๐Ÿน

1.8K posts

๐Ÿน banner
๐Ÿน

๐Ÿน

@ftrfqt

๊ฐ€์ž…์ผ Aralฤฑk 2024
187 ํŒ”๋กœ์ž‰198 ํŒ”๋กœ์›Œ
RisangP
RisangP@rsngpradยท
Pagii wargaaa Hari ini jadwal share loker lagi niih. Gw putuskan untuk share loker tiap Selasa Jumat ya Selasa: WFH Jumat: WFH & WFO Ada request mau lowongan apa?
Indonesia
648
910
10.7K
280.5K
๐Ÿน ๋ฆฌํŠธ์œ—ํ•จ
arch
arch@kookmin_recordsยท
GUYS WHAT IF BANGTAN 1.0 MEETS 2.0 ??
English
275
29.2K
89.5K
665.5K
๐Ÿน ๋ฆฌํŠธ์œ—ํ•จ
้‚ธ็ฅ่ฒ
้‚ธ็ฅ่ฒ@SAIBdelviยท
@mhuseinali This is a very subtle way to say that it's your dad that your mom loved. โค๏ธ Jabatan, dll, bisa jadi urusan belakangan ketika perempuan sudah yakin utk memilih. Sepertinya beliau bersedia menunggu lama karena sudah yakin dgn karakter ybs.
Indonesia
2
16
551
62.2K
๐Ÿน ๋ฆฌํŠธ์œ—ํ•จ
bib new edition
bib new edition@BangBib4ยท
Jadi begini warga yang Budiman dan budiwati menurut data BMKG ( bar mangan kudu guyon ) Tak jelaskan sedikit kenapa petani lebih memilih membuang hasil panen nya daripada memberikan ke orang lain yang kalian anggap lebih bermanfaat ,karena ini efeknya jangka panjang ,jadi jangan hakimi petani yang melakukan hal tersebut Saya kasih tahu sebab dan alasannya Saat panen melimpah, pasokan banjir tapi permintaan tidak ikut naik , harga bisa jatuh sangat rendah,saya kasih contoh ,misalnya harga Rp5.000โ€“Rp15.000 per keranjang besar, sementara biaya keranjang + tali saja sudah Rp9.000โ€“Rp11.000, Membuang lebih murah daripada memanen, mengangkut, dan menjual karena Biaya panen tenaga kerja+ transportasi ke pasar sering lebih besar daripada uang yang diterima.alias petani tambah merugi Memberikan Gratis Justru Bisa Merusak Harga Lebih Parah (Efek Pasar Jangka Panjang) Kalau petani bagi-bagi gratis dalam jumlah besar, masyarakat atau pedagang akan mengharapkan harga murah/gratis di masa depan. Ini membuat harga di pasar sulit naik kembali, bahkan saat pasokan normal. Petani rugi berkepanjangan karena pasar "terbiasa" dapat barang murah. Membuang sebagian hasil bisa mengurangi pasokan di pasar membantu harga stabil atau naik sedikit di kemudian hari,meski ini bukan solusi ideal. Biaya Logistik dan Penanganan yang Tinggi untuk Donasi Hasil tani seperti sayur dan buah sangat mudah busuk ,umur simpan pendek, butuh pendingin Memberikan gratis memerlukan akan biaya lagi Panen manual (biaya tenaga kerja). Pengemasan yang layak. Transportasi ke tempat distribusi (masjid, panti asuhan, atau kota). Petani kecil biasanya tidak punya infrastruktur itu. Kalau dipaksakan, biayanya bisa lebih besar daripada nilai barangnya. Di daerah terpencil, akses pasar saja sudah susah, apalagi distribusi donasi. Tidak Ada Pembeli Tetap atau Infrastruktur Penyimpanan Banyak petani bergantung pada tengkulak atau pasar lokal. Saat harga anjlok, tengkulak pun enggan beli. Tidak ada gudang pendingin skala kecil yang murah , barang cepat rusak kalau ditahan. Memberi gratis dalam volume besar juga tidak realistis karena orang yang mengambil biasanya terbatas, sementara hasil panen bisa puluhan ton. Petani Harus Tetap Hidup dan Bayar Hutang Petani punya biaya tetap pupuk, bibit, sewa lahan, hutang ke tengkulak/bank, kebutuhan keluarga. Kalau terus rugi karena bagi gratis, mereka tidak bisa tanam musim berikutnya bisa bangkrut total. Membuang adalah cara "mengurangi kerugian lebih besar" agar bisa bertahan untuk musim depan. Dalam case ini contoh timun itu dibuang disungai ituungkin hanya sebagian saja ,karena mereka juga harus berpacu dengan waktu untuk pengolahan lahan untuk ditanami kembali dan mengurangi kerugian dari mengeluarkan biaya transportasi Petani bukan mau membuang hasil kerja kerasnya. Mereka terpaksa karena ekonomi yang keras,biaya > pendapatan, plus risiko merusak pasar jangka panjang kalau dibagikan gratis secara masif. Ini masalah struktural pertanian Indonesia , fluktuasi harga, ketergantungan tengkulak, infrastruktur lemah, dan rantai pasok yang tidak fleksibel. Solusi jangka panjang hilirisasi (olahan makanan), koperasi petani yang kuat, gudang penyimpanan, kontrak langsung dengan buyer besar, atau program pemerintah yang serap surplus saat panen raya. Tanpa itu, fenomena ini akan terus berulang setiap musim panen melimpah. Paham ya sampai disini ,atau ada tambahan lagi ?
Nakula@03__nakula

Pedagang membuang Timun ke sungai karena murah dan gak laku. Padahal kalo disumbangkan ke pantiยฒ asuhan atau pesantren pasti pada mau, gak mubazir kek gini. ๐Ÿฅน

Indonesia
455
5.2K
19.9K
1.2M
๐Ÿน
๐Ÿน@ftrfqtยท
ga bisa kah aku bekerja dengan tenanggggg????????????๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ
Indonesia
0
0
0
11
๐Ÿน ๋ฆฌํŠธ์œ—ํ•จ
naki๐Ÿซง
naki๐Ÿซง@erraticdiariessยท
laki2 yang paham agama namun tetap bisa melihat realitas. aku mau laki2 yang tahu kenapa kita harus solat bukan hanya karna itu fardhu โ€˜ain, tapi juga memahami keutamaan solat secara realitas. begitupun perintah dan sunnah sebagai muslim.
sepp@aseprivva

@tanyarlfes Hal pertama apa yang kamu lihat dari cowok, buat jadi pasangannya kamu?

Indonesia
46
840
4K
94.4K
๐Ÿน ๋ฆฌํŠธ์œ—ํ•จ
afinasyif
afinasyif@afinasyifยท
semoga Allah selalu sayang sama aku
Indonesia
94
15.4K
36.1K
423K
๐Ÿน
๐Ÿน@ftrfqtยท
rayuan perempuan gila - nadin amizah
Indonesia
0
0
0
25
๐Ÿน ๋ฆฌํŠธ์œ—ํ•จ
folkative
folkative@insidefolkativeยท
Momen menakjubkan ketika bulan sabit sejajar dengan Masjid Nabawi Madinah.
folkative tweet mediafolkative tweet media
Indonesia
38
4.5K
21.6K
181.6K
๐Ÿน ๋ฆฌํŠธ์œ—ํ•จ
i-syah
i-syah@onelittledropยท
Jawapan yg memuaskan hati saya pd persoalan "Kalau lelaki dijanjikan bidadari, apa ganjaran Allah pd perempuan solehah?" ini telah saya temukan lbh dari 10 thn lps. Tapi jwpn Buya Hamka ini, menambahkan rasa pd hati. Rasa perlu lbh menjadi malu dlm bertanya. Baarakallahufih.
i-syah tweet mediai-syah tweet mediai-syah tweet media
Indonesia
7
586
2.4K
48K
๐Ÿน ๋ฆฌํŠธ์œ—ํ•จ
adityapram
adityapram@adityapramoudyaยท
@typookaruan Definisi mau 'privilege' pacaran tapi gak mau 'duty'-nya ya begini. HTS emang jadi jalan pintas buat yang takut komitmen tapi haus validasi. Padahal hubungan itu soal memberi, bukan cuma konsumsi perhatian orang lain.
Indonesia
4
77
502
11.8K
๐Ÿน ๋ฆฌํŠธ์œ—ํ•จ
๐Ÿˆ โ˜ญ ๐Ÿ”ป
gak akan pernah lelah mengulang kisah ini: ada seorang pangeran yang mengidap penyakit melankolik di masa ibnu sina. si pangeran ini tiap hari menangis dan bersedih. dia merasa dirinya berubah jadi seekor sapi. terus, dia selalu bilang: tolong bunuh aku, supaya aku bisa jadi soto yang enak. ibnu sina datang dan mengikat si pangeran, sambil bawa parang. lalu, beliau bilang: sapi ini terlalu kurus buat disembelih. beri dia makanan yang cukup. si pangeran sapi ini lalu makan dengan lahap supaya bisa gemuk dan bisa disembelih. bersamaan dengan obat-obatan yang dibuat oleh ibnu sina. kemudian, saat nutrisinya tercukupi, si pangeran sembuh :) masalah mental itu gak sama dengan masalah iman. kesehatan jiwa, sama juga dengan kesehatan raga, punya kebutuhannya sendiri-sendiri. adalah betul agama bisa jadi suplemen buat hati, tpi suplemen ya tetap suplemen. dia bukan bahan bakar utama dan juga bukan obat. psikolog, professional, bisa membantu kita untuk mengidentifikasi masalah utamanya ada di mana. supaya kita bisa tahu apa yang harus kita lakukan. lalu, praktik agama itu tidak serta merta menentang praktik psikologis. pun begitu juga sebaliknya. keduanya tidak saling bernegasi dan jalan berbarengan. soal depresi, aku paling suka cerita Maryam. ibu Isa Al Masih. saat tiba-tiba mengandung, Maryam pergi mengasingkan diri. mungkin, siapa yg gk takut? tiba-tiba hamil dan dia harus melahirkan sendirian. rasa sakit bikin dia suicidal, โ€œmendingan aku mati.โ€ dengar itu, Tuhan gak minta dia untuk ibadah. dia juga gak dimarahi. dia disuruh makan dan minum. ada sungai tiba-tiba di bawahnya dan pohon kurma tempat dia bersandar itu tiba-tiba berbuah. kalau ada orang datang, gak usah bicara. betul-betul disuruh makan sampai puas. jadi aku pikir, kalau kamu sedih, makan enak dulu coba :)
๐Ÿˆ โ˜ญ ๐Ÿ”ป tweet media
ใ‚ถใƒผใƒฉ ๎จ€@00dailyzahra

Psikolog mahal mending tahajud

Indonesia
80
2.6K
8.3K
183.2K
๐Ÿน
๐Ÿน@ftrfqtยท
masuk di tim garda terdepan kantor tuh ada aja huru haranya ya Allah ๐Ÿซ  padahal aku butuh ketenangan dari stresnya jadi akuntan, tolong ๐Ÿคข
Indonesia
0
0
0
18