Frd

166.6K posts

Frd banner
Frd

Frd

@farid10indra

gwenchana? daijoubu? are u okay?

Kota Surabaya, Jawa Timur Katılım Eylül 2011
216 Takip Edilen623 Takipçiler
Frd retweetledi
mass
mass@massdowman·
rupiah melemah, kebencian ke prabowo menguat.
Indonesia
94
564
1.7K
15.3K
Frd retweetledi
A. Ainur Rohman
A. Ainur Rohman@ainurohman·
Lengkap sudah: ✅Information bottleneck ✅Orchestrated narrative ✅Regressive transparency, kemunduran transparansi publik. Berdasarkan artikel ini, tindakan2 Seskab Teddy adl sebentuk soft censorship. Memanipulasi akses dan mengarahkan konten berita. Jika tren ini berlanjut tanpa perlawanan dari pers dan publik, ada gejala kuat bahwa tata kelola pemerintah akan lebih tertutup dan menuju otoriter. Suram.
A. Ainur Rohman tweet media
fahri salam@fahrisalam

“Kamu dari TVRI harusnya enggak boleh bertanya seperti itu,” kata Teddy. “Siapa yang nyuruh kamu?” Bagaimana Seskab Teddy mengatur arus informasi Istana dan mengancam wartawan plus petinggi media. Artikel lanjutan dari serial 'Dead Press Society", baca: projectmultatuli.org/bencana-inform…

Indonesia
55
2K
3.5K
121.6K
Frd retweetledi
F1 Speed Indonesia
F1 Speed Indonesia@f1speed_indo·
Blunder F1 tahun ini cukup banyak. Regulasi 2026 memang salah satu faktornya, tapi F1 memperburuk keadaan dengan cara mereka menangani sentimen negatif publik. - Sensor dan hide komentar. - Sensor superclip. - Tidak posting apa pun soal kiprah Verstappen di Nurbugring 24 Jam. Malah memposting sesuatu yang beri indikasi kalau F1 tidak ingin kalah pamor. Poin ketiga ini cukup menarik. Menurut kami ini bukan cuma faktor Verstappen sebagai 4x juara dunia yang sempatkan diri tampil di event legendaris semacam Nurburgring 24 Jam. Sebelumnya ada Fernando Alonso di Indy500 & Le Mans 24 Jam, mereka tetap posting. Tapi ada hubungannya dengan sentimen negatif F1 akhir-akhir ini. Mereka tidak ingin berikan ruang kepada publik untuk memberi kritikan soal apa yang terjadi di F1 sekarang. Namun eksekusinya blunder. Malah posting sesuatu yang seolah-olah menggambarkan jika F1 begitu iri dengan popularitas balap ketahanan yang menanjak dalam tiga tahun terakhir dengan sajian balapan yang diklaim "lebih berkualitas". F1 tahu kalau popularitas mereka menurun karena regulasi 2026 yang banjir kritikan dan faktor libur sebulan serta jarak balapan yang panjang di bulan Mei. Segala cara dilakukan untuk menaikan kembali hype, namun eksekusinya salah. Justru lucu jika F1 sampai merasa iri dan tersaingi dengan ramainya penonton Nurburgring 24 Jam yang diadakan setahun sekali, dan itu pun jumlahnya masih kalah dari total penonton dalam satu race F1. Nurburgring 24 Jam menunjukan kepada kita semua soal apa yang hilang dari Formula 1: tidak semuanya harus melulu soal komersial atau cuan. Fans merindukan suasana balapan yang murni. Saling adu kecepatan. Saling adu nyali. Saling adu skill ditemani suara mesin yang merdu. Tontonan seperti ini yang kita rindukan dan jadi alasan kenapa balap ketahanan seperti Le Mans, Nurbugring, Daytona, atau bahkan Bathurst, selalu dinantikan & selalu ramai setiap tahunnya. Kami masih menyukai dan mencintai Formula 1. Mau bagaimanapun F1 punya value tersendiri yang menjadikannya sebagai olahraga yang sangat populer dengan perkembangan pesat. Tapi dari kenikmatan menonton balapan. Balap 24 jam di Nordschleife jauh lebih nikmat ditonton daripada 2 jam di F1.
F1 Speed Indonesia tweet media
Indonesia
34
146
767
13.5K
Frd retweetledi
sedang 
sedang @didepancangkir·
Gen 9 itu milestone penting di sejarah nya X1 Carbon karena baru di gen ini si lenovo pertama kalinya ngasih panel WUXGA 1920×1200 dgn rasio 16:10 dan say goodbye ke FHD 16:9 yg dipake bertahun2. Bisa dbilang ini X1 Carbon yg pertama kali ngasih ruang vertikal lebih buat daily workflow. Berasa ketika buat spreadsheet, dokumen panjang, membaca code, atau browsing. Dolby Atmos 4 speaker system pakai dua speaker up firing di atas keyboard, dua down firing di bawah. Di laptop 1.1 kg yang setipis ini ngasih soundstage yg enak lebar, clarity nya solid, dan volume maksimal yg pas. Keyboard backlit nya masih tetap standar X1 terbaik, bahkan lebih refined dari T series. ThinkPad X1 Carbon 9th i5-1145G7 | RAM 16GB (Soldered) | SSD 256GB NVMe | 14” WUXGA IPS | Intel Iris Xe | Dolby Atmos | Keyboard Backlit | Ultra Premium Business Class idr. 7.150K Stock cuma 2 unit Bisa wa ke Naya, link ada di bio
sedang  tweet mediasedang  tweet mediasedang  tweet mediasedang  tweet media
Indonesia
6
7
64
5.4K
Frd retweetledi
muklas
muklas@mukaikhlas·
owner knows ball
muklas tweet media
English
494
14.5K
66.5K
1.1M
Frd retweetledi
🥀
🥀@boxxtoc·
kenapa pendidikan tidak di jadikan prioritas? karena rakyat pintar itu ancaman bagi pemimpin yang tidak punya prestasi
Indonesia
94
4.5K
10.6K
89.5K
Frd retweetledi
Ardianto Satriawan
Ardianto Satriawan@ardisatriawan·
Koran Malaysia ngegosipin tetangga.
Ardianto Satriawan tweet media
Indonesia
82
378
1.3K
17.8K
Frd retweetledi
Kr
Kr@karirfess·
keren ya.. di Aceh otomatis ke detect gini berarti masyarakatnya ga akan terjerat pinjol ya👍
Kr tweet media
Indonesia
177
762
9.1K
460K
Frd retweetledi
Stockbit
Stockbit@Stockbit·
Data foreign activity midday 19 Mei 2026: - Net foreign buy Rp321,3 miliar - $MDKA, $BMRI, $BUMI top net foreign buy
Stockbit tweet media
English
1
3
41
5.3K
Frd retweetledi
TechmenID 💻
TechmenID 💻@TechmenID·
JUDOL KAPAN DIURUSIN JUDOL KAPAN DIURUSIN JUDOL KAPAN DIURUSIN JUDOL KAPAN DIURUSIN JUDOL KAPAN DIURUSIN JUDOL KAPAN DIURUSIN JUDOL KAPAN DIURUSIN JUDOL KAPAN DIURUSIN JUDOL KAPAN DIURUSIN JUDOL KAPAN DIURUSIN JUDOL KAPAN DIURUSIN JUDOL KAPAN DIURUSIN @kemkomdigi
kumparan@kumparan

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) tengah menggodok rencana re-registrasi pengguna media sosial yang mewajibkan pencantuman nomor telepon saat membuat atau menggunakan akun media sosial. Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengatakan, saat ini penggunaan nomor telepon untuk akun media sosial masih bersifat tidak wajib. Karena itu, pemerintah tengah mengkaji penguatan identitas pengguna melalui mekanisme registrasi baru. “Terkait rencana re-registrasi terhadap pengguna media sosial dengan memberikan akuntabilitas, bahwa kalau saat ini itu sifatnya tidak wajib untuk memberikan nomor telepon,” kata Meutya dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5). Menurut dia, skema tersebut saat ini masih dalam tahap pembahasan. Selain mewajibkan nomor telepon, pemerintah juga berencana memperkuat sistem identitas digital terverifikasi melalui Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSRE). “Ini yang sedang kita godok juga dengan konsultasi publik tentunya Bapak Ibu, bagaimana agar orang ketika masuk ke sosial media wajib menaruh nomor teleponnya. Sehingga identitasnya jelas, sehingga mereka menjadi akuntabel atau ya bertanggung jawab terhadap tulisan-tulisan yang juga ditayangkan,” ujarnya. 📸: Dok. Antara. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.⁠ 📝: newsupdate | update | news | oneliner | R120 | E164 #bicarafaktalewatberita #kumparan

Indonesia
32
1.7K
3.1K
55.3K
Frd retweetledi
The Economist
The Economist@TheEconomist·
To avoid fiscal calamity, President Prabowo Subianto must change course. To find out how, register to read the full story (it’s free) economist.com/leaders/2026/0…
English
124
2K
4.4K
334.6K