Suzu Urano retweetledi
Suzu Urano
2.5K posts

Suzu Urano retweetledi
Suzu Urano retweetledi
Suzu Urano retweetledi
Suzu Urano retweetledi
Suzu Urano retweetledi

Saya sih nggak terlalu kaget soal isu sensitif istana yang lagi beredar. Yang justru bikin saya kaget adalah fakta bahwa ternyata Komdigi bisa secanggih itu.
Bisa gerak cepat. Bisa responsif. Bisa menekan platform besar. Bisa bikin akses media sekelas YouTube/Google ikut kena tindakan (walaupun masih bisa diakses lewat VPN h3h3). Bisa bikin pernyataan resmi (padahal target subyek pembahasan di video bukan Komdigi, tapi Komdigi rela nyebokin).
Bahkan bisa sigap ambil langkah hukum dan bisa bypass aturan MK soal pedoman UU ITE yang nggak bisa digugat oleh badan/instansi.
Berarti kemampuan teknisnya ada.
Dan kalau kemampuan itu memang ada, harusnya ruang digital kita bisa jauh lebih bersih dari sekarang.
Harusnya iklan penipuan nggak semudah itu lewat. Harusnya nomor pribadi masyarakat nggak seenaknya dipakai SMS promosi.
Harusnya data kita nggak gampang bocor lalu dipakai buat nawarin pinjaman, j*dol, investasi bodong, sampai lowongan kerja palsu. Harusnya platform-platform digital yang merugikan masyarakat juga bisa ditindak dengan kecepatan yang sama.
Karena ternyata masalahnya bukan karena negara ini nggak punya alat. Alatnya ada. Jalurnya ada. Kapasitasnya ada.
Cuma selama ini kita terlalu sering melihat teknologi negara bekerja cepat ketika yang terganggu adalah kekuasaan, bukan ketika yang dirugikan adalah masyarakat.
Karena ternyata tombolnya memang ada.
Cuma rakyat sering kebagian tulisan:
“mohon menunggu”.
Tapi yaa kita sama-sama paham lah ya, kenapa isu-isu krusial yang lain terkesan sulit diberantas.
Sekelas warung remang-remang saja mesti "koordinasi" dulu biar bisnisnya tetap jalan.
Paham kan ya..
cc:cakraadinegara

Indonesia
Suzu Urano retweetledi

Rakyatnya bisa berempati kayak gini, sementara presidennya dangdutan pake gimmick buka baju… we deserve a better president.
theo🫑@tyftheo
sekarang sebanyak inii🫶
Indonesia
Suzu Urano retweetledi
Suzu Urano retweetledi
Suzu Urano retweetledi
Suzu Urano retweetledi

Suzu Urano retweetledi
Suzu Urano retweetledi

Men to men.
Kita harus sepakat kalau perempuan manusia terkuat di dunia 🤝
Kenapa?
Karena banyak hal yang mereka jalani… kita bahkan belum tentu sanggup:
- Nyeri haid tiap bulan
- Hamil 9 bulan
- Melahirkan, dengan risiko nyawa
- Menyusui (kurang tidur, puting lecet itu real)
- Menghadapi baby blues / postpartum depression
- Mikirin tumbuh kembang anak tiap hari
- Menjaga rumah tetap jadi tempat paling aman
Dan seringnya… semua itu dijalani sambil tetap kerja, bantu ekonomi keluarga. 🥹
Kita ? Kadang cuma diminta “lebih peka” aja masih susah.
Jadi kalau hari ini masih ada perempuan yang bertahan di hidup kita: ibu, istri, pasangan.
jangan cuma disayang, dihargai, didengar, dibantu.
Karena mereka kuat, bukan berarti harus selalu dipaksa kuat.
Ada yang mau nambahin?
Indonesia
Suzu Urano retweetledi

Gue heran bgt, bikin usaha harus IJIN ORMAS.
bikin palang pintu KRL harus IJIN ORMAS
Pokonya segala-galanya di Indonesia raya ini harus IJIN ORMAS.
ORMASNYA TU minta ijin buat apa sih?? minta duit??
Permasalahannya tanah itu bukan punya ormas, lah buat apa gue izin?
Repot bgt….
oiyaa baru ingat ormas kan punya pemerintah juga
Indonesia
Suzu Urano retweetledi

Jadi meninggalnya korban commuter line itu akibat dari serentetan random tai babi situation
Ada perlintasan gak resmi, tapi pas mau ditutup sama pemda, ada ormas tai babj yg nolak, lalu pemdanya juga tai babi gak mampu ngatasin tekanan ormas tai babi
Lalu ada sopir tai babi dari armada tai babi melintas di lintasan tai babi, lalu ditabrak oleh kereta, kemudian sangking tai babinya, taxi ini menolak diderek oleh KAI karena kebijakan manajemen armada taksi tai babi bilang kalo gak diderek oleh derek dari perusahaan tai babi, itu duit derek keluar dari sopir tai babi itu.
Dan sialnya sinyal kereta api pagi tai babi sehingga KA antar kota menabrak Commuter line yg terpaksa menunggu akibat tai babi tai babi di atas.
Gue kalo jadi keluarga korban sih akan ngamuk pol
Indonesia
Suzu Urano retweetledi
Suzu Urano retweetledi
Suzu Urano retweetledi
Suzu Urano retweetledi

Fantastis !
Badan Gizi Nasional diketahui menyewa lisensi Zoom untuk periode April–Desember 2026 dengan total anggaran Rp5,7 miliar, atau sekitar Rp633 juta per bulan. Angka ini menuai sorotan, mengingat biaya langganan Zoom secara umum berada di kisaran ratusan ribu rupiah per bulan yaitu Rp226 ribu untuk paket Pro dan Rp249 ribu untuk paket Bisnis.
____________

Indonesia
Suzu Urano retweetledi

Selamat sore pak,
Saya dari masa depan. Sekarang di masa pemerintahan Bapak, rupiah sudah sampai titik tertinggi sepanjang masa di Rp. 17.300 per 1 USD.
Prabowo Subianto@prabowo
Kondisi rupiah saat ini adalah bukti ekonomi bangsa telah salah urus bung @DavidEfendhi. Hampir semua nilai tambah, dinikmati bangsa asing.
Indonesia




















