nami
20.2K posts


Jangan Omdo. Baik sini coba di rinci -Harga beras 18rb/kg 1porsi 50g beras = 900rupiah (belum berat jadi nasi) -Telur 17rb/kg 1 butir 70g’an = 2butir 2400’an -Ayam 20rb/kg 1 porsi 100g = 2000 -Sayur2 brokoli, wortel, pak choy pukul rata2 25rb/kg 1 porsi 150g (sebelum penyusutan) = 3750 -Bumbu,minyak,seasoning dll anggap 4000 Total kurang lebih Rp 13,050 pake daging sapi mungkin bisa lebih mahal dikit. Ada lagi yg mau ditanya? Selain Omdo omdo


Baca di sini: megapolitan.kompas.com/read/2026/05/1… Rumah penulis buku, Ahmad Bahar, di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, didatangi oleh belasan orang yang mengaku anggota ormas GRIB Jaya pada Minggu (17/5/2026) lalu. ~AC #Megapolitan



Indonesia rupiah hits new record low; president downplays day-to-day impact of currency weakness reut.rs/4dOdhHX reut.rs/4dOdhHX

Maaf ijin ngakak sama komenannya "voters 02 kok ngeluh" 😭😭😂😂

Indonesia rupiah hits new record low; president downplays day-to-day impact of currency weakness reut.rs/4dOdhHX reut.rs/4dOdhHX

"Kalo tau bakal begini ga bakal gw dukung" Ngga, lo bukan gatau, tapi bodoh aja. Dari program kerja, riwayat hidup, sampe debat pun lo harusnya udah bisa nilai.



Takut banget, hak berbicara makin dibungkam.. Cuma sekedar ngeluh&marah di sosmed tentang kebijakan pemerintah bisa kena DOXXING.. Ada temen2 disini yang pernah ngalamin? Boleh share?


Its president, Prabowo Subianto, must stop trying to squelch opposition in the legislature, media and civil society. Dissent that cannot find an outlet in politics will spill onto the streets economist.com/leaders/2026/0…

Di hadapan prabowo, harga gas pun langsung turun drastis. Wajar jika beliau selalu yakin kalau Indonesia baik-baik saja.


Berarti bener, presiden kita sengaja dipaparin informasi yg asal bapak senang aja sama sirkelnya. Akhirnya dia tinggal di echo chamber-nya sendiri yg jadinya buta dan gak tau realita di masyarakat kayak gimana. Dia taunya Indonesia baik-baik aja, kenaikan dollar gak berpengaruh apa-apa, harga kebutuhan pokok dianggap masih aman, lapangan kerja tersedia, dan kritik masyarakat dianggap sekadar noise media sosial.










