CallmePit

2.3K posts

CallmePit banner
CallmePit

CallmePit

@Danimafn

Dulu belajar filsafat, sekarang belajar public policy

Katılım Temmuz 2012
660 Takip Edilen342 Takipçiler
CallmePit retweetledi
Avelino Guido
Avelino Guido@AvelinoGuido28·
Adik-adik, kakak-kakak semuanya. Kali ini gw mau bicara tentang sesuatu yang sudah menyiksa rakyat Indonesia selama bertahun-tahun. Bukan korupsi. Bukan inflasi. Tapi sesuatu yang lo rasain setiap kali mau mudik atau liburan dan buka aplikasi Traveloka, lalu langsung menutup aplikasinya lagi karena tidak sanggup melihat angkanya. Yes. Tiket pesawat domestik Indonesia. Yang harganya bisa lebih mahal dari tiket ke luar negeri. Yang bikin relawan bencana harus muter lewat Malaysia dulu baru bisa ke Aceh. Yang udah dikeluhkan jutaan orang tapi tidak pernah beneran berubah. Gw udah baca risetnya. Gw udah cek datanya. Dan sekarang gw mau cerita ke lo semua, pelan-pelan, dengan bahasa yang bisa dimengerti semua orang, kenapa ini terjadi dan siapa yang sebetulnya diuntungkan dari penderitaan kita bersama. 🧵
Nathaniel Rayestu@rayestu

Kalau mau tau kenapa tiket pesawat domestik mahal, bisa baca paper LPEM ini lpem.org/repec/lpe/pape…

Indonesia
213
13.9K
30.8K
1.6M
CallmePit retweetledi
Bagas Naufal Insani
Bagas Naufal Insani@BagasN7·
Aku udah 4 tahunan kerja sama orang luar aja masih harus ngeraba soal ini sih. Intinya kita harus tau mana yang kita cuma perlu inform (ngasih tau) vs asking for permissions (minta izin). Hal-hal yg termasuk hak kita sebagai manusia itu harusnya inform, contoh: • Perlu ke toilet pas meeting • Ga masuk kerja pas sakit • Ambil cuti yg emang udah jadi hak kita • Butuh waktu fokus tanpa diganggu Ini bukan hal yg harus "boleh ga ya?" Ini tuh lebih ke "aku ngasih tau aja ya" Sedangkan asking for permission itu biasanya: • Ngubah jadwal meeting yg melibatkan banyak orang • Ngambil keputusan yg impact ke tim/project • Request resource tambahan • Hal-hal yg di luar scope/responsibility kita Dulu aku juga kebiasaan "minta izin" untuk semua hal, bahkan yg sebenernya hak basic. Lama-lama baru sadar, ini bukan soal sopan atau engga… tapi soal boundaries. Kalau semuanya diminta izin, kita tanpa sadar ngeposisiin diri kayak ga punya kontrol atas waktu & kondisi sendiri. Dan ini sering kejadian banget di kita yg tumbuh di environment yg serba "harus izin dulu" . Padahal di banyak workplace (terutama luar), mereka expect kita bisa manage diri sendiri. Jadi ya pelan-pelan diubah. Ga semua hal harus jadi pertanyaan. Kadang cukup jadi statement aja.
Ali 👊🏻@mhuseinali

Diceritain seorang C-Level soal uniknya orang Indonesia. Beliau suka becanda. Misal ketika team izin ke toilet dia becandain dengan jawab “no you cannot”. Kolega India 🇮🇳 jawab “hahaha funny”, lanjut ke toilet. Kolega Spanyol 🇪🇸 jawab “no thanks”, lanjut ke toilet. Kolega Indo 🇮🇩 engga jawab apa-apa. Diem dan beneran gajadi ke toilet. Lalu canggung satu ruangan sampe bilang “Im joking, ofcourse you can” Yang bikin dia culture shock adalah betapa tingginya tingkat obedience orang Indonesia. Seakan consent di sini tuh manufactured through power relations. Padahal orang Indonesia itu cemerlang dan kinerjanya luar biasa, tapi begitu atasan bilang X meskipun itu gak sesuai prinsip atau pemahaman, mereka akan tetap taat. Kenapa ya dan gimana cara kita unlearn karakter ini?

Indonesia
30
1.6K
6.3K
193.1K
CallmePit retweetledi
Bayu
Bayu@yagaktauw·
Warga @DKIJakarta ada yang lapor masalah parkir sembarangan di JAKI status laporannya selesai. Pas di-check ternyata hasil fotonya editan pake AI wkwk.. Bang nyari gawean lagi susah jangan neko-neko please 🤣🤣🤣
Bayu tweet mediaBayu tweet media
Indonesia
274
2.9K
11.5K
1.4M
CallmePit
CallmePit@Danimafn·
@masakpartikelir Saya orang Makassar yang "ogah" makan ikan dimana notabenenya Makassar masih segar segar ikannya, tapi pindah di Gorontalo kerja, malah doyan ekek. Tiap ada event di tempat kerja, menunya pasti ikann. enakk. Mana olahan masakan orang Gorontalo jga lebih enakk dr Makassar🤤
Indonesia
1
0
1
372
(Om) Adit
(Om) Adit@masakpartikelir·
Izinkan aku bercerita Aku lahir di Jawa. Dibesarkan dengan ikan yang dijual di pasar, biasanya terbungkus daun pisang, menurutku amis dan selain dibakar aku biasanya muntah. Standarku soal ikan terbentuk dari situ, jadi aku lebih memilih lauk lainnya, tempe atau telur atau ayam Lalu pada akhir tahun 2012 aku pindah dari Jakarta untuk bekerja di Gorontalo. Dua periode, 2012 sampai 2015, dan 2018 sampai 2022 Masih hangat di ingatanku, setiap kilometer ada penjual ikan segar kaki lima. Segar dalam artian kalau digigit, ikannya gigit balik, literal maupun kiasan. Bukan cuma berbagai macam ikan, ada juga cumi, sotong, udang, dan seterusnya. Dan itu semua murah Di sisi selatan kota juga ada pelelangan ikan cukup besar yang beroperasi setiap hari. Kalau bangun lebih awal, aku akan belanja di situ Nelayan baru mendarat, ikan masih berpasir, insangnya merah cerah, matanya jernih seperti belum punya dosa. Aku bisa ke sana sebelum masuk kantor jam 8 kemudian kembali, mencari sarapan, mandi dan bersiap dan aku masih belum telat Sesuatu yang takpernah bisa aku bayangkan di Jakarta, di mana jam segitu aku mungkin masih macer di jalan, stuck, memandangi bumper mobil orang dengan penuh kesabaran Foto terakhir itu baby tuna. Hasil mancing bosku di laut sisi utara. Beratnya 11 kilogram. Gratis. Cukup untuk beberapa hari Dengan keadaan seperti itu, dua ekor kucingku biasa makan tuna sashimi grade setidaknya dua kali seminggu, atau makan ikan kembung segar yang direbus Gorontalo bukan kota yang namanya sering disebut orang. Aku masih rindu tinggal di sana. Tidak peduli apa kata orang
(Om) Adit tweet media(Om) Adit tweet media(Om) Adit tweet media(Om) Adit tweet media
el@misallnya

Tinggal di 3T banyak enak dan banyak gak enaknya. Kalau yang enaknya ya ini. Selalu makan ikan segar masih berpasir-pasir karena nelayan baru mendarat. 20 ribu untuk makan siang dan malam.

Indonesia
86
486
3.5K
184.3K
CallmePit
CallmePit@Danimafn·
@AwannArdyy @SmwGwOto saya merantau ke Gorontalo kadang pulang ke Makassar via darat. Kemarin balik mudik flight via Palu lanjut darat ke Gorontalo, mama ku stress karena ternyata jauhh, yang bikin jauh di Parigi Mautong ini 😮‍💨
Indonesia
1
0
1
601
Awan Ardy◢
Awan Ardy◢@AwannArdyy·
@SmwGwOto Di Sulawesi min, nyetir hampir 9 jam masih di kabupaten yang sama
Awan Ardy◢ tweet media
Indonesia
29
56
870
66K
SmwGwOto
SmwGwOto@SmwGwOto·
Di Eropa nyetir 4 jam udah pindah negara. Indonesia : Nyetir 4 jam di Pulau Jawa udah pindah provinsi. Nyetir 4 jam di Pulau Sumatra masih di satu provinsi. Nyetir 4 jam di Pulau Kalimantan masih di satu kabupaten. Nyetir 4 jam di TB Simatupang jam pulang kantor masih dalam satu kecamatan.
Indonesia
442
7K
30.7K
1.4M
CallmePit retweetledi
Angga Fauzan 
Angga Fauzan @angga_fzn·
Gue kemarin baca novel Crazy Rich Asians. Ada ucapan dari Eleanor Young yang nyantol di kepala: Bahwa momentum itu lebih menentukan jadi/tidaknya sebuah hubungan ke pernikahan. Dari sekadar besaran rasa cinta itu sendiri. Misal, pas sekolah / kuliah suka banget banget sama seseorang. Tp lu ga siap mental, pikiran, ekonomi, dsb. Pokoknya ga ready aja. Segimanapun berdua saling suka, kalau momentumnya ga pas, ya bisa aja bubar. Misal, pacaran tp jadi posesif atau suka berantem krn blm siap utk difficult conversation. Tp kalo udh nemu momentumnya, misal udah stabil kerjaannya, udah lebih dewasa, dsb, maka lu bs aja nikah sama seseorang yang cinta-nya "just ok", ga harus menggebu2 kayak pas first love jaman muda dulu.
Abid@abid0588

Unpopular opinion about Love ?

Indonesia
232
5.2K
27.9K
1.2M
CallmePit
CallmePit@Danimafn·
@Pak_Irv Saya sering lewat depan warung inj pak sewaktu kuliah karena kosan saya di Klebengan. Biasanya rame, ada live music, mobil antik juga terparkir. Tapi ga pernah tertarik makan di situ sih, selain karena mahal, juga ga ada yg "menarik" sih sebagai gen z, mon maaf, tbh 🙏🥲
Indonesia
0
0
0
1.4K
Dr. Irvan Kartawiria
Dr. Irvan Kartawiria@Pak_Irv·
Ke sini ajakin teman-teman dosen dari TangSel, saya antri agak belakang. Teman2 di depan saya dg gagah dan percaya diri pesan nasi pecel. Saya? Sop bayem.. Temen-temen yg didepan saya langsung muter badan dengan tatapan penuh tuduhan "what do you know that we don't?" 😅😅
(Om) Adit@masakpartikelir

Pondasi dulu..

Indonesia
71
95
3.2K
659.8K
CallmePit
CallmePit@Danimafn·
@RidhaIntifadha Ah semoga anakku nanti bisa ke MAN IC Gorontalo. Kebetulan lagi pindah Domisili di Gorontalo ❤️✨️
Indonesia
0
0
0
398
M. Ridha Intifadha
M. Ridha Intifadha@RidhaIntifadha·
Sejatinya sdh bbrp kali sharing soal MAN Insan Cendekia. Saya coba bagikan ulang pengalaman kami sbg angkatan 13 (2007-2010). Sekaligus menjawab pertanyaan netizen: knapa MAN bisa lebih unggul dibanding sekolah negeri lainnya? Ternyata semuanya adl konsekuensi kebijakan negara
Bardan - Digital Marketer@bardanslm

@RidhaIntifadha @MikaelDewabrata mutual yuk bang, minta tips masuk ic buat anak bang 😂

Indonesia
51
417
2.6K
333.3K
CallmePit retweetledi
Bagus Muljadi
Bagus Muljadi@bagus_muljadi·
Salah satu alasan mengapa mahasiswa teknik perlu lebih sering mengkaji persoalan sosial dan humaniora adalah karena 2 hal: Kredibilitas keilmuan mereka hampir selalu hanya bertumpu pada kemampuan memberi prediksi dan peringatan dini bukan komentar retrospektif. Dan yang paling penting: mereka terbiasa berakuntabilitas langsung akan hasil kerjanya. Jika seorang insinyur sipil merancang bangunan dan bangunan itu roboh, ia bisa dipenjara. Ia harus memprediksi kegagalan struktural. Ia tidak bisa bersembunyi di balik niat baik, konteks sosial, atau alasan bahwa “implementasinya kurang sempurna”. Sekarang bandingkan dengan seorang ekonom yang, melalui rekomendasi atau prediksinya, berkontribusi pada kebangkrutan sebuah negara. Apakah ia masuk penjara? Hampir tidak pernah. Kegagalan biasanya dijelaskan ulang sebagai kesalahan aktor, situasi global, atau kurangnya komitmen bukan kegagalan model analisisnya. Ini BUKAN seruan untuk menutup fakultas-fakultas sosial dan humaniora. Ini adalah upaya menjelaskan apa yang seharusnya dihargai masyarakat sebagai mata uang keilmuan: Tantangan intelektual yang sesungguhnya bukanlah seberapa fasih kita menjelaskan setelah kejadian, melainkan apakah kerangka analisis yang kita gunakan mampu mengantisipasi hasil sebelum peristiwa itu terjadi. Akuntabilitas itu penting dan itu bukan hanya ranah orang teknik. In fact, sophisticated soshum scholars understand this very well.
Dosen Kesayanganmu@direktoridosen

Indonesia dalam 7 hari terahir : BI tumbang BEI tumbang OJK Tumbang waktunya bubarkan fakultas ekonomi dan bisnis ?

Indonesia
66
849
3.5K
199.7K
CallmePit
CallmePit@Danimafn·
@fxmario perah liat di reels IG, dia bilang klo merasa dah cowo dewasa jangan pernah mau pake sempak segitiga, katanya klo masih pake yg segitiga itu masih burung. Yg dewasa biasaya sudah pake yg segiempat gatau knapa 😂😂
Indonesia
1
0
0
7.4K
Mario
Mario@fxmario·
Indomaret Men's underwear buat harga 55rb isi 3 sih good deal banget ya
Mario tweet media
Indonesia
58
14
127
3M
CallmePit retweetledi
Dino Patti Djalal
Dino Patti Djalal@dinopattidjalal·
Invasi militer & penangkapan/penculikan Presiden Venezuela Maduro oleh AS menandakan bhw hukum rimba tlh gantikan hukum internasional. Negara yg kuat merasa berhak melakukan aksi "semau gue" thdp negara lain. Ini pertanda kita memasuki a dangerous world order. Bagaimana sikap DK PBB ? Sikap G7 ?Bagaimana sikap Amerika Latin ? Bagaimana sikap 🇮🇩 ? Ujian bagi polugri bebas aktif yg berlandaskan pd prinsip.
Indonesia
433
4.1K
10.4K
356.5K
CallmePit
CallmePit@Danimafn·
@afrkml nanti dicheat sama provider (biasanya sih telkomsel wkwk) waktunya tak terbatas, kuotanya dikitt dan mahal (misal waktunya unlimited, tp 5 GB harga 50K) 🤣
Indonesia
1
0
0
288
CallmePit
CallmePit@Danimafn·
@Raizeeel_ rumah mertuaku begini, padahal mak dan kk-kk ku kek yg orang OCD, hrus rapi wangi bersih. Bingung mau bantu beresin gmana soalnya barang-barang mereka sekeluarga yg numpuk parahhh bgt sampai pernah beliin suami outfit workout baru bgtt belum pernah dipake gtw disimpan dmana😭
Indonesia
0
0
0
109
Angga
Angga@Raizeeel_·
rumah gua setiap sudutnya kaya gudang anjir, soalnya holders parah 😭
Angga tweet mediaAngga tweet mediaAngga tweet media
Indonesia
442
410
12.6K
3.1M
CallmePit retweetledi
🍂
🍂@Lovandfear·
After you get married, you’re going to meet ‘better’ people than your spouse. You’re going to meet more good-looking people; kinder and more romantic people; more intelligent and funny people. You will meet people who have in abundance what your partner lacks. The mushy and romanticized idea that your partner will be everything to you, and will satisfy all your needs and wants is idolatry. Contentment in marriage is a virtue not often spoken about. You must wake up every day appreciating everything your partner is to you, everything they have, their beauty and the things that made you marry them because if you focus on everything they don’t do well, you’ll always meet better people. Protect your heart! See their best part, and always remember that your commitment to marry is more of a duty than it is of mushy feelings. You have to stay committed even on the days you feel your spouse is no longer the best fit for you… -Buchi
🍂 tweet media
English
439
6.3K
47.9K
5.5M
CallmePit
CallmePit@Danimafn·
@feeakbar_ klo disuruh diskusi terus qlran cuma baca dari AI (yang tanya dan yang jawab juga) terus apa gunanya otak qlean 💔😔
Indonesia
0
0
0
146
Peee
Peee@feeakbar_·
kalau bacain ppt doang mah gausa ngajar
Indonesia
411
8.7K
50K
2M
CallmePit
CallmePit@Danimafn·
Aktivis memang punya kelebihan dia berjuang digaris grassroots, jadi tahu betul akar permasalahan. Tapi minim privilege untuk 'membesarkan' issunya, vice versa. Emang harus rajin-rajin ngopi ini kelas bawah dan menengah biar perjuangan ini tidak merasa siapa yg didominasi siapa
Indonesia
0
0
3
126
CallmePit
CallmePit@Danimafn·
Pertentangan antar-kelas perjuangan ini perlu dinego dulu, deh. Kelas menengah (red, influencer) dan kelas bawah (red, aktivis) ini jadi pertentangan kelas baru, padahal substansinya sama ingin berjuang lawan rezim. Masa iya harus rebutan lapak?
R.@kangrozin

I’ve known @Afutami for 16 years, so it puzzles me to see her described with words I’d never associate with her. To me, she’s simply a politically naive person who unwittingly walked into a very turbulent vortex. That naivete has landed her in trouble now, but..

Indonesia
1
2
6
673
CallmePit
CallmePit@Danimafn·
@Mpok_Hanum @GNFI karena pendidikan lanjutan ke S2 dan S3 itu masih sangat rendah, peresentasenya hanya 0,45% dari total penduduk usia produktif. Jadi harus juga menarget "persentase" ini biar naik. Jadi membuka peluang untuk S1 fresh graduate lanjut kuliah tanpa punya pengalaman kerja sebelumnya
Indonesia
0
0
0
46
CallmePit
CallmePit@Danimafn·
@Mpok_Hanum @GNFI udah ada skema demikian. Klo ASN/TNI/Polri ada jalur targeted. Seberan industri dan bidangnya studi yg mungkin belum proporsional sesuai lapangan kerja yg available. Ini mungkin agak challenge, di samping jga lpdp punya kewajiban buat meningkatkan kualitas pendidikan.. cont.
Indonesia
1
0
0
302