Faisal 🇮🇩

5.7K posts

Faisal 🇮🇩

Faisal 🇮🇩

@Anjaypisan

Jika kepada manusia saja hatinya tidak malu berbuat yang tidak pantas, maka bagaimana mungkin di hatinya ada rasa malu kepada Allah.

Katılım Haziran 2019
2.2K Takip Edilen1.5K Takipçiler
Faisal 🇮🇩 retweetledi
Opposisi6890
Opposisi6890@Opposisi6890·
Wajah pelaku sangat jelas hajar nenek 60 tahun di pekanbaru hingga tewas Pembunuhan peserta perampokan Jalan kurnia 2 Kelurahan Limbungan baru Pelaku masi buron.
Opposisi6890 tweet media
Indonesia
255
4.6K
17.1K
1.2M
Faisal 🇮🇩 retweetledi
herwin
herwin@bangherwin·
Prabowo: MBG bermanfaat atau tidak? Buruh: Tidaaaaaaakkk! Gue: 🤣🤌
Indonesia
3.1K
38.2K
103.5K
2.8M
Faisal 🇮🇩 retweetledi
mr.tweeps | IDN
mr.tweeps | IDN@mrtweepsID·
Gesss.. hanya izin mengingatkan.. Nyambi santai makan siang.. Temen-teman wajib menabung yah.. Prediksi in this situation, kehidupan akan semakin anomali.. Nabung sebanyak-banyaknya.. Info nya ada kabar tidak baik.. segala bentuk "perizinan" harus punya backup plan.. Cluenya "kapal retak" Semoga Allah senantiasa melindungi kita semua, dan diperlancar segala urusannya.. pintu rezeki terbuka mengalir deras.. Gpp boleh percaya atau tidak.. haknya masing-masing..
Indonesia
155
1.5K
10.4K
542.9K
Faisal 🇮🇩 retweetledi
txt keresahan WNI
txt keresahan WNI@KapudS640·
Korea merdeka 15 Agustus 1945 Indonesia merdeka 17 Agustus 1945 Merdeka selisih 2 hari, tapi UMR selisih 20jt. Nasib WNI
Indonesia
91
6.1K
21.4K
195.7K
Faisal 🇮🇩 retweetledi
Mohamad Fuad
Mohamad Fuad@_BangFu·
Ada donks. Karena gak ada di program 01 dan 03 bikin MBG Sampe sini faham nggak?
IndraS77@Indra77Sahaja

@_BangFu Emangnya ada jaminan klo 01 atau 03 yg menang, harga harga gak akan naik? 😏

Indonesia
221
14.9K
55.1K
960.5K
Faisal 🇮🇩 retweetledi
Mr™️▫️
Mr™️▫️@wesmove·
Sholat lah guys Sholat adalah impian jutaan orang yang sudah meninggal
Indonesia
69
6.4K
42.6K
294.4K
Faisal 🇮🇩 retweetledi
Fiersa Besari
Fiersa Besari@FiersaBesari·
Negara dirusak secara sistematis, dan kita cuma bisa menonton
Indonesia
790
18.8K
45.3K
821.1K
Faisal 🇮🇩 retweetledi
🌸🌼
🌸🌼@cinnamongirlc·
daripada nutup prodi prodi di kampus, mending nutup akpol. polisi udah kebanyakan, lagian lulusan polisi maaf banget kita udah banyak tau secara akademik gimana, saking banyaknya mereka juga punya kerjaan sambilan lain (ngelola dapur MBG misalnya).
Indonesia
148
17.4K
57.4K
859.4K
Faisal 🇮🇩 retweetledi
ama
ama@itsamarl·
selain takut miskin gua juga takut prabowo 2 priode😭
Indonesia
638
26.4K
68.1K
761.7K
Faisal 🇮🇩 retweetledi
Ketawa itu GRATIS 🛩
Ketawa itu GRATIS 🛩@KucengTerbanggg·
Curhat sama yg tak terlihat 😭
Ketawa itu GRATIS 🛩 tweet media
Indonesia
78
340
5.3K
129.8K
Faisal 🇮🇩 retweetledi
herwin
herwin@bangherwin·
Minyaknya sudah siap dikirim. Masalahnya: yang kita beli itu crude oil, bukan BBM siap pakai. Artinya? Harus diolah dulu. Masalah berikutnya: kilang kita gak semuanya cocok dengan crude Rusia. Ujungnya? Kirim ke luar. (Singapura) Diolah di sana. Lalu kita impor lagi… “minyak kita sendiri”.
herwin tweet media
Indonesia
249
378
1.1K
80.1K
Faisal 🇮🇩 retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada analisis dari analis intelijen militer Selamat Ginting yang menurut gue adalah salah satu kritik paling substansif bukan soal politik semata, tapi soal sistem militer yang dirusak yang perlu dipahami semua orang. Dan ini bukan serangan personal terhadap Teddy. Ini tentang preseden berbahaya yang sedang dibangun. Mulai dari fakta yang paling dasar: Teddy Indra Wijaya Seskab baru saja naik pangkat menjadi Letkol. Dia lulusan Akmil 2011. Dan menurut Peraturan Panglima TNI 2022 lulusan 2011 baru bisa menjadi Letkol setelah 23 tahun masa dinas. Artinya baru layak sekitar 2034. Sekarang 2026. Dia baru jadi Letkol. Selisihnya: 8 tahun lebih cepat dari yang seharusnya. Dan ini bukan pertama kalinya: Naik dari Kapten ke Mayor sudah melebihi teman seangkatannya. Naik dari Mayor ke Letkol melebihi lagi. Dan semuanya menggunakan mekanisme yang menurut Selamat Ginting tidak ada dalam aturan TNI: disebut "kenaikan pangkat reguler dipercepat" istilah yang menurutnya diadakan-adakan karena Teddy juga tidak memenuhi syarat untuk KPLB kenaikan pangkat luar biasa yang biasanya diberikan kepada prajurit yang mengorbankan jiwa raga di medan tempur. KPLB pun sudah pernah diberikan kepada Teddy dua kali sebelumnya tanpa ada prestasi tempur yang setara dengan pengorbanan yang biasanya menjadi syarat. Soal posisi Seskab dan ini yang paling kritis secara hukum: UU TNI Nomor 34 Tahun 2004 Pasal 47 menyebut ada 10 posisi sipil yang boleh diduduki perwira aktif TNI tanpa harus pensiun dulu. Daftarnya: Kemenko Polkam, Kemenhan, Lemhannas, Wantanas, BIN, BSSN, Basarnas, BNN, Mahkamah Agung kamar militer, dan Sekretaris Militer Presiden. Sekretaris Kabinet tidak ada dalam daftar itu. Artinya — secara hukum Teddy seharusnya pensiun atau mundur dari dinas militer dulu sebelum menjabat Seskab. Seperti yang dilakukan AHY ketika mau ikut Pilkada Jakarta 2017. Seperti yang dilakukan Sugiono, Iftitah Sulaiman, dan perwira lain yang memilih jalur politik. Tapi Teddy tidak melakukan itu. Dia tetap aktif di TNI sambil menjabat Seskab. Dan ada keanehan lain yang Selamat Ginting soroti: Kalau Seskab setara eselon 2 seperti yang diklaim pemerintah maka pangkat yang sesuai adalah Brigadir Jenderal bukan Letkol. Artinya Teddy sekarang sebagai Letkol bahkan belum memenuhi syarat pangkat untuk jabatan Seskab yang dia pegang. Proyeksi yang mengerikan menurut analisis Ginting: 2026 — Letkol. 2027 — Kolonel. 2028 — Brigadir Jenderal baru memenuhi syarat pangkat untuk Seskab. Naik pangkat tiap tahun. Melompati angkatan-angkatan di atasnya. Termasuk melampaui 6 angkatan senior yang belum Letkol sampai sekarang. Dampak ke moral dan sistem TNI dan ini yang paling serius: Selamat Ginting bilang dia menerima banyak pesan WhatsApp dari perwira tinggi bintang 1 sampai 4 yang resah dengan kasus Teddy. Dan ini bisa dipahami kenapa. Bayangkan ada perwira lulusan 2006 5 angkatan di atas Teddy yang sudah seskoat, sudah Diklatpim 2, sudah semua syarat terpenuhi sampai sekarang belum Letkol. Sementara Teddy lulusan 2011 tanpa memenuhi syarat pendidikan yang sama sudah Letkol karena dekat dengan Presiden. Apa yang terjadi pada moralitas dan integritas sistem kenaikan pangkat TNI kalau ini dibiarkan? Perbandingan sejarah yang paling mengena: Selamat Ginting menyebut contoh dari Mesir panglima militer yang hanya berpengalaman sampai Mayor di lapangan, tapi karena dekat dengan lingkaran istana tiba-tiba jadi Jenderal dan memimpin pertempuran. Hasilnya: memalukan Mesir secara militer. Dan di dalam negeri sendiri ada preseden dari zaman Soekarno. Ketika Presiden menempatkan tokoh yang tidak layak sebagai Kepala Staf AD TNI tidak terima. Pelantikannya hanya dihadiri korp musik pemadam kebakaran. TNI menolak hadir. Panglima tidak bisa masuk Markas Besar karena dikuasai yang menentang. Berujung pada Peristiwa 17 Oktober 1952. Sejarah punya cara mengingatkan. Rekomendasi Selamat Ginting — dan ini yang paling jelas: Pensiunkan Teddy. Kalau mau jadi Seskab, pensiun dulu dari militer. Baru tempatkan di sana. Kalau masih aktif di TNI, kembalikan ke Kopassus kirim ke Papua, pimpin Kompi menghadapi OPM. Kopassus bukan tugasnya buka tutup pintu. Seharusnya buka tutup pertempuran." Dan peringatan yang paling keras: Kalau Prabowo teruskan ini bisa jadi hak angket di DPR mempersoalkan Presiden melanggar UU TNI. Prabowo bisa jatuh hanya gara-gara menyelamatkan orang-orang ini." Ini bukan soal Teddy Indra Wijaya sebagai pribadi. Dia mungkin orang yang kompeten dan loyal. Ini soal sistem yang dirusak ketika loyalitas personal mengalahkan mekanisme yang sudah dibangun bertahun-tahun untuk menjaga integritas institusi militer. TNI bukan perusahaan keluarga di mana bos bisa mempromosikan siapapun yang dia mau kapanpun dia mau. TNI adalah institusi dengan hierarki, aturan kenaikan pangkat, dan persyaratan pendidikan yang dibangun bukan untuk menghalangi orang tapi untuk memastikan yang naik benar-benar siap memimpin. Ketika aturan itu dilanggar karena kedekatan dengan presiden pesan yang diterima oleh ribuan perwira yang mengikuti aturan adalah: kerja keras dan prestasi tidak sepenting berada di lingkaran yang tepat. Dan ketika TNI mulai berpikir seperti itu kita semua yang rugi.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
145
733
1.7K
74.8K
Faisal 🇮🇩 retweetledi
Raden Nuh
Raden Nuh@RADEN_NUH_·
Nyesaaaaaak bos ! Stop foya2 keluar negeri Rampingkan kabinet, pecat 50 % menteri/ pejabat tinggi Stop MBG goblok itu Tarik kembali uang pajak rakyat di Danantara Hentikan kekuasaan dayang2 SPRI
Raden Nuh tweet media
Indonesia
330
5.8K
16.1K
221.7K
Faisal 🇮🇩 retweetledi
𝔹𝕚𝕃𝕃 ℝ𝕒𝕐
Korupsi ugal ugalan gini KPK diam aja 😂😂😂
𝔹𝕚𝕃𝕃 ℝ𝕒𝕐 tweet media
Indonesia
654
3.7K
9.8K
176.8K
Faisal 🇮🇩 retweetledi
Eve
Eve@claaudyf·
inflasi nyata bgt sekarang.. uang 1jt aja udah kayak 100rb ya Tuhan bisa langsung abis 😭 yang bilang “politik ga ngaruh di hidup gue” liat noh sekarang harga apa apa jadi serba mahal
Indonesia
217
7.2K
23.9K
287.4K
Faisal 🇮🇩 retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Gila ya semua" aja dijadiin duit.. negara kita ini ladang nyari duit , ekploitasi dimana2 besar" an ..........
Lambe Saham tweet media
Indonesia
93
5K
18.1K
193.4K
Faisal 🇮🇩 retweetledi
herwin
herwin@bangherwin·
This!
herwin tweet media
English
428
10.2K
52.1K
552.4K
Faisal 🇮🇩 retweetledi
Happy Life
Happy Life@whereaiko·
percayalah, orang akan lebih menghormatimu ketika jarang melihatmu. bahkan orang tuamu sekalipun.
Indonesia
143
2.7K
18.7K
305.7K
Faisal 🇮🇩 retweetledi
Mbak kun
Mbak kun@empty__core·
😭😭
Mbak kun tweet media
QME
175
3.6K
41.5K
439.8K
Faisal 🇮🇩 retweetledi
L
L@kang___L·
Yesss
L tweet media
139
5K
15.2K
134.5K