Sabitlenmiş Tweet
Coinvestasi
12.9K posts

Coinvestasi
@coinvestasi
Media Belajar Crypto & Bitcoin Terdepan di Indonesia Sejak 2017🚀🪙 #SemuaBisaCrypto Business Inq : https://t.co/WbEFzgIOKU
Indonesia Katılım Şubat 2013
247 Takip Edilen67.2K Takipçiler

Konteks:
Rizky Billar baru-baru ini buka suara soal nasib proyek altcoin lokal yang dikaitkan dengan dirinya, Leslarverse (LLVERSE). Lewat interaksi di Threads, ia menjawab pertanyaan soal proyek tersebut dengan nada blak-blakan.
“Developernya bisa dibilang ga komit, uangku pun nyangkut di situ Rp1,9 M mas,” tulisnya, Jumat (10/04/2026).
Di balasan lain, ia juga mengaku kalau dirinya terlalu percaya dan tidak mendalami bisnis ini di awal. Ia menyebut developer proyek tersebut merupakan pihak yang dibawa oleh rekannya, dan mayoritas berasal dari Bandung.
Leslarverse sendiri sempat hadir di tengah tren koin berbasis figur publik dengan narasi metaverse, NFT, sampai play-to-earn. Di awal, proyek ini cukup menarik perhatian karena kombinasi hype Web3 dan nama besar yang dibawa.
Namun seiring waktu, perkembangan proyeknya makin tidak terlihat, aktivitasnya minim, dan likuiditas tokennya terus menurun. Saat ini, token LLVERSE bahkan sudah tidak lagi diperdagangkan di crypto exchange mana pun.
Leslarverse sendiri bukan satu-satunya proyek dengan pola seperti ini. Dalam beberapa tahun terakhir, cukup banyak proyek kripto yang memanfaatkan nama selebritas dan sempat booming di awal.
Nama-nama seperti Syahrini dengan NFT, Anang Hermansyah lewat token ASIX, hingga Raffi Ahmad melalui VCGamers pernah jadi sorotan dan berhasil menarik perhatian publik luas.
Gimana menurutmu? 👀
Indonesia

Konteks:
Film Killing Satoshi buatan Hollywood dikabarkan telah menyelesaikan proses syuting dan kini memasuki fase akhir sebelum dirilis. Film ini mengangkat misteri terbesar di dunia kripto yaitu siapa sebenarnya Satoshi Nakamoto, sosok di balik Bitcoin.
Dibintangi Gal Gadot, Casey Affleck, hingga Pete Davidson, film ini disutradarai Doug Liman dan digarap dengan pendekatan yang tidak biasa. Hampir seluruh visualnya dibuat menggunakan AI.
Yang bikin menarik, proses syutingnya cuma sekitar 20 hari. Jauh lebih cepat dibanding film Hollywood pada umumnya yang bisa berbulan-bulan. Ratusan lokasi di film ini juga tidak benar-benar didatangi, tapi dibuat secara digital di studio.
Dari sisi biaya juga jauh lebih efisien. Jika metode konvensional bisa tembus US$300 juta atau sekitar Rp5,1 triliun, film ini hanya menghabiskan sekitar US$70 juta atau Rp1,2 triliun berkat bantuan AI.
Meski begitu, proyek ini tetap melibatkan ratusan kru dan puluhan AI artist. Artinya, AI di sini bukan menggantikan manusia, tapi mengubah cara film dibuat.
Di sisi cerita, daya tarik utamanya tetap sama yaitu misteri Satoshi Nakamoto yang belum terpecahkan hingga hari ini. Topik ini kembali ramai dibahas setelah berbagai klaim dan investigasi terbaru, tapi belum ada bukti yang benar-benar bisa mengungkap identitasnya.
Dengan menggabungkan dua tren besar yaitu AI dan Bitcoin, film ini jadi salah satu eksperimen paling menarik di industri kreatif saat ini.
Indonesia

JOGJA GOKIL! 🔥
Matur nuwun dulur-dulur yang kemarin sudah hadir di Web3 University Tour edisi Jogja kolaborasi Coinvestasi bareng @BinanceAcademy @BNBCHAIN @devweb3jogja @bcc_ukdw @UKDWYogyakarta
Seneng banget bisa sharing insight soal Web3 & Blockchain ke kalian. Yang paling seru lihat kalian langsung build dan berani pitching ide kalian sendiri. 🤩
See you at the next event yaa lur! 🙌
BANDUNG IS NEXT! ⚡️
ARE YOU READY??
#WhereBuildersBuild




Indonesia

@coinvestasi Berita lama bang. Sebelum ME udh bubar. Kabarnya sih itu wash trading. Cuma bikin fomo2 an. Yang beli masih orang yang sama buat bikin fake volume trading.
Indonesia

Konteks:
NFT yang satu ini bikin keinget emoji 🗿
Kelihatannya cuma batu biasa, tapi ternyata NFT Ether Rock ini ada yang beli sampai Rp2,15 miliar. Secara visual, ini literally cuma gambar batu tanpa detail aneh-aneh.
Yang bikin beda, Ether Rock termasuk salah satu NFT paling awal di Ethereum dengan jumlah yang sangat terbatas. Status OG ini yang bikin nilainya tetap dicari kolektor.
Di market NFT, yang dibeli sering kali bukan tampilannya, tapi cerita dan persepsi value di komunitas.
Jadi walaupun kelihatannya cuma “🗿”, buat sebagian orang ini bisa jadi aset bernilai tinggi.
Hmm gimana tanggapan agan”? 🗿
Indonesia
Coinvestasi retweetledi

First 2026 speaker reveal is here, and we’re just getting started.
20–21 Aug 2026 | Bali
Get your tickets now 👇
coinfest.asia

English

SEE YOU TOMORROW 👋🏻
Yang belum daftar skuy daftar di sini 👇
bit.ly/Web3UnivTour20…
Coinvestasi@coinvestasi
🎓 Web3 University Tour 2026: YOGYAKARTA Bersama @UKDWYogyakarta , Kolaborasi bareng @BinanceAcademy , @BNBCHAIN & @coinvestasi Didukung oleh @devweb3jogja & @bcc_ukdw 🎟 GRATIS, DAFTAR SEKARANG! bit.ly/Web3UnivTour20… *Kuota terbatas hanya untuk 250 peserta!
Indonesia

Dari regulasi aset kripto sampai dukungan buat inovasi Web3, pemerintah terus berbenah buat bikin ekosistem yang lebih aman, jelas, dan makin berkembang. Artinya? Peluang di industri blockchain juga makin kebuka lebar 🚀
Nah, di Bulan Literasi Blockchain ini, waktunya kamu upgrade insight dan paham arah perkembangan industri ini ke depan!
Yuk, registrasi sekarang dan jadi bagian dari perjalanan blockchain di Indonesia
luma.com/blk2026
#BulanLiterasiBlockchain #BLKJogja #CryptoInsight #BlockchainIndonesia #RoadshowJogja

Indonesia

Konteks:
Calon Ketua The Fed pengganti Jerome Powell, Kevin Warsh, baru saja membuka laporan keuangan publiknya ke U.S. Office of Government Ethics (OGE). Yang bikin menarik, dia ternyata juga punya eksposur ke kripto.
Dari dokumen tersebut, terlihat Warsh berinvestasi di beberapa proyek seperti Solana, Lighter, Render, Optimism, dYdX, Blast, hingga Polymarket. Bukan cuma satu-dua aset, tapi tersebar di berbagai sektor, mulai dari layer 1, layer 2, sampai decentralized exchange dan prediction market.
Ini jadi sorotan karena posisi Ketua The Fed nantinya punya pengaruh besar terhadap arah kebijakan, termasuk regulasi kripto, stablecoin, hingga sistem keuangan digital ke depan.
Menariknya, Warsh sudah menyatakan akan melepas sebagian besar aset kriptonya jika resmi menjabat. Tapi tetap saja, kedekatannya dengan industri ini bisa jadi faktor penting dalam cara dia melihat dan mengatur kripto ke depan.
Gimana menurut kalian guys? 🤨
Indonesia









