Yasโˆž๐Ÿ’›๐Ÿป๐ŸฆŠ๐Ÿฐ๐Ÿถ๐Ÿ€

203.6K posts

Yasโˆž๐Ÿ’›๐Ÿป๐ŸฆŠ๐Ÿฐ๐Ÿถ๐Ÿ€ banner
Yasโˆž๐Ÿ’›๐Ÿป๐ŸฆŠ๐Ÿฐ๐Ÿถ๐Ÿ€

Yasโˆž๐Ÿ’›๐Ÿป๐ŸฆŠ๐Ÿฐ๐Ÿถ๐Ÿ€

@middeude

When it comes to music you can always trust Day6 ๐Ÿ˜ It's not a happy ending, it's never ending with Infinite โค Fan account

๊ฐ€์ž…์ผ AฤŸustos 2013
618 ํŒ”๋กœ์ž‰491 ํŒ”๋กœ์›Œ
Yasโˆž๐Ÿ’›๐Ÿป๐ŸฆŠ๐Ÿฐ๐Ÿถ๐Ÿ€ ๋ฆฌํŠธ์œ—ํ•จ
Yasโˆž๐Ÿ’›๐Ÿป๐ŸฆŠ๐Ÿฐ๐Ÿถ๐Ÿ€ ๋ฆฌํŠธ์œ—ํ•จ
cookie
cookie@____greatestยท
์•„ ใ…œใ…œ ์ง„์งœ ๋ฟœ ์ œ์™‘๋„ค์ด์…˜ ์ •๋ชจ ํ˜„์žฅ
cookie tweet media
ํ•œ๊ตญ์–ด
0
31
147
4.4K
Yasโˆž๐Ÿ’›๐Ÿป๐ŸฆŠ๐Ÿฐ๐Ÿถ๐Ÿ€
Kayanya fix deh tipe fangirling ku tu tipe yg selama artisnya fine2 aja aku jg sans aja... Kaya contohnya ini kmd lg pada ngambek dan pada "boikot" ga beli tiket finale, aku ga yg gimana2 selama anak desiknya ga gimana2 jg (at least ga memperlihatkan)
Indonesia
0
0
2
13
Yasโˆž๐Ÿ’›๐Ÿป๐ŸฆŠ๐Ÿฐ๐Ÿถ๐Ÿ€ ๋ฆฌํŠธ์œ—ํ•จ
TheEconopost.com
TheEconopost.com@TheEconopostยท
UPDATE: Saham Indonesia Dikeluarkan dari Indeks FTSE Global, Efektif 22 Juni 2026 theeconopost.com/saham-indonesiโ€ฆ
TheEconopost.com tweet media
Indonesia
104
966
3.5K
204.1K
Yasโˆž๐Ÿ’›๐Ÿป๐ŸฆŠ๐Ÿฐ๐Ÿถ๐Ÿ€ ๋ฆฌํŠธ์œ—ํ•จ
Nona IS SEEING BTS
Nona IS SEEING BTS@xxelenophileยท
Tweet ku semoga lewat ke orang-orang yang nonton konser F4. Aku mau ngabarin kalo di konser F4 kemarin ada orang yang H-3 sebelum konser kena campak, tapi tetep maksa pergi nonton konser. Siapapun yang nonton konser segera melakukan pemeriksaan atau karantina mandiri ya, apalagiโ€”
Nona IS SEEING BTS tweet media
Indonesia
264
2.5K
8.8K
544.2K
Yasโˆž๐Ÿ’›๐Ÿป๐ŸฆŠ๐Ÿฐ๐Ÿถ๐Ÿ€ ๋ฆฌํŠธ์œ—ํ•จ
Yasโˆž๐Ÿ’›๐Ÿป๐ŸฆŠ๐Ÿฐ๐Ÿถ๐Ÿ€ ๋ฆฌํŠธ์œ—ํ•จ
Mbak kun
Mbak kun@empty__coreยท
๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ
Mbak kun tweet media
QME
260
3.6K
16.8K
140K
Yasโˆž๐Ÿ’›๐Ÿป๐ŸฆŠ๐Ÿฐ๐Ÿถ๐Ÿ€ ๋ฆฌํŠธ์œ—ํ•จ
ria
ria@xcloveriaยท
inisih udah pernah terjadi pas tennis ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ duo tengil disatuin
aleee isat@kedowoonan

day6 in spectrum

Indonesia
0
34
138
4.5K
Yasโˆž๐Ÿ’›๐Ÿป๐ŸฆŠ๐Ÿฐ๐Ÿถ๐Ÿ€ ๋ฆฌํŠธ์œ—ํ•จ
izi ( หŠฬฑห‚หƒห‹ฬฑ )
Manager nuna tolong rampas fon yonke boleh tak
Indonesia
2
70
437
28.9K
Yasโˆž๐Ÿ’›๐Ÿป๐ŸฆŠ๐Ÿฐ๐Ÿถ๐Ÿ€
Klo bpjs salah sasaran RS diminta balikin duit, klo kaya gini SPPG nya disuruh balikin duit ga? Iya dong harusnya..
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys, ada pernyataan dari Wakil Kepala Badan Gizi Nasional yang menurut gue adalah salah satu momen paling memalukan dalam sejarah program pemerintah Indonesia. Sony Sonjaya baru saja bilang bahwa MBG Makan Bergizi Gratis sejak awal TIDAK didesain untuk pelajar. Tunggu dulu. TIDAK untuk pelajar. sekali tidak untuk pelajar . Program yang selama ini disebut "makan siang gratis untuk anak sekolah." Program yang dikampanyekan Prabowo sejak masa pilpres dengan foto-foto anak SD makan bersama. Program yang menelan anggaran Rp335 triliun. Program yang sekarang sudah berjalan di ribuan sekolah di seluruh Indonesia. Tiba-tiba sekarang bukan untuk siswa. Dan ini yang paling mengejutkan versi "aslinya" menurut BGN: Kata Sony fokus utama MBG sebenarnya adalah ibu hamil, ibu menyusui, dan balita dalam 1.000 hari pertama kehidupan. Bukan siswa SD. Bukan anak SMP yang fotonya viral makan nasi kotak. Bukan anak sekolah yang sudah berbulan-bulan jadi wajah program ini di seluruh media nasional. Ibu hamil. Ibu menyusui. Balita. Dan Sony bilang masih banyak mitra di lapangan yang "salah kaprah" mengira MBG itu program makan siang sekolah. Salah kaprah? SALAH KAPRAH? Bukan mitra yang salah kaprah, Pak. Yang salah kaprah adalah komunikasi program ini dari hari pertama kampanye sampai hari ini yang selalu menampilkan gambar anak sekolah, dapur SPPG di dekat sekolah, dan narasi gizi untuk generasi penerus bangsa yang duduk di bangku kelas. Dan ini pertanyaan yang paling fundamental yang tidak bisa dijawab: Kalau memang sasaran utamanya adalah ibu hamil, ibu menyusui, dan balita kenapa selama berbulan-bulan yang makan adalah siswa SD sampai SMA? Kenapa infrastruktur SPPG dibangun di dekat sekolah bukan di dekat puskesmas atau posyandu tempat ibu hamil dan balita berkumpul? Kenapa foto-foto viral program ini selalu anak sekolah makan nasi kotak bukan ibu menyusui mendapat paket gizi? Kenapa dapur yang dibangun memproduksi nasi, lauk, dan sayur dalam kotak bukan susu formula, makanan pendamping ASI, atau suplemen gizi untuk ibu hamil? Dan kalau memang program ini untuk 1.000 hari pertama kehidupan menu apa yang disiapkan untuk bayi dan batita? Bubur bayi yang diproduksi massal dari dapur SPPG? Susu yang dikirim pakai motor? Tidak ada jawaban yang masuk akal. Karena pertanyaan ini memang tidak punya jawaban yang masuk akal. Dan ini yang paling pedas soal anggaran yang sudah terlanjur terpakai: MBG sudah menyedot hampir 30% dari anggaran fungsi pendidikan di APBN 2026 sesuatu yang sudah dikritik JPPI sebagai kanibalisme anggaran dan kebohongan statistik karena program logistik pangan ini dimasukkan ke pos anggaran pendidikan. Anggaran yang seharusnya untuk memperbaiki gedung sekolah rusak dipakai untuk dapur SPPG. Anggaran yang seharusnya untuk menaikkan gaji guru honorer dari Rp250.000 dipakai untuk membangun infrastruktur distribusi makanan. Dan sekarang ternyata setelah semua itu terpakai pemerintah baru menjelaskan bahwa program ini bukan untuk siswa? Ini bukan klarifikasi. Ini adalah post-hoc rationalization pembenaran yang dibuat belakangan setelah program mulai bermasalah. Targetnya digeser. Bahasanya diperhalus. Alasannya diganti. Persis seperti yang dikatakan seorang netizen dengan sangat tepat: "Khas proyek yang berjalan dulu, baru berpikir kemudian." Dan ini yang paling mengerikan dari seluruh situasi ini: Program senilai Rp335 triliun. Sudah berjalan berbulan-bulan. Sudah ada ribuan titik SPPG. Sudah ada kasus keracunan massal di Kabupaten Bandung Barat yang menjadi KLB. Sudah ada penipuan jual beli titik SPPG terorganisir dengan korban ratusan juta rupiah. Dan di tengah semua masalah itu pejabat BGN baru keluar bilang bahwa mitra di lapangan "salah kaprah" soal sasaran program. Kalau mitra yang salah kaprah itu artinya sosialisasi program gagal. Itu artinya implementasi tidak sesuai desain. Itu artinya ratusan triliun rupiah sudah mengalir ke eksekusi yang tidak sesuai dengan tujuan yang diklaim. Tapi kalau yang "salah kaprah" adalah komunikasi pemerintah sendiri dari awal maka ini jauh lebih serius. Ini artinya program sebesar ini diumumkan dan dijalankan tanpa desain yang jelas sejak hari pertama. Pilih salah satu. Keduanya sama-sama memalukan. MBG diluncurkan dengan narasi makan bergizi untuk anak sekolah. Dikampanyekan dengan foto anak SD. Dijalankan dengan dapur di dekat sekolah. Dibiayai dengan anggaran yang dikanibal dari pos pendidikan. Dan sekarang setelah berbulan-bulan berjalan, setelah ada keracunan massal, setelah ada penipuan titik SPPG, setelah dikritik habis-habisan soal kualitas dan implementasi tiba-tiba pejabatnya bilang program ini bukan untuk siswa. Jangan sampai mimpi besar Indonesia Emas 2045 diawali dengan program flagship yang tidak tahu siapa sasarannya sendiri setelah berbulan-bulan berjalan. Karena generasi emas tidak lahir dari program yang arahnya baru dicari di tengah jalan.

Indonesia
0
0
0
63