sysy

7K posts

sysy banner
sysy

sysy

@sysyxbo

serendipity💐

가입일 Ekim 2019
756 팔로잉742 팔로워
am nyam nyam
am nyam nyam@metveoriey·
@tokyolocamas FASTT langsung trusted & proses kilat! 🚀 📲 ke sekarang fast langsung ke wa di bio @bazkoka 💼 1P2U 1 hari: 3K 3 hari: 5K 7 hari: 8K 1 bulan: 15K 2 bulan: 30K 3 bulan: 50K 💼 1P1U 1 hari: 4K 3 hari: 6K 7 hari: 10K 1 bulan: 25K (FREE VIU 1BLN) 2 bulan: 50K 3 bulan: 70K
Indonesia
1
0
0
7
sysy 리트윗함
cia
cia@cadteya·
MBAKKK 😭😭 INI OVERSHARING GA SIHH… HARUSNYA DIKEEP DI GRUP TERTUTUP AJA 😭🙏
cia tweet media
Indonesia
198
6K
79.8K
1.9M
sysy 리트윗함
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ini gilaa sihh Suster Natalia. Perempuan yang tidak menikah. Tidak punya harta pribadi. Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara. Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya. bahkan dia bilang ke teman dia yang suster juga dia akan masuk penjara. dia cerita Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu, saya selalu katakan: mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung. Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya. Kronologi yang perlu semua orang pahami: Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah. Umat menabung perak demi perak. Untuk sekolah anak. Untuk biaya sakit. Untuk masa depan. Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota. Di 2019 Andi Hakim Febriansyah Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara mendatangi pengurus CU. Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment dengan bunga 8% per tahun. Lebih tinggi dari deposito biasa. Pengurus percaya. Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015? Tujuh tahun berjalan. Bunga masuk rutin setiap bulan. Tidak ada masalah. Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh: CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota. Bertahap minta Rp2 miliar dulu. Januari 2026 tidak cair. Februari 2026 tidak cair. 5 Februari Suster Natalia panggil Andi. Andi bilang besok. Besok tidak cair. Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya. Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti. Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang. Tapi kepala kas baru. Dengan kalimat yang mengubah segalanya: Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi. Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI. Suster Natalia pingsan lima menit. Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu: Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti. Tapi Andi salah hitung. Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan. Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata. Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand. Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster." Masih janjikan pencairan. Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu. Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya. Uangnya? Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU. Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan: BNI melakukan verifikasi internal sendiri. Tanpa transparansi. Tanpa melibatkan korban dalam proses. Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar. Dari Rp28 miliar lebih. Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak. Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai. Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras. Karena: Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya. Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun. Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban. POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya. Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal. Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban: Enam kali mediasi. Satu kali aksi damai. Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban. Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung. Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri. Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI. Bukan di tangan korban. Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin. Satu hal yang tidak bisa diabaikan: Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang. Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses. Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya. "Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak." BNI adalah bank BUMN. Bank milik negara. Diawasi oleh OJK. Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia. Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka. BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya. Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim. Korban menyimpan uang kepada BNI. Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian. Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa. Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
2.9K
47.2K
102.5K
10.9M
sysy 리트윗함
Sumatera Adil & Federal
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera·
🆘🆘🆘🆘🆘🆘🆘🆘🆘🆘🆘🆘🆘🆘🆘 🚨POLISI OGAH TANGKAP PEMERKOSAAN GADIS DISABILITAS Bantu up🆙🆙🆙🔝 🙏🙏🙏🙏🙏 No viral no justice Kronologi ‼️‼️‼️ Di negara ini harus harus viral dulu ini baru polisinya source: berita_kriminal_sumut Peristiwa memilukan menimpa seorang gadis penyandang disabilitas asal Riau. Korban menjadi sasaran bujuk rayu seorang pria bernama Pujinaro Tampubolon, yang dikenalnya melalui media sosial Facebook, hingga akhirnya mengalami kekerasan se...ks. Kejadian bermula pada Selasa, 26 November 2024, sekitar pukul 10.00 WIB, ketika pelaku bertemu korban di daerah Bagan Batu, Riau. Dengan dalih ingin memperkenalkan korban kepada orang tuanya untuk menikah, pelaku berhasil meyakinkan korban untuk ikut ke Tebingtinggi, Sumatera Utara (Sumut). Korban yang percaya pada janji tersebut akhirnya berangkat bersama pelaku menggunakan sepedamotor. Setibanya di Tebing Tinggi, korban dibawa ke rumah orang yang disebut pelaku Wawak Angkat di Dusun Kerompol, Desa Paya Bagas, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Sergai. Di sana ia mengalami nasib nahas itu Jumat, 29 November 2024 sekitar pukul 23.00 WIB. Pelaku membawa korban ke samping kamar mandi sekolah madrasah di Dusun V Emplasemen Rambutan, Desa Paya Bagas. Usai melampiaskan nafsunya, pelaku meninggalkan korban begitu saja.Kondisi korban yang merupakan penyandang disabilitas membuat warga sekitar terkejut saat menemukannya sendirian. Melalui informasi di Facebook, keluarga korban akhirnya dihubungi dan segera menjemput korban. Keluarga korban kemudian melaporkan perbuatan pelaku ke Polres Tebing Tinggi pada 1 Desember 2024. Namun hingga berita ini diterbitkan, proses hukum masih terhambat, karena pihak penyidik mengaku sedang melengkapi berkas perkara sesuai petunjuk jaksa (P19). Padahal kasus sudah berjalan 9 bulan.
Indonesia
528
13.3K
20.6K
300.9K
sysy 리트윗함
Sumatera Adil & Federal
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera·
🚨 BADAK KALIMANTAN SISA 2 EKOR 😭💔 Di hutan sunyi Kalimantan Timur,hanya tersisa dua Individu yakni Pari dan Pahu Mereka adalah sisa terakhir dari Badak Kalimantan (Dicerorhinus sumatrensis harrissoni), subspesies purba yang pernah menjelajahi hutan tropis Borneo ribuan tahun lamanya. #SaveBadakKalimantan #savePariParu
Indonesia
342
19.6K
49.1K
912K
sysy 리트윗함
unmag
unmag@unmagnetism·
hmmmm
321
6.2K
49.7K
764.2K
sysy 리트윗함
Habis Nonton Film
Habis Nonton Film@HabisNontonFilm·
Rame lagi soal Eipstein Files, di Netflix ada juga series dokumenter-nya. JEFFREY EPSTEIN: FILTHY RICH nampilin interview dengan para penyintas dan mantan pekerjanya. Nunjukin gimana Epstein makai harta dan powernya buat ngelakuin kebejatan dan kejahatannya.
Habis Nonton Film tweet mediaHabis Nonton Film tweet media
Indonesia
118
3K
20K
1.3M
sysy 리트윗함
Sumatera Adil & Federal
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera·
🚨KRONOLOGI KEJADIAN NENEK SAUDAH 💔 Nenek Saudah (68), warga Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, menjadi korban penganiayaan setelah menentang aktivitas tambang emas ilegal di lahan miliknya. Ia sebelumnya meminta para penambang menghentikan penggalian dan aktivitas sempat berhenti, namun usai Magrib para pelaku kembali masuk ke lahannya. Dengan hanya berbekal senter, Saudah berjalan seorang diri menuju lokasi tambang sekitar 300 meter dari rumah. Di tengah jalan, ia dilempari batu dan dipukuli oleh sekelompok orang hingga terjatuh dan tak berdaya. Dalam kondisi setengah sadar, ia mendengar para pelaku mengira dirinya telah meninggal. Karena menganggap korban tewas, pelaku membuang tubuh Saudah ke semak-semak di tepi sungai sekitar pukul 22.00. Sekitar pukul 01.00 dini hari, Saudah tersadar dan merangkak pulang, namun kembali pingsan di depan rumah. Keluarga kemudian membawanya ke RSUD Tuanku Imam Bonjol untuk mendapatkan perawatan medis.
Sumatera Adil & Federal tweet mediaSumatera Adil & Federal tweet media
Indonesia
160
6.4K
14.5K
341.2K
WORK
WORK@worksfess·
CW // NGANGGUR kalian yg nganggur, tetep dapet pemasukan gak? kalau iya, dapet dari mana? work!
Indonesia
382
132
2.5K
214.3K
sysy 리트윗함
Fahmi
Fahmi@FahmiAgustian·
Gambar ini akan abadi. Kapolrestabes Semarang, anggotanya menembak Gamma lalu Gamma meninggak, nggak cuma itu, Gamma dituduh membawa senjata untuk tawuran. Setelah dicek CCTV, Gamma hanya boncengan ama temennya, nggak bawa senjata dan nggak ada tawuran.
Fahmi tweet media
Indonesia
528
13.3K
32K
891.5K
sysy 리트윗함
Jorgiana Au.
Jorgiana Au.@jorgianaaa·
Dari segala banyak opini yang berseliweran, kita sering lupa satu hal penting: Laras adalah warga biasa seperti kita, yang marah ketika melihat polisi MEMBUNUH Affan. Maka mendukung Laras adalah sikap keberpihakan yang penting bahwa negara GAK BOLEH BUNUH warga serampangan.
Jorgiana Au. tweet mediaJorgiana Au. tweet mediaJorgiana Au. tweet mediaJorgiana Au. tweet media
Indonesia
171
22.9K
46.4K
1.4M
sysy 리트윗함
Kr
Kr@karirfess·
pliss tetap fokus sm ini, ditengah banyaknya pengalihan isu🙏 💔🥀
Narasi Newsroom@NarasiNewsroom

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data terbaru korban bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Jumlah korban meninggal mencapai 1.016 orang, Senin (15/12/2025), pukul 10.00 WIB. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, per Minggu (14/12), korban meninggal dunia di Sumatera bertambah 10 orang. “Sementara itu, jumlah korban hilang menurun dari 217 orang menjadi 212 orang, seiring proses identifikasi dan sinkronisasi data kependudukan lintas daerah,” kata Abdul saat konferensi pers Update Penanganan Bencana Hidrometeorologi Aceh di Pusat Informasi dan Media Center, di Kantor Gubernur Aceh di Banda Aceh, Minggu(14/12). Abdul bilang operasi search and rescue (SAR) korban bencana hidrometeorologi di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatra Barat, dilakukan secara terukur dan terkoordinasi. “Operasi SAR kami sesuaikan dengan data korban hilang yang dilaporkan di masing-masing kabupaten/kota,” kata dia. Menurut Abdul, dalam kurun waktu sepekan terakhir, jumlah korban hilang berkurang 58 orang, seiring temukan sejumlah korban yang sebelumnya dilaporkan hilang. Penurunan ini juga dipengaruhi oleh hasil verifikasi ulang berbasis kecamatan yang dilakukan pemerintah daerah. “Proses identifikasi di lapangan sangat dinamis. Ada kasus khusus, misalnya jasad yang ditemukan di area pemakaman dan ternyata merupakan warga yang telah meninggal sebelum bencana. Setelah diverifikasi, data korban akan disesuaikan,” ucapnya. | Narasi Daily

Indonesia
1
2.6K
5K
84K
sysy 리트윗함
salam4jari
salam4jari@salam4jari·
salam4jari tweet media
ZXX
132
7.5K
33.9K
346.5K
sysy 리트윗함
sysy 리트윗함
MANTO
MANTO@KangManto123·
SADIS ‼️‼️
MANTO tweet media
English
336
13.3K
71.6K
1.3M
sysy 리트윗함
oin
oin@orionlips·
liat nikahan amanda zahra, suaminya nangis dan gemeteran pas pasang cincin, i can see a deep love in his eyes 🥺 may that kind of love find me 😭
English
86
5.1K
35.5K
914.5K
sysy 리트윗함
jek
jek@jek___·
masih belum bisa nyerna itu anggota DPR yang ngatain warga sipil "baru bangun 1 posko udah ngerasa si paling aceh" bukannya makasih karena warga udah bantu kerjaan pemerintah, malah ngatain, rakyat dianggap saingan. bajingaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaan
Indonesia
341
16.1K
27.7K
451.4K