Bebe

27.2K posts

Bebe banner
Bebe

Bebe

@BebeTrianda

Life will get better

Jakarta Selatan, DKI Jakarta 가입일 Nisan 2013
1.2K 팔로잉522 팔로워
고정된 트윗
Bebe
Bebe@BebeTrianda·
Bismillah for everything.
English
0
0
0
3.4K
Bebe 리트윗함
Baru lvl 2, belum
Baru lvl 2, belum@CFALEVEL99·
Gw tiap nemu kasus kaya gini jadi penasaran ama Jaksanya. Berikut pendidikan beliau: - S1 Uni Muhammadiyah Palembang masuk 1997 (lulus) - S2 Uni Jayabaya masuk 2014 (lulus) - S2 Uni Sriwijaya 2006 (mundur) - S2 Uni Bengkulu 2013 (mundur) - S2 Uni Islam Riau 2013 (mundur)
Ibrahim Arief@ibamarief

Mengapa Negara Menzalimi Suami Saya, yang Tulus Berkorban Banyak Untuk Negara? Sebagai istri, sakit hati rasanya. Enam belas tahun aku kenal Ibam, dia ngga money oriented. Niatnya tulus. Kalau sudah mau bantu, dia akan benar-benar bantu. Ibam dituntut penjara 15 tahun dan harus bayar Rp16,9 miliar, kalau tidak maka pidananya ditambah 7,5 tahun. Berarti, Ibam dituntut 22,5 tahun penjara. Ibam, yang pernah menolak tawaran puluhan miliar karena merasa misi bantu negara lewat bangun teknologi masih belum selesai. Sekarang ironisnya dituduh korupsi. Padahal sampai 57 saksi diperiksa, tidak ada satu pun bukti Ibam memperkaya diri. Tidak ada konflik kepentingan untuk memperkaya orang lain. Dia hanya konsultan teknis, rela tolak tawaran asing, turun gaji demi negara, ngga punya jabatan dan kewenangan, selalu profesional dan netral dalam kasih masukan, tapi terjebak dalam pusaran para elite birokrasi. Masukan teknis Ibam yang sudah terdokumentasi baik, transparan akan kelebihan dan kekurangan, diceritakan sepotong-sepotong saja oleh pejabat pengadaan. Sehingga seakan-akan Ibam memaksa hanya Chromebook. Untungnya, Ibam punya banyak dokumentasi yang sudah jadi bukti di persidangan. Sudah terungkap di sidang bahwa: 1. Ibam bukan pejabat, tapi konsultan yayasan. Gaji Ibam sama sekali bukan dari APBN. 2. Ibam baru kenal Nadiem setelah dia jadi menteri. Ngga ada persekongkolan, dan ngga pernah ketemu personal. 3. Di banyak bukti chat & notulen rapat: Ibam tidak mengarahkan pengadaan, tidak buat kajian, bahkan Ibam minta kementerian untuk uji Chromebook dulu. 4. Pejabat Eselon I akhirnya mengakui: dia yang menolak masukan pengujian Ibam, dia yang memutuskan Chromebook lewat SK yang dia keluarkan. 5. Ahli IT telah menyatakan masukan Ibam sudah netral dan profesional, sesuai best practice keahlian, serta benar dalam menyerahkan keputusan ke kementerian. Puncaknya, nama Ibam dicatut ke dalam SK pengadaan yang tidak pernah dia ketahui sebelumnya. Dalam pengesahan kajian Chromebook yang ditugaskan SK, tidak ada tanda tangan Ibam. Terungkap juga di sidang, belasan pejabat, termasuk yang berupaya ‘menyalahkan’ Ibam, mengakui telah menerima ratusan juta rupiah suap dari vendor. Namun mereka semua bebas, tidak ada yang jadi tersangka. Disaat mereka bebas, Ibam ditahan dan dituntut penjara. Bagiku perkara ini jelas. Suamiku bukan pelaku, tapi korban permainan elite birokrasi yang seenaknya melempar semua keputusan mereka pada Ibam. Sekarang, kami hampir sampai di ujung jalan. Ibam dituntut 22,5 tahun penjara. Dua terdakwa lain, pejabat Eselon II di Kemendikbud, yang mengatur pengadaan dan sudah mengakui ada aliran dana sampai miliaran rupiah, dituntut 6 tahun saja. Semakin kontras ketika surat tuntutan sendiri mengakui: tidak ada aliran dana ke Ibam. Tuntutan bilang di laporan SPT 2021, kekayaan Ibam naik Rp16,9 miliar. Ibam sudah tunjukkan bukti di persidangan kalau itu dari saham Bukalapak yang didapat jauh sebelum Ibam menjadi konsultan Kemendikbud, tidak ada kaitannya sama sekali dengan Chromebook atau Gojek. Bukti itu ditolak JPU dalam tuntutannya. Mereka bilang karena Ibam sudah resign, sahamnya hangus. Mereka tidak paham kata-kata dalam surat pemberian saham, bahwa yang hangus hanya “saham yang belum diberikan”. Padahal, sebelum resign juga ada sebagian saham yang sudah diberikan. JPU menyatakan, karena mereka tolak bukti itu, Rp16,9 miliar Ibam diduga hasil korupsi, jadi mereka tuntut 15 tahun ditambah 7,5 tahun. Bagi kami, ini puncak dari kezaliman. Ibam yang tidak pernah, sekali lagi, TIDAK PERNAH ADA ALIRAN DANA SAMA SEKALI, dikriminalisasi atas prestasinya bantu negara, yang tidak ada hubungannya dengan perkara. Dua minggu lagi putusan Ibam akan dibacakan oleh Majelis Hakim, kami tetap berharap keadilan putusan bisa sesuai dengan fakta persidangan. Karena, ini bukan sekedar perkara hukum, ini menyangkut nasib seseorang, masa depan keluarga kami, anak-anak kami, serta kemerdekaan kami sekeluarga. Setahun terakhir ini adalah masa yang sangat berat bagi kami. Keluarga kami kehilangan penghasilan, kesehatan jantung Ibam kian memburuk, bahkan tabungan hidup kami terkuras habis untuk biaya medis dan biaya hukum. Namun, aku bersaksi bahwa Ibam adalah seorang perintis. Hidupnya penuh perjuangan dari kecil, insya Allah kami siap bangun dari nol lagi. Hanya saja, jika pengabdian untuk Indonesia harus dibayar semahal ini. Jika bukti persidangan sudah seterang ini, dan jika upaya mengkambinghitamkan Ibam sudah sekentara ini, dia tetap dipenjara puluhan tahun... Ini adalah ketidakadilan yang teramat pahit. Bukan hanya bagi Ibam, tapi bagi siapa pun yang pernah atau akan bantu bangsa ini dengan niat tulus. Apa memang berbakti bagi merah putih seberbahaya ini? Apa memang tidak ada keadilan bagi orang jujur yang sudah berkorban banyak bagi negara? Tolong bantu kami mencari keadilan untuk Ibam selagi masih ada waktu. Mohon bantu bagikan tulisan ini, pada rekan atau kerabat, konsultan atau pejabat, siapapun yang bisa bantu menyuarakan keadilan dan memberi perhatian. Agar tidak ada lagi profesional seperti Ibam yang jadi korban kriminalisasi. Jakarta, 16 April 2026 Ririe - Istri dari Ibrahim Arief (Ibam)

Indonesia
31
326
1.4K
129.8K
Bebe 리트윗함
Bebe 리트윗함
𝕸𝖔𝖓𝖎𝖈𝖆 ᴼᶠᶠⁱᶜⁱᵃˡ
✍️🆙 SUARA KITA UNTUK PROVIDER Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) M Guntur Hamzah mempertanyakan skema sisa kuota internet hangus saat berakhirnya masa aktif. Guntur pun menekankan asas keadilan terkait tarif, yakni transparansi, akuntabilitas, responsif, independen, dan keadilan.
Indonesia
10
239
587
9.4K
Bebe 리트윗함
Dosen Kesayanganmu
Dosen Kesayanganmu@direktoridosen·
Badan Gizi Nasional (BGN) belanja tablet, motor, kaos, sampai semir sepatu dengan total triliunan rupiah pada 2025. Apa saja rinciannya dan kenapa pengadaan ini dikritik sebagai "alarm serius bagi tata kelola keuangan negara"? @BBCIndonesia
Dosen Kesayanganmu tweet mediaDosen Kesayanganmu tweet mediaDosen Kesayanganmu tweet mediaDosen Kesayanganmu tweet media
Indonesia
54
255
430
22.7K
Bebe 리트윗함
Dosen Pembimbing
Dosen Pembimbing@Dospemz·
Kasus Ibrahim Arief (Ibam) dalam dugaan korupsi pengadaan Chromebook ini banyak dibaca oleh banyak orang sebsgai sebuah skenario klasik: elite birokrasi sengaja mengorbankan aktor luar untuk menutupi korupsi internal. Sebagai konsultan teknis swasta tanpa jabatan struktural, Ibam justru dituntut 15 tahun penjara plus pengganti Rp16,9 miliar, tuntutan yang jauh lebih berat daripada dua pejabat eselon yang mengakui menerima suap dari vendor. Pelajaran yang bisa kita ambil pada kasus ini: 1. Profesional teknis dari luar sistem sangat rentan untuk dijadikan kambing hitam agar elite internal lolos dari sorotan saat proyek besar bocor. 2. Batas kewenangan formal hanyalah ilusi dalam penegakan hukum selektif yang sudah dirancang untuk melindungi lingkaran kekuasaan birokratis. 3. Saran profesional meskipun netral, tetap mudah untuk dipelintir dan dijadikan narasi “pengarahan” agar narasi korupsi punya target eksternal. 4. Aset pribadi masa lalu tetap bisa dijadikan sebagai “bukti” korupsi untuk memperkuat skenario pengorbanan. Tanpa reformasi radikal yang mematahkan kartel birokrasi, semangat berkontribusi pada program publik hanyalah jebakan berbahaya bagi siapa pun di luar lingkaran kekuasaan.
Ibrahim Arief@ibamarief

Mengapa Negara Menzalimi Suami Saya, yang Tulus Berkorban Banyak Untuk Negara? Sebagai istri, sakit hati rasanya. Enam belas tahun aku kenal Ibam, dia ngga money oriented. Niatnya tulus. Kalau sudah mau bantu, dia akan benar-benar bantu. Ibam dituntut penjara 15 tahun dan harus bayar Rp16,9 miliar, kalau tidak maka pidananya ditambah 7,5 tahun. Berarti, Ibam dituntut 22,5 tahun penjara. Ibam, yang pernah menolak tawaran puluhan miliar karena merasa misi bantu negara lewat bangun teknologi masih belum selesai. Sekarang ironisnya dituduh korupsi. Padahal sampai 57 saksi diperiksa, tidak ada satu pun bukti Ibam memperkaya diri. Tidak ada konflik kepentingan untuk memperkaya orang lain. Dia hanya konsultan teknis, rela tolak tawaran asing, turun gaji demi negara, ngga punya jabatan dan kewenangan, selalu profesional dan netral dalam kasih masukan, tapi terjebak dalam pusaran para elite birokrasi. Masukan teknis Ibam yang sudah terdokumentasi baik, transparan akan kelebihan dan kekurangan, diceritakan sepotong-sepotong saja oleh pejabat pengadaan. Sehingga seakan-akan Ibam memaksa hanya Chromebook. Untungnya, Ibam punya banyak dokumentasi yang sudah jadi bukti di persidangan. Sudah terungkap di sidang bahwa: 1. Ibam bukan pejabat, tapi konsultan yayasan. Gaji Ibam sama sekali bukan dari APBN. 2. Ibam baru kenal Nadiem setelah dia jadi menteri. Ngga ada persekongkolan, dan ngga pernah ketemu personal. 3. Di banyak bukti chat & notulen rapat: Ibam tidak mengarahkan pengadaan, tidak buat kajian, bahkan Ibam minta kementerian untuk uji Chromebook dulu. 4. Pejabat Eselon I akhirnya mengakui: dia yang menolak masukan pengujian Ibam, dia yang memutuskan Chromebook lewat SK yang dia keluarkan. 5. Ahli IT telah menyatakan masukan Ibam sudah netral dan profesional, sesuai best practice keahlian, serta benar dalam menyerahkan keputusan ke kementerian. Puncaknya, nama Ibam dicatut ke dalam SK pengadaan yang tidak pernah dia ketahui sebelumnya. Dalam pengesahan kajian Chromebook yang ditugaskan SK, tidak ada tanda tangan Ibam. Terungkap juga di sidang, belasan pejabat, termasuk yang berupaya ‘menyalahkan’ Ibam, mengakui telah menerima ratusan juta rupiah suap dari vendor. Namun mereka semua bebas, tidak ada yang jadi tersangka. Disaat mereka bebas, Ibam ditahan dan dituntut penjara. Bagiku perkara ini jelas. Suamiku bukan pelaku, tapi korban permainan elite birokrasi yang seenaknya melempar semua keputusan mereka pada Ibam. Sekarang, kami hampir sampai di ujung jalan. Ibam dituntut 22,5 tahun penjara. Dua terdakwa lain, pejabat Eselon II di Kemendikbud, yang mengatur pengadaan dan sudah mengakui ada aliran dana sampai miliaran rupiah, dituntut 6 tahun saja. Semakin kontras ketika surat tuntutan sendiri mengakui: tidak ada aliran dana ke Ibam. Tuntutan bilang di laporan SPT 2021, kekayaan Ibam naik Rp16,9 miliar. Ibam sudah tunjukkan bukti di persidangan kalau itu dari saham Bukalapak yang didapat jauh sebelum Ibam menjadi konsultan Kemendikbud, tidak ada kaitannya sama sekali dengan Chromebook atau Gojek. Bukti itu ditolak JPU dalam tuntutannya. Mereka bilang karena Ibam sudah resign, sahamnya hangus. Mereka tidak paham kata-kata dalam surat pemberian saham, bahwa yang hangus hanya “saham yang belum diberikan”. Padahal, sebelum resign juga ada sebagian saham yang sudah diberikan. JPU menyatakan, karena mereka tolak bukti itu, Rp16,9 miliar Ibam diduga hasil korupsi, jadi mereka tuntut 15 tahun ditambah 7,5 tahun. Bagi kami, ini puncak dari kezaliman. Ibam yang tidak pernah, sekali lagi, TIDAK PERNAH ADA ALIRAN DANA SAMA SEKALI, dikriminalisasi atas prestasinya bantu negara, yang tidak ada hubungannya dengan perkara. Dua minggu lagi putusan Ibam akan dibacakan oleh Majelis Hakim, kami tetap berharap keadilan putusan bisa sesuai dengan fakta persidangan. Karena, ini bukan sekedar perkara hukum, ini menyangkut nasib seseorang, masa depan keluarga kami, anak-anak kami, serta kemerdekaan kami sekeluarga. Setahun terakhir ini adalah masa yang sangat berat bagi kami. Keluarga kami kehilangan penghasilan, kesehatan jantung Ibam kian memburuk, bahkan tabungan hidup kami terkuras habis untuk biaya medis dan biaya hukum. Namun, aku bersaksi bahwa Ibam adalah seorang perintis. Hidupnya penuh perjuangan dari kecil, insya Allah kami siap bangun dari nol lagi. Hanya saja, jika pengabdian untuk Indonesia harus dibayar semahal ini. Jika bukti persidangan sudah seterang ini, dan jika upaya mengkambinghitamkan Ibam sudah sekentara ini, dia tetap dipenjara puluhan tahun... Ini adalah ketidakadilan yang teramat pahit. Bukan hanya bagi Ibam, tapi bagi siapa pun yang pernah atau akan bantu bangsa ini dengan niat tulus. Apa memang berbakti bagi merah putih seberbahaya ini? Apa memang tidak ada keadilan bagi orang jujur yang sudah berkorban banyak bagi negara? Tolong bantu kami mencari keadilan untuk Ibam selagi masih ada waktu. Mohon bantu bagikan tulisan ini, pada rekan atau kerabat, konsultan atau pejabat, siapapun yang bisa bantu menyuarakan keadilan dan memberi perhatian. Agar tidak ada lagi profesional seperti Ibam yang jadi korban kriminalisasi. Jakarta, 16 April 2026 Ririe - Istri dari Ibrahim Arief (Ibam)

Indonesia
30
619
1.2K
45.3K
Bebe 리트윗함
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Tidak ada. Tapi faktanya beda cerita. Fakta pahit yang perlu semua orang tahu: Satu standar biaya perjalanan dinas luar negeri pejabat Indonesia. Berdasarkan PMK yang berlaku pejabat setingkat menteri mendapat uang hotel hingga USD 500-900 per malam tergantung negara tujuan. Di kota seperti New York, London, atau Tokyo itu setara Rp8 sampai Rp14 juta per malam. Untuk kamar hotel. Satu malam. Sementara UMP Jakarta 2026 sekitar Rp5,3 juta per bulan. Artinya satu malam tidur pejabat dinas di luar negeri bisa setara dua sampai tiga kali gaji bulanan pekerja Jakarta. Dua siapa yang bayar? APBN. Uang pajak rakyat. Uang yang sama yang sekarang dipotong habis-habisan atas nama efisiensi anggaran. Di saat yang sama: Anggaran perpustakaan dipotong Anggaran pendidikan dasar dipotong Anggaran puskesmas di daerah terpencil dipotong Guru honorer masih ada yang digaji Rp300.000 per bulan Tapi standar hotel pejabat dinas tidak pernah masuk daftar yang diefisiensi. Tiga apa yang sebenarnya terjadi di lapangan: Banyak pejabat yang tidak hanya pakai jatah hotelnya tapi mengambil selisih dengan cara menginap di hotel yang lebih murah dan mengantongi sisanya. Ini bukan rahasia. Ini sudah lama jadi praktik yang "dimaklumi" dalam budaya birokrasi Indonesia. Standar ditetapkan setinggi-tingginya bukan karena kebutuhan operasional tapi karena selisihnya bisa jadi penghasilan tambahan yang tidak terlihat di laporan. Bukan karena mereka butuh kenyamanan itu untuk bekerja efektif. Tapi karena sistemnya memang dirancang demikian dan tidak ada yang mau mengubahnya karena semua yang punya kekuasaan untuk mengubahnya adalah penerima manfaatnya. Pejabat dinas ke luar negeri pakai hotel mewah bukan karena mereka butuh kasur empuk untuk berpikir lebih jernih. Mereka butuh kasur empuk karena sistemnya membolehkan dan tidak ada yang cukup peduli atau cukup punya kuasa untuk menghentikannya. Dan selama rakyat yang membayar pajak tidak tahu berapa yang dihabiskan untuk apa dan apa hasilnya maka ini bukan sekadar pemborosan. Ini adalah pengkhianatan terhadap kepercayaan publik yang terjadi setiap hari dengan tenang di balik kuitansi hotel yang tidak pernah diperlihatkan ke siapapun.
Mikael Dewabrata 📊@MikaelDewabrata

Masih belum paham apa urgency seorang pejabat harus tinggal di hotel super mewah ketika dinas di luar negeri.

Indonesia
9
61
119
10.2K
Bebe 리트윗함
A Professional Overthinker
mirisnya, negara sebenarnya mampu. cuma sayang, tak mau.
A Professional Overthinker tweet media
Indonesia
54
4.7K
14.7K
133.7K
Bebe 리트윗함
5tePh3N
5tePh3N@P3gEl·
Sebanyak 155 murid PAUD, SMP hingga ortu murid diduga keracunan embege di kepulauan Anambas 🤨
Indonesia
85
1.5K
2.2K
18.6K
Bebe 리트윗함
Sumatera Adil & Federal
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera·
orangtua murid penerima MBG kritik menu ayam yang diduga masih mentah dan berbulu, tapi respon admin justru akhmmm Kalian lihat sendirilah 😭
Indonesia
42
631
2.2K
59.6K
Bebe 리트윗함
ꦩꦸꦂꦠꦝ
ꦩꦸꦂꦠꦝ@MurtadhaOne1·
BUNA ULTAH Seluruh kedeputian wajib buat video ucapan selamat ultah dan wajib diposting 😂
Indonesia
502
1.2K
4.6K
476.9K
Bebe 리트윗함
Virdian Aurellio
Virdian Aurellio@virdianaurellio·
Rakyat diminta berhemat. Tapi pejabatnya hedon dan buang buang anggaran. Bukan ini implementasi kebijakan yang benar! Jangan tebang pilih penegakan hukum! Lawan politik diadili dengan alasan kerugian negara. Badan Gizi Nasional terang-terangan melakukan pemborosan depan mata justru didiamkan. Adili segera!
Indonesia
18
675
1.2K
9.4K
Bebe 리트윗함
Bebe 리트윗함
ribka
ribka@ribkadel·
Lu semua udah liat akun Instagram official sekretariat KABINET belum sih Yaallah para @PNS_Ababil nambah lagi jobdesc nya bikin lagu sama video ucapan met ultah gini
Indonesia
79
502
2K
78.9K
Bebe 리트윗함
Mas P1yu🍉🇮🇩
Mas P1yu🍉🇮🇩@Piyusaja2·
KENAPA TIDAK SEJAK AWAL? - JUMLAH ANAK YANG KURANG GIZI = 7,8 JUTA ANAK - JUMLAH PENERIMA MBG = 61 JUTA ORANG INI NAMANYA PROGRAM TOLOL MENGHAMBUR-HAMBURKAN ANGGARAN
Mas P1yu🍉🇮🇩 tweet mediaMas P1yu🍉🇮🇩 tweet media
Indonesia
129
1.1K
2.1K
28.3K
Bebe 리트윗함
Fai Nomady
Fai Nomady@SumandoGaek·
Warga biasa protes, disebut makar 🔥 Aparat negara siram air keras disebut dendam pribadi.💢
Indonesia
38
1.7K
3.4K
32.9K