Icu
62.7K posts



There is something profoundly disturbing about the way Indonesia’s Cabinet Secretary, Teddy Indra Wijaya, chose to defend President Prabowo Subianto’s diplomacy on Palestine. The problem is not that he defended his president; that is, after all, part of his job. The problem is that in trying to elevate Prabowo into a heroic statesman, Teddy ended up revealing a far more troubling reality: the extent to which Indonesian officials have begun mistaking the management of catastrophe for the achievement of justice. #Opinion by Dr. Muhammad Zulfikar Rakhmat & Shafa Kalila Aryanti Read: middleeastmonitor.com/20260615-indon…


Ini biar apa manajer kopdes wajib ginian, apa kalau ada demo mereka bisa bantuin aparat blokade mahasiswa kah ini tujuannya

@salam4jari kata temenku bemnya klarifikasi



Majelis Ulama Indonesia (MUI) secara resmi mendesak pemerintah dan legislatif untuk segera merumuskan regulasi hukum yang tegas dan spesifik guna menjerat pelaku serta pengkampanye gerakan sesama jenis (LGBT) di Indonesia. ⚖️ Wakil Ketua Umum MUI, KH M Cholil Nafis, menilai absennya hukum pidana khusus (lex specialis) membuat penanganan isu ini di tingkat daerah menjadi tidak pasti dan hanya bersifat pembinaan sementara. Menurut beliau, sanksi bagi tindakan ini idealnya lebih berat dari delik perzinaan konvensional karena mengandung dua pelanggaran sekaligus: tindakan asusila dan pelanggaran terhadap kodrat kemanusiaan. MUI menegaskan bahwa langkah ini diambil bukan atas dasar kebencian personal, melainkan sebagai fungsi perlindungan (protective measure) untuk menjaga karakter bangsa dan menyelamatkan generasi muda dari kesesatan seksual yang menular. Selain penegakan hukum dari negara, benteng utama tetap harus dikembalikan kepada ketahanan moral dan pengawasan di tingkat keluarga. #MUI #LGBTQ #Edukasipublik #StopPenyimpangan

Sampai sekarang belum cobain nih. Mesti kucoba kah?

Senin, 15 juni di Auditorium Joglo GIK - UGM diskusi bertemakan Pancasila Pemersatu Bangsa indonesia, di sela - sela diskusi teman - teman dari ugm masuk meneriakan "revolusi" di atas panggung, salah seorang pejabat kepala BP taskin inisial BS meninggalkan Auditorium.

















