Adferdian Saputra retweetledi
Adferdian Saputra
5.3K posts

Adferdian Saputra
@fdydw
✉️ [email protected] / IG : Fdy.dw / 👟🍱🍸⛹🏻🎮✍🏻👣🍃
Tulungagung, JawaTimur Katılım Kasım 2011
545 Takip Edilen269 Takipçiler
Adferdian Saputra retweetledi
Adferdian Saputra retweetledi
Adferdian Saputra retweetledi
Adferdian Saputra retweetledi
Adferdian Saputra retweetledi
Adferdian Saputra retweetledi
Adferdian Saputra retweetledi
Adferdian Saputra retweetledi
Adferdian Saputra retweetledi
Adferdian Saputra retweetledi
Adferdian Saputra retweetledi
Adferdian Saputra retweetledi
Adferdian Saputra retweetledi

SIMAK DER...!!
Kata2 KOKO: KOPIPO
"Lebih baik ngutang dari pada nabung"
Inilah penjelasannya.!!👇
•Bener juga si menurutku..!!
•kalau kalian gimana masuk LOGIKA gak?
#ngutangsaja #gakusahnabung
Indonesia
Adferdian Saputra retweetledi
Adferdian Saputra retweetledi
Adferdian Saputra retweetledi
Adferdian Saputra retweetledi
Adferdian Saputra retweetledi

HATI-HATI, KONDISI BATINMU BISA MEMICU KANKER
Ternyata perjalanan batin seseorang berkaitan erat dengan kesehatan.
Tubuh, pikiran, jiwa, emosi itu adalah satu kesatuan dan dan saling berkaitan.
Tumor, autoimun dan kanker itu tidak menyerang secara tiba-tiba tapi melalui proses yang panjang yang secara spiritual dipengaruhi oleh kondisi batin. Kebanyakan penderita kanker pun mengalami kondisi batin yang menguras energi.
Lalu kondisi batin seperti apa yang bisa menyebabkan penyakit tersebut?
Ketika batin menanggung beban berat telalu lama maka tubuhlah yang akan menjadi media penyampai pesan, karena sejatinya tubuh bukan hanya mesin biologis, tapi penyimpan memori emosional, penerjemah konflik batin sekaligus penjaga keseimbangan jiwa.
Semua yang tidak terungkap lewat kata-kata terungkap oleh gajala fisik. Karena itu hindari menjadi orang yang selalu menyangkal perasaan, mengabaikan luka batin dan bertahan dalam tekanan, karena akibatnya tubuh akan mengalami kelelahan eksistensial.
Saya sendiri meyakini hal itu karena memang pernah melihat dua anggota keluarga yang akhirnya harus menyerah karena tumor dan kanker. Setelah saya perhatikan memang masing-masing dari mereka memendam luka, tidak pernah mau berbagi apa yang mereka rasakan, terlihat baik-baik saja tapi sebenarnya tidak.
Stress berkepanjangan juga berdampak besar pada tubuh terutama syaraf dan imunitas.
Rasa cemas, tuntutan hidup yang bertentangan dengan nilai diri, hidup dalam ketakutan, dan lingkungan yang terasa tidak aman secara emosional. Kondisi seperti ini jika dibiarkan tanpa pemulihan akan menguras energi hidup.
Emosi yang tidak diproses tidak akan bisa hilang dengan sendirinya.
Kesedihan yang mendalam, rasa bersalah yang berkepanjangan, kebencian pada diri sendiri, luka pengkhianatan yang tidak pernah sembuh, jika tidak ada penyelesaian, semua itu akan menetap di alam bawah sadar dan akan terungkap oleh tubuh melalui penyakit.
Kebanyakan penderita kanker juga memiliki pola menekan diri sendiri. Berusaha terlihat kuat dan baik-baik saja dari luar padahal rapuh di dalam, semua dipikul sendirian, tidak mau mencari bantuan. Hal seperti ini membuat tubuh kehilangan keseimbangan antara take and give. Terlalu banyak memberikan energi cinta tapi tidak menerima energi cinta dari luar membuat tubuh menjadi lemah dan kehilangan sinyal untuk melindungi diri sendiri.
Luka masa lalu dan trauma yang tidak selesai, merasa tidak dicintai, merasa tidak ditolak dan hidup dalam rasa tidak aman. Mode bertahan seperti ini membuat jiwa tidak bisa beristirahat.
Gais, mulai sekarang kalau ada masalah mending curhat dah. Jangan dipendam sendiri dan gak usah sok kuat.

Indonesia
Adferdian Saputra retweetledi



































