Bingung lihat publik baru sadar kualitas Pisang dan Fufufafa stlh video2 lama dinaikkan lg. Guys, they were ALWAYS on that level. To me, they never came across as intellectuals, EVER.
Tapi justru itu kan yg kalian sukai dulu, bhw mrk receh di medsos? Jadi kenapa baru skrg ribut?
@DokterTifa@prabowo Spertinya ini memang rencana. Diumumkan di podcast dg dibungkus candaan. Sebelum dia nyalon dan jd ketum PSI, ada bocoran dipodcast dibalut dg candaan. Semua clue clue yg diobrolkan di podcast ada terbukti dilakukan satu-persatu.
Pak @prabowo yth
Mohon dengarkan baik-baik omongan kurang ajar adik si fufufafa ini.
Bukan bercanda ini namanya
"Mendorong mas Gibran untuk mengkudeta Pak Prabowo di 2029"
Sudah Kakak kurang ajarnya cuma bisa dilawan setan
Adiknya dalam suasana kebatinan seluruh rakyat sekelam ini pun masih bisa sekurangajar ini, mempermainkan dan mempermalukan Bapak begini rupa di televisi.
Artinya, Bapak sama sekali tak ada harganya di mata anak-anak bangsat ini.
Sudah tak ada lagi kata-kata baik yang pantas dari dua anak bajingan ini.
Sadar Pak. Hati-hati dengan makanan, minuman, dan orang-orang di sekitar Bapak.
Kami, rakyat, sangat khawatir.
@IMachjar@Naz_lira@prabowo Dulu kita kuatir pak bowo akan jd t next dictator, justru kecemasan yg ada saat ini klo dibiarkan berkuasa orang spt fufufafa bin mul inilah yg berbakat jd tyrant. Udah ditunjukkan gejala dg jelas dan gamblang oleh pak mul, terutama jelang lengser.
@Naz_lira@prabowo Seperti nya tidak akan didengar dengan Alasan itu pilihan 58% versi KPU Cabul, kita lihat aja pemerintahan berjalan apakah janji kampanye akan terealisasi,utang negara akan terbayar, pajak akan naik? Janji adalah hutang yg harus di bayar.
Yang terhormat pak @prabowo.
Walau kami tak memilih bapak, kami sangat menghargai dan menghormati kemenangan dan penetapan bapak sebagai Presiden terpilih 2024-2029.
Kami tak sedikitpun berandai-andai bapak bersanding dng Wakil Presiden yang kami idolakan, andaipun bapak berdampingan dengan Wakil Presiden yang tidak kami sukai sekalipun, kami tetap legowo, berbesar hati menerimanya.
Kami tak suka dengan Ganjar Pranowo, ia bukan tokoh idola kami, bahkan dulu kami sekuat tenaga melawan kampanye politiknya. Tapi andai saja bapak berdampingan dengan beliau sebagai Capres-Cawapres, kami legowo pak, menerima dengan lapang dada.
Kami tak suka dengan Airlangga, bagi kami dia bukan sosok yang baik untuk memimpin bangsa ini, namun jika ia adalah pasangan Wapres pak Prabowo, kami tetap akan mendukung bapak.
Bahkan jika bapak memilih anak buah dari partai bapak sendiri seperti mantan Wagub DKI @ArizaPatria, kami dengan suka cita mendukung pemerintahan pak Prabowo, sekuat tenaga bahu membahu memperbaiki negeri yang telah carut marut dalam 10 tahun terakhir.
Tapi ini bapaaaaaaaakkkk…….😭😭
Kami sungguh sangat sedih dan kecewa jika pak Prabowo sama sekali tidak mendengar jeritan keras mereka yang ada di berbagai platform media sosial, teriakan menggelegar mereka yang ada di Gelora Bung Karno, mereka yang berteriak lantang setiap hari di pusat-pusat konsentrasi masa yg berdemonstrasi, para ilmuwan, para pemikir, tokoh bangsa, pemuka masyarakat, para kritikus politik, para aktivis yang bahkan kini telah ada yang maju ke Mahkamah Konstitusi untuk menggugat keabsahan Wapres bapak yang dipandang bukan saja tidak layak dan pantas mendampingi bapak, namun juga diragukan kesetiaannya terhadap bapak, dicurigai moralitasnya, bahkan dinilai cacat secara konstitusional.
Jadi pak Prabowo, pesan dan harapan kami tak banyak, hanya satu saja pak, demi kedamaian, keguyuban, kembali rekatnya persatuan bangsa yg tercabik-cabik dalam satu dasa warsa ini, mohon tegar dan tegak luruslah pak Prabowo bersama-sama dengan rakyat yang sangat mendukung bapak untuk mengembalikan marwah dan kehormatan negeri tercinta ini.
Salam hormat kami untuk bapak, selamat berjuang untuk negeri, bersama rakyat, kembalikan kedaulatan dan kejayaan Bangsa dan Negara Indonesia.
Jadilah Presiden Sejati, Jenderal (Purn) H. Prabowo Subianto.
✊🇲🇨
@Naz_lira@prabowo Gak prnh milih pak Bowo karna bukan pemimpin sipil. Tapi baca posting fufufafa elus dada. Kosa kata dan hinaannya mencerminkan orang tdk beretika dan tdk sportif dg pesaingnya. Ejekannya hanya menunjukkan Insecure fufufafa dan bapaknya.
@ilhampurnama887 Dari dulu merantau, klo cari kos kontrakan jauh dari masjid ato musola yg pake toa gak kira-kira. Klo ada iklan perumahan yg mengedepan ada masjid langsung skip.
Jangankan beli rumah dekat masjid, ngontrak aja jangan!
Terutama dekat masjidnya ormas ijo. Marbot mereka nir empati, nggak punya otak.
30 menit sebelum Maghrib dan subuh, 1 jam sebelum jumatan, Ratiban, sholawatan semua pakai TOA luar. 👎
Mungkin mas Gibran bermaksud membalas roastingan Cak Imin yg sejak awal sudah disebar.
Tapiiiiii…
Karena belum pernah aku roasting, jadi tekniknya salah.
Sama kayak waktu Cak Imin di debat Cawapres pertama, nah pas abis diroasting langsung jago nih mantab.
Gimana mas @gibran_tweet apakah sudah mulai tertarik? Hihi.
@ernestprakasa Gibran harus ikut mata kuliah dasar cara membuat pertanyaan yg berbobot. Seorang lawan diskusi di level intelektual nongkrong di angkringan pun berhak menolak pertanyaan yg melenceng dan receh tdk penting dijawab, dan dilanjutkan dg pertanyaan yg berkualitas.
Kartini wafat masih muda, 24 tahun. Tapi ramai2 kita memanggilnya sbg “Ibu kita”.
Kita dibuat lupa bhw Kartini anak muda yg kritis kpd keadaan, ingin bergerak maju dan digagalkan tatanan feodal dan kolonial.
Saya tak begitu faham kenapa 22 Desember disebut “Hari Ibu”, bukan “Hari Wanita” atau “Perempuan”. Di masa perjuangan — bukan di masa birokratisasi — yg dikenal adalah “Kongres Wanita Indonesia”.’
Tak sémua perempuan adalah ibu. Atau hanya jadi ibu.
Ideologi yg berkuasa telah menyempitkan peran perempuan hanya jadi pendamping suami dan produsen & perawat anak.
Too many people spend their lives being dutiful descendants instead of good ancestors.
The responsibility of each generation is not to please their predecessors. It's to improve things for their offspring.
It's more important to make your children proud than your parents proud.
#theImportanceOfSolitude in this days of hi-tech gadgets that enable people to communicate each other, regardless of where they may be. It’s difficult to find those who actually prefer solitude.