Rifada Mazdalani retweetledi
Rifada Mazdalani
6.1K posts

Rifada Mazdalani
@Mazdalani
Make Money From Your Hobby Nuansa Anugerah Bersama. Car Rental, Tour Guide. DM for above needs. ❌⛔ PL
Kota Medan, Sumatera Utara Katılım Aralık 2009
2.5K Takip Edilen2.2K Takipçiler
Rifada Mazdalani retweetledi
Rifada Mazdalani retweetledi
Rifada Mazdalani retweetledi

Berdasarkan analisis narasi pada video tersebut, berikut adalah tinjauan faktual mengenai klaim "Teori Khazar" yang disampaikan:
1. Analisis Fakta: Benar atau Salah?
Pernyataan bahwa mayoritas Yahudi Ashkenazi (Yahudi Eropa) sama sekali tidak memiliki darah Semit dan merupakan keturunan murni dari bangsa Khazar adalah Tidak Akurat secara ilmiah dan genetik.
Asal-usul Bangsa Khazar (Benar): Memang benar bahwa Kerajaan Khazaria (abad ke-8 hingga ke-10) terletak di antara Laut Hitam dan Laut Kaspia, dan para elitnya (termasuk Raja Bulan atau Bulan Khan) memeluk agama Yahudi sebagai manuver politik agar tidak tunduk pada Kekaisaran Bizantium (Kristen) atau Kekhalifahan Abbasiyah (Islam) dalam bahasa geopolitik dengan tidak berpihak pada kedua entitas agama terbesae saat itu san memilih entitas agama yang paling lemah sebagai kekuataan bargaining power, itu sebuah pilihan cerdas daripada Punah.
Genetik Ashkenazi (Salah): Studi genetik modern (seperti penelitian oleh Behar et al., 2013 dan studi lainnya) menunjukkan bahwa Yahudi Ashkenazi memiliki percampuran genetik antara leluhur dari Timur Tengah (Levant) dan populasi lokal di Eropa (terutama Italia dan Jerman).
Kontribusi genetik dari bangsa Khazar (Turki-Kaukasus) ditemukan, namun jumlahnya sangat kecil, bukan merupakan mayoritas tunggal seperti yang diklaim narasi video.
2. Kelengkapan dan Konteks yang Kurang
Untuk melengkapi narasi tersebut agar lebih objektif secara historis, ada beberapa poin penting yang tidak disebutkan:
A. Migrasi dari Levant ke Eropa
Sejarah mencatat adanya diaspora (penyebaran) Yahudi dari tanah Palestina/Yudea setelah kehancuran Bait Allah kedua oleh Romawi pada tahun 70 M.
Mereka bermigrasi ke wilayah Mediterania, lalu ke Italia, dan kemudian menyebar ke lembah sungai Rhine di Jerman.
Inilah akar utama komunitas Ashkenazi sebelum mereka pindah ke Eropa Timur karena penganiayaan di Eropa Barat.
B. Keruntuhan Khazaria
Setelah Kerajaan Khazaria runtuh akibat serangan Kievan Rus dan Mongol, tidak ada bukti sejarah yang kuat yang menunjukkan adanya migrasi massal jutaan orang Khazar ke arah Polandia atau Jerman.
Sebagian besar dari mereka kemungkinan besar berasimilasi dengan populasi Muslim atau Kristen lokal di wilayah Kaukasus.
C. Bias Politik "Teori Khazar"
Narasi ini sering digunakan dalam diskursus politik modern untuk mendelegitimasi hubungan sejarah kelompok Yahudi tertentu dengan wilayah Timur Tengah.
Secara akademis, teori bahwa Ashkenazi adalah "100% Khazar" dianggap sebagai teori pinggiran (fringe theory) yang tidak didukung oleh konsensus sejarawan maupun ahli genetika populasi.
Kesimpulan
Narasi dalam video tersebut mencampuradukkan fakta sejarah nyata (eksistensi Kerajaan Khazaria yang memeluk Yahudi) dengan klaim genetik yang keliru (bahwa Ashkenazi tidak punya darah Semit).
Sejarah yang lebih lengkap menunjukkan bahwa Yahudi Ashkenazi adalah populasi campuran yang memiliki akar keturunan baik dari Timur Tengah maupun Eropa, dengan pengaruh Khazar yang minimal.
Jadi ZIONIS = Gerakan Poltik Yahudi Eropa / Ashkenazi yang exodus dari Eropa mencari TEMPAT TINGGAL karena sudah tidak lagi nyaman tinggal di Eropa terlebih paska HOLOCAUST, dan rapat-rapay Zionis, mereka pernah mengajukan untik Exodus ke ARGENTINA atau ke UGANDA, sebelum sampai akhirnya mereka - Zionis memutuskan Exodus ke PALESTINA paska PERANG DUNIA 1 yang dimenangkan Inggris vs Kerajaan OTOMAN
Jadi ZIONIS Bukan bagian dari Kontribusi SELURUH YAHUDI secara Universal karena Yahudi Timur Tengah atau Yahudi Afrika tidak termasuk dalam MASALAH ANTI SEMIT yang terjadi di EROPA, jadi yahudi Mizrahi dan Sephardic Bukan bagian dari Zionis
:: WeKa ::
Indonesia
Rifada Mazdalani retweetledi
Rifada Mazdalani retweetledi
Rifada Mazdalani retweetledi
Rifada Mazdalani retweetledi

Koperasi modal utang, usaha belum jalan. Tapi sudah ada skenario bayar utang Rp 50 juta per bulan.
Kira-kira di desa jualan apa yang laku keras menghasilkan omset Rp 1 miliar per bulan, jika margin bersih koperasi 5%, supaya bisa bayar cicilan Rp 50 juta per bulan.
✅ Koperasi merah putih ditiap desa
✅ Indomaret dan Alfamart ditiap kecamatan
Pria ini menjelaskan, Masuk akal kah ❓❓
Indonesia
Rifada Mazdalani retweetledi
Rifada Mazdalani retweetledi

Presiden Prancis Marcon menyerukan kepada negara² untuk bersatu meninggalkan ketegantungan kepada Amerika
@NgkongRoses @newIding30
vm.tiktok.com/ZS98pgxRQU84b-…
Indonesia
Rifada Mazdalani retweetledi

Perang Antara Muslim Dan Kristen Di Maluku*
*Lokasi: Halmahera Tengah, Maluku Utara
HALMAHERA -- Penyebab: ada petani di gunung yang dibunuh, dan petani ini adalah seorang Ustad, sebelumnya sudah terjadi beberapa pembunuhan yang serupa, tapi karena kali ini yang terbunuh Ustad, akhirnya kampung islam sudah tidak bisa toleransi lagi, apalagi sudah ketahuan, kalau yang bunuh adalah orang kristen.
Alur Perang: Akhirnya orang Islam di kampung-kampung Islam melakukan penyerangan ke kampung-kampung kristen, tepatnya setelah shalat Jum'at, dengan menggunakan berbagai senjata, dan kendaraan bahkan lewat jalur laut juga. Orang kristen juga melakukan perlawanan.
Kondisi Terkini Halmahera masih memanas...info terkini, pasukan laskar Islam ( Acang) VS laskar Kristus ( Obeth ) masih bertarung..
Indonesia
Rifada Mazdalani retweetledi
Rifada Mazdalani retweetledi
Rifada Mazdalani retweetledi
Rifada Mazdalani retweetledi
Rifada Mazdalani retweetledi

INILAH FAKTA SEJARAH HORMUZ
Akhir-akhir ini Ramai pemberitaan tentang Iran yang memblokade Selat Hormuz bagi kapal2 yang dianggap 'musuh' oleh iran.
Tapi tahu kah kita siapakah Hormuz itu, yang dijadikan oleh Iran sebagai nama Selat nya tersebut?
Hormuz (semoga Allah melaknatnya) ,
adalah seorang komandan Persia yang kalah dan dikalahkan oleh Khalid ibn al-Walid dalam duel yang tercatat dalam sejarah, yang berakhir dengan kekalahan memalukan bagi Persia di tangan kaum Muslim.
Bukankah aneh bahwa selat itu tidak dinamai oleh Iran dengan nama Khalid ibn al-Walid setelah duel bersejarah antara komandan Muslim dan komandan Persia Sasaniyah ini?
Hormuz, komandan Persia, keluar dari pasukannya dengan kudanya, menantang kaum Muslim untuk berduel... dan berteriak, "Di mana Khalid?!" Maka Khalid ibn al-Walid keluar dengan kudanya untuk menghadapi tiran ini.
Khalid ibn al-Walid, semoga Allah meridainya, mendekati Hormuz dengan sangat dekat. Keduanya lebih dekat dengan pasukan Persia daripada dengan pasukan Muslim.
Hormuz turun dari kudanya dan memberi isyarat kepada Khalid, "Lawan aku dengan berjalan kaki jika kau seorang pahlawan." Khalid menerima tantangan itu dan turun dari kudanya. Hormuz memukul kudanya dan membawanya kembali ke pasukan, dan Khalid melakukan hal yang sama. Itu adalah adegan yang menegangkan, dengan semua orang tegang. Kedua pasukan menyaksikan situasi ini dengan sangat cemas. Panglima tertinggi Muslim melawan panglima tertinggi Persia—suatu kejadian langka dalam sejarah!
Kedua panglima itu bertarung dengan berjalan kaki, yang berarti kematian pasti bagi salah satu dari mereka. Tidak ada jalan keluar!
Khalid berbenturan dengan Hormuz dan menunjukkan keterampilan bertarung yang luar biasa yang membuat Hormuz takjub. Setelah beberapa menit, Khalid berdiri. Di tangannya ada pedangnya, berlumuran darah panglima Persia.
Orang-orang Persia terkejut, dan orang-orang Muslim bersukacita.
Dengan kematian Hormuz, orang-orang Persia tercengang. Bagaimana mungkin panglima mereka dibunuh oleh seorang Arab? Mereka menganggap orang Arab tidak berarti dibandingkan dengan negara, peradaban, dan pasukan mereka. Pedang Allah, Khalid ibn al-Walid, tidak memberi mereka waktu untuk pulih dari guncangan ini. Ia memerintahkan pasukannya untuk melancarkan serangan umum terhadap pasukan Persia. Pasukan Persia tidak dapat bertahan lama karena absennya komandan mereka dan kurangnya organisasi. Barisan mereka tercerai-berai, dan kaum Muslim menembus pasukan mereka, menimbulkan kerugian besar. Kaum Muslim mampu meraih kemenangan dalam pertempuran besar ini di bawah kepemimpinan komandan militer paling cakap dalam sejarah, Khalid ibn al-Walid. Pertempuran ini terjadi pada masa pemerintahan Abu Bakar, semoga Allah meridainya, di Kazma. Pertempuran ini dinamakan Pertempuran Kazma (sekarang Negara Kuwait) sesuai nama kota tersebut. Pertempuran ini juga disebut Pertempuran Rantai karena Persia menggunakan rantai untuk mengikat beberapa kontingen pasukan mereka. Itulah Khalid, dan itulah metode pertempuran Khalid. Seorang komandan yang patut dibanggakan oleh kaum Muslim, dan sejarah besarnya mereka hargai.
Sumber:
Al-Tabari, Sejarah Bangsa dan Raja.
Ibn al-Athir, Sejarah Lengkap.
Ibn Kathir, Awal dan Akhir.

Indonesia
Rifada Mazdalani retweetledi

PESAWAT JET BISNIS MEWAH KEMENHAN.
Kementerian Pertahanan (Kemenhan) resmi menandatangani kontrak pengadaan 12 unit pesawat Pilatus PC-24, sebuah jet bisnis yang dikenal karena fleksibilitas dan kemewahannya. Namun, langkah ini memicu kritik tajam karena dilakukan di tengah situasi ekonomi global yang sedang terguncang dan penuh ketidakpastian. Di saat banyak negara fokus memperkuat ketahanan ekonomi domestik untuk melindungi rakyat dari dampak resesi dunia, alokasi anggaran triliunan rupiah untuk pesawat yang identik dengan operasional VIP ini dinilai kurang peka terhadap kondisi krisis yang sedang mengintai.
~sumber: dayonemedia_id~
Indonesia
Rifada Mazdalani retweetledi

Iran says it has downed two US warplanes in its territory, saying the strikes show its forces still have capability against the US and Israel, as residents take to the streets in Tehran to celebrate.
🔴 Follow our LIVE coverage: aje.news/0s8ve1

English
Rifada Mazdalani retweetledi
Rifada Mazdalani retweetledi







