GP Racing Indonesia F1@gpri_f1
🚨Agar mau bertahan, Red Bull rela berikan Racing Bulls pada Verstappen?
Red Bull dirumorkan tengah mengeksplor berbagai cara kreatif untuk meyakinkan Max Verstappen agar tetap bertahan bersama mereka dalam jangka panjang.
Pekan lalu, petinggi Red Bull menggelar pertemuan penting dengan Verstappen di markas mereka di Salzburg, Austria. Dalam pertemuan tersebut, CEO Red Bull Oliver Mintzlaff dan pemegang saham utama Chalerm Yoovidhya memaparkan rencana jangka panjang tim, termasuk upaya mendatangkan talenta-talenta terbaik dari rival mereka.
Tujuan utama pertemuan itu adalah untuk mendapatkan kepastian mengenai komitmen Verstappen untuk musim-musim mendatang. Namun, sang juara dunia empat kali disebut belum memberikan jaminan bahwa dirinya akan tetap bersama Red Bull setelah 2026.
Menurut laporan jurnalis Joe Saward, salah satu ide yang muncul untuk mempertahankan Verstappen adalah dengan memberikan mayoritas saham atau 'controlling stake' Racing Bulls kepada pembalap asal Belanda tersebut. Meski demikian, Saward menilai kemungkinan skenario tersebut masih cukup kecil.
Selain membahas masa depan Verstappen, Red Bull juga disebut mendiskusikan struktur kepemilikan Red Bull Racing dan Racing Bulls. Kepemilikan dua tim oleh satu perusahaan saat ini tengah menjadi sorotan, dengan CEO McLaren Zak Brown yang meminta FIA melarang model kepemilikan tersebut. Presiden FIA Mohammed Ben Sulayem juga tampak sejalan dengan pandangan tersebut melalui komentar yang ia lontarkan beberapa waktu lalu.
Apabila Verstappen memperoleh controlling stake di Racing Bulls, langkah tersebut berpotensi menjadi solusi atas isu kepemilikan ganda yang selama ini membayangi Red Bull, sekaligus menjaga hubungan erat antara kedua tim di masa depan.