jiun๐
53.1K posts


Earth's spinning inner core recently paused then flipped its direction

Siapapun yg blg โkritik mulu emg udah kontribusi apa utk negara?โ tanpa sadar baru saja mengungkap kebodohannya kepada yg diajak bicara. Mendasar banget, padahal.



Prasasti Sangguran terkenal karena kutukan bagi mereka yang nekat memindahkan prasasti..

MAAF NORAK๐ญ Setelah lihat suaminya Tasya Kamila, aku semakin yakin kalau masak nasi gak perlu di cuci dulu๐๐ป๐ฅบ

SIAPAPUN GRATIS KAN KULIAAAHHHHHH


pernyataan indomusikgram. berarti emang ada grup whatsapp segala..

Enak juga ya skrg liat jalan Rasuna Said, berasa lebih plong gitu tanpa pembatas dan tiang2 bekas monorel๐





Purbaya : pak Prabowo suruh saya bilang "uang banyak engak usah takut" wew

Jellyfish Skin is a Chinese Culinary Treasure .

Ternyata kronologi perusakan warung madura oleh oknum TNI AD kemarin tu karena oknum TNI gak mau bayar Admin Qris yg cuma 1000 rupiah waktu beli rokok. Parahnya lagi oknum TNI tersebut memukul penjaga warung yg seorang WANITA!! Jijik bgt cuma karena uang 1000 rupiah trus mukul Cewek..๐คฎ





coba flexing sesuatu dari kamu tapi bukan karir, uang dan harta



Kembali mengingatkan, Sebaik-baiknya bekal di dunia adalah kemampuan excel/spreadsheet.


Pak Waduh... ๐คฆ๐ป Ternyata KAI Cuma Operator, Bukan Pemilik Sinyalโผ๏ธ๐คฆ๐ป Siapa yang baru tahu kalau sistem persinyalan kereta itu bukan dipegang PT KAI? ๐ค Banyak yang ngira KAI pegang kendali penuh, padahal secara aturan (UU 23/2007), DJKA Kemenhub-lah sang pemilik prasarana. KAI tugasnya fokus di operasional dan disiplin masinis. Bahkan ada fakta menarik: ๐ DJKA Kemenhub: Pegang ~40% porsi (Sinyal & Regulasi). ๐ PEMDA: Urusan perlintasan sebidang. ๐ KAI: Urusan operasional kereta. Menteri Perhubungan pun kabarnya lagi mewacanakan pengalihan kelola prasarana ke KAI biar lebih efisien. Gimana menurut kalian, lebih baik dikelola satu pintu atau tetap bagi-bagi tugas seperti sekarang? .... Amien Rais, eMBeGe, GA VIP, Batam Cirebon

Rupiah Jeblok ke 17.405, Airlangga: Musim Haji Picu Lonjakan Demand Dolar





