Aef Saifulloh

13.2K posts

Aef Saifulloh banner
Aef Saifulloh

Aef Saifulloh

@aefs_

Jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu Qs 2:153

Katılım Eylül 2012
792 Takip Edilen652 Takipçiler
Aef Saifulloh retweetledi
August
August@AnakLolina2·
Ada demo mahasiswa kemarin namun hampir tak ada yang tahu, tidak ada media yg beritakan, luar biasa pembungkaman total.
Indonesia
130
13K
38.9K
324.5K
Aef Saifulloh retweetledi
Idris
Idris@7signxx·
Muhammad ﷺ is the Messenger of Allah...
Català
18
331
2.2K
19.1K
Aef Saifulloh retweetledi
Opposisi6890
Opposisi6890@Opposisi6890·
Akun akun anonim diundang istana Wajah wajah baru BUZZERP Indonesia.
Opposisi6890 tweet media
Indonesia
257
3K
11.5K
449.4K
Aef Saifulloh retweetledi
muklas
muklas@mukaikhlas·
yang pengen bubarin mbg boleh retweet
Indonesia
186
68.8K
56.9K
972.6K
Aef Saifulloh retweetledi
Boediantar4
Boediantar4@Boediantar4·
DAN SEMUANYA SUDAH TERJADI 10 TAHUN SEBELUM REZIM INI SEKARANG KELANJUTANNYA
Boediantar4 tweet media
Indonesia
51
3.7K
9.6K
78.3K
Aef Saifulloh retweetledi
Edy Bayo Regar
Edy Bayo Regar@regar_op0sisi·
Pati Jawa Tengah 3 mei 2026 Bukankah seharusnya mereka bisa dapat solar subsidi?
Indonesia
108
596
1.4K
1.2M
Aef Saifulloh retweetledi
Rustam 🕊️
Rustam 🕊️@RstmBcl·
GEDE BANGET Masuk akal gak sih parkir di RS nungguin anaknya yg sakit Parkir motor 4 Hari 3 Malam kena biaya Rp 222.000 Katanya harus di bayar Lagi susah makin susah aja
Indonesia
331
998
1.9K
123.2K
Aef Saifulloh retweetledi
Lambe Waras
Lambe Waras@abu_waras·
Resmi! Perwakilan 40 Ormas Islam Laporkan Ade Armando CS ke Polisi, Tagar #TangkapAdeArmando Menggema sebagai Bentuk Dukungan Warganet.
Indonesia
165
1.8K
4.7K
39.7K
Aef Saifulloh retweetledi
Reynaldi Daud
Reynaldi Daud@reynaldi_daud·
Hello, X! Perkenalkan aku Reynaldi. Owner dari brand Stradenine, brand lokal asli Surabaya. Hari ini nama Stradenine mendadak ramai diperbincangkan terkait berita yang beredar. Maka dari itu ada beberapa hal yang kami perlu luruskan.
Reynaldi Daud tweet mediaReynaldi Daud tweet media
Indonesia
433
5.5K
17.1K
1.2M
Aef Saifulloh retweetledi
Dokter Tifa
Dokter Tifa@DokterTifa·
Seandainya ada sidang Ijazah Jokowi Tentang IP ini tentu jadi salah satu bagian yang bakal saya cecar kepada pak Jokowi di ruang sidang, jika memang ada sidang Bukan hanya soal keganjilan 3 nilai IPK yang berbeda yang diklaim sebagai nilai milik Joko Widodo IPK pertama dengan nilai IPK <2,00 adalah nilai yang dinyatakan Joko Widodo sendiri di tanggal 29 Juni 2013. IPK kedua dengan nilai IPK 3,05 dinyatakan oleh Bareskrim tanggal 22 Mei 2025 iPK ketiga dengan nilai IPK >2,5 dinyatakan oleh Rektor UGM tanggal 28 November 2025 Maka dengan senang hati saya akan menyiapkan 200an pertanyaan seputar IPK ini, jika memang ada ruang sidang kasus Ijazah. Pelapor, saya pastikan hadir. Jika tidak, dia tidak lebih dari seorang Penipu.
Dokter Tifa tweet media
Indonesia
396
1.2K
3.4K
63.3K
Aef Saifulloh retweetledi
Sisters in Danger x Simponi
Sisters in Danger x Simponi@SistersInDanger·
Innalillahi.... Hanya dari satu SPPG, 584 siswa & guru di 16 sekolah Kecamatan Tulung, Klaten keracunan massal setelah makan menu MBG tanggal 28 April kemarin 😭🤬 SPPG Sorogaten-nya cuma ditutup sementara 3 hari. Trus apa sudah beroperasi lagi, ada yang punya info? 584 orang itu lebih banyak dari total anggota DPR RI loh 😱😭 Ya Tuhan, ntah kapan program ini dievaluasi, diaudit, & dihentikan 🤯
Indonesia
107
6.4K
14.4K
274.7K
Aef Saifulloh retweetledi
Ali Syarief - アリ・シャリーフ
Uang Rakyat Habis Untuk Ngurus Pejabat Negara yang Menggemuk. Padahal hanya 5 tahunan usianya. Diistimewakan oleh rakyat - tapi kinerjanya buruk untuk rakyat
Ali Syarief - アリ・シャリーフ tweet media
Indonesia
121
3.5K
5.8K
83.5K
Aef Saifulloh retweetledi
Wakil Kepala Program Maling Berkedok Gizi
Penampakan proyek irigasi gantung dengan nilai Rp 97,8 M di Desa Bandar Anom, Kab. Mesuji, Lampung menjadi sorotan publik. Seorang warga bernama Andi Prabowo mengunggah video yg berisi kondisi irigasi tsb dgn narasi sindiran kpd koruptor2 proyek. Sekali lagi Rp 97,8 M!
Indonesia
159
1.6K
4K
162.5K
Aef Saifulloh retweetledi
Hidup sebagai +62
Hidup sebagai +62@Hidupsebagai62·
KAMPUS DISURUH MASAK? WHAT?? "Tugas kami mendidik, bukan memasak!" Rektor UI Seminggu belakangan ini, dunia pendidikan Indonesia diramaikan oleh satu permintaan yang bikin banyak rektor mengernyitkan dahi. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana meminta perguruan tinggi turut membuka Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) alias dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Bukan sekadar wacana permintaan ini disampaikan langsung dalam Forum U25 yang dihadiri para rektor dari 24 Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) di Makassar, seiring peresmian dapur MBG pertama di lingkungan kampus di Universitas Hasanuddin. ALASAN BGN: BUKAN SEKADAR MASAK-MASAKAN BGN punya argumen yang lebih luas dari sekedar "tolong buatin nasi boks". Ini alasannya: 1. Kampus = Gudang Ilmu + Sumber Daya Dadan menegaskan bahwa teknologi, SDM, dan inovasi yang dimiliki perguruan tinggi dinilai sangat bermanfaat bagi program MBG, mulai dari pengembangan peralatan, keamanan pangan, hingga pelatihan dan bimbingan teknis. 2. SPPG = Lab Hidup untuk Mahasiswa SPPG di kampus dimaksudkan sebagai pusat pembelajaran berbasis praktik, sekaligus laboratorium hidup untuk mengembangkan riset dan inovasi mulai dari teknologi pertanian, pengolahan pangan, hingga manajemen rantai pasok. 3. Skala Kebutuhannya BESAR banget Satu unit SPPG saja membutuhkan sekitar 8 hektare lahan sawah untuk suplai beras, 19 hektare lahan jagung untuk pakan ternak, dan 3.700–4.000 ekor ayam petelur untuk kebutuhan protein harian. BGN menilai kampus punya kapasitas untuk menyuplai semua itu dari civitas akademikanya sendiri. 4. Penggerak Ekonomi Lokal SPPG di kampus diharapkan jadi offtaker terdepan bagi produk-produk lokal, menciptakan kolaborasi antara kampus, petani, peternak, dan UMKM dalam satu sistem ekosistem ekonomi yang berkelanjutan. RESPONS REKTOR UI: TUNGGU DULU! Rektor UI, Heri Hermansyah, menegaskan bahwa tugas utama perguruan tinggi adalah pendidikan, penelitian, riset, inovasi, dan pengabdian masyarakat bukan operasional dapur. Jika pun ada SPPG, seharusnya dikelola oleh unit usaha kampus yang relevan, bukan universitas itu sendiri. PRO VS KONTRA Yang PRO: Rektor IPB University, Alim Setiawan Slamet, menilai pelibatan kampus dalam MBG merupakan langkah strategis karena kampus memiliki keunggulan dalam mengintegrasikan sistem pangan berbasis ilmu pengetahuan, dari produksi hingga konsumsi dan gizi. Yang KONTRA: Akademisi dari Pusat Studi Kebijakan Publik Universitas HKBP Nommensen mengingatkan bahwa pendidikan tinggi tidak boleh diperlakukan sebagai ruang operasional proyek. Kampus harus tetap menjadi institusi yang menjaga kebebasan berpikir dan otonomi intelektual. LBH Makassar bahkan mengkritik keras Unhas yang sudah terlanjur membangun dapur MBG, menyebutnya menyimpang dari mandat Tridharma Perguruan Tinggi dan berpotensi menimbulkan konflik kepentingan. Niat BGN sebenarnya mulia melibatkan kampus sebagai knowledge hub yang mengintegrasikan sains, riset, dan praktik dalam program gizi nasional. Tapi pertanyaannya tetap relevan: apakah ini tugas kampus, atau seharusnya ada lembaga lain yang mengambil peran operasional ini? Yang jelas, antar "kampus sebagai mitra riset" dan "kampus sebagai pengelola dapur" itu bedanya jauh banget. Dan Rektor UI sudah memilih jawabannya dengan elegan Gimana menurut kamu? Kampus seharusnya ikut masak atau cukup kasih resep ilmiahnya? Komen di bawah!
Hidup sebagai +62 tweet media
Indonesia
410
2.7K
7.9K
169.4K
Aef Saifulloh retweetledi
Edy Bayo Regar
Edy Bayo Regar@regar_op0sisi·
Biar klen tau.... Inilah model sepatu dgn harga 700.000/pasang.
Edy Bayo Regar tweet media
Indonesia
1.4K
1.6K
6K
1.8M
Aef Saifulloh retweetledi
Boediantar4
Boediantar4@Boediantar4·
Sharing k keluarga tersayang kalian... jaga anak, keponakan, cucu agar jangan sering minuman manis.. karna sekarang gagal ginjal bukan penyakit orang dewasa.. tetapi sdh menyerang anak²
Indonesia
6
225
467
19.8K
Aef Saifulloh retweetledi
Never
Never@neVerAl0nely___·
Seorang siswi sekolah dasar (SDN) berinisial AKS (12), yang diduga menjadi korban pencabulan oleh oknum TNI di wilayah Kodim 1417/Kendari, Sertu Majid Bone, dilaporkan mengalami depresi. Korban cenderung mengurung diri di dalam kamar, kerap melukai tubuhnya dengan cara mencakar, serta sering menangis histeris karena ketakutan. Tante korban berinisial VN mengungkapkan bahwa korban sebelumnya tinggal bersama keluarga di perumahan milik terduga pelaku di Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel). Namun, sejak kasus ini mencuat, keluarga memutuskan pindah dan kini tinggal di rumah nenek korban di Kota Kendari. Selama berada di rumah neneknya, korban disebut enggan keluar rumah dan lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. Saat bersama keluarga, korban cenderung diam dan tidak ingin bercerita. VN menuturkan, kondisi korban justru memburuk saat berada sendirian. Korban kerap menangis histeris, menunjukkan rasa takut berlebihan, bahkan melukai tubuhnya sendiri hingga menimbulkan luka. “Kondisi korban semakin memprihatinkan karena mengalami depresi berat. Ia sering mencakar tubuhnya dan menangis histeris karena ketakutan,” ujar VN, Minggu (3/5/2026).
Indonesia
226
719
3.2K
451.6K