ARSRDZRSN retweetledi
ARSRDZRSN
42.2K posts

ARSRDZRSN
@ariesredza
Roses are red, Violets are blue. Arsenal are my first love but there's always room for you!☺
061 Katılım Haziran 2010
440 Takip Edilen750 Takipçiler
ARSRDZRSN retweetledi
ARSRDZRSN retweetledi
ARSRDZRSN retweetledi

🚨🚨🗣️ Thierry Henry with an Emotional Speech as Arsenal wins the 2025/2026 Premier League Title 🥹❤️
“22 years… 22 long years of waiting, dreaming, suffering, hoping and believing. let that sink in. Today, Arsenal are finally Premier League champions again and honestly… this one feels different. This one is emotional.
I know what this football club means to the people. I know what those fans have been through. People laughed at Arsenal, people mocked the club, questioned the players, questioned the process, questioned whether this team could ever come back to the top again. But they stayed together. The supporters never stopped believing.
And I have to say this… without Mikel Arteta, this would not have been possible. What he has done for this football club is unbelievable. He brought back the identity, the discipline, the connection with the fans and most importantly, the belief. He suffered, he learned, he stayed strong under pressure and today he deserves all the credit in the world.
Also, respect to Josh Kroenke and Stan Kroenke because they trusted the manager when many people wanted change. They supported the project, they stayed patient and today they are seeing the reward for that trust.
To the players… thank you. You gave everything for the badge. You fought for each other, for the fans and for the history of this football club.
And to the Arsenal supporters around the world… enjoy this moment. Celebrate it with your families, with your friends, with everyone who stayed loyal through the difficult years. Because tonight, Arsenal are back where they belong.
Champions of England again.” ❤️


English
ARSRDZRSN retweetledi

Never run out of energy if it's about shouting out loud for the Arsenal. I can chant all day and all night long.
Semoga energinya sampai ke Indonesia, bisa mewakilkan gejolak semangat lo (yang suatu hari pasti akan ada di sini juga) 🥹🤞
Chant mana yang jadi favorit lo? #COYG
Indonesia
ARSRDZRSN retweetledi
ARSRDZRSN retweetledi
ARSRDZRSN retweetledi
ARSRDZRSN retweetledi
ARSRDZRSN retweetledi
ARSRDZRSN retweetledi
ARSRDZRSN retweetledi
ARSRDZRSN retweetledi

Guys, Rocky Gerung baru ngomong sesuatu soal Purbaya di depan ribuan mahasiswa ITB dan kalimatnya menurut gue paling telak dan paling jujur yang pernah diucapkan soal posisi Menteri Keuangan kita.
Bukan dari ekonom.
Bukan dari analis.
Dari filsuf.
Dan justru itu yang bikin kalimatnya paling menancap.
Kalimatnya sederhana.
Tapi sangat keras:
"Pak Purbaya itu dia cuma kasir.
Mana ada kasir menghasilkan growth."
Selesai. Tiga kalimat.
Tapi gue mau bedah ini lebih dalam karena ini jauh lebih penting dari yang kelihatan di permukaan.
Apa maksud Rocky dan kenapa ini sangat relevan:
Rocky tidak sedang menghina Purbaya sebagai manusia.
Dia sedang mengoreksi sesuatu yang fundamental soal bagaimana kita memahami ekonomi dan bagaimana pemerintah sedang menyesatkan rakyat dengan narasi yang salah.
Menteri Keuangan adalah penjaga kas negara.
Dia yang mengatur anggaran masuk dan keluar.
Dia yang memastikan utang tidak meledak.
Dia yang menjaga fiskal tetap sehat.
Tapi dia bukan yang menciptakan pertumbuhan. Pertumbuhan lahir dari kementerian teknis yang produktif perindustrian, perdagangan, kelautan, perikanan.
Pertumbuhan lahir dari pabrik yang berproduksi, dari nelayan yang bisa melaut, dari petani yang bisa menjual hasil panennya dengan harga yang adil.
Tapi yang terjadi sekarang adalah semua orang dari Prabowo sampai media membebankan ekspektasi pertumbuhan 6% kepada seorang kasir.
Dan ketika kasir tidak bisa menghasilkan pertumbuhan padahal memang bukan tugasnya untuk melakukan itu dia disalahkan.
Rakyat kecewa.
Presiden tidak puas.
Market tidak percaya.
Padahal pertanyaan yang sebenarnya harus diajukan adalah:
Di mana kementerian teknis yang seharusnya menghasilkan pertumbuhan itu?
Kementerian Perindustrian yang seharusnya menumbuhkan manufaktur tapi kontribusi manufaktur terhadap GDP kita turun dari 30% menjadi 18%.
Deindustrialisasi terjadi diam-diam selama bertahun-tahun.
Kementerian Perdagangan yang seharusnya membuka pasar tapi investor asing semakin ragu masuk karena kepastian hukum yang berubah-ubah.
Regulasi EV yang tiba-tiba mau dikenakan pajak setelah sebelumnya bebas pajak.
Komisi ojek online yang dipaksa turun ke 8% sehingga platform bleeding.
Kementerian Kelautan dan Perikanan yang potensinya luar biasa tapi realisasinya masih jauh dari optimal.
Itu yang seharusnya ditagih.
Bukan Purbaya yang memang tugasnya jaga kas bukan cetak pertumbuhan.
Dan ini yang paling miris:
Purbaya sudah berulang kali bilang "fundamental kita kuat, rupiah kita undervalued, kita sedang ekspansi."
Tapi dolar tetap ngacir ke Rp17.600.
IHSG tetap ambruk.
Market tidak percaya.
Rating agency downgrade outlook kita dari stable ke negatif.
Rocky bilang Purbaya "disiksa oleh keinginan rakyat untuk melihat pertumbuhan" dan itu sangat tepat. Orang yang salah jabatan dipaksa menanggung beban yang bukan tugasnya.
Dan ketika hasilnya tidak sesuai ekspektasi dia yang jadi kambing hitam dari masalah yang sebenarnya ada di tempat lain.
Dan sambungkan ini dengan apa yang Prabowo bilang hari yang sama:
"Kalau tidak beres, copot. Sederhana."
Pertanyaannya sangat sederhana:
Kalau Purbaya yang salah kenapa kementerian teknis yang tidak menghasilkan pertumbuhan tidak dicopot?
Kalau Purbaya yang tidak kompeten kenapa orang-orang di sektor riil yang seharusnya menggerakkan ekonomi tidak ditagih?
Atau jangan-jangan lebih mudah menyalahkan kasir daripada mengakui bahwa masalahnya ada di arsitektur kebijakan yang lebih besar?
Dan Rocky kasih satu poin lagi yang sangat penting:
"Tradisi berpikir di universitas begitu masuk dalam birokrasi berubah menjadi hierarki.
Tidak mungkin ada inovasi dari dalam birokrasi."
Ini menjelaskan segalanya.
Kenapa orang pintar yang masuk ke pemerintahan akhirnya diam.
Kenapa yang berani justru dihukum.
Kenapa Nadiem yang mencoba inovasi berakhir dengan tuntutan 27 tahun.
Kenapa yang pandai menunduk justru yang bertahan dan dipuji.
Birokrasi tidak mendesain dirinya untuk menghasilkan pertumbuhan.
Birokrasi mendesain dirinya untuk mempertahankan hierarki.
Dan selama itu yang terjadi pertumbuhan 6% hanya akan menjadi angka di slide presentasi bukan kenyataan yang dirasakan rakyat di dompet mereka.
Rocky Gerung benar.
Purbaya bukan masalahnya.
Purbaya adalah kasir yang dipaksa berperan sebagai mesin pertumbuhan sementara mesin pertumbuhan yang sesungguhnya tidak berjalan dengan benar.
Tapi yang lebih besar dari soal Purbaya adalah ini:
kita sedang hidup dalam sistem yang menghukum keberanian, memproteksi loyalitas,
dan membebankan ekspektasi kepada orang yang salah jabatan sementara yang seharusnya bertanggung jawab terlindungi oleh hierarki yang tidak bisa diganggu gugat.
Dan selama sistem itu tidak berubah mau ganti Purbaya dengan siapapun, mau klaim pertumbuhan berapa persen pun dolar akan tetap ngacir.
Market akan tetap tidak percaya.
Dan rakyat akan tetap merasakan hidupnya makin sempit.

Indonesia
ARSRDZRSN retweetledi

Nasib +62 seminggu terakhir :
- Putusan MK : Jakarta tetep ibu kota, gak jadi IKN
- Sambo Kuliah S2 di lapas
- Nadiem divonis 18 + 9 tahun
- Ibam divonis 4 tahun
- Andrie Yunus gak sopan dan ber etika, makanya disiram air keras
- Nonton Film Dokumenter dilarang
- Lembaga tinggi negara bikin cerdas cermat aja, juri nya blunder
Ada yg mau nambahin?
Indonesia
ARSRDZRSN retweetledi
ARSRDZRSN retweetledi

Maaf bertanya dengan nada lembut dan halus.
Semalem yg lawan Arsenal itu manchester united apa west ham united? Yg paling sibuk menjelaskan mereka soalnya.
Terus yg lagi saingan buat juara itu Arsenal sama manchester city apa sama manchester united?
Soalnya fans city pada adem tapi fans yg ada united nya malah paling berisik.

Indonesia
ARSRDZRSN retweetledi

Kalau abis ini, timeline lo atau chat lo isinya fans tim lain pada capture & kirim foto pemain Arsenal yang dianggap foul selama ini, bahkan ngubek-ngubek dari game lama..
Bilang gini aja:
"Gali terus kawan, cari terus sampai puas.. aman aja hihihi" (tambah emote 👍🏻 atau 🫡)
Siapa tau mereka lagi butuh ego boost, kasih aja biar sama-sama senang 🤗

Indonesia
ARSRDZRSN retweetledi

INI DIA CIRCLE YANG HARUS KAMU PUNYA AGAR NAIK LEVEL
1. PENGACARA
2. DOKTER
3. ORANG KAYA
4. AKUNTAN
5. PENASEHAT PAJAK
6. PEBISNIS
7. ORANG BERPENGARUH
KENAPA? SAYA JABARKAN DI BAWAH👇
1. PENGACARA
Biar kamu aman secara hukum & kontrak.
Mereka yang jaga kamu dari lubang legal yang nggak kamu sadari. Mulai dari perjanjian kerja sama, HAKI, sampe sengketa kecil yang kalau dibiarin bisa bikin bisnis ambruk.
2. DOKTER
Kesehatan stabil = produktivitas jalan.
Nggak ada artinya uang banyak kalau badan collapse. Punya dokter/teman di bidang kesehatan bikin kamu ngerti cara jaga energi, tidur, dan stress biar nggak gampang tumbang pas lagi naik.
3. ORANG KAYA
Belajar cara mikir besar.
Bukan soal ngemis duit, tapi nyerap pola pikir mereka. Orang kaya biasanya beda cara liat peluang, risiko, dan waktu. Deket sama mereka bikin mindset "cukup segini aja" pelan-pelan hilang.
4. AKUNTAN
Ngerti arus uang & efisiensi.
Uang masuk banyak tapi bocor di mana-mana? Akuntan bantu kamu baca laporan keuangan, potong biaya nggak perlu, dan bikin setiap rupiah kerja buat kamu. Naik level = ngerti angka.
5. PENASIHAT PAJAK
Hemat legal, bukan ngemplang.
Pajak itu wajib, tapi ada cara ngaturnya biar nggak kebanyakan bayar. Penasihat pajak bantu kamu patuh tapi tetap efisien. Salah langkah di sini bisa bikin usaha yang udah susah payah ketarik masalah.
6. PEBISNIS
Buka peluang & kolaborasi.
Circle sesama pebisnis bikin kamu nggak jalan sendirian. Dari sharing client, co-branding, sampe modal dan insight pasar. Naik level seringnya karena koneksi yang tepat, bukan kerja sendirian lebih keras.
7. ORANG BERPENGARUH [PEJABAT]
Exposure & jaringan.
Orang berpengaruh buka pintu yang biasanya tertutup. Bisa ke akses proyek, regulasi, atau publikasi yang bikin nama kamu naik. Tapi inget, relasinya harus sehat dan saling menguntungkan, bukan sekadar numpang nama.
Indonesia
ARSRDZRSN retweetledi
ARSRDZRSN retweetledi














