Setiawan

62.3K posts

Setiawan banner
Setiawan

Setiawan

@Iv_Setiawan

Ngetwit kalo lagi pengen aja.

unknown 가입일 Kasım 2009
87 팔로잉593 팔로워
United Focus Indonesia
United Focus Indonesia@utdfocusid·
Grup Djarum sering dipertanyakan soal komitmen mereka terhadap sepak bola Indonesia. Salah satu kritik yang paling sering muncul adalah kenapa Como nggak pernah mengorbitkan pemain Indonesia. Jawabannya simpel: mereka terhalang regulasi. Serie A punya aturan ketat soal pemain non-EU. Setiap klub hanya boleh mendaftarkan maksimal 2 pemain non-EU per musim, di semua kelompok umur. Mirwan Suwarso sendiri ngasih gambaran yang cukup jelas soal dilema ini: “Let’s say Como ambil anak Indonesia umur 16 tahun, maka jatah yang tersisa untuk slot non-EU di tim utama tinggal 1, yang biasanya diisi pemain Brasil, Argentina, Uruguay atau Afrika yang secara pengalaman sudah terbukti.” Artinya, kalau Como pakai satu slot buat pemain muda Indonesia, mereka harus rela mengorbankan satu slot untuk pemain berpengalaman yang bisa langsung berkontribusi di Serie A. Buat klub yang lagi berjuang membangun reputasi di level tertinggi Italia, itu bukan trade-off yang mudah. Yang menarik, Mirwan juga meluruskan satu hal. Meski slot pemain non-EU jadi penghalang, bukan berarti Como menutup pintu buat orang Indonesia sama sekali. Justru sebaliknya, Grup Djarum melalui Mirwan Suwarso memilih jalur lain: mengorbitkan pelatih muda, analis, dan staf profesional Indonesia ke dalam struktur klub. “Kita lebih memilih untuk memberikan banyak kesempatan pada pelatih dan analis. Ada salah satu analis kita orang Indonesia, anak Bandung. Kurniawan juga pernah jadi asisten pelatih di sini. Dari tim media sosial dan tim produksi juga banyak dari Indonesia, kurang lebih ada 11 orang anak Indonesia yang saat ini berada dalam tubuh tim.” Jadi bukan nggak ada kontribusi untuk Indonesia. Jalurnya beda aja, bukan lewat lapangan, tapi lewat ruang analisis, ruang pelatihan, dan balik layar. Jadi sebelum nuduh Group Djarum nggak cinta Indonesia, mungkin worth it buat pahami dulu sistemnya. Nggak semua hal bisa diselesaikan dengan niat baik kalau regulasinya nggak mendukung.
United Focus Indonesia tweet media
United Focus Indonesia@utdfocusid

Mirwan Suwarso, Presiden Como 1907, dalam wawancara terbarunya bareng Helmy Yahya, cerita kalau ia membangun Como pakai konsep Moneyball: pendekatan manajemen tim olahraga yang dipopulerkan Billy Beane di awal 2000-an. Idenya simpel tapi revolusioner, pakai analisis statistik untuk nemuin pemain yang undervalued di pasar, terus bangun tim kompetitif dengan budget terbatas. Konsep ini biasanya jadi andalan klub-klub kecil yang nggak bisa bersaing di bursa pasar melawan klub-klub tajir. Di Premier League, Brentford dan Brighton adalah dua contoh paling terkenal yang berhasil jalanin filosofi ini. Yang bikin menarik, Mirwan nggak cuma belajar teorinya doang. Dia ngaku pernah ketemu langsung sama Billy Beane untuk bekerjasama soal ini, dan juga sama Tony Bloom, pemilik Brighton, buat pelajarin sistemnya dari orang-orangnya langsung. Habis itu, dia sama timnya mulai bedah sistem tersebut, menganalisa apa yang bagus, apa yang kurang, sebelum akhirnya bikin versi Moneyball mereka sendiri. Prinsipnya satu: semua keputusan sepak bola harus berbasis data. Tapi Mirwan juga menegaskan satu hal penting: Como dibangun di atas sistem, bukan individu. Siapapun yang duduk di kursi pelatih nggak boleh jadi figur yang nggak tergantikan. Makanya, ia bentuk yang namanya “Dewan Sepak Bola” yang terdiri dari head of recruitment, head of development, head of football strategy, head of performance, tim pelatih, perwakilan pemilik, sport director, sampai tim keuangan. Semua keputusan sepak bola harus lahir dari kesepakatan bersama. Nah, konsep ini paling keliatan nyata di proses rekrutmen pemain Como. Mirwan Suwarso menjelaskan prosesnya yang berlapis dan cukup ketat. Mulai dari tim rekrutmen yang nyaring kandidat berdasarkan data. Kalau lolos, nama itu diterusin ke tim scouting buat dikonfirmasi langsung, apakah datanya akurat atau nggak, gaya mainnya cocok sama filosofi tim atau nggak. Kalau cocok, lanjut ke tahap behavior analysis, di mana sikap dan karakter si pemain dinilai. Baru setelah itu diserahin ke tim keuangan buat ngecek apakah nilai pasarnya masuk budget atau nggak. Kalau semua tahap itu udah dilalui, baru deh nama-nama kandidat yang lolos diserahin ke tim pelatih, biasanya 5-6 nama. Tim pelatih bebas milih siapapun dari daftar itu. Tapi kalau mereka punya kandidat sendiri di luar daftar, nama itu tetap bisa diajukan, dengan syarat harus ikutin seluruh proses rekrutmen dari awal juga. Melihat betapa sistematisnya Como dijalankan, proses rekrutmen yang ketat, semua diselaraskan dengan visi pelatih, dan ujungnya bermuara pada hasil nyata di lapangan, rasanya nggak heran kenapa mereka bisa bicara banyak musim ini di Serie A. Dan untuk kita sebagai orang Indonesia, ada kebanggaan tersendiri melihat klub yang paling dibicarakan belakangan ini, pemiliknya adalah orang Indonesia. 🥹❤️

Indonesia
134
266
1.6K
159.9K
Setiawan
Setiawan@Iv_Setiawan·
Beberapa liga di Eropa itu punya regulasi khusus soal pemain non-EU. Makanya pemain asing biasanya masuk lewat jalur Homegrown, Dual Citizenship EU *kadang dipinjemin ke klub lain di negara yg sama, atau jalur ikut negara istri yg orang EU*, atau emang kualitasnya bagus.
United Focus Indonesia@utdfocusid

Grup Djarum sering dipertanyakan soal komitmen mereka terhadap sepak bola Indonesia. Salah satu kritik yang paling sering muncul adalah kenapa Como nggak pernah mengorbitkan pemain Indonesia. Jawabannya simpel: mereka terhalang regulasi. Serie A punya aturan ketat soal pemain non-EU. Setiap klub hanya boleh mendaftarkan maksimal 2 pemain non-EU per musim, di semua kelompok umur. Mirwan Suwarso sendiri ngasih gambaran yang cukup jelas soal dilema ini: “Let’s say Como ambil anak Indonesia umur 16 tahun, maka jatah yang tersisa untuk slot non-EU di tim utama tinggal 1, yang biasanya diisi pemain Brasil, Argentina, Uruguay atau Afrika yang secara pengalaman sudah terbukti.” Artinya, kalau Como pakai satu slot buat pemain muda Indonesia, mereka harus rela mengorbankan satu slot untuk pemain berpengalaman yang bisa langsung berkontribusi di Serie A. Buat klub yang lagi berjuang membangun reputasi di level tertinggi Italia, itu bukan trade-off yang mudah. Yang menarik, Mirwan juga meluruskan satu hal. Meski slot pemain non-EU jadi penghalang, bukan berarti Como menutup pintu buat orang Indonesia sama sekali. Justru sebaliknya, Grup Djarum melalui Mirwan Suwarso memilih jalur lain: mengorbitkan pelatih muda, analis, dan staf profesional Indonesia ke dalam struktur klub. “Kita lebih memilih untuk memberikan banyak kesempatan pada pelatih dan analis. Ada salah satu analis kita orang Indonesia, anak Bandung. Kurniawan juga pernah jadi asisten pelatih di sini. Dari tim media sosial dan tim produksi juga banyak dari Indonesia, kurang lebih ada 11 orang anak Indonesia yang saat ini berada dalam tubuh tim.” Jadi bukan nggak ada kontribusi untuk Indonesia. Jalurnya beda aja, bukan lewat lapangan, tapi lewat ruang analisis, ruang pelatihan, dan balik layar. Jadi sebelum nuduh Group Djarum nggak cinta Indonesia, mungkin worth it buat pahami dulu sistemnya. Nggak semua hal bisa diselesaikan dengan niat baik kalau regulasinya nggak mendukung.

Indonesia
0
0
0
7
Setiawan 리트윗함
Football Manager Indonesia
Karena banyak yang minta cara baca neraca keuangan klub di FM A thread
Indonesia
14
247
773
0
Setiawan
Setiawan@Iv_Setiawan·
@id_fm Ngisi jatah HGC 😅
Indonesia
0
0
0
926
Setiawan 리트윗함
bernadya
bernadya@bearnotber·
kachau
Français
255
753
3K
109.9K
Setiawan 리트윗함
A. Ainur Rohman
A. Ainur Rohman@ainurohman·
Ada perbedaan mendasar ya antara unpopular opinion dan opini ngawur. Opini ngawur biasanya didorong oleh rendahnya referensi, ketidaktahuan, bias pribadi, atau sekadar ingin rage baiting aja.
Indonesia
31
166
770
42.8K
Setiawan 리트윗함
Inter ⭐️⭐️
Inter ⭐️⭐️@Inter_id·
SAAT YANG KITA TUNGGU-TUNGGU 🖤💙 Memenangkan Coppa Italia 🏆🇮🇹
Indonesia
0
24
100
1.6K
Setiawan 리트윗함
Inter ⭐⭐
Inter ⭐⭐@Inter·
MILANO SIAMO NOI 🖤💙
Inter ⭐⭐ tweet media
Italiano
92
2.7K
10.3K
128K
Setiawan 리트윗함
Inter ⭐⭐
Inter ⭐⭐@Inter·
21 vittoria, grande baldoria! 🎞️
Inter ⭐⭐ tweet media
Italiano
31
833
3.9K
58.6K
Setiawan 리트윗함
Ichsan
Ichsan@ichsanopiick·
Gue pernah mewakili Indonesia di FIFAe World Cup. Ini beberapa hal yang gue pelajari
Ichsan tweet media
Indonesia
21
118
1.1K
71.6K
Setiawan 리트윗함
Komunitas Sahabat Kereta
Komunitas Sahabat Kereta@sahabat_kereta·
Informasi awal gangguan kereta 27 Apr 2026 pk 20.55 KA Argo Bromo Anggrek 4 rute Gambir - Surabaya Pasarturi head to head tumburan dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur (BKST) Sehingga sementara jalur kereta belum dapat dilalui *M4
Indonesia
254
2.7K
8.2K
950.8K
Setiawan
Setiawan@Iv_Setiawan·
@gatauahdark @idn_abroad Klo alasannya iklim, pemain Afrika sama Latin mereka bisa adaptasi. Pemain Indonesia itu salah satu kelemahannya gampang homesick dan klo udah nikah langsung gas pulang ke Indonesia walau masih terikat kontrak.
Indonesia
1
0
0
44
d
d@gatauahdark·
@idn_abroad Pemain indo main di eropa tuh sulit, kendala perbedaan iklim sangat2 pengaruh buat mereka. Berbeda dengan pemain asia yg seperti negara jepang, korea, iran banyak yg bisa bersaing di eropa ya karena secara iklim ada kemiripan.
Indonesia
5
0
9
2.8K
Idn_abroad
Idn_abroad@idn_abroad·
Marselino Ferdinan jalani laga kompetitif perdananya di tahun 2026 pasca pulih dari cidera panjang. Ia bermain 45 menit bersama AS Trencin B pada lanjutan kasta 3 Slovakia kontra MSK Senec. Pertandingan berakhir imbang 1-1. #indonesianabroad
Idn_abroad tweet mediaIdn_abroad tweet media
Indonesia
10
26
466
77.2K
Setiawan
Setiawan@Iv_Setiawan·
@id_fm Bek kiri andalan ini
Indonesia
0
0
0
49
GIBOLofficial
GIBOLofficial@GIBOLofficial·
@id_fm Main FM kalo Liga Indonesia klubnya tiba-tiba turun status jadi semi pro karena ga ada duit. Stadion jadi jelek karena ga ada anggaran. Hampir sepanjang musim klubnya disuntik dana oleh pemilik. Klub-klubnya mayoritas cash strapped dan debt ridden 😆
Indonesia
1
1
1
1.1K
Setiawan 리트윗함
Goldy Dharmawan 🍉
Goldy Dharmawan 🍉@goldydharmawan·
Saya berpendapat UI itu ga peduli sama kasus KS. Rektorat aja ga mau kasih funding buat satgas PPKS kan kemaren. Waktu masih di FE, yang getol kasih sanksi ya fakultas sebagai buah dari dorongan mahasiswa, rektorat ga terlalu serius.
Indonesia
36
2.8K
15.1K
222.3K
Wunderkid.id: Info Sepakbola Usia Muda Indonesia
4 Varian penamaan "Neymar" dari beberapa pesepakbola muda Indonesia kelahiran tahun 2014-2015 di Bali 7s 2026 yang dinamai dengan nama "Neymar" ini menjadi salah satu saksi bagaimana salah satu Penampilan Terbaik Neymar pada musim 2014-2015 bersama FC Barcelona.
Wunderkid.id: Info Sepakbola Usia Muda Indonesia tweet mediaWunderkid.id: Info Sepakbola Usia Muda Indonesia tweet mediaWunderkid.id: Info Sepakbola Usia Muda Indonesia tweet mediaWunderkid.id: Info Sepakbola Usia Muda Indonesia tweet media
Wunderkid.id: Info Sepakbola Usia Muda Indonesia@wunderkid_id

Berikut nama² pesepakbola yang menarik selama Gelaran Bali 7S IYFT 2026 U-12 (2014-2015): Bali United FA •CM: Yuito Nakayama (2015) Bali Skyline •ST: Sho Igarashi (2014) •GK: Krest Finnie (2015) •DM: Martin Beasley (2014) •ST: Tristan Lysander Goldhausen (2014) •ST: Samuil Ivo Gimidjiiski (2014) Bali Bulldogs •ST: Charles Lee Kirkwood (2015) •ST: Che Iza James Akkersloot (2014) •CB: Louis Johnstone Daresi (2014) •CM: Frankie John De Jong (2015) •GK: Jayden Martin Clement (2014) •CM: Eliot Loïc Thierry Leguern (2015) •CB: Aelridus Misen Ullu (2015) •ST: Orlando Taylor van Nimwegen (2014) •DM: Natyo Sudrajat (2014) •ST: Hudson Mathias Rea (2015) •ST: Stefan Kotlyarenko (2015) Bali Dragon FC •CB: Achilles Bernard Andre Kretz (2015) •ST: Tristan Marley Martinez Aisien (2016) •CM-AMR-L: 🇯🇵🇮🇩Lai Matsumoto (Denpasar/20-4-2015) •CM: David Zayden Collin (2014) •ST: Jesse Anders Feltus (2016) •ST: Joan Driss (2016) •CB: Liam Dias Lolliot (2014) •CM: River Lucius Albert Posch (2014) •ST: Byron Benjamin Werner (2014) •CB: John Tucker Blasco (2014) •CM: Ace Lesley Will Fer (2015) •CM: Fox Nico Escott (2015) Bintang Muda Bali •ST: Ethan Owusu Asomaning (2015) EVO Putroagung Surabaya •CM: Sultan Al Neymar (2014) FC Bali Pugs Junior •CB: 🇮🇩🇦🇺Brandon David Carter (2014) •ST: Billy Arya Whipp (2014/L) •CM: Jacob Hayse Widrig (2014) •CM: Kyan Ananta Kleijn (2014) •CB: Rhys Allen Wood (2015) •DM: Celso Talay Barreiros (2015) •ST: Iliya Gavin Cox (2015) Jaguar Muda Malang •DM: Dheka Dwi Aldrian Neymarrulloh (2015) Kisen FC Jakarta •ST: Jo Seungha (2015) •ST: Francesco Panighello (2014) LH Bali - Putra Kesatrya •CM: 🇮🇩🇫🇷Leo Satria Lentini (2014) Maluku Utara Selection •DM: Luiz Neymart Loa (2014) •CM: Tim Cahil Palangi (2014) MCFS BSJ Tangerang Selatan •CM: Bryant Kien-Khoa Truong (2014) •ST: El Mayka Rifat Sungkar (2014) •ST: Ivan Lobanov (2015) •ST: Jacob Malcolm Colbert (2014) •GK: Patar Maximilian Goerke (2015) •CB: Tomas Christof Koers (2014) •ST: Valentino Aveiro Augusto Santos (2015) •CM: William James Marpe III (2015) •ST: Jasper Flynn Legg (2015) Starling Bali FC •ST: Mikele Delyan Donchev (2015) STY Academy Jakarta •CB: Jiwoo Kim (2014) STY Academy Bali •DM: Taeung Kim (2014) •GK: Arthur Marc Whalen Van Goethem (2015) •CM: Enzo Vidal Carrasco (2015) •DM: I Putu William Meredith (2014) •CM: Theo James Kremers (2014) •CM: William Ronald Bull (2014) SSB Ungasan Bali •CM: I Kadek Okta Neymar Dasilva (2015)

Indonesia
5
10
41
11.5K
Setiawan 리트윗함
Extra Time Indonesia
Extra Time Indonesia@idextratime·
AFF Futsal FT : Indonesia 7-0 Brunei Darussalam ⚽⚽⚽ M Sanjaya ⚽⚽ Andarias Kareth ⚽ Imam Anshori ⚽ Dewa Rizki Timnas Indonesia menang meyakinkan. 🇮🇩🦅 📸 @timnasfutsalIDN
Extra Time Indonesia tweet media
Indonesia
42
93
1.7K
61.5K
Setiawan 리트윗함
Pangeran
Pangeran@pangeransiahaan·
There have been cases all over the world when you mess with gamers, they'll mess with you even worse.
English
21
451
1.4K
97.9K