Gideon Putra Ndeoha

50.9K posts

Gideon Putra Ndeoha banner
Gideon Putra Ndeoha

Gideon Putra Ndeoha

@gideondeoha

Music Enthusiast † | Session player 🎸| https://t.co/hFfHllhxQK

Malang, Jawa Timur, Indonesia Katılım Kasım 2010
459 Takip Edilen844 Takipçiler
Gideon Putra Ndeoha retweetledi
Jens S. 🇪🇺 🇩🇪 🇬🇪 🇮🇱 🇺🇦
Even in small, insignificant gestures, Trump impressively demonstrates just what an idiot he is. He isn't even capable of closing an umbrella and leaves that to the Secret Service
English
1.8K
7.1K
47.6K
2.2M
Gideon Putra Ndeoha retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, update terbaru dari drama motor listrik BGN dan jawaban resminya justru bikin lebih banyak pertanyaan dari sebelumnya. Kepala BGN Dadan Hindayana akhirnya bicara langsung ke Menkeu Purbaya. Dan jawabannya cuma dua kata: Sudah terlanjur. Sekali lagi Sudah terlanjut Tunggu dulu. Kita recap dulu dari awal. BGN beli 21.801 unit motor listrik merek Emmo untuk program MBG. Tanpa laporan ke DPR. Menkeu Purbaya sudah blokir anggaran ini di 2025. Komisi IX DPR bilang tidak pernah dikonsultasi dan kalau dikonsultasi pasti ditolak. Kantor distributor motornya bahkan belum selesai dibangun. Dan sekarang penjelasan resminya adalah: Itu anggaran tahun lalu. Sudah terlanjur keluar. Mari kita bedah satu per satu. Pertama anggaran tahun lalu. Purbaya sendiri mengakui dia sudah blokir pengadaan motor ini di tahun 2025. Artinya secara resmi anggaran itu harusnya tidak bisa keluar. Tapi ternyata keluar juga. Sebagian. Kalau anggaran sudah diblokir bagaimana bisa terlanjur keluar? Siapa yang otorisasi pengeluarannya? Mekanisme kontrolnya di mana? Kedua sudah terlanjur Ini bukan jawaban dari institusi negara yang mengelola uang rakyat senilai triliunan rupiah. Ini jawaban orang yang lupa matiin kompor sebelum pergi. Sudah terlanjur bukan penjelasan tata kelola. Itu pengakuan bahwa ada proses yang berjalan tanpa kontrol yang memadai. Ketiga merek Emmo. Motor listrik yang dibeli adalah merek Emmo yang desain industrinya baru didaftarkan di 2025. Merek baru. Pengalaman di lapangan belum terbukti. Dan ini dipilih untuk program nasional skala 21.000 unit lebih. Proses seleksinya seperti apa? Siapa yang evaluasi kesiapan teknisnya? Kenapa merek baru yang belum teruji? Keempat motornya masih di gudang. 21.801 unit motor listrik. Sudah dibeli. Sudah dibayar atau dalam proses pembayaran. Tapi semuanya masih parkir di gudang distributor menunggu proses administrasi BMN. Artinya uang sudah keluar. Motor sudah ada. Tapi belum dipakai. Dan program MBG berjalan tanpa motor-motor itu selama ini. Lalu untuk apa beli sekarang kalau belum bisa dipakai? Dan ini yang paling gue garisbawahi: Narasi resmi sekarang adalah: Jumlah 70.000 unit itu tidak benar. Realisasinya cuma 21.801 unit. Oke. Tapi "cuma" 21.801 unit itu bukan angka kecil. Itu ribuan unit motor dari merek baru yang dibeli tanpa persetujuan DPR, setelah Kemenkeu blokir, dengan distributor yang kantornya belum selesai dibangun. Dan penjelasan resminya adalah sudah terlanjur. DPR memanggil BGN hari Senin 13 April. Dan gue harap Komisi IX tidak puas dengan jawaban sudah terlanjur di depan mereka. Yang perlu dijawab dengan konkret: siapa yang otorisasi pengeluaran anggaran yang sudah diblokir Kemenkeu? Bagaimana proses seleksi merek Emmo dilakukan? Berapa total nilai pengadaan ini? Dan siapa yang bertanggung jawab kalau motor ini ternyata tidak bisa beroperasi dengan baik di lapangan? Sumber: Tribun News
Lambe Saham tweet media
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys, ini baru keluar dan gue rasa ini salah satu berita paling penting soal MBG yang perlu semua orang tahu. BGN beli 21.000 motor listrik untuk program MBG. Tanpa laporan ke DPR. Tanpa persetujuan Kemenkeu. Dan kantornya distributor motor itu belum jadi. Baca lagi. Kantornya belum jadi. Tapi motornya sudah ada di Indonesia. Kronologi yang perlu lo tahu: 2025 Menkeu Purbaya sudah menolak pengadaan motor listrik ini. Secara resmi. Diblokir. 2026 BGN tetap beli. 21.000 unit. Sudah masuk ke Indonesia. Komisi IX DPR tidak pernah dikonsultasi. Tidak pernah dapat laporan. Tidak pernah diminta persetujuan. Kalau disampaikan ke kami di sini, pasti akan kami tolak, kata Wakil Ketua Komisi IX Charles Honoris. Dan ini yang paling bikin gue speechless. Charles bilang dia nonton video dari salah satu media dan yang dia lihat adalah: kantor distributor motor listrik itu belum selesai dibangun. Tapi di dalamnya sudah disiapkan satu SPPG Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang akan beroperasi di sana. Terjemahannya: motor sudah dibeli, distributor sudah ditunjuk, l okasi SPPG sudah disiapkan semua sebelum kantornya selesai dibangun. Something fishy, kata Charles. Dan gue setuju. Pertanyaan yang harus dijawab: Satu siapa yang beli? BGN beli 21.000 unit motor listrik. Dari merek apa? Importir mana? Harganya berapa per unit? Total anggarannya berapa? Dua dari anggaran mana? Kalau Kemenkeu sudah blokir di 2025 dari mana uangnya keluar di 2026? Ada pos anggaran yang tidak terpantau? Tiga siapa distributornya? Kantornya belum jadi tapi sudah jadi distributor resmi pengadaan pemerintah itu bisa terjadi hanya kalau ada yang melindungi di belakang. Empat kenapa motor listrik untuk program makan bergizi gratis? SPPG adalah satuan dapur kepala dapurnya butuh motor untuk apa? Untuk koordinasi antar lokasi? Oke, mungkin. Tapi 21.000 unit? Tanpa laporan ke DPR? Ini bukan soal motor listriknya. Ini soal tata kelola yang berantakan dari program yang anggarannya Rp71 triliun per tahun. Kalau pengadaan motor saja bisa bypass Kemenkeu, bypass DPR, masuk diam-diam, dan kantornya belum jadi apa lagi yang bisa bypass dengan cara yang sama? Dan ini yang paling menyakitkan: Program MBG lahir dari niat mulia memberi makan anak-anak Indonesia yang kekurangan gizi. Itu niat yang tidak bisa diperdebatkan kebenarannya. Tapi niat mulia yang dieksekusi dengan tata kelola yang kotor ujungnya bukan anak-anak yang kenyang. Ujungnya distributor motor yang belum punya kantor yang panen. Dan yang rugi? Sama seperti biasa. Rakyat yang bayar pajak. Dan anak-anak yang harusnya dapat makan bergizi tapi anggaran programnya habis di jalan. Senin 13 April 2026 BGN dipanggil Komisi IX DPR. Dan gue harap DPR kali ini tidak cuma memanggil tapi benar-benar minta jawaban yang konkret dan transparan. Karena kalau rapat Senin itu berakhir dengan jawaban normatif dan tidak ada yang dipecat atau diselidiki berarti kita semua tahu ceritanya akan ke mana.

Indonesia
648
2.7K
5.1K
228.6K
Gideon Putra Ndeoha retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ini baru keluar dan gue rasa ini salah satu berita paling penting soal MBG yang perlu semua orang tahu. BGN beli 21.000 motor listrik untuk program MBG. Tanpa laporan ke DPR. Tanpa persetujuan Kemenkeu. Dan kantornya distributor motor itu belum jadi. Baca lagi. Kantornya belum jadi. Tapi motornya sudah ada di Indonesia. Kronologi yang perlu lo tahu: 2025 Menkeu Purbaya sudah menolak pengadaan motor listrik ini. Secara resmi. Diblokir. 2026 BGN tetap beli. 21.000 unit. Sudah masuk ke Indonesia. Komisi IX DPR tidak pernah dikonsultasi. Tidak pernah dapat laporan. Tidak pernah diminta persetujuan. Kalau disampaikan ke kami di sini, pasti akan kami tolak, kata Wakil Ketua Komisi IX Charles Honoris. Dan ini yang paling bikin gue speechless. Charles bilang dia nonton video dari salah satu media dan yang dia lihat adalah: kantor distributor motor listrik itu belum selesai dibangun. Tapi di dalamnya sudah disiapkan satu SPPG Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang akan beroperasi di sana. Terjemahannya: motor sudah dibeli, distributor sudah ditunjuk, l okasi SPPG sudah disiapkan semua sebelum kantornya selesai dibangun. Something fishy, kata Charles. Dan gue setuju. Pertanyaan yang harus dijawab: Satu siapa yang beli? BGN beli 21.000 unit motor listrik. Dari merek apa? Importir mana? Harganya berapa per unit? Total anggarannya berapa? Dua dari anggaran mana? Kalau Kemenkeu sudah blokir di 2025 dari mana uangnya keluar di 2026? Ada pos anggaran yang tidak terpantau? Tiga siapa distributornya? Kantornya belum jadi tapi sudah jadi distributor resmi pengadaan pemerintah itu bisa terjadi hanya kalau ada yang melindungi di belakang. Empat kenapa motor listrik untuk program makan bergizi gratis? SPPG adalah satuan dapur kepala dapurnya butuh motor untuk apa? Untuk koordinasi antar lokasi? Oke, mungkin. Tapi 21.000 unit? Tanpa laporan ke DPR? Ini bukan soal motor listriknya. Ini soal tata kelola yang berantakan dari program yang anggarannya Rp71 triliun per tahun. Kalau pengadaan motor saja bisa bypass Kemenkeu, bypass DPR, masuk diam-diam, dan kantornya belum jadi apa lagi yang bisa bypass dengan cara yang sama? Dan ini yang paling menyakitkan: Program MBG lahir dari niat mulia memberi makan anak-anak Indonesia yang kekurangan gizi. Itu niat yang tidak bisa diperdebatkan kebenarannya. Tapi niat mulia yang dieksekusi dengan tata kelola yang kotor ujungnya bukan anak-anak yang kenyang. Ujungnya distributor motor yang belum punya kantor yang panen. Dan yang rugi? Sama seperti biasa. Rakyat yang bayar pajak. Dan anak-anak yang harusnya dapat makan bergizi tapi anggaran programnya habis di jalan. Senin 13 April 2026 BGN dipanggil Komisi IX DPR. Dan gue harap DPR kali ini tidak cuma memanggil tapi benar-benar minta jawaban yang konkret dan transparan. Karena kalau rapat Senin itu berakhir dengan jawaban normatif dan tidak ada yang dipecat atau diselidiki berarti kita semua tahu ceritanya akan ke mana.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
1.9K
14.8K
29.3K
1M
Gideon Putra Ndeoha retweetledi
Dosen Kesayanganmu
Dosen Kesayanganmu@direktoridosen·
Breaking News !!! MBG ditolak oleh masyarakat Ekonomi Menengah Kebawah. here we go !!!  Mengapa Warga Berpendapatan Menengah-Bawah Menolak MBG?  Hasil Survei Persepsi Publik terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Maret 2026 • 1.168 responden nasional • 80,4% penerima langsung MBG Temuan Utama (Lintas Kelas, Satu Suara)   • 80,1% responden TIDAK setuju MBG dilanjutkan (hanya 19,9% yang mendukung). • 88,5% menilai manfaat MBG dinikmati elite & pejabat politik (44,5%) serta pengelola/mitra SPPG (44%). • Hanya 6,5% yang menyebut anak-anak sebagai penerima utama   ANOMALI FAKTA 🌱 Penolakan Tertinggi Justru dari Kelompok Sasaran. Kelompok berpendapatan menengah-bawah (sasaran utama MBG) paling banyak menolak:   RENTANG PENGHASILAN :  🌱 < Rp2 juta/bulan → 80,2% menolak   🌱 Rp2–4 juta/bulan → 74% menolak   🌱 Rp4–8 juta/bulan → 86,1% menolak (tertinggi)   Semua kelompok pendapatan menunjukkan penolakan tinggi (74–86%). Empat Temuan Kunci : 🌱 87% warga yakin MBG rawan dikorupsi, 🌱 79% percaya kualitas makanan sengaja diturunkan demi keuntungan pengelola,   🌱 76% menyatakan makanan tidak sebanding dengan anggaran Rp8–10 ribu per porsi, Indeks persepsi negatif rata-rata 4,22 (dari skala 5) Suara Warga Berpendapatan Menengah-Bawah. Meski mayoritas sudah menerima MBG, mereka tetap menolak karena:   🌱 Makanan tidak bergizi (sering hanya cemilan atau roti biasa), 🌱 Program dianggap “maling berkedok gizi” — uang pajak rakyat menguntungkan elite, 🌱 Tidak transparan, rawan korupsi, dan suara warga tidak didengar,  🌱 Banyak yang lebih memilih diuangkan langsung kepada orang tua. Masalah Struktural (Bukan Hanya Implementasi) :  🌱 Tata kelola buruk: top-down, opasitas anggaran,non-disclosure. 🌱 Semua partai politik memiliki SPPG (termasuk keluarga pejabat)   🌱 Program redistribusi dibajak menjadi arena rent-seeking elite   🌱 Respons publik tinggi (97,8% ingin bertindak), tapi kelompok miskin paling banyak “pasrah” Kesimpulan dari Lembaga Porec.  🌱 Program MBG telah kehilangan legitimasi sosial. Bukan lagi pertanyaan “apakah dilanjutkan?”, melainkan “untuk siapa dan dalam kerangka apa?”   🌱 Tanpa perubahan struktural, MBG berisiko menjadi regressive redistribution in disguise — tampak pro-rakyat, tapi justru memperkuat ketimpangan. Sumber : Laporan Policy Research Center (Porec) • Maret 2026   policyresearch.id Link : drive.google.com/drive/folders/… cc : @dosenkesmas @iPoopBased @gibran_tweet @prabowo
Dosen Kesayanganmu tweet mediaDosen Kesayanganmu tweet media
Indonesia
184
4.9K
10K
174.7K
Gideon Putra Ndeoha retweetledi
Kevîn
Kevîn@revoluttie·
Bruce Lee efsanesi! 1970 TV şovunda inanılmaz performans sergiliyor. Nadir görüntüler.
Türkçe
225
3.4K
25.5K
1M
Gideon Putra Ndeoha retweetledi
Bung Madin
Bung Madin@bung_madin·
Makin hari makin muak dgn kebijakan pemerintah. Bertahun-tahun guru mengabdi, nggak tuh dikasih motor. Lah ini MBG malah dikasih motor, bahkan insentif sampai 6 jt per hari. Beginilah hasil presiden joget². sekarang kerasakan dari kebijakan pemerintah semuanya mahal. Jancukkk
Indonesia
497
3.2K
6.2K
169.9K
Gideon Putra Ndeoha retweetledi
PRESIDEN FLAMBOYAN 
PRESIDEN FLAMBOYAN @yashadipura·
Dari Trump kita belajar bahwa, Jangan sekali kali memilih pemimpin yang suka Joget di panggung... Dah itu aja...
Indonesia
267
4.2K
12.2K
170.8K
Gideon Putra Ndeoha retweetledi
Edy Bayo Regar
Edy Bayo Regar@regar_op0sisi·
Matikan kompor jika masakan sudah matang. Sementara dia naik privat jet. Bahlul emang agak laen.
Edy Bayo Regar tweet media
Indonesia
149
4.4K
18.6K
158.3K
Gideon Putra Ndeoha retweetledi
Black&White🦓
Black&White🦓@Jfamily3502·
I am still mad about this...
English
3
65
560
27.6K
Gideon Putra Ndeoha retweetledi
nanas
nanas@sophrosyln·
kerja kreatif dibilang hobi, freelance dibilang ga stabil. tapi semua total pendapatan wajib lapor spt hahahahahahahahahahahahaa negara lucu
Indonesia
53
9.5K
26.5K
273.2K
Gideon Putra Ndeoha retweetledi
Reza Ikal
Reza Ikal@monstreza·
satu-satunya presiden yang menteri dan para anak buahnya goblok semua.
Indonesia
108
6.2K
16.4K
193.7K
Gideon Putra Ndeoha retweetledi
Jace | AI For Yapping
Jace | AI For Yapping@Jaceee19_·
malah pesta matcha
Jace | AI For Yapping tweet media
Indonesia
118
122
834
3.3M
Gideon Putra Ndeoha retweetledi
KITKAT
KITKAT@KITKAT·
Regarding recent press coverage
KITKAT tweet media
English
16.9K
38.4K
403.3K
142.3M
Gideon Putra Ndeoha retweetledi
PARA OYNATICI
PARA OYNATICI@reis_1982·
Yine de ilgi çekiyor işte. Severek izliyoruz☺
Türkçe
69
1.9K
24.3K
434.2K
Gideon Putra Ndeoha retweetledi
Ben Mwine 🇺🇬 π
Ben Mwine 🇺🇬 π@benmwine·
If someone ever asks you what it means to have levels, show them this video....
English
564
6.9K
75.3K
1.3M
Gideon Putra Ndeoha retweetledi
Speedline
Speedline@speedlinexx·
NO WAY ROONEY RECREATED RONALDO’S BICYCLE KICK AGAINST JUVENTUS 🤯x.com/unitedpride_/s…
English
240
857
25.5K
3.5M
Gideon Putra Ndeoha retweetledi
Science girl
Science girl@sciencegirl·
This guy made an aircraft carrier with stunning precision 📹Perdanajulius
English
189
1.3K
12.2K
1.1M
Gideon Putra Ndeoha retweetledi
luluHru
luluHru@luluHru·
There should be a special place in hell for people who hurt animals, I really feel for this poor little guy!
English
722
8.3K
74.5K
2.1M
Gideon Putra Ndeoha retweetledi
The Reds Indonesia
The Reds Indonesia@The_RedsIndo·
Pemerintahan yang bodohnya ke semua level. Diplomasi tidak bisa, empati tidak punya. Even tetangga terdekat aja bisa diplomasi, negara ini lebih memilih cari negara lain. Presiden, Menlu, Menteri ESDM buruk semua. Pemerintahan terburuk dalam sejarah bangsa Indonesia.
The Reds Indonesia tweet mediaThe Reds Indonesia tweet media
Indonesia
776
11.9K
24.7K
490.6K