alfarisi 리트윗함

Ke mana @NajwaShihab ? Sepakat banget sama perspektif kawan saya ini @walikonten
Penokohan itu katrok, usang, udah engga relevan lagi untuk zaman post modernisme seperti sekarang ini. Benar dan salah itu relatif, tergantung kalian lihat dari sisi mana. Yes, thats called Post Modernism.
Mungkin saja dengan naik ke gerbongnya @prabowo merupakan hal yang "benar" bagi Najwa dengan perspektifnya sendiri, toh, Najwa pada akhirnya naik ke gerbongnya Jokowi di periode kedua. Ya, walau sampai sekarang hasil dari "Tim Percepatan Keadilan/Hukum" (koreksi kalo salah) nggak keliatan apa aja hasilnya.
Remember this: saya dulu pernah bilang bahwa saya ini tipe orang yang melawan arus, not following the market but "creating" market itself.
Dalam konteks ini, kalian tidak perlu terlalu bergantung pada "sosok" yang menurut kalian "hebat", sehingga ketika "sosok hebat" itu bungkam, kalian seperti kehilangan "pedoman".
Dan yang perlu kalian amati yaitu, jauhi "sosok hebat" yang NPD, yang mengkultuskan dirinya sendiri, yang menganggap bahwa dirinya itu adalah "pencetus" atau apalah.
Najwa itu manusia biasa, punya nafsu dan ego, punya "goal"nya sendiri, punya kehidupannya sendiri.
Indonesia




















