dH™

2.6K posts

dH™ banner
dH™

dH™

@cahsolo76

• Cuma orang awam • Positive thinking and one step ahead

Karesidenan Surakarta🇲🇨 Katılım Eylül 2012
420 Takip Edilen444 Takipçiler
dH™ retweetledi
Gennaroooo
Gennaroooo@magerhidupp·
Orang-orang bilang ini barang kondenya belum ada tapi temen gue yang sempet jadi defense contractor disini bilangnya ada 4 udah di simpen di Semarang. Adapun alasan itu barang belum pernah nongol adalah Hellfire yang punya Penerbad baru ada yang AGM-114R (laser-guided), sementara yang make longbow itu yang AGM-114L 🤷‍♂️🤷‍♂️🤷‍♂️
Out of Context Indonesian Military & LE@OOC_IDNMil

Indonesia
7
24
344
22.4K
dH™ retweetledi
DeltaMike
DeltaMike@DeltaMike09·
Rencana delivery Rafale : 1). 3 unit sudah tiba di RSN tgl 23 Jan 2026 & 3 unit rencana datang April 2026. 2). 13 unit 2027 & 5 unit 2028. 3). 18 unit 2028-2029. T-50i : 2 unit April & 2 unit Mei 2026 (Air Ferry), 2 unit T-50i sudah tiba di IWJ tgl 5 Feb 2026 (Air shipment).
Indonesia
7
37
337
11.2K
dH™ retweetledi
Faiz Rahman
Faiz Rahman@faizfaizrahman·
1. Semoga Pilatus PC-24 yang dibeli, dimodifikasi jadi ambulans udara untuk medevac/casevac. PC-24 notabenenya adalah satu-satunya jet 10 kursi yang fully-certified untuk rough field/unprepared runway ops, bisa takeoff di landasan rumput/kerikil & punya native STOL capability.
Faiz Rahman tweet mediaFaiz Rahman tweet media
Lt. Gen. Prince Piotr Bagration@Nebuchanedzar_I

🇮🇩🇮🇩 Yaa Habibi salam alaika Yaa Rasul salam alaika Yaa Nabi salam alaika Sholawatullah alaika.....

Indonesia
7
18
174
11.1K
dH™ retweetledi
Muhammad Hilmi
Muhammad Hilmi@MuhammadHilmi89·
IMHO. Dari obrolan di space tadi malam bareng mas Hanif, om Gerry dan Om Alman. Saya tertarik dengan tanggapan om Alman yang mengatakan Naval Group harus terus mendampingi PT Pal dalam program Scorpene Evolve LIB, Alasannya aku lanjut bahas di bawah 😊
Muhammad Hilmi tweet media
Indonesia
3
29
196
7.2K
dH™ retweetledi
Gerry Soejatman
Gerry Soejatman@GerryS·
Baru juga kemarin2 dibahas di Space bareng @kristianlobo1 Semuanya ada kajiannya, dalam kajian juga biasanya ada alternatif juga. Sekarang, kenapa sih J-10 masuk jadi consideration di aspect technical merit? Ya, sorry yah, kalo cuman sekedar berhasil nembak Rafale India terus jadi faktor utama ya namanya bukan kajian tapi dokumen banyolan... wong kajiannya udah dari sebelum Operation Sindoor (Mei 2025) kemarin. Saya pribadi emang gak setuju dengan alasan interoperability and geopolitical realities, tetapi, tolong hormati prosesnya, and give credit where it's due. Ini bukan barang sakti, karena gak ada itu yang namanya barang sakti, yang ada adalah barang yang useful and capable. Again... give credit where it's due.
Lembaga KERIS@LembagaKERIS

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mengakui, TNI AU tertarik untuk mengakuisisi 42 unit jet tempur Chengdu J-10 produksi Chengdu Aircraft Industry Corporation (CAC). Hanya saja, saat ini, ketertarikan itu masih dalam kajian di internal TNI AU. news.republika.co.id/berita/t2rrvs4…

Indonesia
10
35
151
15.2K
dH™ retweetledi
JATOSINT
JATOSINT@Jatosint·
🇮🇩🇺🇸 "The statement came during an August 6 visit to the company’s shipyard facilities in Surabaya, East Java, by six U.S. congressional staffers from New York, California, South Carolina, West Virginia, Nevada, and Washington." 📸 @PTPAL_INDONESIA
JATOSINT tweet mediaJATOSINT tweet media
Naval News@navalnewscom

Indonesian state-owned shipbuilder @PTPAL_INDONESIA stated its readiness to provide maintenance, repair, and overhaul (MRO) services for U.S. Navy vessels operating in the Indo-Pacific region 🇮🇩 🇺🇸 Story by @FMalufti navalnews.com/naval-news/202…

English
0
22
128
7.2K
dH™ retweetledi
Naval News
Naval News@navalnewscom·
Indonesian state-owned shipbuilder @PTPAL_INDONESIA stated its readiness to provide maintenance, repair, and overhaul (MRO) services for U.S. Navy vessels operating in the Indo-Pacific region 🇮🇩 🇺🇸 Story by @FMalufti navalnews.com/naval-news/202…
English
4
90
444
99.4K
dH™ retweetledi
Faiz Rahman
Faiz Rahman@faizfaizrahman·
Bagaimana pro kontra & plus minus antara Hull Mounted Sonar (HMS) vs Variable Depth (VDS) atau Towed Array Sonar (TAS)? Mana yang lebih bagus? Apa keterbatasan masing-masing jenis sonar kapal perang permukaan ini? Yuk dibahas lewat utas panjang ini!
JamesFennell MBE@FennellJW

Is the hull mounted ASW sonar obsolete? Both the USN Constellation class and the RN's Type 31 class frigates are being completed without a hull mounted ASW search sonar. Recognition that the ranges at which ASW takes place are too long for hull mounted active sonar?

Indonesia
3
74
203
27.2K
dH™ retweetledi
Ronkainen
Ronkainen@ronkainen7k15·
The Indonesian Leopard 2A4+ and Leopard 2RI tanks have been upgraded with VR5000 Software Defined Tactical Radio (SDTR) made by German Rohde & Schwarz to replace the Harris Falcon II series previously equipped. They can be identified by the unique HK061 rigid antenna.
Ronkainen tweet mediaRonkainen tweet mediaRonkainen tweet mediaRonkainen tweet media
English
2
75
534
26.5K
dH™ retweetledi
Naval News
Naval News@navalnewscom·
Indo Defence: PT Agrapana Nugraha Katara, was showcasing a new SWATH boat design. The local company, in partnership with German shipbuilder Abeking & Rasmussen, is proposing this vessel in a "hospital ship" configuration to the Indonesian Coast Guard youtu.be/CegddbOL9vE
YouTube video
YouTube
English
1
19
80
27.6K
dH™ retweetledi
Lembaga KERIS
Lembaga KERIS@LembagaKERIS·
Jakarta (12/06) - PT SSE resmi menandatangani Momerandum of Understanding (MoU) dengan Mr. Florent Duleux sebagai Group Export Sales Director dari MBDA (Prancis) pada tanggal 12 Juni 2025 untuk kerja sama dalam pengembangan sistem pertahanan udara jarak pendek berbasis ATLAS Mistral. MoU ini merupakan komitmen bersama dalam menghadirkan solusi perlindungan strategis terhadap ancaman udara jarak dekat, melalui teknologi rudal Mistral fire-and-forget yang canggih dan efisien. Dok: SSE Defense
Lembaga KERIS tweet mediaLembaga KERIS tweet media
Indonesia
3
7
64
2.9K
dH™ retweetledi
Muhammad Hilmi
Muhammad Hilmi@MuhammadHilmi89·
Yang luput karna ketumpuk hype Kaan, Kemarin lusa di event IDEF2024 kita sudah amandemen kontrak terkait cost share untuk IFX dari 1,6 triliun won (20%) menjadi 600 miliar won, serta mengurangi transfer teknologi. Kontribusi tersebut berkurang dari 20% menjadi sekitar 7%.
Muhammad Hilmi tweet mediaMuhammad Hilmi tweet media
Indonesia
7
28
313
13K
dH™ retweetledi
Mado
Mado@madokafc1·
Dari FB PT DI, mereka dapet workshare yg lumayan besar dlm proyek kapal selam Scorpene Melalui MoU ini, PTDI dan Naval Group akan menjajaki potensi kerja sama di bidang industri pertahanan maritim yang mencakup sejumlah area, antara lain pekerjaan produksi wiring harness systems
Mado tweet mediaMado tweet media
Indonesia
6
13
143
9.6K
dH™ retweetledi
Faiz Rahman
Faiz Rahman@faizfaizrahman·
1. Ada yang menarik dalam hal kepemilikan AEW&C. Banyak opini jika "AWACS" ini bagus dimiliki dalam jumlah banyak, lalu penempatannya disebar. Tapi kalau melihat banyak negara yang doktrin AEW&C nya sudah mature, pangkalannya justru terpusat. Kenapa begitu?
Kucing Pisang@buletbuletkecil

@faizfaizrahman Liat harga juga, kalo yg turbo prop bisa dapet lebih banyak dengan kemampuan sensor yg sama lebih baik turbo prop. Pun masing2 unit bisa disebar ke atleast 5 pulau besar Indonesia

Indonesia
11
80
461
39.8K
dH™ retweetledi
Gerry Soejatman
Gerry Soejatman@GerryS·
🧵1/4: Keblinger isu mau beli kapal induk atau landing platform helicopter serta komponen udaranya? Yuk simak dulu 🙃 Dalam 6 bulan terakhir timbul diskusi/perdebatan mengenai kebutuhan kapal besar TNIAL, khususnya seputar rencana beli kapal induk (CV/CVH) ITS Garibaldi vs LHD Anadolu. Ngapain pingin beli kapal induk ITS Garibaldi? Sebenernya, ini menarik sih dalam "expanding capability" TNIAL. Namun sebelum ada yang teriak2, "Woi, kita doktrin pertahanan defensif, kapal induk kan buat offensive/projection. Salah dong?" Nggak juga. Kalau mau power projection ya to be honest, Garibaldi kekecilan. Kita harus ngeliat ini bersamaan dengan rencana/usulan pengadaan pesawat TNIAL. Ada kabar bahwa TNIAL meminati AH-1Z Attack Helicopter. AH-1Z ini sudah biasa di ship operations di US Marine Corps. Ini memperlihatkan, ada niat komponen udara TNIAL akan dikembangkan untuk memiliki combat capability. Nah, kembali ke Garibaldi... kenapa gak minta LHD (Landing Helicopter Dock) gede? Ya, sebenernya dua2nya dibutuhkan. Masalahnya, LHD seperti Anadolu, harganya 1.5 milyar USD, sedangkan Garibaldi cuman 400jt USD (karena emang second n sudah tua meskipun masih layak). Oh ya, cruise speed mereka beda yah. Garibaldi 26-30kts, Anadoli 21kts. Buat apa sih? Memang ada combat capability yang harus dikembangkan. Ingat, Indonesia adalah negara kepulauan yang besar sekali. Ada kendala yang kita miliki untuk Indonesia timur, yaitu lack of suitable airbases. Tapi ada kebutuhan lain yang berujung ke 2 tipe platform ini.
Gerry Soejatman tweet mediaGerry Soejatman tweet media
Indonesia
25
154
710
76.5K
dH™ retweetledi
Sir K. H. Mingke B.A, M.A, Ph.D, GBE, DCM, MP
CVH Garibaldi & Cavour tidak punya reconfigurable hangar utk vehicle storing & floodable deck utk sea deployment, mereka emg dedicated fixed/rotor wing carrier platform. Sedangkan LHD kyk Trieste, Juan Carlos I & Mistral. Mereka punya fitur2 Multirole yg dibutuhkan untuk OMSP.
Sir K. H. Mingke B.A, M.A, Ph.D, GBE, DCM, MP tweet mediaSir K. H. Mingke B.A, M.A, Ph.D, GBE, DCM, MP tweet mediaSir K. H. Mingke B.A, M.A, Ph.D, GBE, DCM, MP tweet media
Indonesia
10
22
285
11.7K
dH™ retweetledi
Naval Analyses
Naval Analyses@D__Mitch·
A rendering by Dutch naval architect and platform systems integrator Nevesbu showcases the 🇮🇩 Indonesian Navy's Bung Tomo-class corvette after its MLU program. The upgrade includes the installation of Thales' latest-generation TACTICOS CMS, SMART-S Mk2 3D radar, STIR 1.2 EO Mk2 FCR, VIGILE Mk2 R-ESM, new tactical data links, and the replacement of Sea Wolf SAM launchers with MBDA's VL MICA system. With the VL MICA installed on the Bung Tomo Class, the Lekiu-class corvettes of the 🇲🇾 Malaysian Navy will be the only ones remaining with the outdated Sea Wolf launchers.
Naval Analyses tweet media
English
4
64
445
35.8K
dH™ retweetledi
Lembaga KERIS
Lembaga KERIS@LembagaKERIS·
Permenhan No 6 tahun 2024 Terkait MEKANISME IMBAL DAG ANG, KAND UN GAN LOKAL, DAN OFSET DALAM PENGADAAN ALAT PERALATAN PERTAHANAN DAN KEAMANAN DARI LUAR NEGERI Jadi tidak ada lagi pembedaan Direct dan Indirect Offset
Lembaga KERIS tweet media
Indonesia
4
10
54
3.8K