고정된 트윗

Bukan Kvara, bukan Dembele atau Joao Neves. Tapi Vitinha yang jadi napasnya PSG semalam dan terbukti jadi MOTM final. Kalau Portugal juara World Cup dia wajib dapat Ballon D'or.
As an Arsenal fan, menurut gue Vitinha adalah midfielder terbaik di dunia 2 tahun terakhir. Gila emang ini pemain.
Perannya sederhana tapi krusial luar biasa. Berdiri tepat di depan lini pertahanan sebagai metronom, mengontrol tempo, selalu jadi opsi pertama build up dari bawah sampai sepertiga lapangan depan.
Di UCL Final semalam, dia memimpin semua pemain dalam jumlah sentuhan bola, dengan margin yang sangat jauh.
Dia juga menyamai rekor passes completed di UCL Final, yang sebelumnya dipegang Xavi vs Man United pada 2011 dengan 141 operan. (Squawka)
Musim ini dia mencatatkan 2.331 successful passes, peringkat 1 di kompetisi dan menciptakan 36 peluang, peringkat 2.
Tahun lalu dia finish top 3 Ballon d'Or, semoga tahun ini menang.
#Vitinha
UEFA Champions League@ChampionsLeague
🥹❤️💙
Indonesia


























