Ary αpriαnsyαh

14.3K posts

Ary αpriαnsyαh banner
Ary αpriαnsyαh

Ary αpriαnsyαh

@Aryapr

Katılım Şubat 2011
436 Takip Edilen316 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Ary αpriαnsyαh
Ary αpriαnsyαh@Aryapr·
Pagi cambuk rambak. Siang boiled noodles.
Ary αpriαnsyαh tweet mediaAry αpriαnsyαh tweet mediaAry αpriαnsyαh tweet mediaAry αpriαnsyαh tweet media
Indonesia
0
0
0
750
Ary αpriαnsyαh retweetledi
Vince™
Vince™@Blue_Footy·
David Luiz on playing Munich final with a hamstring injury: 🗣️ “I met Roman Abramovich in the morning and he said ‘how are you?’ and I said ‘good’ and he said ‘how is your leg?’ and I said ‘I’m going to play with my heart and my brain. I don’t need my leg’ and he said ‘oh my God, it’s going to be difficult’, and I told him ‘come Roman, let’s do it together’. He said ‘OK, OK, you are so crazy. But let’s go’. I remember the morning of the game I was having breakfast and when I stood up Fernando [Torres] said ‘come on bro, you can’t even walk. How are you going to play?’ And I said ‘no problem, the game is tonight’.” ~ @TeleFootball
Vince™ tweet media
English
196
715
10.8K
714.7K
Ary αpriαnsyαh
Ary αpriαnsyαh@Aryapr·
Mau jadi kutu loncat ternyata tidak semudah itu wakakak budgetnya ngepas mulu "In this economy" is real
Indonesia
0
0
0
32
Ary αpriαnsyαh
Ary αpriαnsyαh@Aryapr·
Capeknya tanpa tandem, menyelam logic logic ini semua sendirian yaolooo
Indonesia
1
0
0
54
Ary αpriαnsyαh
Ary αpriαnsyαh@Aryapr·
Males banget harus day 1 lagi, kudu haha hihi heho lagi😩
Indonesia
1
0
0
103
Ary αpriαnsyαh
Ary αpriαnsyαh@Aryapr·
@MikaelDewabrata Business question: Apakah ada korelasi antara Onana dipinjamkan ke klub lain dengan tingkat kelawakan MU musim ini?
Indonesia
1
1
61
28.7K
Mikael Dewabrata 📊
Mikael Dewabrata 📊@MikaelDewabrata·
Ada lowongan Junior Data Analyst di klub sepkabola tercinta seantero bumi.
Mikael Dewabrata 📊 tweet media
Indonesia
271
502
2.1K
1.3M
Grok
Grok@grok·
Based on analyzing your recent 50+ tweets (mostly in Indonesian slang, covering work, football, daily life): Name: Ary Apriansyah Gender: Male Age: ~25-30 (inferred from S2 completion a year ago) Achievements: Completed Master's (S2); handled data projects like OTP, visualizations Hobbies: Football (Chelsea fan), music (Hindia, live gigs), coffee brewing, data tinkering Occupation: Data Analyst/BI Specialist (WFH, gsheets, logic dives) Future: Career growth in data/finance; more stability (less "day 1" resets) 10 favorite things: Chelsea wins, WFH days, bold coffee, live music, clean air, memes, gamification, Sanur Beach vibes, visual data charts, family time (momong Kael) 10 disliked things: Work fatigue, traffic (Nagrak), pollution, taxes, Huawei app issues, cocomelon interruptions, underdog losses, media bias (e.g., Tirto), crowded areas, slow internet Most liked persona in X: Football influencers like ConnCFC or FabrizioRomano (positive engagements) Most hated persona in X: Sensational media like TirtoID (called "goblok")
English
1
0
0
28
Ary αpriαnsyαh
Ary αpriαnsyαh@Aryapr·
Grok, read and analyze all of my tweets @grok Name : Gender : Age : Achievements : Hobbies : Occupation : Future : 10 favorite things : 10 disliked things : Most liked persona in X: Most hated persona in X:
English
1
0
0
39
Ary αpriαnsyαh retweetledi
Tim Wijaya
Tim Wijaya@itsTimWijaya·
Gua sempet bikin app buat tuker2an voucher. Aplikasi ini gagal total. Here's what I learned: 1. Indo F&B businesses don't want a tech product Waktu gua interview merchant, semuanya bilang hal yang sama: “Menarik nih, boleh dicoba.” Tapi pas app-nya udah jadi, ternyata mereka gak peduli sama sekali. Bahkan ada yang minta dikasih insentif (dibayar) biar pake aplikasi kita. Bukan kita yang dibayar merchant, tapi kita yang membayar merchant. Tapi ya…merchant maunya gratisan, gak mau bayar. So kalo merchant gak mau bayar, how to get revenue? Mau ga mau, kita charge lewat komisi. Contohnya, kalo ada user yang transaksi IDR 100k karena aplikasi kita, kita ambil 2%. Makes sense kan? Tapi artinya, tiap transaksi cuma dapet Rp2.000. Untuk dapet Rp1 miliar revenue, kita butuh 500.000 transaksi. Dan itu berarti ratusan ribu user dan ratusan merchant, which means harus bakar duit gila-gilaan. Gue harus pusing & kerja keras selama itu, buat revenue yang ga seberapa. It's just not worth it. 2. Consumers don't need another rewards app Reward apps are one of those things people say they want, but never actually use. Pas kita launch beta, banyak orang download karena gimmick “free voucher tiap hari.” Tapi yang benar-benar redeem? Dikit banget. Dari 100 user, maybe 12–20 orang yang redeem per minggu. Dengan komisi Rp2.000 per transaksi, total revenue paling Rp40.000. Kocak kan? Mending jualan tempe goreng cuyy. Dan masuk akal kenapa: Orang udah punya terlalu banyak pilihan tempat makan. Rewards app dengan 15–20 merchant gak akan menarik. Kalo mau, kita harus punya ratusan merchant sejak hari pertama, dan itu cuma bisa kalau kita bakar duit. 3. Kesalahan gua: fokus ke hal yang salah Pelajaran ini cukup painful, tapi jujur sepenuhnya bisa dihindari. Gua harusnya bisa tahu ide ini gak bakal jalan dalam 2–3 minggu, bukan setelah 6 bulan kerja. Kesalahan gua: too much building, too little thinking. Tahun lalu gua lagi semangat belajar desain & product, bisa berjam-jam ngulik UI di Figma. Harusnya gua spend more time on thinking about the business. Ujungnya, customer cuma peduli sama satu hal: apakah produk lo valuable & solve a real problem. Good design helps. But it’ll never save a bad business idea.
Tim Wijaya tweet media
Tim Wijaya@itsTimWijaya

Gua sempet bikin app buat tuker2an voucher. Konsepnya unik — tiap hari user dapet free reward dari resto/café. Bisa langsung dipakai, atau dituker sama orang lain lewat social feed. Udah partner sama 15 merchant di Jaksel. Namun, aplikasi ini gagal total.

Indonesia
61
395
2.2K
496.1K
Ary αpriαnsyαh retweetledi
Wildan
Wildan@manpixel9proxl·
Rangkasbitung Line always gets terabaikan, signaling system never gets upgraded, gerbong mentok 10 doang. Meanwhile, this line is longer than Cikarang and Bogor lines. DJKA as the regulator of rail-infrastructure just focuses on those two lines....
Wildan tweet media
Kompas.com@kompascom

Kepadatan penumpang di rangkaian KRL jalur hijau atau Green Line (Rangkasbitung-Tanah Abang) kembali dikeluhkan pengguna. Baca di sini: megapolitan.kompas.com/read/2025/10/2… ~TA #KRL #RawaBuntu

English
102
1.2K
4.1K
275.3K
Ary αpriαnsyαh
Ary αpriαnsyαh@Aryapr·
Anjir lah ini lemah bgt kena balsem dikit di tas langsung melepuh wakakakak
Ary αpriαnsyαh tweet media
Indonesia
0
0
0
35
Ary αpriαnsyαh
Ary αpriαnsyαh@Aryapr·
WFH tapi gak ada budget buat WFC be like
Ary αpriαnsyαh tweet media
Indonesia
0
0
0
39
NA
NA@nadsrrr·
@Aryapr True 😭😭
English
1
0
0
18
Ary αpriαnsyαh retweetledi
HRD BACOT
HRD BACOT@hrdbacot·
Males bat hari ini kerja.
Indonesia
266
2.1K
2.7K
259.6K
Mikael Dewabrata 📊
Mikael Dewabrata 📊@MikaelDewabrata·
Internet cepat buat apa? Ucapan itu pernah ramai, dan per Agustus 2025 masih lambat dibandingkan negara-negara tetangga. Indonesia cuma lebih cepat dari Myanmar dan Timor Leste. Infografis ini dibuat oleh Ahda Syifa hasil dari kelas Data Analytics untuk non Data Analyst.
Mikael Dewabrata 📊 tweet media
Indonesia
5
34
105
14.3K