat mengkhawatirkan. Program diluncurkan dulu, rekrutmen dibuka dulu, pengumuman dibuat dulu sementara pertanyaan paling fundamental tentang dari mana uangnya dijawab dengan nanti saya pastikan. Yang membuat ini lebih serius adalah konteksnya sekarang. Tiga Dirjen di Kemenkeu baru saja dicopot bersamaan kemarin. Ada isu APBN yang hanya mampu bertahan tiga bulan ke depan yang belum dikonfirmasi atau dibantah dengan data konkret. Ruang fiskal sudah sangat tertekan dengan MBG yang menyedot hampir Rp1 triliun per hari, perang Iran yang membuat harga energi melonjak, dan penerimaan pajak yang tertekan. Di tengah semua tekanan fiskal itu pemerintah membuka 35.000 lowongan baru tanpa kejelasan anggarannya. Ada juga pertanyaan teknis yang sangat serius soal rekrutmen ini yang perlu dijawab. Pertama — status pegawainya adalah karyawan BUMN. Koperasi Desa adalah entitas yang secara hukum berbeda dari BUMN. Lalu mengapa rekrutmennya melalui Panselnas dan statusnya BUMN? Ini adalah pertanyaan legal yang sangat mendasar. Kedua — 30.000 dari 35.476 posisi berada di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara. Ini adalah perusahaan yang baru dibentuk. Apakah PT ini sudah memiliki struktur corporate governance yang memadai untuk mengelola 30.000 pegawai sekaligus? Ketiga — rekrutmen menutup usia maksimal 25 tahun. Artinya ini menyasar fresh graduate dan diploma baru lulus. Dengan gaji yang belum jelas, ditempatkan di koperasi desa yang baru dibentuk, dengan status yang tidak jelas antara BUMN atau bukan ini adalah kondisi kerja yang sangat tidak ideal dan berpotensi mengorbankan puluhan ribu anak muda. ketika Menteri Keuangan sendiri bilang tidak tahu sumber anggaran untuk program yang sudah berjalan dan sedang direkrut puluhan ribu pegawainya, itu bukan sekadar masalah komunikasi antar kementerian. Itu adalah bukti bahwa program-program besar ini diluncurkan tanpa perencanaan fiskal yang matang dan terkoordinasi. Dan yang paling menggelisahkan adalah ini sudah terjadi berulang kali dengan pola yang sama. Luncurkan dulu, urus anggarannya belakangan. Dan yang selalu menanggung konsekuensinya adalah uang pajak rakyat yang terus mengalir tanpa kepastian akan ke mana dan untuk apa tepatnya.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
507
6.4K
14.8K
616K
lk
lk@t0matosoupp·
kemang banjir gak ya
Indonesia
0
0
0
360
lk
lk@t0matosoupp·
💔
ART
0
0
0
153
lk
lk@t0matosoupp·
capek bgt ngadepin org bluffing
Indonesia
0
0
0
112
lk
lk@t0matosoupp·
easy come easy go
English
0
0
0
148
lk
lk@t0matosoupp·
my inner child is healed
English
0
0
0
104
lk がリツイート
Mufti Menk
Mufti Menk@muftimenk·
Shame on you! You killed them at home, in the hospitals, in the ambulances, in the schools, in the mosques, in the markets, on the farms, in the refugee camps, while giving birth, while fleeing to "safety" waving white flags! The elderly, the men, women, children, aid workers, journalists and EVERYONE. You destroyed EVERYTHING to smithereens. And you still claim to be the victim! #AllEyesOnRafah
English
960
46.7K
75.3K
3.1M
lk がリツイート
Awan
Awan@Pemuda177·
Duduk antara 2 sujud : Rabbighfirli - Tuhanku, ampuni aku Warhamni - Sayangi aku Wajburni - Tutuplah aibku Warfa'ni - Angkatlah darjatku Warzuqni - Berilah aku rezeki Wahdini - Berilah aku petunjuk Wa'afini - Sehatkan aku Wa'fu'anni - Maafkan aku
Indonesia
38
17K
57.3K
1.3M
lk
lk@t0matosoupp·
durenn enak bgt nih
Indonesia
1
0
0
121
lk
lk@t0matosoupp·
love u
lk tweet media
English
0
0
0
164
lk
lk@t0matosoupp·
kenapa sih gn sahari atau jakut jarang banget bakso dan somay yg enak?
Indonesia
0
0
1
90
lk がリツイート
kelly⸆⸉ 🐈‍⬛🍒
kelly⸆⸉ 🐈‍⬛🍒@kellybuddy_·
can shopee please STOP PAUSING MY MUSIC WHENEVER I OPEN THE APP FFS 😭😭😭😭😭😭😭😭
English
3
11
13
0