Eagle JP. retweetledi
Eagle JP.
10.5K posts

Eagle JP. retweetledi
Eagle JP. retweetledi
Eagle JP. retweetledi
Eagle JP. retweetledi
Eagle JP. retweetledi

Staf ahli Ketua Pansus Haji 2024, Nusron Wahid, diduga menerima uang korupsi haji. KPK berjanji mengungkap peran tokoh lain.
#TempoPlus

Indonesia
Eagle JP. retweetledi
Eagle JP. retweetledi
Eagle JP. retweetledi
Eagle JP. retweetledi

Duta besar Iran berkunjung kekediaman Presiden RI ke 6. Bpk @SBYudhoyono di Cikeas.
Alhamdulilah 🙏
@IraninIndonesia
Indonesia
Eagle JP. retweetledi
Eagle JP. retweetledi

🇮🇷🔥 Abu Azrael, "The Angel of Death," has arrived in Tehran.
Real name Ayoub Falih Hassan al-Rubaie, born 1978 in Iraq. Former university lecturer, one-time Taekwondo champion, and father of five. He first took up arms with the Mahdi Army against US forces during the 2003 invasion, then became one of the most feared commanders against ISIS in Syria and Iraq as part of the Popular Mobilization Forces.
He's now in Tehran coordinating with the IRGC on plans for a potential US ground invasion. The man who fought the Americans in Iraq is back, and ready to do it again.
His catchphrase: "Illa tahin" — "Grind you to dust."
English
Eagle JP. retweetledi

#TempoThread
Rudi Sutanto alias @kurawa, buzzer politik yang sering wara-wiri di media sosial, kini resmi jadi Staf Khusus di @kemkomdigi.
Buzzer politik jadi Staf Khusus? Gak bahaya, ta?🤷♀️
A Thread

Indonesia
Eagle JP. retweetledi

“Karni Ilyas dan Aiman Witjaksono diperiksa polisi sebagai saksi dalam kasus dugaan penyebaran isu ijazah palsu Presiden Joko Widodo.”
Yang jadi pertanyaan sekarang bukan lagi siapa yang diperiksa…
tapi kenapa masalah ini jadi ke mana-mana?
Dari isu ijazah → ke laporan polisi
Dari diskusi publik → ke pemeriksaan jurnalis
Padahal kalau memang semuanya jelas, harusnya ini perkara paling sederhana di dunia:
Tunjukkan saja ijazah aslinya. Selesai.
Gak perlu melebar.
Gak perlu tarik sana-sini.
Gak perlu sampai jurnalis ikut diperiksa.
Semakin diputar ke mana-mana, justru publik makin bertanya-tanya:
sebenarnya ini mau diluruskan… atau malah ditutupi?
Ini bukan soal benci atau dukung.
Ini soal logika sederhana yang semua orang paham.
Kalau memang ada dan sah, kenapa tidak ditunjukkan secara terbuka dan tuntas?
Kenapa harus berujung pada proses hukum terhadap yang membahas?
Negara ini butuh kejelasan, bukan drama berkepanjangan.
Butuh transparansi, bukan eskalasi.
Karena semakin jauh kasus ini dibawa,
yang rusak bukan cuma kepercayaan publik… tapi juga akal sehat kita bersama. @jokowi @prabowo @ListyoSigitP

Indonesia
Eagle JP. retweetledi
Eagle JP. retweetledi
Eagle JP. retweetledi

🔴ايطاليا دي بلد الرجالة فعلاً اللي قدامك ده الصحفي الأيطالي ميشيل سيرا
🔴 طلع من شوية هزق ترامب وقال لقد فشلت ان تصبح راجلاً وفشلت ان تكون انسان وفشلت ان تكون كل شئ محترم في هذا العالم
🔴 لقد ادخلت الجميع في حر.باً دمر.ت فيها اقتصاد عالمنا وجعلت كل شئ حولنا غالي نفط اكل دواء مياه كل شئ بسببك اصبح ثمين الا انت ايها الرخيص
🔴 ايران عاجلاً ستنتصر عليك وعلي بلدك لأنها دولة تاريخية وسيفتح المضيق ويعود كل شئ كما كان عليه الا انت ستظل ليس راجلاً ولن تكون محترم ايها اللعين
كلام عظيم من صحفي راجل عرف يهزق ترامب بطريقة مهينة 👌👏

العربية
Eagle JP. retweetledi

Saya bersilaturrahim dengan 11 pondok pesantren dan sekolah Islam secara random di Jawa dan Sumatera yg badan hukumnya (yayasan) menjadi mitra pengelola program MBG. Pada kesempatan terpisah, saya beserta tim berbincang dengan para gurunya.
Data sementara:
Dari 11 pondok pesantren dan sekolah Islam tersebut, hanya 1 lembaga yg menaikkan gaji atau tunjangan para gurunya (yg juga di bawah upah minimum). Itu pun kenaikan 'hanya' Rp 50.000 per bulannya. 10 lembaga lainnya tidak.
Saya mengurut dada.
Kemarin, secara tak sengaja saya melihat (karena ada business meeting) ternyata ada pertemuan yg digelar di Ballroom Hotel Santika Premier Kota Harapan Indah Bekasi oleh Badan Gizi Nasional. Saya kemudian menyengaja shalat zhuhur di musholla samping ballroom tersebut. Memperhatikan makanan buffet, batik, sepatu, jam tangan hingga clutch beberapa peserta. Akhirnya menyengaja pula jalan kaki mengitari parkiran hotel tersebut yg lahan parkir luasnya penuh dengan kendaraan roda 4 para peserta yg adalah mitra. Tampak banyak kendaraan baru ternyata.
Ada juga yg tidak makan di ruang ballroom bergabung bersama dan memilih untuk makan di Gendis Restaurant di samping resepsionis/lobi utama. Berbayar sendiri tentunya.
Sekitar jam 14 saya pulang dengan tangisan dan ingatan wajah para guru, Asatidz dan Ustadzat nan sederhana di hari sebelumnya.
Jangan menyimpulkan apa pun, saya hanya ingin berbagi cerita saja.
Indonesia
Eagle JP. retweetledi
Eagle JP. retweetledi
















