J

18.1K posts

J banner
J

J

@engthusiasteen

english enthusiast ~ ask me everything!

Katılım Şubat 2013
535 Takip Edilen971 Takipçiler
J retweetledi
FeelGoodTales
FeelGoodTales@feelgoodtale·
For four days in a row, a mother noticed that her son would come home from school 20 minutes late each day Whenever she asked why, the boy would give the same innocent reply: "I just stopped to say hello to the husky." Since their neighbors did indeed own a husky, the mother didn’t think much of it. But when she mentioned it to the neighbors, they told her that their husky had been away the entire week. Hearing this, the mother’s heart sank. Feeling both curious and concerned, she quietly followed her son the next day. Walking through a quiet alley, she saw her son kneeling beside a severely injured wolf, gently sharing his snacks with it. The wolf had a broken leg and could barely move—it was the boy’s kindness that had kept it alive until then. The mother immediately contacted the relevant authorities, and the wolf was rescued and received medical treatment. Later, surveillance footage confirmed that the boy had been feeding the wolf every day after school. The story soon spread online, with thousands of netizens commenting: "Children see the world differently than we do. They don’t label things as 'dangerous'—they simply see a life in need of love."
FeelGoodTales tweet media
English
115
2.5K
26.5K
1M
J retweetledi
tahun ini ralaya s. h.
tahun ini ralaya s. h.@gambinofilms·
salah satu alasan kenapa menurut gue dosa suharto sangat immeasurable. karena dia mengeliminasi satu generasi intelek di indonesia yg bikin sdm kita punya gap dan smp sekarang affecting how we develop. demi Allah jahat banget.
ᗷᗩS 😼@hi_bbash

Ribuan habibie lain dikriminalisasi pasca G30S, gabisa pulang ke Indonesia cuma karena mereka kuliah di negara blok timur. It was one of the biggest brain drain in Indonesian history.....

Indonesia
77
12.3K
38.8K
592.5K
J retweetledi
𝐎𝐦𝐉_𝙹³ռɢɢօtȶ
Hewan Langka Khas Papua Kangguru Pohon Wondiwoi ia sudah pernah di nyatakan punah sejak puluhan tahun yang lalu Hewan langka ini kembali ditemukan di Papua Barat dan juga kembali terancam punah akibat pembabatan Hutan yang terus berlangsung di Papua
Indonesia
200
8.9K
18.6K
214K
J retweetledi
yve 🥃
yve 🥃@alwaysjae0214·
he’s really a positive person and that makes a lot of difference to how you see yourself in a positive perspective to move forward when you have a difficult time… not many people has that kind of attitude as him… please help protect my pookie 🙏
English
0
167
931
21.2K
J retweetledi
Arcana lagi Open Order | Asta Ebrahim
btw ini namanya mock charge atau gertakan. di alam liar, mock charge itu biasa dilakukan oleh gajah, harimau, atau singa. biasa tujuannya mengintimidasi karna kita masuk wilayahnya. jadi kek disuru menjauh. nah, seperti layaknya bayi lain, adek ini belajar mock charge dari kakak, ibu dan, tantenya. bayi gajah mulanya lihat gajah betina dewasa lakukan mock charge ke predator, nah manusia yang masuk ke areanya tuh biasa dijadikan dia sebagai "bahan latihan" untuk mock charge ke predator lain. terus apa bedanya mock charge dan serangan beneran? bedanya, kalo serangan sungguhan itu kupingnya ditekan rapat ke kepala (ga dibuka lebar), kepala mereka menunduk, belalai dilipat masuk ke bawah, gading ke depan, diem total gapake suara. jadi kek nge-aim target nah wkwkwkw
Antidepressant Content@depressionlesss

Baby elephant trying to scare the tourists away

Indonesia
62
837
5.4K
142.6K
J retweetledi
Zeemer
Zeemer@zeemer2746·
Nemu bapak ini di fesnuk lagi jualan soft copy materi pembelajaran bahasa Jepang yang beliau susun. Real aseli guru bahasa Jepang, karena beliau buka les juga. Siapa tau ada yang butuh, bisa langsung kontak bapaknya atau mampir ke fesnuknya beliau
Zeemer tweet media
Indonesia
222
18.8K
67K
1.4M
J retweetledi
dd
dd@kimschew·
the first k-actor to post abt palestine. had refugee diary for kids in wartorn countries. 0 personal scandals in 40yrs. known as nation’s bookworm & insanely smart. theres always a reason why shes the most respected actress in sk. the only greenflag we can fully trust, kim hyesoo
English
47
18.1K
119.5K
2.7M
J retweetledi
Kr
Kr@karirfess·
Saya ada cerita seorang bapak. Dia kerja 20 tahun buat biayain anaknya kuliah S1. Lembur. Utang. Sampai jual tanah warisan. Anaknya lulus. IPK bagus. Wisuda lengkap dengan toga. Sekarang anaknya kerja serabutan. Gaji di bawah UMR. Dan si bapak masih senyum bilang, "Mungkin belum rezekinya." Yang bikin saya merenung bukan cerita anaknya. Tapi cerita si bapak. Dia lahir tahun 70-an. Gak tamat SMA pun bisa buka toko, punya rumah, besarin anak dengan layak. Logikanya simpel dan masuk akal: "Dulu gw gak sekolah tinggi aja bisa. Kalau anak gw kuliah, hidupnya pasti jauh lebih baik dari bapaknya." Logika itu benar. Di zamannya. Masalahnya bukan orang tua yang salah didik. Bukan juga anaknya yang kurang usaha. Tapi janji yang mereka pegang sudah kedaluwarsa. Ijazah dulu adalah tiket. Sekarang ijazah adalah syarat minimum. Yang bahkan kadang pun masih belum cukup. Dua hal yang kelihatannya sama, tapi sebetulnya beda jauh. Bayangin ya. Tahun 1995, fresh graduate langsung diperebutkan perusahaan. Sekarang, lowongan entry level minta pengalaman 2 tahun, skill digital, bisa multitasking, dan siap ditempatkan di mana saja. Gajinya? UMR aja belum tentu. Hampir sama kalau dikonversi ke harga waktu itu. Tapi harga rumah, kontrakan, dan beras sudah tidak ikut berdiam di angka yang sama. Generasi 90-an pasti hafal nasihat ini: "Rajin sekolah, biar dapat kerja bagus." "Kuliah dulu, baru enak hidupnya." "Investasi terbaik itu pendidikan." Nasihat itu bukan bohong. Di zamannya, itu benar dan terbukti. Tapi zamannya sudah ganti. Nasihatnya tidak ikut ganti. Dan anak-anak kita tumbuh sambil pegang peta zaman dulu yang sudah tidak cocok sama jalanan yang mereka hadapi sekarang. Saya pernah ngobrol panjang sama seorang teman. Dia cerita, "Bokap gw sampai jual motor buat bayar UKT semester terakhir gw." Saya tanya, "Sekarang kerjanya apa?" "Freelance desain. Kadang ada job, kadang enggak." "Bokap lu tau?" "Tau. Dia bilang sabar, rezeki ada aja. Tapi gw liat matanya... dia bingung." Si bapak bingung bukan karena anaknya gagal. Tapi karena cara yang dulu berhasil sekarang tidak lagi bekerja. Dan dia tidak punya peta baru untuk dikasih ke anaknya. Kalau anakmu masih sekolah atau mau kuliah, jangan cuma pikirin jurusannya. Tapi ajarin juga: 1. Ajarin dia cara kerja uang sejak kecil. 2. Bekali satu skill konkret yang bisa langsung menghasilkan. Sebelum dia lulus dan bingung mau mulai dari mana. 3. Kasih ruang buat gagal kecil sekarang. Biar dia gak gagal besar pertama kali justru di dunia nyata. 4. Jangan cuma bekali ijazah. Bekali juga kemampuan bertahan. Bukan berarti kuliah tidak penting. Tapi kuliah saja sudah tidak cukup. Soalnya begini. Orang tua yang paling menyiapkan anaknya bukan yang paling banyak bayar biaya kuliah. Tapi yang paling jujur bisa ngomong ke anaknya: "Dunia yang kamu masuki berbeda dari dunia yang Ayah dan Ibu kenal. Kita harus cari tau bareng-bareng." Kejujuran itu lebih berharga dari SPP mana pun. Dan seperti biasa, selalu ada dua kubu. Kubu pertama bilang, "Orang tua salah. Harusnya ajarin skill, bukan kejar gelar." Kubu kedua bilang, "Orang tua sudah benar. Anaknya yang kurang mau usaha." Tapi ada kemungkinan ketiga yang jarang ada yang mau nyebut: Dua-duanya sudah berusaha sebaik yang mereka bisa dengan informasi yang mereka punya. Tapi sistemnya yang tidak pernah jujur ke keduanya. Generasi kita mungkin adalah generasi pertama yang hidupnya lebih susah dari orang tuanya. Bukan karena malas. Bukan karena manja. Tapi karena peta yang diajarkan ternyata sudah tidak relevan saat mereka datang. Dan orang tua mereka masih dengan tulus menunjuk ke peta yang didapat dulu.
Indonesia
206
6.9K
19.4K
845.3K
J retweetledi
👩‍💻
👩‍💻@femyuno·
Kind of the best video on planet earth
English
2
558
2.6K
27.5K
J retweetledi
zephor.id
zephor.id@hadeszephor·
Umur 10 tahun. Cuma pake Claude. Ngetik Python → Push GitHub → Deploy bot Polymarket → Snipe BTC. Hasil 1 bulan? $730.000. Kita yang udah gede masih bilang susah belajar coding. Anak ini bukti:Era sekarang, skill > umur.
Indonesia
20
195
1.7K
92.9K
J retweetledi
J retweetledi
Si Paling Gen Z
Si Paling Gen Z@txtdarigenz97·
Sekarang ini, Gaji Full-time di Indonesia Terasa Makin Gk Worth it. Salah satu kawanku dulu kerja di Medan sebagai UI/UX Designer. Pengalamannya sekitar 2 tahun, dan gaji terakhirnya 6,9 juta/bulan. Tapi beberapa waktu lalu dia cerita kalau udah resign karena dapat offering remote dari perusahaan Australia. Trus yang bikin kaget, sekarang gajinya tembus 24 juta/bulan. Yang lebih bikin shock lagi, beban kerja waktu dia di Indonesia ternyata lebih berat dibanding di Australia
txt keresahan WNI@KapudS640

Singapura, gaji 50jt,pajak rendah,biaya hidup 20jt Malaysia,gaji 15 juta,pajak rendah,biaya hidup 6jt Filipina,gaji 5jt,pajak sedang,biaya hidup 4jt Indonesia,gaji 2jt,pajak sedang, biaya hidup 2jt STAY STRONG WNI cc:threadyuzaerzi

Indonesia
80
1.1K
6.7K
400.6K
J retweetledi
Sapiens🙈🙉🙊
Sapiens🙈🙉🙊@Homo_sapiens21·
Oh tentu, karena amygdalanya tidak dipaksa bekerja di mode bertahan atau survival mode dimana emosi negatif membajak kemampuan menalar.
gyu@gyuvcentric

@karirfess Privilege terbesar orang kaya itu bukan tas atau mobil, tapi kesempatan buat jadi versi terbaik dirinya. Lebih gampang jadi “wanita lembut, sabar, humble” kalau hidup aman, ayah fungsional, ibu waras. Emosional dan financial terpenuhi, . Virtue is easier when life is kind to you

Indonesia
31
4.3K
18.3K
447.3K