Johny Ang

4.1K posts

Johny Ang

Johny Ang

@99INTEL

Katılım Haziran 2009
1.3K Takip Edilen45 Takipçiler
Johny Ang retweetledi
folkative
folkative@insidefolkative·
News: Malaysia Mundur dari Perjanjian Perdagangan Dengan AS, Pertama di Dunia.
folkative tweet mediafolkative tweet media
Indonesia
263
2.7K
17.7K
460.7K
Johny Ang retweetledi
Ommi de Queen👑
Ommi de Queen👑@ommi_siregar·
Kok dia tahu masalah kita di Indonesia, ya?
Ommi de Queen👑 tweet media
Indonesia
9
958
5.2K
44.6K
Johny Ang retweetledi
Dokter Tifa
Dokter Tifa@DokterTifa·
Pernyataan dr Tifa Bismillahirrahmanirrahiim. Beberapa hari ini saya memilih menarik diri sejenak dari berbagai urusan. Memasuki sepuluh hari terakhir Ramadhan, saya ingin memusatkan diri pada ibadah: sholat, tadarus, membaca kitab-kitab hikmah, dan lebih banyak berdiam di rumah. Dalam keheningan itu, saya tetap mengikuti perkembangan yang terjadi di luar. Termasuk kabar tentang Rismon Hasiholan Sianipar yang mengajukan Restorative Justice kepada Jokowi di Solo. Saya mencermatinya sesekali, dari jarak yang tenang. Terus terang, saya menyesalkan langkah tersebut. Saya tidak berada pada posisi yang sama dengannya. Dan InsyaAllah, atas izin Allah serta dukungan yang terus mengalir dari banyak pihak, saya tidak akan pernah memilih jalan rendah seperti yang dipilih Rismon. Laa hawla wa laa quwwata illa billah. Tetapi hidup sering menempatkan manusia pada tekanan yang tidak terlihat oleh orang lain. Tekanan itu bisa berupa ancaman yang kasar, tetapi sering kali justru lebih kuat dalam bentuk yang jauh lebih halus: bujukan, iming-iming, kompromi, yang menimbulkan ketakutan yang perlahan menggerogoti keberanian dan akal sehat. Berbagai isu yang beredar tentang dirinya, mulai dari soal ijazah S2 dan S3 dari Jepang hingga kabar mengenai surat keterangan kematian yang konon dibuat oleh istrinya, tentu bukan perkara ringan bagi siapa pun. Saya memahami bahwa tidak semua orang mampu memikul beban semacam itu sendirian. Karena saya sendiri sedang menghadapi persoalan dengan orang yang sama, mantan Presiden Jokowi, saya cukup mengenal karakter Rismon. Selama ini saya mengenalnya sebagai sosok yang berani, blak-blakan, dan bernyali, serta cermat dalam analisis. Dalam banyak kesempatan, saya melihat ia memang memiliki kepakaran yang nyata di bidangnya. Soal tidak punya ijazah itu perkara lain. Karena kepakaran seseorang tidak melulu diukur dari ijazah. (Di sini sebagai mantan kawan saya berbisik: "Why, Mon, kenapa kau musti palsuin ijazah, sih?") Langkah yang Rismon ambil saat ini, setidaknya dalam penilaian saya, terasa asing. Tidak mencerminkan kemandirian sikap yang biasanya kita tunjukkan. Saking liar dan mandirinya, kadang saya dan mas Roy suka kewalahan dan geleng-geleng kepala melihat segala manuvernya sambil berkata: " Piye to adikmu kuwi?* "Lha embuh!* Jawab saya. Setahun ini kami bertiga memang sudah seperti saudara dekat. Seia sekata dan senasib sepenanggungan. Hanya kami sedih karena kepada kami pun dia tidak terbuka. Padahal dalam ilmu yang dia tekuni, dia betul-betul hebat. Namun kekecewaan terbesar saya justru bukan kepada Rismon. Kekecewaan terbesar saya tertuju kepada mantan Presiden Jokowi dan lingkar kekuasaannya. Demi menepis tuduhan tentang ijazah yang dipersoalkan publik, cara-cara yang digunakan sungguh kejam, keji, dan sangat menyakitkan: menghancurkan reputasi orang, menekan hingga kehilangan ruang bernapas. Hal yang sama pernah menimpa Bambang Tri. Juga Gus Nur. Dan kini sejarah itu seperti berulang. Pada Rismon, dibuat hancur harga diri melata begitu rendah tak berdaya. Kekuasaan seharusnya melindungi rakyat. Bukan alat untuk membungkam mereka yang bersuara. Tetapi sejarah selalu mengajarkan satu hal: kekuasaan yang digunakan untuk membungkam kebenaran pada akhirnya justru memperbesar gema kebenaran itu sendiri. Namun saya tidak ingin larut dalam kemarahan. Ramadhan mengajarkan kita untuk menahan diri, menjaga hati tetap jernih, dan menyerahkan segala sesuatu kepada Yang Maha Mengetahui. Saya memilih jalan yang berbeda. Dengan dukungan banyak orang, dan dengan sepenuhnya berserah kepada Allah, saya akan tetap melanjutkan perjuangan ini. Perjuangan untuk kebenaran memang sering kali sunyi. Kadang juga menyakitkan. Tetapi kebenaran memiliki sifat yang tidak dimiliki oleh kekuasaan: ia tidak pernah benar-benar bisa dimatikan. Selama masih ada satu orang saja yang berani berdiri, kebenaran akan tetap hidup. Dan saya memilih untuk tetap berdiri. Salam, Tifa
Dokter Tifa tweet media
Indonesia
779
1.3K
5.7K
95K
Johny Ang retweetledi
Muhammad Said Didu
Muhammad Said Didu@msaid_didu·
Saat Dunia meninggalkan AS+Israel - justru Indonesia merapat jadi temannya. Klean masih waras ??? Hampir seluruh Negara di Dunia meninggalkan dan mengucilkan AS dan Israel karena merusak tatanan dunia - justru Indonesia datang merapat dan seakan menjadi teman baru AS+Israel. Kita semua bodoh ????
Indonesia
551
2.7K
7.7K
136.6K
Johny Ang retweetledi
DARA GADIS BORNEO
DARA GADIS BORNEO@Dara_Cega·
Bagaimana Menurut Kamu?
DARA GADIS BORNEO tweet media
Indonesia
1.4K
5K
25.7K
1.3M
Johny Ang retweetledi
Dandhy Laksono
Dandhy Laksono@Dandhy_Laksono·
Salah satunya yaitu menolak kembalinya militerisme dan terus mendesak pembenahan secara radikal kepolisian.
Dandhy Laksono tweet media
Indonesia
106
11.3K
28.1K
233.1K
Johny Ang retweetledi
Dhea
Dhea@paivting·
🤯
Dhea tweet media
QME
179
4.3K
23.9K
854.1K
Johny Ang retweetledi
Aida Greenbury
Aida Greenbury@AidaGreenbury·
It’s just an orangutan hiding from the rain in Tanjung Puting National Park in Indonesian Borneo. We are all part of the animal kingdom.
English
150
5K
29.6K
467.5K
Johny Ang retweetledi
Rismon Hasiholan Sianipar
Rismon Hasiholan Sianipar@SianiparRismon·
BUKU "MEMBONGKAR IJAZAH PALSU JOKOWI: ANALISIS FORENSIK ATAS MANIPULASI DOKUMEN" PRE-ORDER CETAK BUKU FISIK: ADMIN 0821 3769 2599
Indonesia
97
1.2K
3.3K
30.4K
Johny Ang retweetledi
Acho
Acho@MuhadklyAcho·
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Acho tweet media
QME
403
2.7K
9.1K
582.7K
Johny Ang retweetledi
anak mama🖤
anak mama🖤@anakmamake02·
😲
anak mama🖤 tweet media
QME
175
2.6K
12.4K
525.6K
Johny Ang retweetledi
Boediantar4
Boediantar4@Boediantar4·
😡😡😡😱
Boediantar4 tweet media
QME
121
3.2K
11.2K
267.7K
Johny Ang retweetledi
tempo.co
tempo.co@tempodotco·
tempo.co tweet media
ZXX
401
6.3K
17.1K
533.4K
Johny Ang retweetledi
Mas Pur
Mas Pur@rasjawa·
Udah gak bisa berkata2. Pertamina maunya memenangkan kompetisi dengan cara main monopoli. Bukan dengan memperbaiki kualitas. Karena sudah diperas mafia migas?
Mas Pur tweet media
Indonesia
1.7K
15.1K
46.1K
2.3M