Faithfully, Isabelle.

10.3K posts

Faithfully, Isabelle. banner
Faithfully, Isabelle.

Faithfully, Isabelle.

@Perpeitually

The children of the Son of Man were all equal at the last; all were dependent on God's mercy for the hope of resurrection. (00/??📚)

📖: Conclave by R. Harris 가입일 Eylül 2018
176 팔로잉192 팔로워
고정된 트윗
Faithfully, Isabelle.
Faithfully, Isabelle.@Perpeitually·
November's Reading Journal #PerpetualRead Currently Reading: Fear and Trembling Author: Søren Kierkegaard Edition: Great Ideas Vol. II, Penguin Books Start Reading: November 4th 2025
Faithfully, Isabelle. tweet mediaFaithfully, Isabelle. tweet media
English
1
1
17
1.5K
Faithfully, Isabelle.
Faithfully, Isabelle.@Perpeitually·
Happy Eid Mubarak, to all of my lovely Muslim friends <3
English
3
0
3
143
Faithfully, Isabelle. 리트윗함
☼
@sunspearean·
eid mubarak
☼ tweet media
Eesti
1
1.6K
16.2K
207.1K
Faithfully, Isabelle. 리트윗함
☼
@sunspearean·
Eid Mubarak from Baelor Breakspear ibn Daeron II ibn Aegon IV ibn Viserys II al-Targaryen
☼ tweet media
CY
0
1.3K
8.9K
186.7K
Faithfully, Isabelle. 리트윗함
caninepoetry
caninepoetry@caninepoetry_·
caninepoetry tweet media
ZXX
28
7.9K
103.4K
1.2M
Faithfully, Isabelle. 리트윗함
krestenisasi terselubung
krestenisasi terselubung@kresbung·
Waktu Yesus sedang lewat, Ia melihat seorang yang buta sejak lahirnya. Setelah Ia mengatakan semuanya itu, Ia meludah ke tanah, dan mengaduk ludahnya itu dengan tanah, lalu mengoleskannya pada mata orang buta tadi dan berkata kepadanya: "Pergilah, basuhlah dirimu dalam kolam Siloam." Siloam artinya: "Yang diutus." Maka pergilah orang itu, ia membasuh dirinya lalu kembali dengan matanya sudah melek. Tetapi tetangga-tetangganya dan mereka, yang dahulu mengenalnya sebagai pengemis, berkata: "Bukankah dia ini, yang selalu mengemis?" Ada yang berkata: "Benar, dialah ini." Ada pula yang berkata: "Bukan, tetapi ia serupa dengan dia." Orang itu sendiri berkata: "Benar, akulah itu." Lalu mereka membawa orang yang tadinya buta itu kepada orang-orang Farisi. Adapun hari waktu Yesus mengaduk tanah dan memelekkan mata orang itu, adalah hari Sabat. Karena itu orang-orang Farisipun bertanya kepadanya, bagaimana matanya menjadi melek. Jawabnya: "Ia mengoleskan adukan tanah pada mataku, lalu aku membasuh diriku, dan sekarang aku dapat melihat." Maka kata sebagian orang-orang Farisi itu: "Orang ini tidak datang dari Allah, sebab Ia tidak memelihara hari Sabat." Sebagian pula berkata: "Bagaimanakah seorang berdosa dapat membuat mujizat yang demikian?" Maka timbullah pertentangan di antara mereka. Lalu kata mereka pula kepada orang buta itu: "Dan engkau, apakah katamu tentang Dia, karena Ia telah memelekkan matamu?" Jawabnya: "Ia adalah seorang nabi." Jawab mereka: "Engkau ini lahir sama sekali dalam dosa dan engkau hendak mengajar kami?" Lalu mereka mengusir dia ke luar. Yesus mendengar bahwa ia telah diusir ke luar oleh mereka. Kemudian Ia bertemu dengan dia dan berkata: "Percayakah engkau kepada Anak Manusia?" Jawabnya: "Siapakah Dia, Tuhan? Supaya aku percaya kepada-Nya." Kata Yesus kepadanya: "Engkau bukan saja melihat Dia; tetapi Dia yang sedang berkata-kata dengan engkau, Dialah itu!" Katanya: "Aku percaya, Tuhan!" Lalu ia sujud menyembah-Nya. ~~~ Kisah ini tidak sebatas menceritakan seorang buta yang dapat melihat, tetapi Yesus menekankan pentingnya hati yang belajar melihat kebenaran. Orang yang tadinya buta justru semakin mengenal Yesus, sementara orang-orang Farisi malah menolak percaya karena terikat pada aturan, prasangka, dan kepentingan mereka sendiri. Melihat dengan mata saja tidak cukup; manusia dipanggil untuk melihat dengan hati yang terbuka terhadap kebenaran dan kasih Allah. Masyarakat kita umumnya mudah menilai orang dari suku, agama, status ekonomi, atau pilihan politik, lalu cepat menghakimi tanpa memahami. Kita bisa saja melihat fakta di depan mata, tetapi tanpa hati yang jernih, kita tetap “buta”. Injil ini mengajak umat untuk memiliki cara pandang seperti Kristus: berani melihat dengan hati, membela yang tersisih, dan tidak ikut dalam arus prasangka, sehingga terang kebenaran dapat nyata di tengah kehidupan bersama. Selamat hari Minggu, Tuhan memberkati!
Indonesia
13
67
384
16.9K
Faithfully, Isabelle.
Faithfully, Isabelle.@Perpeitually·
People are starting to comeback to church and I am liking that more than anything in the world.
English
0
0
1
38
Faithfully, Isabelle.
Faithfully, Isabelle.@Perpeitually·
In my buying books spree era (in super stressful environment so I need to lash out, positively)
English
1
1
0
95
Faithfully, Isabelle. 리트윗함
girlsay.
girlsay.@_GirlSay·
girlsay. tweet media
ZXX
6
3.8K
13.4K
114.9K
Faithfully, Isabelle. 리트윗함
Corkscrew
Corkscrew@artdisciple·
13 years ago. Just a lowly cardinal, enjoying his anonymity, quietly arriving at the Vatican for his conclave duties. Cardinal Bergoglio. #PopeFrancis #PapaFrancisco
Corkscrew tweet mediaCorkscrew tweet mediaCorkscrew tweet mediaCorkscrew tweet media
English
2
235
3.1K
117.8K
Faithfully, Isabelle. 리트윗함
Jean M.🇮🇪
Jean M.🇮🇪@JeanM963·
If we don't educate children in history, culture, languages, religion, traditions, ethics and critical thinking preferring instead to limit them to STEM subjects, then we are raising a generation of easy to manipulate morons. This is becoming ever more obvious today.
English
519
17.3K
58.2K
944.1K