1 SPPG 1 sapi, 4x dlm sebulan berarti 912 ribu sapi per thn, pdhl stok sapi jantan siap potong cuma sktr 396 ribu per thn (BPS 2025). Angka 19 ribu sapi per hari saja sdh 2 kali konsumsi nasional.
1 Kabinet di begoin ama Dadan!
Rombongan pejuang Al-Qassam keluar dari persembunyian dan muncul di tengah jalan kota,dan menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan pertempuran kepada zionis Israhel laknatulloh. 🙏🤍🙏
Negara Malaysia hanyalah negara kecil tapi dia berani dgn terang terangan membela Iran dan mengutuk Amerika dan Israel.
Indonesia yg punya penduduk islam terbesar didunia malah nyemplung BoP bentukannya Amerika dan Israel.
Gimana ini pak @prabowo ?
Pecat Kepala BGN 🔥
MBG Menbuat Bangsa (jadi) Gila
Kep dapur 7 jt
Akuntan 5 jt
Ahli gizi. 5 jt
Cuci piring 2,7 jt
Pengantar mkn 3 jt
Guru Honorer 223 RIBU
IJAZAH PALSU,
IPK PALSU
TRANSKIP AKADEMIK PALSU
SKRIPSI PALSU.
KARAKTER KAMPUNGAN, BUKAN SEORANG AKADEMISI.
SEMUA PALSU
YANG ASLI ADALAH REKAYASA POLTIK, YANG DIMAINKAN OLEH POLRI DEMI KEPENTINGAN PRIBADI. @DokterTifa
MANTAP...
9 JENDERAL DAN 6 KOLONEL AKAN LAKUKAN GUGATAN CITIZEN LAWSUIT ATAS DUGAAN ABUSE OF POWER DALAM PENERSANGKAAN TERHADAP ROY SURYO DAN DOKTER TIFA....‼️
#2026MenujuRevolusi#2026MenujuRevolusi
🆘🆗
Innalillahi wa inna ilaihi rojii'un. Turut berduka cita atas syahidnya seorang prajurit TNI bernama Praka Farizal Rhomadhon akibat serangan Israel la'natullah ke pos jaga Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL) pada hari Ahad (29/3). Allahummaghfirlahu warhamhu wa'afihi wa'fuanhu 🤲
-Termul Tak Henti Bikin Fitnah-
Di tengah langkah yang tak pernah berhenti, justru ujian itu datang dari arah yang tak terduga.
Hari ini, Sabtu 28 Maret 2026, hari yang bagi sebagian orang adalah waktu beristirahat, berkumpul dengan keluarga, atau menenangkan diri, saya justru melangkah menuju kewajiban yang harus ditunaikan. WAJIB LAPOR.
Kesibukan menyelesaikan akhir studi Doktoralku 7 hari dalam seminggu, membuat saya hanya mampu menjalani Wajib Lapor di hari Sabtu, mengiris waktu istirahat yang tak banyak.
Hari ini, di Area POLDA Metro Jaya yang sunyi, yang hening, dengan kesadaran penuh bahwa jalan perjuangan memang tidak pernah menawarkan kemudahan.
Namun di saat yang sama, beredar sebuah video berisi fitnah keji dari salah seorang Termul. Fitnah yang muncul setelah fitnah saya mengajukan Restorative Justice, dan fitnah-fitnah sebelumnya.
Kali ini sebetulnya fitnahan sangat kelewatan. Sangat kurang ajar., Karena menyangkut riwayat sakitnya keluargaku, kematian muda saudara-saudaraku, dengan biadab dijadikan bahan fitnahan, penderitaan dijadikan bahan bullyan.
Tetapi saya tersenyum.
Bukan karena meremehkan.
Tetapi karena memahami.
Bahwa setiap perjuangan besar selalu diiringi oleh dua hal: ujian dari Tuhan, dan serangan dari manusia.
Fitnah adalah bahasa mereka yang tidak mampu mengalahkan gagasan.
Serangan personal adalah senjata mereka yang kehabisan argumen.
Serangan pribadi adalah tanda kekalahan setelak-telaknya.
Dan di titik ini, narasi-narasi yang diarahkan kepadaku, termasuk yang dikaitkan dengan polemik seputar ijazah Joko Widodo, justru semakin menunjukkan satu hal:
Ketika substansi tak lagi mampu dijawab, maka yang diserang adalah pribadi.
Bagi saya, ini bukan sekadar serangan biasa. Ini adalah indikasi bahwa ruang dialog yang sehat mulai ditinggalkan, digantikan oleh upaya membangun persepsi melalui fitnah dan framing.
Saya tidak sedang berperang melawan individu.
Saya sedang berjalan membawa amanah yang jauh lebih besar, amanah untuk menyadarkan, melindungi, dan menyiapkan umat menghadapi zaman yang tidak biasa.
Hari ini saya tetap hadir.
Tetap menjalani proses.
Tetap tunduk pada hukum.
Tetap tenang.
Karena saya tahu,
kebenaran tidak butuh teriak untuk menang.
Ia hanya butuh waktu.
Dan waktu, selalu berpihak pada mereka yang sabar, jujur, dan istiqamah.
Biarlah mereka berbicara dengan narasi yang dibangun dari prasangka.
Saya akan terus melangkah dengan narasi yang dibangun dari ilmu, data, dan tanggung jawab.
Sabtu ini bukan hari libur bagiku.
Ini adalah pengingat:
Bahwa jalan ini bukan jalan nyaman,
tetapi jalan yang harus ditempuh oleh mereka yang memilih untuk tidak diam.
Dan saya memilih untuk terus berjalan.