Fera Marentika retweetledi
Fera Marentika
28.5K posts

Fera Marentika
@cicifera
Mom Blogger Kota Tangerang • Around @BPerempuan @GemarRapi #IbuPembaharu #1minggu1cerita • 📩[email protected]
Tangerang, Indonesia Katılım Eylül 2009
2.8K Takip Edilen2.3K Takipçiler
Fera Marentika retweetledi

sekarang masih bisa liat harapan ga di gibran?
pertanyaan simpel dari emak-emak aja ga bisa jawab, kosong banget
YUDHA SI TAAT PAJAK@yudhakhel
Saking jeleknya, Gibran sekarang terlihat sebagai sebuah harapan 🥹🥹
Indonesia
Fera Marentika retweetledi

Kumpulan binatang
Tanyarlfes@tanyarlfes
💚 kasih 1 kata buat orang sipaling berjuang dari dalam dan kawan kawannya gess 🩵🩵🩵🩵
Filipino
Fera Marentika retweetledi
Fera Marentika retweetledi

The worst president ever
Schaa@theultramilkkk
apa kalimat yang cocok untuk menggambarkan orang ini ?
English
Fera Marentika retweetledi
Fera Marentika retweetledi
Fera Marentika retweetledi

Banyak yang kaget liat public speakingnya sekarang padahal dari debat capres pun udah keliatan plenger 😭
justNuri@rierylilname
@keluhkesahkonoh Gausah liat visi misi, liat manner dan behaviour dia aja udah aneh
Indonesia
Fera Marentika retweetledi
Fera Marentika retweetledi
Fera Marentika retweetledi

Nasihat yg bijak dari @aniesbaswedan kepada presiden @prabowo
Uang yg anda gunakan untuk MBG dan KDMP serta bolak-balik ke luar negeri itu uang rakyat bukan uang anda pribadi.
Rakyat berhak mengkoreksi anda.
Monggo para termul dan terwo....🫴
Indonesia
Fera Marentika retweetledi
Fera Marentika retweetledi

Baca… Baca buku berat dan ringan. Baca buku fiksi dan non fiksi. Baca buku cetak dan digital. Baca buku di rumah, di jalan, dan saat istirahat kerja. Baca buku dari penulis terkenal dan dari penulis pemula. Baca buku beli sendiri dan pinjam dari perpustakaan. Baca buku sendirian dan bersama-sama. Baca buku sambil diam dan sambil diskusi. Baca buku buat berpikir serius dan buat suka-suka.
Baca buku apa saja, kapan saja, di mana saja. Selamat Hari Buku Nasional! :)

Indonesia
Fera Marentika retweetledi
Fera Marentika retweetledi
Fera Marentika retweetledi

jadi ceritanya hari ini para pejabat bank indonesia
di panggil komisi XI DPR karna rupiah tiap hari
makin melemah terhadap dollar
semua pejabat BI hadir termasuk keponakan prabowo
yang jawaban dari Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo rupiah kita stabil kok
Perry membela diri dengan argumen teknis.
Dia bilang mandat BI bukan menjaga level nilai tukar tapi menjaga stabilitas nilai tukar.
Dan stabilitas yang dimaksud adalah volatilitas seberapa besar naik turunnya rupiah dalam 20 hari terakhir.
Angkanya: 5,4%.
Dan menurut Perry 5,4% itu masih relatif stabil.
Lalu Dolfie dari PDIP interupsi dengan pertanyaan yang sangat mendasar:
"Menetapkan bahwa dalam rentang 5,4% itu dianggap stabil apa landasannya?
Kenapa enggak 1%?
Kenapa enggak 2%?
Kenapa harus 5,4% dianggap volatilitas yang stabil?"
jadi yang dilakukan BI ternyata simpelnya begini
ada ujian sekolah nih
untuk lulus ujian tersbut harus dapat nilai kkm = 80
tapi waktu ujian dia dapat nilai 50
bukannya memperbaiki nilai untuk bisa lulu
tapi dia malah mengubah aturan nilai kkmnya
jadi nilai kkm 50 bisa lulus
Ini bukan soal teknis statistik.
Ini soal kejujuran kepada publik:
Perhatikan apa yang Perry lakukan dengan sangat cerdas dan sangat berbahaya.
Rupiah sekarang ada di Rp17.600.
Asumsi APBN 2026 adalah Rp16.500 dengan kisaran bawah Rp16.200 dan kisaran atas Rp16.800.
Artinya rupiah sekarang sudah di luar kisaran atas APBN.
Sudah Rp800 lebih lemah dari asumsi atas.
Tapi Perry bilang stabil.
Caranya: ganti definisi.
Bukan lagi soal level tapi soal volatilitas.
Bukan soal di mana rupiahnya sekarang tapi soal seberapa besar naik turunnya dalam 20 hari.
Dengan definisi itu kamu bisa bilang rupiah stabil meskipun nilainya sudah jauh di luar target APBN.
Karena yang diukur bukan apakah rupiahnya kuat atau lemah tapi apakah naik turunnya konsisten atau tidak.
Ini seperti dokter yang bilang pasiennya stabil karena suhu badannya tidak naik turun drastis.
Padahal suhu badannya sudah 40 derajat dan terus di sana.
Stabil dalam kondisi sakit parah bukan berarti sehat.
presiden bilang: "Mau dolar berapa ribu kek."
Gubernur BI bilang stabil. Caranya: ukur volatilitasnya bukan levelnya. Ukur seberapa besar naik turunnya bukan di mana posisinya.
presiden,pejabat plenger semua asliii

Indonesia
Fera Marentika retweetledi

Far too much in Indonesia depends on a thin-skinned former general with a sketchy human-rights record. Prabowo Subianto needs to hear some unpalatable truths econ.st/3RE0Fum
Photo: Getty Images

English
Fera Marentika retweetledi
Fera Marentika retweetledi
Fera Marentika retweetledi

Engga, si wowo ga ditipu bawahannya. Itu emg request dia biar programnya keliatan pro rakyat. Stop babying si wowok, dia ga sepolos itu
jakartalk@Jakartalk
Di hadapan prabowo, harga gas pun langsung turun drastis. Wajar jika beliau selalu yakin kalau Indonesia baik-baik saja.
Indonesia












